Bisnis Terganggu Karena Virus Corona, Lakukan 4 Cara Ini!

Adanya pandemi Corona akhirnya mengubah perilaku bisnis bukan hanya parsial, mungkin keseluruhan. Mulai dari proses supply chain, strategi marketing, hingga aset-aset lain seperti karyawan. Akhirnya, bisnis pun terganggu karena Virus Corona.

Berbagai macam alternatif strategis pun dilakukan oleh banyak pebisnis agar terhindar dari resesi keuangan. Salah satu alternatif yang paling banyak digunakan adalah model bisnis teleconference. Dimana perusahaan melakukan interaksi dengan pelanggan melalui teleconference, sehingga proses transaksi dan negosiasi pun dapat teralihkan menggunakan teknologi. Kira-kira apa saja ya alternatif lain selain teleconference yang dapat dilakukan oleh pengusaha dalam mengubah strategi bisnis dalam menghadapi Virus Corona?

Engage Calon Konsumen Melalui Webinar dan Online Campaign

Webinar sebenarnya kegiatan marketing yang paling umum dilakukan bahkan sebelum ada pandemi. Namun, webinar bisa menjadi alternatif lain dalam membangun brand perusahaan. Webinar dapat dilakukan oleh ragam jenis usaha,

Tips dari kami adalah buatlah webinar yang sangat berhubungan dengan produk bisnis Anda. Misalnya, Anda berbisnis di bidang makanan, buatlah webinar yang berkaitan dengan makanan seperti tips sukses, teknik memasak, atau bahkan Anda dapat menyajikan cross-topic misal tentang digital marketing pada usaha kuliner atau tentang rantai suplai makanan. You can’t deliver a product, just deliver knowledge.

Selain webinar, Anda dapat melakukan online campaign menggunakan digital marketing. Online campaign pun beragam. Kampanye daring juga menyesuaikan dengan situasi saat ini. Misal Anda penyedia jasa hosting internet, Anda dapat memberikan kampanye daring dengan, “memaksimalkan bisnis UKM dengan website” atau kampanye lain seperti produk kecantikan, “tetap cantik meski isolasi diri”.

Baca juga: Strategi Jitu agar UKM Bisa Bertahan Hadapi Krisis Akibat Corona

Tingkatkan Brand Awareness dengan Kegiatan Amal

Brand awareness adalah salah satu cara agar brand produk atau perusahaan Anda dapat terus mendapat coverage masyarakat luas. Salah satunya dalam meningkatkan brand awareness ketika wabah adalah mengadakan penggalangan amal.

Hal ini sudah dilakukan oleh banyak perusahaan. Penggalangan dapat dilakukan dengan beberapa hal diantaranya; melakukan konser online melalui platform streaming video YouTube, membuat online challenge secara live yang nanti hasilnya didonasikan, ada juga bekerjasama dengan platform penggalangan dana.

Anda juga dapat melibatkan masyarakat umum atau konsumen setia produk Anda dalam amal. Misalnya, membeli produk Anda sama saja dengan donasi sebesar sekian. Sehingga konsumen merasa terlibat terhadap penggalangan dana yang dilakukan oleh Anda dan membentuk brand awareness baik kepada konsumen baru maupun konsumen lama.

Substitusi Produk Jika Memungkinkan

Melakukan substitusi produk jika memungkinkan. Misalnya, mengganti produk-produk yang memang memungkinkan dijual ketika pandemi. Misalnya indirect product. Contoh, pengusaha cukur akan lebih menjual peralatan rambut seperti pomade, minyak rambut, dan obat rambut.

Selain indirect product, Anda juga dapat melakukan online migration. Misalnya saja perusahaan event organizer yang mengadakan event teleconference, atau event-event online lainnya seperti webinar, demo produk, atau konser online. Jika memungkinkan lagi Anda dapat mensubstitusikan arah usaha Anda menjadi lebih sosial. Misalnya saja usaha pembuatan masker kain, alat perlindungan diri, atau hand sanitizer.

Baca juga: Cara Bisnis UKM Jaga Kestabilan Cash Flow saat Pandemi Corona

Maksimalkan Bisnis Secara Cloud

Cloud merujuk pada dunia serba internet. Artinya segala bisnis harus dilakukan menggunakan internet tidak sebatas marketing saja namun segala aspek operasional. Misalnya ketika Anda memiliki karyawan yang work from home, peran cloud system sangat berpengaruh agar karyawan Anda dapat bekerja.

Selain itu penggunaan software akuntansi yang sudah cloud-based juga harus dipertimbangkan. Pertama, Anda dapat memantau dan meramalkan persediaan tanpa harus ke gudang. Anda dapat memilih-milih aset mana saja yang harus dihilangkan ketika pandemi agar bisnis tetap lancar secara mobile. Selain itu, bagi seorang akuntan perusahaan tersebut tidak perlu datang ke kantor untuk mendistribusikan laporan keuangan, cukup melalui email semua laporan keuangan dapat sampai ke tangan manajemen.

Jurnal, sebagai aplikasi software akuntansi online mendukung dan berkomitmen membantu menjawab tantangan untuk menjaga produktivitas dan pertumbuhan ekonomi di tengah tuntutan untuk mengurangi mobilitas ke tempat kerja dan keramaian umum lewat program #UKMtahankrisis

Cari tahu selengkapnya mengenai produk Jurnal di website Jurnal atau isi formulir berikut ini untuk mencoba demo gratis Jurnal secara langsung. Cukup ketuk banner di bawah ini untuk mendapatkan promo kesempatan bonus berlangganan Jurnal selama 60 hari dan diskon 35% (Min subscribe 12 bulan). Salam sehat dan produktif selalu!

 

CTA

 


PUBLISHED06 Apr 2020
Hafidh
Hafidh

SHARE THIS ARTICLE: