Tidak hanya berada di ruko atau kantor besar, kini seorang pengusaha juga bisa mengembangkan bisnis dengan membuka usaha di rumah. Khususnya bagi Ibu rumah tangga, ini merupakan kesempatan yang bagus untuk mengembangkan diri dan memperoleh pendapatan tambahan sambil tetap mengurus keluarga. Memulai bisnis dengan usaha rumahan pun tidak menutup kemungkinan untuk terus berkembang dan mendapatkan omzet yang besar. Di balik beberapa kesempatan ini, ada juga beberapa hal yang harus siap untuk dihadapi saat menjalani usaha di rumah. Sebagai pertimbangan sebelum memulai, sebaiknya Anda simak beberapa penjelasan mengenai keuntungan dan kekurangan membuka usaha rumahan berikut.

Keuntungan

Membuka Usaha di Rumah, Apa Saja Keuntungan dan Kekurangannya?Meminimalisasi Biaya

Menjalankan usaha berbasis rumah dapat menjadi cara yang bagus untuk meminimalisasi biaya. Anda bisa memanfaatkan teras, ruang tamu dan bagian lain di rumah sehingga tidak perlu mengeluarkan biaya sewa tempat. Membuka usaha di rumah juga mengurangi biaya transportasi seperti yang diperlukan pekerja kantoran. Anda tidak perlu membeli makan di luar dengan harga yang lebih mahal karena dapat leluasa memasak makanan sendiri di rumah. Selain itu, usaha rumahan juga dapat mengurangi jumlah pajak penghasilan yang harus Anda bayar.

Kesempatan untuk Lebih Profesional

Sekecil apapun bisnis yang dilakukan, Anda sudah menjadi pemimpin dalam usaha tersebut. Sebagai pemilik bisnis rumahan, Anda juga diharuskan untuk memegang beberapa tugas kerja sekaligus seperti sebagai direktur, bagian pemasaran, ahli strategi, pengembangan bisnis dan banyak lagi. Ini akan memberi Anda wawasan dan pengalaman pada semua aspek dalam menjalankan usaha. Anda juga tidak perlu menunggu atasan untuk mendapatkan kenaikan pangkat. Seberapa keras Anda berusaha untuk mengembangkan usaha, sebesar itu pula hasil yang akan didapatkan. Dengan segala jenis pekerjaan dan keyakinan tersebut, Anda pun bisa belajar lebih profesional.

Prosedur Hukum yang Sederhana

Selain modal yang lebih murah, usaha rumahan mempunyai prosedur hukum yang lebih sederhana. Ini ditegaskan oleh Pasal 6 ayat (1) huruf b UU No. 3 Tahun 1982 tentang Wajib Daftar Perusahaan. Dalam peraturan ini tertulis bahwa perusahaan kecil perorangan yang dijalankan sendiri oleh pemiliknya, atau hanya mempekerjakan anggota keluarga yang terdekat, serta tidak memerlukan izin dan bukan merupakan suatu badan hukum ataupun persekutuan, tidak wajib mendaftarkan usahanya. Hal ini didukung juga oleh Pasal 4 ayat (1) huruf c Peraturan Menteri Perdagangan RI No. 46/M-DAG/PER/9/2009 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Perdagangan RI No. 36/M-DAG/PER/9/2007 tentang Penerbitan Surat Izin Usaha Perdagangan, dimana perusahaan dengan skala mikro, tidak wajib untuk memiliki Surat Izin Usaha Perdagangan. Selain itu, apabila perputaran usaha Anda kurang dari Rp600 juta/tahun, maka tidak wajib mengukuhkan usaha sebagai PKP (Pengusaha Kena Pajak).

Mempunyai Waktu yang Fleksibel

Di Indonesia, rata-rata para pekerja menghabiskan waktu setidaknya 2 jam di dalam pekerjaan. Ini menyita banyak waktu yang bisa digunakan untuk melakukan banyak hal. Jika menjalankan usaha di rumah, Anda tidak perlu menghabiskan waktu untuk menunggu transportasi menuju ke kantor karena Anda bisa langsung memulai proses bisnis bahkan langsung setelah bangun tidur. Jam kerja Anda pun tidak dibatasi dan fleksibel. Anda bisa memilih sendiri ingin bekerja lebih cepat atau lama, sambil mengurus kegiatan rumah tangga atau fokus kepada usaha.

