Menjalankan bisnis online atau melalui media sosial merupakan hal yang sangat umum untuk dilakukan. Lihat saja berapa banyak akun bisnis yang muncul saat kita membuka media sosial. Berbagai macam kelebihan dan manfaat dari internet atau social media membuat orang banyak yang terjun dalam dunia bisnis online. Apakah Anda termasuk didalamnya? Atau Anda sedang berencana membuat bisnis online?

Merupakan rahasia umum, jika Anda mau berjualan online maka Anda harus membuat konten yang menarik pembeli. Konten merupakan salah satu strategi penjualan yang menjadi kunci utama agar bisnis Anda dikunjungi banyak konsumen ataupun target konsumen. Untuk membuat konten sendiri tidak mudah tetapi juga tidak sesulit yang dibayangkan. Anda hanya perlu menguasai aturan dasar strategi penjualan menggunakan social media, sehingga nantinya Anda tidak salah langkah. Berikut merupakan beberapa aturan dasar dalam strategi penjualan melalui media sosial yang baik dan benar:

Fokus

Untuk membuat strategi penjualan bisnis online, konten yang dibuat sebaiknya fokus pada topik yang sesuai dengan produk bisnis Anda. Hal itu akan memudahkan konsumen atau masyarakat menjadi loyal.

Kualitas

Kualitas yang dimaksud dalam hal ini adalah kualitas produk atau jasa yang ditawarkan dan juga  konten yang dibuat. Karena penjualan dilakukan secara online maka pastikan kualitas produk Anda sesuai dengan yang disebutkan. Selain itu, konten yang dibuat juga harus berkualitas. Jangan terpaku dengan kuantitas, karena konten yang banyak akan kalah dengan satu konten yang berkualitas.

Etis

Tulisan, gambar, caption, atau apapun yang berkaitan dengan konten yang akan dipublikasi sebaiknya dibuat secara etis. Jangan asal copy paste tanpa menyebut sumber. Jika melakukannya, maka Anda sudah melanggar UU IT, selain itu image bisnis Anda juga menjadi buruk. Selain itu, konten juga merupakan aset karena memiliki hak cipta, sehingga buatlah strategi penjualan melalui konten yang unik.

Jujur

Kemudahan mendapatkan uang melalui bisnis online kadang dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Biasanya pelaku pembohong, akan membuat toko palsu/fiktif, di mana barang yang ditawarkan sebenarnya tidak ada atau tidak sesuai dengan yang ditulis dalam tokonya. Sebagai pengusaha, Anda tidak boleh melakukan hal seperti itu, jujurlah dengan kondisi produk yang Anda tawarkan. Dengan begitu, konsumen tidak merasa dibohongi, dan dapat merekomendasikan ke teman atau keluarganya sehingga penjualan Anda akan meningkat dan pelanggan bisa loyal terhadap bisnis Anda.

Intensitas

Strategi penjualan yang baik adalah yang bisa menambah jumlah penjualan Anda bukan yang membuat konsumen meninggalkan Anda. Untuk itu, dalam melakukan penjualan dan pemasaran melalui media sosial perlu diatur intensitasnya. Jangan terlalu banyak atau sering memposting karena dapat membuat konsumen Anda merasa bosan, jika begitu mereka dapat meninggalkan Anda. Namun, juga jangan terlalu pasif sehingga membuat orang menjadi tidak tertarik.

Interaksi

Setelah memposting konten, sebaiknya Anda memantau perkembangannya jangan ditinggal begitu saja sehingga membuat konsumen Anda bingung. Selain itu, cobalah membangun interaksi atau hubungan dengan para followers Anda. Itu dapat menciptakan hubungan yang positif terhadap penjualan Anda.

Itulah 6 hal dasar mengenai strategi penjualan pada bisnis online melalui media sosial yang perlu Anda perhatikan. Sudah siap menjadi seorang pelaku bisnis online? Selain strategi penjualan, sebagai pelaku usaha Anda juga harus memperhatikan pembukuan bisnis Anda. untuk memudahkan Anda membuat pembukuan, Anda dapat menggunakan software akuntansi. Jurnal memiliki sistem cloud sehingga Anda hanya perlu menginput data dan sistem akan memprosesnya secara otomatis sesuai kebutuhan Anda. Selain itu, Anda juga dapat mengakses Jurnal di mana saja dan kapan saja. Pengelolaan keuangan menjadi mudah, cepat, dan aman. Segera daftarkan bisnis Anda sekarang juga di Jurnal. Nikmati free trial selama 14 hari dan dapatkan informasi produk lebih lengkap di sini.