Standar keamanan ISO/IEC 27001
Tersertifikasi Oleh
Standar keamanan ISO/IEC 27001
Tersertifikasi Oleh

Ketahui Perencanaan Keuangan Melalui Proyeksi Keuntungan

Diperbarui
Di tulis oleh: noviawidya Novia Widya Utami
Di review oleh: Mekari  reviewer Devi Priyanti S.E

Di akhir maupun awal tahun produksi, sebuah perusahaan dengan perencanaan keuangan yang baik cenderung dapat menjalankan bisnis dengan lebih stabil.

Salah satu pilar utama dalam menyusun rencana tersebut adalah dengan melakukan proyeksi keuntungan dari setiap transaksi yang akan dijalankan.

Proyeksi keuntungan merupakan perkiraan laba yang bisa didapatkan di masa mendatang berdasarkan data historis dan tren pasar.

Dengan adanya angka proyeksi, manajemen dapat memetakan strategi pertumbuhan bisnis, mengelola risiko, hingga menentukan target pencapaian yang lebih realistis.

Banyak bidang dalam usaha yang harus memiliki proyeksi untuk mensukseskan rencana keuangan, mulai dari analisis arus kas hingga evaluasi margin produk.

Mari simak simulasi penghitungan proyeksi keuntungan untuk membantu Anda merancang strategi finansial yang lebih efektif.

proyeksi keuntungan

Manfaat Proyeksi Keuntungan bagi Perencanaan Keuangan

Proyeksi keuntungan bukan sekadar ramalan angka, melainkan alat strategis yang memberikan gambaran tentang kesehatan bisnis di masa depan. Berikut adalah beberapa manfaat krusialnya:

  1. Prediksi Kinerja Masa Depan Anda dapat mengetahui perkiraan keuntungan yang didapatkan dengan skenario perencanaan tertentu. Hal ini membantu manajemen memikirkan langkah matang agar realisasi sesuai dengan target.

  2. Pembuatan Anggaran yang Tepat Melalui proyeksi, Anda bisa menentukan batas pengeluaran dari rencana bisnis yang dibuat. Anggaran yang disusun berdasarkan proyeksi membantu mencegah pemborosan dan memastikan dana dialokasikan pada pos produktif.

  3. Antisipasi Masalah dan Manajemen Risiko Perencanaan yang baik membantu perusahaan mengantisipasi kemungkinan kerugian. Proyeksi yang rendah dapat menjadi alarm bagi pengusaha untuk segera melakukan efisiensi atau mencari sumber pendapatan baru.

  4. Optimalisasi Investasi Bisnis Proyeksi keuntungan membantu Anda memetakan kapan waktu yang tepat untuk ekspansi, menambah stok, atau melakukan investasi pada peralatan baru tanpa mengganggu stabilitas modal kerja.

Baca Juga: Perbedaan Sistem Akuntansi Pembelian dan Penjualan

Menghitung Proyeksi Keuntungan 1 Jenis Produk

Sebagai simulasi awal, mari asumsikan Anda merencanakan distribusi snack sebanyak 12.000 kg dalam satu tahun (1.000 kg per bulan). Harga beli dipatok Rp2.000 per kg dan harga jual Rp2.500 per kg.

Biaya pemesanan dan transportasi adalah Rp200.000 per bulan (Rp2.400.000 per tahun), ditambah biaya administrasi umum sebesar Rp600.000 per tahun. Berikut adalah tabel perhitungan proyeksinya:

Perencanaan Keuangan Tahun 2023

No Uraian Satuan/kg Harga Total Nilai %
1 Penjualan 12.000 2.500 30.000.000 100
2 Pembelian 12.000 2.000 24.000.000 80
3 Laba Kotor (penjualan dikurang pembelian) 6.000.000 20
4 Biaya Penjualan 2.400.000 8
5 Biaya administrasi/
umum
600.000 2
6 Laba (laba kotor dikurang biaya-biaya) 3.000.000 10

Perhitungan pada tabel di atas menunjukkan bahwa, keuntungan sebelum pajak tahun 2021 adalah sebesar Rp3.000.000 atau 10% dari jumlah barang yang dijual senilai Rp30.000.000.

Kita baru saja merencanakan keuntungan dengan mengandaikan barang dagangan Anda, hanya satu jenis saja.

Baca Juga: 11 Jenis Bukti Transaksi Penting untuk Pencatatan Keuangan

Menghitung Proyeksi Keuntungan Lebih dari Satu produk

Jika suatu usaha memiliki beberapa produk andalan yang ingin dipasarkan pada tahun berikutnya maka penghitungan proyeksi keuntungan sebagai perencanaan keuangan bisa kita hitung dengan cara sebagai berikut:

Kita asumsikan saja barang dagangan ada 3 jenis. Masing-masing snack A, snack B, dan snack C.

Pada tahun 2023 yang akan datang direncanakan akan menjual snack A 5.000 kg, snack B 4.000 kg dan snack C 3.000 kg.

Harga beli masing-masing snack sebagai berikut:
a. Snack A Rp1.800
b. Snack B Rp2.100
c. Snack C Rp2.200.

Pada tahun 2021 direncanakan untuk menjual dengan harga masing-masing:
a. Snack A Rp2.400
b. Snack B Rp 2.550
c. Snack C Rp 2.600

Biaya penjualan yang ditanggung adalah Rp2.400.000 dan biaya administrasi dan umum Rp600.000, maka perhitungan proyeksi perencanaan keuntungan pada tahun 2023 dapat terlihat pada tabel berikut ini:

Perencanaan Keuntungan Tahun 2023

No Uraian Satuan/Kg Harga Total Nilai %
1 Penjualan Snack A 5000 2.400 12.000.000
2 Penjualan Snack B 4000 2.550 10.200.000
3 Penjualan Snack C 3000 2.600 7.800.000
4 Total Penjualan 30.000.000 100
5 Pembelian Snack A 5000 1.800 9.000.000
6 Pembelian Snack B 4000 2.100 8.400.000
7 Pembelian Snack C 3000 2.200 6.600.000
8 Total Pembelian 24.000.000 80
9 Laba Kotor (total penjualan – total pembelian) 6.000.000 20
10 Biaya Penjualan 2.400.000 8
11 Biaya Administrasi / umum 600.000 2
12 Laba (laba kotor dikurang biaya-biaya) 3.000.000 10

Berdasarkan perhitungan proyeksi per jenis snack pada tabel di atas, diperoleh keuntungan sebelum pajak tahun 2021 sebesar Rp3.000.000 atau 10% dari jumlah barang yang dijual senilai Rp30.000.000.

Baca juga: 6 Cara Mendapatkan Untung Besar dengan Modal Kecil

Perencanaan Produksi Barang

proses audit

Setelah mendapatkan perhitungan masing masing produk yang ingin dipasarkan, maka perusahaan perlu secara spesifik mencari persentase keuntungan terbesar dari tiap produk dan menganalisa produk mana yang akan mampu memberikan keuntungan terbesar pada tahun depannya.

Keuntungan Per Produk Snack

No Uraian Harga Jual Harga Beli Keuntungan per jenis %
1 Produk Snack A 2.400 1.800 600 33.3
2 Produk Snack B 2.550 2.100 450 21.4
3 Produk Snack C 2.600 2.200 400 18.2

Dari hasil perhitungan proyeksi di atas kita bisa mengetahui bahwa sumbangan keuntungan tertinggi berasal dari produk snack A, yaitu sebesar 33.3%, sedangkan yang terendah adalah snack C sebesar 18.2%.

Pengetahuan akan besar kecilnya sumbangan per jenis barang berguna untuk merencanakan keuntungan pada masa yang akan datang.

Seperti halnya snack A yang menyumbangkan keuntungan terbesar, maka pada tahun yang akan datang penjualannya dapat didorong lebih banyak lagi, sehingga sumbangan keuntungan kepada perusahaan makin besar pula.

Baca juga: 5 Langkah Merencanakan Manajemen Keuangan Perusahaan

Sebaliknya produk snack C yang menyumbang keuntungan yang kecil dapat dikurangi penjualannya.

Dua tabel di atas adalah perencanaan proyeksi keuangan pada usaha perdagangan, sedangkan perencanaan keuangan pada usaha manufaktur atau pabrik, akan lebih kompleks dan lebih rinci lagi sehingga membutuhkan sebuah pembuat informasi laporan keuangan yang cepat dan akurat untuk membantu perusahaan memiliki perencanaan keuangan yang efisien dari segi waktu dan biaya.

Untuk memudahkan sebuah usaha memiliki perencanaan keuangan yang baik di masa depan, maka tidak ada salahnya, jika mulai saat ini penggunaan software akuntansi online.

Mekari Jurnal merupakan software akuntansi online yang dapat memberikan Anda kemudahan dalam memiliki laporan penghitungan biaya, grafik laporan penjualan dan keuangan secara instan atau realtime.

Jurnal juga memiliki fitur lengkap seperti fitur software pembukuan dan fitur aplikasi kas masuk dan keluar.

Anda juga dapat download aplikasi pajak seperti Mekari Klikpajak untuk mengelola pajak Anda.

Saya Mau Coba Gratis Mekari Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Mekari Jurnal Sekarang!

Mekari Jurnal Hadirkan Fitur Software Terlengkap di Indonesia!

Itulah contoh penghitungan proyeksi keuntungan bagi perencanaan keuangan.

Mudah-mudahan informasi di atas bermanfaat.

Ikuti media sosial Mekari Jurnal untuk informasi lain tentang bisnis, keuangan, dan akuntansi.

 

Ikuti akun media sosial resmi dari Mekari Jurnal

WhatsApp Hubungi Kami