Bisnis startup merupakan sebuah peluang usaha yang dalam beberapa tahun terakhir ini sedang digandrungi oleh banyak kalangan, terutama anak muda. Tidak hanya menjanjikan keuntungan yang besar, bisnis ini juga dapat bertahan sampai kapan pun, asal para pelakunya tahu cara mengelolanya. Namun sayangnya ada banyak bisnis startup yang macet dikelola akibat ketidakmampuan para pelakunya dalam mengelola manajemen secara baik.

Pada umumnya, kesalahan terbesar yang sering terjadi pada bisnis startup saat ingin menarik investasi adalah mencari investor yang tidak berhubungan dengan bidang usahanya. Banyak pebisnis startup mencari investor hanya dengan pertimbangan nama besar investor saja. Padahal dalam mencari investor, sebaiknya yang satu garis dan satu visi dengan apa yang pebisnis startup sedang kerjakan. Berikut ini ada beberapa daftar kesalahan bisnis startup yang perlu diketahui.

 

Penyebab Utama Bisnis Gagal

Kesalahan Bisnis Startup yang Perlu Anda HindariJika dirinci setidaknya ada 5 penyebab utama kenapa bisnis startup bisa gagal. Diantaranya adalah sebagai berikut ini:

  1. Tidak memiliki planning yang jelas. Perencanaan yang matang memang mutlak diperlukan dalam mengelola bisnis apapun, termasuk bisnis startup. Tidak hanya berperan dalam mengoperasikan bisnis, sebuah planning yang jelas juga akan ikut menentukan kesuksesan bisnis startup di masa yang akan datang. Maka pastikan Anda sudah memiliki rencana konkret dan ide-ide bisnis yang cemerlang sebelum memutuskan untuk terjun ke dunia bisnis digital.
  2. Tidak memanfaatkan peluang yang ada. Sebagai seorang pebisnis, Anda wajib memiliki rasa peka terhadap kondisi sekitar. Termasuk peka dalam melihat peluang yang ada. Peluang tersebut bentuknya bisa berbagai macam. Mulai dari kerja sama dengan pebisnis lain, permintaan pasar dan konsumen, dan lain sebagainya.
  3. Konsep yang tidak jelas. Untuk bisa mencapai kesuksesan pada bisnis startup, Anda wajib memiliki konsep bisnis yang jelas sejak awal. Setiap pebisnis memang boleh saja meniru startup lain yang sudah lebih dulu ada, namun jangan lupa untuk memastikan Anda juga memiliki ide yang segar, orisinal, dan tentu saja dapat memenuhi selera pasar dengan baik.
  4. Tidak memiliki modal yang memadai. Kurangnya modal juga menjadi salah satu menyebabkan gagalnya sebuah bisnis startup. Meskipun modal yang besar tidak menjamin kesuksesan bisnis, namun tetap pastikan bahwa kondisi keuangan perusahaan dikelola sebaik mungkin agar tidak terjadi defisit di kemudian hari.
  5. Memiliki sikap mudah menyerah. Persaingan bisnis startup memang semakin ramai. Matinya satu bisnis startup dapat diikuti dengan tumbuhnya seribu bisnis startup yang baru. Memiliki sikap mudah menyerah hanya karena ada satu dua problem (baik internal maupun eksternal) tentu saja bukan merupakan keputusan yang bijak.

 

Kesalahan Bisnis yang Sering Terjadi

Kesalahan Bisnis Startup yang Perlu Anda HindariAda beberapa kesalahan bisnis startup yang sering terjadi, diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Mendirikan bisnis startup seorang diri. Karena dibalik bisnis startup yang sukses, pada umumnya terdapat tim yang kuat dan ideal.
  2. Pemilihan lokasi yang kurang tepat, sehingga bisnis startup akan kesulitan untuk berkembang.
  3. Menghindari pesaing atau kompetitor, seperti mengurangi kualitas atau keuntungan dapat mengakibatkan kegagalan pada bisnis startup.
  4. Memecahkan masalah yang sama yang berujung sia-sia. Jadi daripada Anda memecahkan masalah yang sama, sebaiknya Anda mencari masalah lain dan membayangkan bagaimana bisnis startup Anda akan memecahkan masalah tersebut.
  5. Tidak mampu beradaptasi dengan cepat.
  6. Salah dalam merekrut karyawan, khususnya programmer. Memilih programer merupakan salah satu hal penting dalam mendirikan bisnis startup. Namun ternyata memilih programmer yang tepat bukanlah perkara mudah. Dan jika Anda salah merekrut, maka Anda akan ketinggalan jauh dan tersaingi oleh kompetitor.
  7. Salah dalam memilih platform. Memilih platform yang salah akan membebani bisnis startup Anda atau bisa jadi Anda akan kehilangan pengguna. Misalnya, memilih server untuk website Anda. Apabila performa server lambat, maka pengguna menjadi enggan untuk mengunjungi website Anda.
  8. Menunda peluncuran bisnis startup, karena merasa software atau layanan belum siap 100%. Semakin lama Anda menunda peluncuran bisnis startup, maka semakin lama pula Anda akan mendapatkan jawaban atas permasalahan tersebut.
  9. Merilis produk yang terlalu dini. Hal tersebut akan berdampak pada reputasi bisnis startup Anda.
  10. Tidak memikirkan target pengguna, sehingga produk yang dibuat kurang tepat sasaran.
  11. Menggalang dana yang terlalu sedikit atau menggalang dana terlalu banyak, dan menghabiskan terlalu banyak uang.
  12. Manajemen investor yang buruk atau tidak baik.
  13. Mengorbankan para pelanggan demi profit yang banyak.
  14. Terjadinya konflik antar founder.
  15. Kurang maksimal dalam menjalankan bisnis startup.

 

Kesalahan Bisnis Dalam Pemasaran Digital

Kesalahan Bisnis Startup yang Perlu Anda HindariAda tiga kesalahan paling umum yang sering dilakukan oleh para pebisnis startup. Ketiganya dapat diperbaiki atau justru akan berdampak besar pada pengembalian investasi digital Anda.

1. Tidak memfokuskan digital marketing pada tujuan bisnis

Sama seperti bisnis lainnya, bisnis startup juga memerlukan untuk memiliki pendapatan. Cara untuk memiliki pendapatan dengan digital marketing adalah dengan cara membuat semua kegiatan Anda mencapai tujuan bisnis secara konkrit. Cara terbaik untuk memperbaiki kesalahan digital marketing tanpa tujuan bisnis adalah menciptakan sebuah funnel pemasaran. Karena tidak semua hasil digital marketing akan langsung terjadi penjualan, maka funnel pemasaran ini memiliki beberapa tahapan yang masing-masing merupakan tujuan bisnis kecil. Kemudian akan mengarah ke tujuan bisnis utama yang biasanya merupakan penjualan.

2. Mencoba memasarkan produk di banyak sosial media

Pada umumnya, para pebisnis akan membuat akun di semua jejaring sosial, namun tidak berinteraksi yang sesuai dengan norma dan standar yang ada. Alih-alih menambahkan tingkat komunikasi, bisnis startup Anda justru akan terlihat buruk dan mematikan potensi calon pelanggan. Cara terbaik untuk memperbaiki kesalahan ini adalah dengan memulai pemasaran digital Anda menggunakan satu atau dua media  saja.

3. Mencoba memasarkan produk untuk semua orang

Jika Anda mencoba untuk menargetkan ke semua orang, maka Anda tidak menargetkan siapa pun. Hal ini merupakan salah satu kesalahan terbesar. Para konsumen rata-rata akan menerima setidaknya 5.000 pesan penjualan per hari, yang berarti pesan digital marketing Anda harus menonjol. Jika bisnis startup Anda mencoba untuk memasarkan ke khalayak yang terlalu beragam dengan berbagai keinginan, kebutuhan, dan kemauan maka Anda akan kesulitan dalam membuat pesan pemasaran digital yang beresonansi dengan siapa pun. Selain itu, dengan audiens yang besar, pesan marketing Anda akan bersaing dengan kumpulan pesaing yang jauh lebih besar. Oleh karena itu, Anda dapat mempersempit target audience Anda dengan berbagai demografi dan psikografis.

Itulah beberapa informasi tentang kesalahan bisnis startup yang sering dilakukan.  Mengelola sebuah bisnis memang tidaklah mudah. Diperlukan rencana yang matang dan strategi khusus agar bisnis dapat dikelola dengan baik dan dapat terus berkembang. Daftar kesalahan bisnis seperti yang telah dijelaskan diatas perlu Anda ketahui, sehingga Anda dapat mengantisipasi sejak dini. Ada beberapa hal yang harus Anda hindari dalam menjalankan sebuah bisnis startup.

Misalnya membuat promosi besar-besaran di awal berdirinya bisnis, atau memiliki pembukuan yang tidak rapi. Pembukuan yang tidak dilakukan dengan rapi biasanya akan membuat cash flow perusahaan startup yang masih negatif di awal akan semakin kacau. Cash flow perusahaan memang diatur secara tepat. Percuma jika penghasilan bisnis Anda besar, namun pengeluarannya ternyata lebih besar lagi sehingga terjadi kebocoran anggaran.

Untuk urusan pengelolaan keuangan bisnis, Anda dapat memanfaatkan penggunaan software akuntansi online Jurnal. Dengan menggunakan Jurnal, Anda akan lebih mudah dalam mengelola laporan keuangan. Software akuntansi online Jurnal dilengkapi dengan laporan keuangan seperti neraca, arus kas, laba-rugi, dan lain sebagainya. Daftarkan bisnis Anda sekarang untuk mencoba 14 Hari Gratis! Lihatlah bagaimana Jurnal akan memberikan layanan terbaiknya untuk menunjang keberhasilan pada bisnis Anda.