Mendapatkan keuntungan yang besar setiap bulan tentu menjadi salah satu impian terbesar bagi setiap pebisnis. Karena dalam menjalankan bisnis, uang merupakan sebuah ujung tombak. Oleh sebab itu, pengelolaan uang yang bijak menjadi hal yang sangat penting demi kelangsungan bisnis. Jika uang tidak diatur secara cermat, maka pemasukan dan pengeluaran akan menjadi rancu. Bagi Anda yang sedang menjalankan sebuah bisnis, pastikan Anda telah memiliki strategi dan manajemen keuangan yang tepat. Pada artikel ini akan dibahas manajemen keuangan bagi bisnis UMKM.

Baca juga: Akuntansi Dasar: Metode Single Entry dan Double Entry

Manajemen Keuangan Bisnis UMKM

Manajemen keuangan merupakan suatu proses dalam pengaturan aktivitas atau kegiatan keuangan dalam suatu bisnis. Termasuk kegiatan perencanaan, analisis, serta pengendalian terhadap kegiatan keuangan.

Selain itu, manajemen keuangan juga dapat diartikan sebagai seluruh aktivitas atau kegiatan bisnis yang berhubungan dengan upaya untuk mendapatkan dana perusahaan dengan cara meminimalkan biaya serta upaya penggunaan dan pengalokasian dana secara efisien dalam memaksimalkan nilai bisnis.  Kegiatan keuangan tidak saja berlangsung pada bagian atau fungsi keuangan saja, tetapi juga pada bidang atau fungsi bisnis lainnya. Namun pada bidang keuangan, pada umumnya kegiatan keuangan lebih bersifat strategis. Berikut ini adalah kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh bagian keuangan:

  1. Kegiatan pendanaan atau pembelanjaan. Bagian keuangan akan memikirkan bagaimana cara dan dari mana bisnis akan memperoleh dana.
  2. Kegiatan investasi. Bagian keuangan akan memikirkan bidang-bidang investasi mana saja yang paling menguntungkan untuk menanamkan dana yang terkumpul dalam bisnis.
  3. Kegiatan kebijakan dividen. Keuntungan dari kegiatan investasi selanjutnya akan dipertimbangkan oleh bagian keuangan. Apakah semuanya akan dibagikan kepada pemilik sebagai dividen atau ditahan semuanya untuk membiayai pertumbuhan dan perkembangan bisnis.

Baca juga: 6 Tips Membangun Manajemen Keuangan UMKM

Kegiatan UMKM Penunjang Manajemen Keuangan

Untuk mengefektifkan berbagai fungsi dalam manajemen keuangan bisnis, terdapat tugas administrasi yang sebaiknya dilaksanakan oleh para pelaku UMKM. Ketertiban pencatatan administrasi juga sangat bermanfaat sebagai salah satu alat perencanaan pengembangan bisnis. Beberapa kegiatan yang perlu dilaksanakan oleh para pelaku UMKM adalah sebagai berikut:

  1. Administrasi piutang, merupakan catatan yang penting sebagai informasi internal dan eksternal.
  2. Administrasi utang, merupakan kewajiban pebisnis kepada pihak eksternal. Pencatatan utang bisnis sama pentingnya dengan piutang. Laporan tentang posisi utang akan memberikan peringatan kepada para pelaku bisnis untuk melakukan berbagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan munculnya kesulitan keuangan UMKM dalam membayarkan kembali utangnya.
  3. Administrasi persediaan, memiliki peran yang strategis baik bisnis yang bergerak di bidang perdagangan maupun bisnis manufaktur.
  4. Administrasi aset tetap, berfungsi untuk menunjukkan kapan suatu barang dibeli. Serta bagaimana menentukan tingkat penyusutan dan mulai berlakunya, serta waktu berakhirnya.
  5. Administrasi kas, berguna dalam memberikan informasi tentang berapa jumlah uang kas yang masuk dan kas yang keluar. Sehingga keseimbangan antara penerimaan dan pengeluaran dapat terjaga.
  6. Administrasi penggajian, merupakan bagian dari manajemen personalia yang juga sebagai dasar dalam perhitungan pajak. Manfaat lainnya adalah untuk menjaga keseimbangan antara perubahan yang terjadi di lingkungan bisnis yang sehubungan dengan kinerja karyawan.

Tips Mengelola Keuangan UMKM

Keuangan merupakan jantung bagi setiap bisnis jenis apapun. Karena setiap pergerakan dalam bisnis selalu ditinjau dari segi finansial. Manajemen keuangan sangat menentukan langkah kedepan yang harus diambil oleh para pelaku bisnis. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mengelola keuangan dengan baik dan benar. Sehingga keuangan bisnis dapat dikendalikan dengan baik. Berikut ini adalah beberapa tips mengelola keuangan dalam UMKM:

  1. Memisahkan uang pribadi dengan uang bisnis.
  2. Menganggarkan pengeluaran dengan sebijak mungkin. Hindarilah pengeluaran yang tidak penting bagi kemajuan bisnis, dan buatlah daftar prioritas kebutuhan serta anggarkan terlebih dulu hal mana yang menentukan perkembangan bisnis.
  3. Mencatat semua transaksi keuangan bisnis. Siapkan sebuah buku khusus untuk mencatat setiap transaksi keuangan yang terjadi di dalam bisnis. Catatlah semua transaksi dan aliran keuangan yang terjadi ke dalam formulir, kemudian disalin ke dalam buku keuangan.
  4. Mengontrol dan mengawasi arus kas bisnis.
  5. Menyediakan dana cadangan. Persiapkan dana untuk menghadapi keadaan darurat dengan cara memperkirakan masalah-masalah yang kemungkinan harus dihadapi pada saat menjalankan bisnis. Setelah itu, tentukan jumlah nilai dari dana cadangan tersebut. Sehingga hal ini dapat mengurangi dampak dari masalah yang datang secara tiba-tiba.

Baca juga: Hindari 6 Kesalahan Ini dalam Membuat Laporan Keuangan

Manfaat yang bisa diharapkan dari mempelajari manajemen keuangan adalah pengelolaan keuangan bisnis yang lebih terencana dan terkendali. Sehingga akibat dan konsekuensi yang ditimbulkan dapat dijelaskan secara logis. Selain itu, ada dasar penjelasan secara teoritis dalam manajemen keuangan. Hal ini dapat digunakan untuk menjelaskan fenomena yang telah terjadi dalam bidang keuangan bisnis.

Gunakan software akuntansi online untuk menunjang pengelolaan keuangan bisnis Anda. Jurnal hadir sebagai simple accounting online yang sangat cocok untuk bisnis jenis apa pun. Jurnal dapat dioperasikan dengan mudah, bahkan bagi orang awam yang belum paham ilmu akuntansi. Daftarkan bisnis Anda sekarang juga! Dapatkan informasi selengkapnya hanya di sini.