Leverages adalah kemampuan perusahaan untuk menggunakan aset dari dana pinjaman untuk menciptakan hasil pengembalian (return) yang baik dan mengurangi biaya. Rasio pada Leverages akan menjadi alat pertimbangan penting bagi investor atau kreditur untuk menilai investasi mereka. Itulah mengapa leverage bagi perusahaan dapat berdampak signifikan.

Ada dua jenis Leverage: Operating Leverage dan Financial Leverage. Untuk meningkatkan Financial Leverage, perusahaan dapat meminjam dana melalui penerbitan sekuritas pendapatan tetap (Utang Jangka Panjang, Obligasi, dan lainnya). Sedangkan Operating Leverage dapat digunakan untuk meningkatkan arus kas dan pengembalian-pengembalian (Returns). Dan hal terdebut dapat dicapai melalui peningkatan biaya operasi tetap (Fixed Cost). Kedua metode tersebut bisa berpotensi memunculkan risiko seperti kebangkrutan. Tetapi jika digunakan dengan tepat akan sangat bermanfaat bagi bisnis.

Operating Leverage

Operating Leverage dapat didefinisikan sebagai kemampuan perusahaan memanfaatkan biaya tetap untuk menghasilkan laba yang lebih baik bagi perusahaan. Hal tersebut mengacu pada persentase biaya tetap yang dimiliki perusahaan. Dengan kata lain, Operating Leverage adalah rasio biaya tetap terhadap biaya variabel. Jika perusahaan memiliki biaya tetap yang lebih tinggi dibandingkan dengan biaya variabel, maka perusahaan tersebut dikatakan memiliki Operating Leverage tinggi.

Contohnya adalah  perusahaan manufaktur mobil. Mereka memiliki sejumlah besar peralatan yang dibutuhkan untuk memproduksi produk mereka. Ketika kondisi ekonomi sedang kacau dan sedikit orang yang membeli mobil baru, perusahaan otomotif masih harus membayar biaya tetap mereka. Seperti biaya overhead pabrik, gaji karyawan, dan biaya tetap lainnya. Pelambatan ekonomi akan merugikan perusahaan padat modal tersebut lebih daripada perusahaan yang menggunakan aset yang tidak menimbulkan biaya tetap tinggi.

Apa implikasinya? Ini berarti jika perusahaan memiliki Operating Leverage tinggi, perubahan kecil dari volume penjualan menghasilkan perubahan besar di pos EBIT. Berarti, perusahaan dengan Operating Leverage tinggi sangat sensitif terhadap perubahan dalam penjualan. Dan itu juga sangat mempengaruhi “lini bawah” (EBIT, ROI) mereka dengan cepat.

Financial Leverage

Financial Leverage mengacu pada jumlah utang dalam struktur modal perusahaan bisnis. Jika dikaitkan dengan Laporan Neraca, FInancial Leverage mengacu pada sisi kanan dari Neraca (komposisi utang dan ekuitas). Sedangkan Operating Leverage mengacu pada sisi kiri neraca (sisi aset). Operating Leverage menentukan komposisi penggunaan aset tetap dan peralatan lain yang digunakan oleh perusahaan. Sementara Financial Leverage mengacu pada bagaimana perusahaan membayar aset tersebut untuk atau bagaimana aktivitas operasional akan dibiayai.

Penggunaan Financial Leverage dalam membiayai operasi perusahaan benar-benar dapat meningkatkan laba atas ekuitas dan laba per saham perusahaan. Ini karena perusahaan tidak merendahkan pendapatan pemilik (investor) dengan menggunakan pembiayaan dari ekuitas yang tinggi. Tingginya prosentase Financial Leverage dapat meningkatkan risiko kebangkrutan.

Salah satu rasio keuangan yang kami gunakan dalam menentukan jumlah Financial Leverage adalah rasio utang terhadap ekuitas. Rasio tersebut menunjukkan proporsi utang terhadap ekuitas yang dimiliki perusahaan.

Berikut perbedaan dari Operating Leverage dan Financial Leverage. Seperti yang disebutkan sebelumnya, Leverages tersebut berdampak signifkan terhadap kelancaran bisnis atau perusahaan. Tentunya investor atau kreditur akan menggunakan rasio Leverages tersebut untuk menilai investasi mereka terhadap suatu perusahaan. Bagi Anda seorang manajer keuangan perusahaan tentunya harus bisa menghitung rasio tersebut. Sekarang, nilai rasio-rasio tersebut bisa dengan mudah didapat dengan menggunakan Software Akuntansi modern. Salah satunya adalah Jurnal. Jurnal adalah Software Akuntansi Online berbasis real-time dan cloud-storaged yang memiliki berbagai manfaat di bidang Akuntansi. Selain memiliki fitur akuntansi lengkap, Jurnal juga memiliki fitur analisis rasio keuangan yang bernama Ringkasan Bisnis. Tidak hanya rasio Leverages, rasio-rasio keuangan lain bisa dihasilkan Jurnal sesuai kebutuhan pengguna. Informasi lebih lengkap mengenai produk Jurnal bisa Anda lihat di sini.