Siapa bilang laporan keuangan hanya diperlukan bagi sebuah perusahaan atau institusi? Sebagai pribadi, kita juga perlu memiliki sebuah laporan keuangan. Laporan keuangan pada dasarnya adalah pencatatan seputar keuangan. Setiap orang yang sudah berpenghasilan dapat menyusun laporan keuangan dalam format paling sederhana.

 

Pada prinsipnya, sebuah laporan keuangan pribadi akan memuat sumber penghasilan berikut besarannya, ke mana saja penghasilan dibelanjakan, apa saja pengeluaran rutin yang dikeluarkan, bagaimana alokasi kebutuhan untuk hari depan, dan lain sebagainya. Dengan menyusun laporan keuangan pribadi, Anda bisa mengecek kondisi finansial dengan mudah setiap saat. Begitu juga ketika melakukan evaluasi keuangan tahunan, Anda bisa melihat dengan mudah bagaimana keuangan Anda selama setahun, bagaimana pertumbuhan aset, dan berapa tingkat kenaikan penghasilan.

 

3 Hal Penting dalam Laporan Keuangan Sederhana

Laporan Arus Kas

Arus kas adalah catatan mengenai keluar masuknya uang yang Anda kelola. Intinya semua penerimaan dan pengeluaran yang dilakukan wajib di catat dalam buku ini. Catatan ini sangatlah penting keberadaannya karena selanjutnya akan digunakan untuk membuat laporan keuangan. Sebaiknya untuk mempermudah pekerjaan Anda maka bedakanlah antara buku catatan pengeluaran dan pendapatan. Sebelumnya, Anda perlu melakukan perkiraan-perkiraan berdasarkan asumsi pengeluaran dan pemasukan Anda. Langkah ini akan sangat berguna untuk memperkirakan berapa banyak dana yang harus dikeluarkan dan dicadangkan untuk kedepannya.

 

Laporan Laba Rugi untuk Mencatat Pendapatan

Setelah membuat catatan arus kas, langkah selanjutnya adalah membuat laporan laba rugi. Laporan ini berisi catatan mengenai pendapatan yang telah diperoleh kemudian dikurangi dengan biaya yang telah dikeluarkan sehingga dapat diketahui apakah Anda mengalami kerugian atau tidak. Perlu Anda ketahui bahwa untuk membuat laporan ini Anda harus mengeluarkan faktor aset, modal, dan utang. Masukanlah unsur depresiasi dalam laporan ini.

 

Neraca untuk Laporan per Tahun

Neraca ini penting dibuat setahun sekali untuk mengetahui nilai keuangan Anda dari tahun ke tahun. Ketika di awal biasanya neraca hanya terdiri dari modal awal, utang, dan aset yang diperoleh. Aset termasuk dari aktiva sedangkan modal dan utang masuk ke dalam pasiva. Tidak selamanya aset tersebut mengalami pertambahan akan tetapi bisa juga mengalami penyusutan atau berkurang sebagai akibat dari untung dan rugi.

 

Setelah Anda mengetahui komponen-komponen dari laporan keuangan maka Anda akan menjadi tahu betapa pentingnya laporan keuangan untuk diri Anda dalam membantu mengambil keputusan. Dengan membuat laporan keuangan pribadi, Anda juga bisa belajar sedikit sebelum mulai membuat laporan keuangan untuk bisnis Anda. Keuangan pribadi maupun bisnis sama-sama penting dan harus dikelola dengan baik.

Untuk mengelola keuangan pribadi, Anda bisa memanfaatkan aplikasi finansial seperti Finansialku, Money Manager Expense & Budgeting, atau Uang Ku. Sedangkan untuk mengelola keuangan bisnis, Anda dapat memanfaatkan software akuntansi online, Jurnal. Dengan menggunakan Jurnal, Anda bisa melihat dan memonitor keuangan Anda secara realtime di mana pun dan kapan pun. Hanya dengan menginput seluruh data transaksi bisnis, Jurnal akan mengelola seluruh transaksi tersebut menjadi laporan keuangan secara instan. Temukan info lebih lanjut mengenai Jurnal dan berbagai fiturnya di sini.

Author