Cara Mendapatkan Tambahan Modal dari Program Kementerian UKM Usaha Kecil dan Menengah (UMKM) biasanya memiliki modal terbatas dan kekayaan di bawah Rp 200 juta. Banyak pelaku UMKM yang belum mengetahui cara mendapatkan tambahan modal dari pemerintah, sehingga memilih pinjaman bank berbunga tinggi. Berikut langkah-langkah praktis yang bisa Anda lakukan: 1. Buat Proposal Usaha Proposal usaha adalah syarat utama untuk mendapatkan tambahan modal. Pastikan proposal memuat visi-misi, rencana pengembangan, strategi pemasaran, target pasar, dan proyeksi keuangan. Siapkan dalam bentuk hard copy dan soft file agar mudah diajukan. Baca juga: 6 Tips Membangun Manajemen Keuangan Bagi UMKM 2. Lakukan Riset Sumber Dana Cari informasi tentang program dana yang tersedia, persyaratan, jumlah dana, dan tata cara pengajuan. Website resmi Kementerian UKM dan lembaga terkait menjadi sumber informasi terpercaya. 3. Ajukan Proposal ke Dinas UKM Setelah proposal siap, ajukan ke dinas UKM setempat. Tanyakan jenis bantuan yang tersedia dan pilih yang sesuai kebutuhan usaha. Baca juga: Syarat dan Cara Mendapatkan Bantuan UMKM Pemerintah: Wajib Anda Ketahui! 4. Pantau Pengumuman di Website Resmi Rajin mengunjungi situs resmi Kementerian UMKM untuk mengetahui pengumuman dana hibah. Jika tersedia, ajukan proposal secara online dengan melengkapi semua data dan dokumen. Bagi UKM yang memiliki berbagai macam atau jenis produk, ketika mengikuti sebuah pameran pasti akan mengalami kesulitan dalam memantau dan mencatat pergerakan penjualan barangnya. Solusinya adalah menggunakan program atau aplikasi stok barang yang memiliki fitur lengkap untuk membantu dalam mengelola stok barang atau produk. 5. Ikuti Pameran atau Event UKM Pameran sering menjadi kesempatan bertemu pihak pemerintah atau sponsor. Bawa proposal usaha agar bisa langsung mengajukan tambahan modal dan menunjukkan hasil usaha Anda. Baca juga: 5 Strategi Mengembangkan UMKM untuk Menghadapi Pasar Global 6. Mengajukan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Kredit Usaha Rakyat (KUR) adalah pembiayaan berbunga rendah dari pemerintah melalui bank tertentu. Pastikan laporan keuangan usaha sudah rapi dan lengkap untuk mempermudah pengajuan KUR. 7. Manfaatkan Dana Hibah dari Berbagai Sumber Selain pemerintah, BUMN, perusahaan swasta, dan lembaga internasional seperti Bank Dunia atau ADB menyediakan dana hibah yang dapat Anda manfaatkan. Cek situs resmi mereka untuk mengetahui persyaratan dan periode pengajuan. Baca juga: Strategi Pembiayaan untuk Mengamankan Pertumbuhan Bisnis UKM 8. Kelola Keuangan Usaha dengan Mekari Jurnal Setelah mendapatkan tambahan modal, pengelolaan keuangan yang baik menjadi kunci keberhasilan. Gunakan Mekari Jurnal, software akuntansi online, untuk mengelola laporan keuangan perusahaan secara otomatis, mengatur anggaran, dan memantau inventaris. Baca juga: 10 Cara Meningkatkan Bisnis UKM Agar Lebih Berkembang Daftarkan usaha Anda untuk kemudahan mengelola keuangan bersama Mekari Jurnal Mekari Jurnal Aplikasi akuntansi dan operasional terintegrasi untuk membantu pemilik bisnis, akuntan, dan tim finance mengelola keuangan, pembukuan, serta operasional bisnis secara lebih efisien sekaligus. Pelajari lebih lanjut Sebagai bagian dari ekosistem software terpadu Mekari, 
Mekari Jurnal juga terintegrasi dengan berbagai solusi Mekari lainnya seperti : Semua Platform Akuntansi & keuangan Customer People Services Operasional & digitalisasi Mekari Software as a Service Platform Mekari Officeless Platform Integrasi & App Builder Platform Mekari Airene AI Core Lintas Produk Mekari Platform Mekari Jurnal Akuntansi & Operasional Akuntansi & keuangan Mekari Klikpajak Manajemen Pajak Akuntansi & keuangan Mekari Expense Manajemen Pengeluaran Bisnis Akuntansi & keuangan Mekari POS Point Of Sale Akuntansi & keuangan Mekari Qontak Customer Engagement Platform Customer Mekari Talenta HCM People Mekari Flex Benefit Karyawan People Payroll Service Payroll Outsource Services Mekari Sign Tanda Tangan Digital & E-Meterai Operasional & digitalisasi Mekari Desty Omnichannel Commerce Operasional & digitalisasi Lihat lebih banyak Tidak ada produk di kategori ini. Kategori : Financial Management Artikel Sebelumnya Artikel Selanjutnya Dapatkan kurasi newsletter terkait pembukuan dan Akuntansi Subscribe Ikuti akun media sosial resmi dari Mekari Jurnal Facebook Instagram LinkedIn YouTube Dapatkan kurasi newsletter terkait pembukuan dan Akuntansi Subscribe Bagikan artikelWhatsAppLinkedinFacebook
Cara Mendapatkan Tambahan Modal dari Program Kementerian UKM Usaha Kecil dan Menengah (UMKM) biasanya memiliki modal terbatas dan kekayaan di bawah Rp 200 juta. Banyak pelaku UMKM yang belum mengetahui cara mendapatkan tambahan modal dari pemerintah, sehingga memilih pinjaman bank berbunga tinggi. Berikut langkah-langkah praktis yang bisa Anda lakukan: 1. Buat Proposal Usaha Proposal usaha adalah syarat utama untuk mendapatkan tambahan modal. Pastikan proposal memuat visi-misi, rencana pengembangan, strategi pemasaran, target pasar, dan proyeksi keuangan. Siapkan dalam bentuk hard copy dan soft file agar mudah diajukan. Baca juga: 6 Tips Membangun Manajemen Keuangan Bagi UMKM 2. Lakukan Riset Sumber Dana Cari informasi tentang program dana yang tersedia, persyaratan, jumlah dana, dan tata cara pengajuan. Website resmi Kementerian UKM dan lembaga terkait menjadi sumber informasi terpercaya. 3. Ajukan Proposal ke Dinas UKM Setelah proposal siap, ajukan ke dinas UKM setempat. Tanyakan jenis bantuan yang tersedia dan pilih yang sesuai kebutuhan usaha. Baca juga: Syarat dan Cara Mendapatkan Bantuan UMKM Pemerintah: Wajib Anda Ketahui! 4. Pantau Pengumuman di Website Resmi Rajin mengunjungi situs resmi Kementerian UMKM untuk mengetahui pengumuman dana hibah. Jika tersedia, ajukan proposal secara online dengan melengkapi semua data dan dokumen. Bagi UKM yang memiliki berbagai macam atau jenis produk, ketika mengikuti sebuah pameran pasti akan mengalami kesulitan dalam memantau dan mencatat pergerakan penjualan barangnya. Solusinya adalah menggunakan program atau aplikasi stok barang yang memiliki fitur lengkap untuk membantu dalam mengelola stok barang atau produk. 5. Ikuti Pameran atau Event UKM Pameran sering menjadi kesempatan bertemu pihak pemerintah atau sponsor. Bawa proposal usaha agar bisa langsung mengajukan tambahan modal dan menunjukkan hasil usaha Anda. Baca juga: 5 Strategi Mengembangkan UMKM untuk Menghadapi Pasar Global 6. Mengajukan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Kredit Usaha Rakyat (KUR) adalah pembiayaan berbunga rendah dari pemerintah melalui bank tertentu. Pastikan laporan keuangan usaha sudah rapi dan lengkap untuk mempermudah pengajuan KUR. 7. Manfaatkan Dana Hibah dari Berbagai Sumber Selain pemerintah, BUMN, perusahaan swasta, dan lembaga internasional seperti Bank Dunia atau ADB menyediakan dana hibah yang dapat Anda manfaatkan. Cek situs resmi mereka untuk mengetahui persyaratan dan periode pengajuan. Baca juga: Strategi Pembiayaan untuk Mengamankan Pertumbuhan Bisnis UKM 8. Kelola Keuangan Usaha dengan Mekari Jurnal Setelah mendapatkan tambahan modal, pengelolaan keuangan yang baik menjadi kunci keberhasilan. Gunakan Mekari Jurnal, software akuntansi online, untuk mengelola laporan keuangan perusahaan secara otomatis, mengatur anggaran, dan memantau inventaris. Baca juga: 10 Cara Meningkatkan Bisnis UKM Agar Lebih Berkembang Daftarkan usaha Anda untuk kemudahan mengelola keuangan bersama Mekari Jurnal Mekari Jurnal Aplikasi akuntansi dan operasional terintegrasi untuk membantu pemilik bisnis, akuntan, dan tim finance mengelola keuangan, pembukuan, serta operasional bisnis secara lebih efisien sekaligus. Pelajari lebih lanjut Sebagai bagian dari ekosistem software terpadu Mekari, 
Mekari Jurnal juga terintegrasi dengan berbagai solusi Mekari lainnya seperti : Semua Platform Akuntansi & keuangan Customer People Services Operasional & digitalisasi Mekari Software as a Service Platform Mekari Officeless Platform Integrasi & App Builder Platform Mekari Airene AI Core Lintas Produk Mekari Platform Mekari Jurnal Akuntansi & Operasional Akuntansi & keuangan Mekari Klikpajak Manajemen Pajak Akuntansi & keuangan Mekari Expense Manajemen Pengeluaran Bisnis Akuntansi & keuangan Mekari POS Point Of Sale Akuntansi & keuangan Mekari Qontak Customer Engagement Platform Customer Mekari Talenta HCM People Mekari Flex Benefit Karyawan People Payroll Service Payroll Outsource Services Mekari Sign Tanda Tangan Digital & E-Meterai Operasional & digitalisasi Mekari Desty Omnichannel Commerce Operasional & digitalisasi Lihat lebih banyak Tidak ada produk di kategori ini.