8 Program UMKM dan Strategi yang Harus Diterapkan

Pandemi Covid 19 benar-benar memengaruhi ekonomi secara luas. Tak terkecuali kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Oleh karena itu, berbagai stimulus UMKM dan program baru terus dilakukan agar pelaku UMKM tidak semakin kewalahan. Lalu apa program yang diberikan? Setelah itu, apa yang UMKM harus lakukan?

8 Program Antisipasi Dampak Covid bagi Pelaku UMKM

8 Program Antisipasi Dampak Covid bagi Pelaku UMKM

Kementerian Koperasi dan UKM memberikan 8 program khusus untuk pelaku koperasi dan UMKM di Indonesia dalam upaya mengantisipasi dampak ekonomi akibat pandemi Corona. Kedelapan program tersebut, yaitu :

  1. Stimulus sekitar Rp2 triliun untuk daya beli produk UMKM dan koperasi. 
  2. Warung dapat tetap berjalan selama selama social distancing. Warung ini diharapkan bekerja sama dengan 9 BUMN Klaster Pangan dan kelompok masyarakat untuk mendorong gerakan sosial. Jadi, warung akan mendapat pasokan barang lalu menjual ke lingkungannya secara online. Nanti, warung tersebut yang langsung memberi kepada pelanggan di rumah masing-masing.
  3. Restrukturisasi dan subsidi suku bunga kredit usaha mikro.
  4. Restrukturisasi kredit yang khusus bagi koperasi melalui LPDB KUMKM
  5. UMKM di berbagai daerah diharapkan dapat menyediakan masker, hand sanitizer dan Alat Pelindung Diri (APD) untuk medis dan masyarakat umum. 
  6. Memasukkan sektor mikro yang jumlahnya cukup banyak dan paling rentan terdampak Covid-19 dalam klaster penerima kartu pra kerja untuk buruh harian.
  7. Bantuan langsung uang tunai.
  8. Pph 21, pajak penghasilan impor, Pph 25 dan restitusi pertambahan nilai dapat direlaksasi untuk UMKM.

Baca juga : Kiat Kelola Bisnis UKM Tetap Prima di Tengah Wabah COVID-19

Strategi UMKM Apa yang Dilakukan?

Strategi UMKM yang Harus Diterapkan

Resesi, penurunan ekonomi dan guncangan industri adalah semua peristiwa yang terjadi akhir-akhir ini. Bertahan dimasa sulit memang butuh tekad kuat dan sikap pantang menyerah. Kedelapan program yang diberikan untuk UMKM tidak akan berjalan jika tidak dibarengi dengan segala langkah dan strategi yang tepat. Lalu apa yang harus dilakukan?

1. Memotong Biaya secara Presisi

Para pelaku UMKM berusaha untuk menerapkan kebijakan pengurangan biaya di segala sisi. Tetapi, UMKM perlu mengimplementasikan pemotongan biaya dengan ketepatan pisau yang akurat. Seperti pisau bedah yang dimiliki seorang dokter bedah, jika memotong terlalu dalam, maka bisnis tidak akan pernah pulih. Jika memotong terlalu dangkal, maka arus kas akan bermasalah. Lakukan pengurangan biaya secara presisi dan pikirkan secara matang-matang.

2. Menggunakan Pemasaran yang Rendah Biaya

Ketika pandemi Covid-19 menghantam, biasanya bisnis langsung mengurangi kegiatan pemasaran karena biaya yang cukup tinggi. Padahal, kunci untuk menyelamatkan bisnis bukan mengurangi aktivitas pemasaran bisnis, tapi menggantinya dengan biaya yang lebih rendah. Pemasaran seperti blogging, konten di media sosial dan mulai menggerakan pemasaran secara online lainnya benar-benar akan memotong anggaran pemasaran bisnis UMKM.

3. Terhubung dengan Rekan dan Pelanggan

Salah satu hal yang dapat dilakukan dalam terhubung dengan kelompok-kelompok perdagangan industri atau sekelompok rekan yang profesional untuk mendapat informasi terbaru dan mengetahui pengalaman apa yang memberikan praktik terbaik selama kemerosotan bisnis. Selain rekan, pastikan juga jaga hubungan dengan pelanggan karena mereka benar-benar akan membantu UMKM bertahan.

Intinya, selain kedelapan program untuk UMKM yang diberikan selama pandemi Covid-19. UMKM juga harus mulai berbenah diri dan membuat perbaikan. Segala hal yang dilakukan sebisa mungkin tepat sasaran. Sebetulnya, ada satu kunci akhir yang menjawab semua hal tersebut, yaitu teknologi. 

Baca juga : Tips agar Bisnis UKM Mampu Bertahan di Masa Pandemi Corona

Dengan teknologi, UMKM dapat terhubung dengan rekan dan pelanggan setiap waktunya. UMKM juga dapat menggunakan pemasaran yang rendah biaya dengan cara online dan terakhir UMKM dapat memotong anggaran secara presisi dengan software akuntansi dan keuangan. Software akuntansi seperti Jurnal membuat UMKM mengetahui laporan keuangan, penjualan, pembelian hingga stok barang terkini secara real-time. 

Teknologi memang bermanfaat di berbagai bidang kehidupan. Mulai gunakan media sosial, internet dan Jurnal agar UMKM Anda selangkah di depan. Ketahui berbagai keunggulan yang diberikan Jurnal di website Jurnal atau coba Jurnal secara gratis sekarang! 


PUBLISHED28 Apr 2020
Septina Muslimah
Septina Muslimah

SHARE THIS ARTICLE: