Jurnal Enterpreneur

Cara Membuat Jurnal Koreksi yang Harus Anda Pahami

Pengertian, contoh jurnal koreksi persediaan, hingga cara membuat Jurnal Koreksi adalah seperti akan dibahas blog Jurnal by Mekari berikut ini. Simak ya!

Sebagai seorang akuntan, Anda dituntut untuk teliti. Namun, pada beberapa kasus juga terdapat masalah seperti salah mencatat jumlah, salah mengklasifikasikan akun, atau kesalahan lain.

Bila kesalahan tidak begitu penting maka tidak memengaruhi keputusan manajemen atau pengguna laporan.

Kesalahan yang tidak material dan tidak membutuhkan koreksi maka dapat ditangani dengan mudah.

Tetapi jika kesalahan material maka manajemen melalui akuntan nya harus membuat koreksi atas kesalahan tersebut.

Inilah yang saat ini akan dibahas dalam Jurnal yaitu mengenai jurnal koreksi.

Pengertian Jurnal Koreksi Adalah Sebagai Berikut

Jurnal koreksi dibuat apabila terdapat kekeliruan dalam pencatatan yang dilakukan. Jurnal koreksi disebut juga jurnal pembetulan.

Hal ini karena fungsi dari jurnal ini adalah untuk membetulkan jurnal yang terlanjur salah dibuat, baik karena salah angka ataupun salah akun.

Sehingga jurnal jenis ini bisa dibilang bersifat wajib.

Perlu diingat ya, jurnal koreksi ini berbeda dengan jurnal penyesuaian.

Jurnal penyesuaian adalah jurnal yang dibuat untuk menyesuaikan nilai dari saldo akun tertentu agar sesuai dengan kondisi yang sebenarnya.

Akun yang perlu disesuaikan biasanya akun biaya akrual (menyegerakan pengakuan biaya) dan akun biaya deferal (pengakuan biaya yang ditunda).

Pengertian, contoh jurnal koreksi persediaan, hingga cara membuat Jurnal Koreksi adalah seperti akan dibahas blog Jurnal by Mekari berikut ini. Simak ya!

Tipe Kesalahan

Secara garis besar, terdapat dua jenis kesalahan:

a. Pertama, kesalahan pada periode berjalan. Biasanya kesalahan ini berupa salah klasifikasi akun dan/ atau salah jumlah.

B. Kedua, kesalahan untuk periode yang berbeda. Di mana, kesalahan pada periode sebelumnya dapat terbawa ke periode selanjutnya, jika kesalahan berpengaruh pada laporan neraca atau laporan laba rugi. Kesalahan yang berpengaruh pada neraca harus dikoreksi, hal ini karena akun-akun pada neraca tidak ada tutup buku. Sementara kesalahan yang berpengaruh pada laba rugi tidak perlu dikoreksi, karena pada akhir periode akun-akun tersebut sudah di nol kan jadi tidak terbawa pada periode berikutnya.

Contoh Langkah Cara Membuat Jurnal Koreksi Adalah Sebagai Berikut

Untuk membuat jurnal koreksi, ada tiga langkah sebagai berikut:

a. Membuat jurnal penghapusan

Langkah pertama untuk membuat jurnal koreksi adalah membuat jurnal penghapusan terlebih dahulu.

Jurnal salah yang telah dibuat sebelumnya harus dihapus. Caranya dengan membalik posisi akun dan saldonya.

b. Membuat jurnal sebenarnya

Langkah selanjutnya yang harus Anda buat adalah membuat jurnal yang benar atau jurnal yang seharusnya dibuat.

c. Membuat jurnal koreksi

Jurnal ini biasanya dibuat berdasarkan penggabungan dari tahap pertama, jurnal penghapusan dan tahap kedua, jurnal yang sebenarnya.

Jadi untuk membuat jurnal pembetulan ini, langkah pertama dan langkah kedua ditandingkan sehingga menghasilkan jurnal koreksi.

Baca Juga : Rekonsiliasi Fiskal: Pengertian, Penerapan, Jenis, dan Tahapan

Contoh Cara Membuat Juga Penerapan Jurnal Koreksi Adalah Sebagai Berikut

PT ABC membeli barang dagangan ke pemasok sebesar 50.000.000 secara tunai.

Namun, akuntan keliru mencatat nya sebagai pembelian peralatan kantor.

Jurnal yang dibuat PT. ABC:

 

Peralatan Kantor (D) 50.000.000
Kas (K) 50.000.000

 

Berdasarkan kesalahan tersebut, maka harus dibuat jurnal koreksi.

Berikut langkah yang harus dilakukan:

a. Membuat jurnal penghapusan

 

Kas (D) 50.000.000
Peralatan Kantor (K) 50.000.000

b. Membuat jurnal yang benar

 

Pembelian (D) 50.000.000
Kas (K) 50.000.000

c. Membuat jurnal koreksi

 

Pembelian (D) 50.000.000
Peralatan Kantor (K) 50.000.000

 

Baca Juga : Pahami Koreksi Positif dan Negatif dalam Rekonsiliasi atau Koreksi Fiskal Laporan Keuangan

Contoh, Cara Membuat, Perbedaan Jurnal Koreksi Dan Jurnal Penyesuaian Adalah Sebagai Berikut

Penggunaan jurnal koreksi dan jurnal penyesuaian dalam penyusunan laporan keuangan (akuntansi) sudah tidak asing lagi.

Meski sering digunakan, bagi sebagian orang, pemahaman tentang Jurnal koreksi dan penyesuaian masih terkesan membingungkan.

Di dalam dunia akuntansi sendiri kedua istilah ini memiliki arti dan prosedur yang sangat berbeda.

Untuk lebih memahami kedua istilah tersebut, seseorang terlebih dahulu harus memahami 2 hal yaitu prosedur debit-kredit (double-entry) dan menguasai teknik dasar menjurnal.

Jika sudah memahami 2 hal di atas, maka kini saatnya Anda mempelajari lebih dalam tentang apa itu jurnal koreksi dan apa itu jurnal penyesuaian.

Jurnal Koreksi

Mari kita bahas satu per satu.

a. Pengertian Jurnal Koreksi

Jurnal koreksi adalah jurnal yang dipergunakan untuk membetulkan jurnal yang terlanjur salah dibuat, apakah itu berupa salah angka atau salah akun, karena kesalahan ketika mencatat jurnal biasa terjadi di akun apa saja.

Sangat dianjurkan untuk membuat jurnal ini ketika terjadi di periode yang sedang berjalan, namun sangat tidak disarankan membuat jurnal koreksi di luar periode berjalan karena akan memengaruhi struktur laporan keuangan yang sudah terbentuk.

b. Contoh Manfaat Jurnal Koreksi

  • Untuk mengetahui histori sebuah transaksi.
  • Pekerjaan lebih sistematis dan terstruktur.
  • Melatih melakukan pekerjaan-pekerjaan lain juga dengan sistematis serta terstruktur.
  • Melatih ketelitian dalam pencatatan transaksi dalam akuntansi.
  • Melatih cara membetulkan kesalahan dengan benar sehingga tidak menimbulkan kebingungan pencatatan.

c. Contoh Pencatatan Cara Membuat Jurnal Koreksi

Pada tanggal 15 Januari 2017, PT Pendidikan Maju harus membayar fee pengajar sebesar Rp 1.800.000.

Atas transaksi tersebut, karyawan bagian akuntansi membuat jurnal akuntansi sebagai berikut :

Debit Kredit
Fee pengajar Rp 1.500.000              –
   Kas             – Rp 1.500.000

 

Setelah diperiksa ternyata terdapat kesalahan dalam pencatatan jurnal transaksi di atas.

Pada jurnal di atas, nilai nominal yang seharusnya Rp 1.800.000, dicatat Rp 1.500.000.

Jadi ada kekurangan pencatatan sebesar Rp 300.000,-.

Untuk membetulkan kesalahan pencatatan di atas dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu:

Cara pertama, sebelum membuat jurnal koreksi terlebih dahulu adalah dengan membuat jurnal pembalik terlebih dahulu agar saldo masing-masing akun kembali ke nilai semula.

Jurnal pembalik:

 

Debit Kredit
Kas Rp 1.500.000        –
    Fee pengajar          – Rp 1.500.00

 

Setelah saldo akun kembali ke posisi semula, selanjutnya kita membuat jurnal dengan nilai nominal yang benar sebagai berikut :

Debit Kredit
Fee pengajar Rp 1.800.000            –
     Kas           – Rp 1.800.000

 

Cara kedua, langsung membuat jurnal koreksi dengan menambahkan catatan tentang kekurangan yang harus dituliskan, dari yang awalnya.

Debit Kredit
Fee pengajar Rp 1.500.000              –
   Kas             – Rp 1.500.000

 

ditambahkan dengan

Debit Kredit
Fee pengajar Rp 300.000              –
   Kas             – Rp 300.000

 

tanpa menggunakan jurnal pembalik terlebih dahulu.

Nah, penjelasan tentang jurnal koreksi adalah seperti diatas. Sekarang mari bahas tentang jurnal penyesuaian.

Baca Juga : 7 Kesalahan dalam Membuat Laporan Keuangan

Jurnal Penyesuaian

Jurnal penyesuaian adalah jurnal yang dibuat untuk menyesuaikan nilai saldo akun-akun tertentu agar sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Akun yang perlu disesuaikan biasanya akun yang timbul karena harus menyegerakan pengakuan biaya (biaya akrual) & untuk pengakuan biaya yang ditunda (biaya deferal).

a. Cara Pencatatan Jurnal Penyesuaian

PT Makmur Sejahtera menunjukkan akun perlengkapan di Neraca saldo sebesar Rp 3.250.000, dan jumlah yang masih ada di gudang Rp 1.400.000, sehingga selisihnya Rp 1.850.000, sebagai biaya perlengkapan, dengan jurnal penyesuaian.

Debit Kredit
Biaya Perlengkapan Salon Rp 1.850.000              –
   Perlengkapan Salon             – Rp 1.850.000

 

Baca Juga : 8 Kesalahan Dasar-dasar Akuntansi dan Keuangan Bisnis

Penjelasan kasus contoh cara membuat jurnal koreksi diatas

Perlengkapan merupakan bahan-bahan habis pakai yang dibeli oleh perusahaan dengan tujuan untuk digunakan sendiri.

Biasanya perlengkapan dicatat pada saat membeli saja sedangkan saat pemakaian perlengkapan tidak pernah dilakukan pencatatan.

Akibatnya saldo pada neraca saldo adalah sebesar harga beli selama satu periode.

Padahal karena perlengkapan selalu digunakan setiap saat, maka pada akhir periode jumlah perlengkapan riil yang ada di gudang akan lebih kecil.

Selisih antara jumlah perlengkapan yang ada di neraca saldo dan yang sesungguhnya ada yang harus dimasukkan sebagai biaya perlengkapan.

Pencatatan selisih tersebut harus melalui penyesuaian pembukuan (jurnal penyesuaian).

Nah, pengertian, contoh jurnal koreksi persediaan, hingga cara membuat Jurnal Koreksi adalah seperti apa telah dibahas diatas.

Untuk memudahkan sebuah perusahaan memiliki pencatatan baik jurnal ini, maka ada baiknya menggunakan software akuntansi online seperti Jurnal yang akan membantu mengelompokkan dan membuat pencatatan keuangan secara otomatis terhadap selisih kekurangan penulisan yang terjadi.

Pastikan Anda Sudah Pakai Aplikasi Jurnal! Software Akuntansi Online Terpercaya!

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Pastikan Anda Sudah Pakai Jurnal, Software Akuntansi Online Terpercaya!

Aplikasi pencatatan keuangan Jurnal akan memudahkan semua keperluan pencatatan dan pelaporan keuangan dengan mudah dan cepat sesuai kebutuhan perusahaan.

Melalui Jurnal, Anda bahkan bisa langsung melakukan cek terhadap semua koreksi dan penyesuaian kapan saja dan dimana saja secara real time melalui smartphone Anda.

Coba juga fitur Jurnal yang lain seperti aplikasi stok barang sederhana untuk memantau persediaan dan pergerakan barang dengan mudah.

Dapatkan data jumlah stok, perhitungan persediaan, harga jual rata-rata dan notifikasi bila stok kosong secara langsung dan real time.

Itulah cara membuat jurnal koreksi secara manual yang harus Anda pahami. Sekarang Anda dapat mengerjakannya dengan mudah jika melakukannya menggunakan software akuntansi.

Jurnal adalah software akuntansi online yang dapat membantu Anda menjalankan sistem akuntansi perusahaan Anda dengan cepat.

Anda hanya perlu menginput semua transaksi, Jurnal secara otomatis akan mengolahnya menjadi laporan keuangan.

Kategori : Akuntansi

Kembangkan bisnis Anda dengan Jurnal sekarang

https://d39otahjdwbcpl.cloudfront.net/wp-content/uploads/2021/04/ic-invite-to-office.svg

Coba Gratis

Akses seluruh fitur Jurnal by Mekari selama 14 hari tanpa biaya apapun

Coba Gratis 14 hari
https://d39otahjdwbcpl.cloudfront.net/wp-content/uploads/2021/04/ic-demo-interaktif.svg

Jadwalkan Demo

Jadwalkan sesi demo dan konsultasikan kebutuhan Anda langsung dengan sales kami

Jadwalkan Demo