Loyalitas pelanggan dapat dijadikan sebagai suatu ukuran yang andal untuk memprediksi pertumbuhan penjualan dan perilaku pembelian yang konsisten. Oleh sebab itu, bisnis berlomba-lomba meningkatkan loyalitas pelanggan. Pada umumnya, ada beberapa karakteristik dari loyalitas pelanggan. Salah satunya adalah para pelanggan melakukan pembelian secara teratur atau pembelian yang berulang.

Dengan memiliki pelanggan yang loyal, maka bisnis akan tetap kuat dalam menghadapi setiap kondisi.  Misalnya saat pasar sedang lesu, atau gejolak ekonomi dunia dan lain sebagainya. Di dalam dunia bisnis, menjaga loyalitas pelanggan merupakan tanggung jawab yang besar. Menjaga loyalitas juga menjadi tantangan terberat dibandingkan jika harus berkompetisi dengan kompetitor atau pesaing. Lalu bagaimana cara meningkatkan loyalitas pelanggan?

Baca juga: Trik dan Strategi Khusus Penerapan Psikologi Marketing Agar Penjualan Meningkat

Faktor yang mempengaruhi loyalitas

Sebelum membahas tentang bagaimana cara yang tepat untuk meningkatkan loyalitas pelanggan, sebaiknya Anda mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi loyalitas.

  1. Kepuasan atau satisfaction, merupakan pengukuran gap antara harapan para pelanggan dengan kenyataan yang diterima atau yang dirasakan.
  2. Ikatan emosi atau emotional bonding. Setiap konsumen dapat terpengaruh oleh sebuah merek yang memiliki daya tarik tersendiri. Sehingga konsumen dapat diidentifikasikan ke dalam sebuah merek, karena sebuah merek dapat mencerminkan karakteristik konsumen tersebut. Ikatan yang tercipta dari sebuah merek adalah saat konsumen merasakan ikatan yang kuat dengan konsumen lainnya yang menggunakan produk atau jasa yang sama.
  3. Kepercayaan atau trust, merupakan kemauan seseorang untuk mempercayakan sebuah merek untuk melakukan atau menjalankan sebuah fungsinya.
  4. Kemudahan atau choice reduction and habit, yaitu konsumen yang merasa nyaman dengan sebuah kualitas produk dan merek saat melakukan transaksi akan memberikan kemudahan. Bagian dari loyalitas pelanggan seperti pembelian produk secara teratur dapat didasari pada akumulasi pengalaman setiap saat.
  5. Pengalaman dengan perusahaan atau history with company. Sebuah pengalaman pelanggan pada saat melakukan pembelian dapat membentuk suatu perilaku. Ketika mendapatkan pelayanan yang baik, maka pelanggan tersebut akan mengulangi perilaku pembelian.

Tahapan Siklus Pembelian

Setelah mengetahui faktor apa saja yang dapat mempengaruhi loyalitas pelanggan, berikut ini ada beberapa tahapan siklus pembelian yang dapat membentuk loyalitas pelanggan yang harus Anda pahami.

  1. Kesadaran para calon pelanggan terhadap produk akan muncul dari advertising dan promosi lainnya yang memposisikan keunggulan produk.
  2. Pembelian awal yang dilakukan pelanggan akan menimbulkan kesan positif atau negatif yang akan mempengaruhi apakah loyalitas pelanggan akan terpelihara atau tidak.
  3. Adanya kepuasan atau ketidakpuasan akan menjadi dasar pertimbangan untuk beralih pada produk lain atau tidak. Keputusan para pelanggan untuk membeli lagi merupakan sikap yang paling penting bagi loyalitas.

Tips Meningkatkan Loyalitas Pelanggan

Setelah Anda memiliki pengetahuan yang cukup tentang loyalitas pelanggan, kini saatnya Anda memahami tips yang dapat Anda lakukan untuk meningkatkan loyalitas pelanggan. Ikutilah langkah-langkah di bawah ini:

  1. Yang pertama adalah memenuhi kebutuhan pelanggan dan memberikan lebih dari yang pelanggan harapkan.
  2. Selanjutnya adalah memberdayakan para karyawan Anda untuk membantu para pelanggan sebaik mungkin.
  3. Para pelanggan akan sangat menghargai jika Anda dapat bersikap transparan atau terbuka dan bertanggungjawab jika melakukan kesalahan.
  4. Membangun hubungan dengan para pelanggan secara lebih luas, dan bersikap tulus dan serius kepada para pelanggan.
  5. Membuat para pelanggan merasa istimewa dengan pemberian penghargaan atas loyalitas mereka. Sebagai contohnya Anda dapat mengirimkan ucapan terima kasih, tiket nonton, atau penawaran khusus yang akan membuat mereka senang.
  6. Komitmen bisnis di dalam menjaga pengalaman para pelanggan dapat berpengaruh besar pada tumbuhnya loyalitas. Oleh karena itu, sebaiknya pengalaman pelanggan lebih diprioritaskan.
  7. Jangan hanya saat menawarkan produk, Anda akan mendedikasikan waktu dan diri di hadapan pelanggan. Namun hal yang sama harus Anda lakukan ketika prospek Anda sudah menjadi pelanggan. Ketika ada pelanggan yang melakukan komplain, maka Anda harus siap menghadapi dan menyelesaikan masalah yang dihadapi pelanggan tersebut.
  8. Selanjutnya, cara terbaik untuk meningkatkan loyalitas pelanggan adalah dengan menawarkan apa yang mereka ingin dan butuhkan.

Baca juga: Strategi Marketing Kreatif Agar Bisnis Sukses

Saat ini, persaingan bisnis di Indonesia sangat ketat sehingga para pelaku bisnis harus cerdas agar produknya tetap diminati oleh para pelanggan atau konsumen. Biasanya para pelaku bisnis akan melakukan segala cara agar dapat meningkatkan loyalitas pelanggan. Agar Anda lebih fokus untuk menjalankan strategi-strategi dalam mengembangkan bisnis, masalah keuangan bisnis dapat Anda percayakan pada kecanggihan software akuntansi online Jurnal. Para pebisnis yang menggunakan software akuntansi online akan lebih mudah dalam mengelola keuangan bisnis dan membuat pembukuan yang rapi. Agar Anda tidak penasaran, Anda dapat melakukan pendaftaran sekarang dan dapatkan FREE TRIAL selama 14 hari, di sini.