Menghemat Tenaga

Selain memakai banyak waktu, perjalanan ke kantor baik dengan transportasi publik ataupun kendaraan pribadi juga membutuhkan banyak tenaga. Dengan usaha rumahan yang dimiliki, Anda bisa menghemat tenaga karena tidak ada mobilitas yang terlalu tinggi. Tenaga yang tidak terlalu banyak terkuras untuk bisnis membuat Anda bisa mengerjakan pekerjaan lain di waktu-waktu senggang.

Banyak Waktu untuk Keluarga

Berada di rumah untuk waktu yang lama membuat Anda bisa sekaligus mengawasi keluarga. Khususnya jika Anda seorang Ibu rumah tangga, Anda bisa menyiapkan sarapan untuk keluarga, mengantar anak sekolah, menyambut mereka ketika pulang dan merawat ketika sakit. Karena ketika keadaan darurat, akan lebih mudah meninggalkan meja usaha Anda dibandingkan meninggalkan meja di kantor orang lain.

Kekurangan

Selain beberapa keuntungan yang telah disebutkan tadi, membuka usaha di rumah juga mempunyai beberapa kekurangan. Berikut merupakan beberapa kekurangan dalam menjalani usaha di rumah.

Keuntungan Kecil

Secara umum, dalam jual beli keuntungan yang didapat akan berbanding lurus dengan usaha, pengorbanan dan resiko yang dijalani. Dengan logika ini, modal sedikit serta prosedur yang lebih sederhana pada usaha rumahan memungkinkan untung yang didapatkan pun lebih kecil. Ditambah lagi apabila rumah yang ditinggali berada pada tempat yang kurang strategis. Oleh karena itu, sebelum memulai usaha rumahan, Anda harus benar-benar memperhatikan apa yang dibutuhkan oleh lingkungan sekitar tempat tinggal.

Mengganggu Ketentraman Keluarga

Multitasking terkadang dianggap bermanfaat karena mampu menyelesaikan dua atau lebih pekerjaan dalam satu waktu. Namun, para ahli psikologi menyatakan bahwa sebenarnya multitasking itu kurang efektif. Orang hanya bisa memberikan perhatian dan kesadaran kepada satu hal dalam suatu waktu tertentu. Jika Anda memaksakan untuk mengerjakan beberapa kegiatan pada satu waktu, maka akan terjadi penurunan kinerja. Begitupun yang terjadi jika Anda membuka usaha di rumah. Mungkin Anda bisa mengurus bisnis serta keluarga sekaligus, namun konsekuensinya ada hal yang sedikit terganggu. Kegiatan Anda dalam mengatur segala hal yang berkaitan dengan bisnis bisa saja mengganggu ketentraman keluarga. Konsumen juga bisa datang ketika Anda sedang bermain dan belajar dengan si kecil. Suasana rumah yang padat dan ramai juga bisa memberikan efek kurang nyaman dan mengganggu konsentrasi anak.

Menggunakan Hampir Seluruh Waktu

Anda bisa saja tidak terikat jam kerja kantor dan tidak harus membuang waktu untuk berdesakan di transportasi publik. Namun, orang-orang yang membuka usaha di rumah akan menjalankan aktivitas bisnisnya mulai dari bangun tidur hingga waktu tidur telah tiba. Tanpa disadari, kegiatan ini ternyata menggunakan hampir seluruh waktu dalam satu hari. Di sini dibutuhkan kemampuan untuk mengatur waktu. Berikan waktu operasional usaha yang jelas agar Anda mempunyai waktu istirahat yang cukup, dan agar konsumen juga tahu kapan waktu yang tepat untuk datang kepada Anda.

Kurangnya Kontak dengan Dunia Luar

Banyak orang yang menjalankan usaha berbasis rumahan menderita perasaan terisolasi dan merasa berada di luar lingkaran. Ini tidak mengherankan karena Anda hanya berada di rumah untuk segala aktivitas. Cobalah untuk sesekali mengajak konsumen bercakap, mengikuti diskusi bisnis  di luar atau melakukan perjalanan keluarga. Ini akan membantu Anda me-refresh kembali pikiran dan melihat hal baru di luar.

Manajemen Kurang Teratur

Usaha rumahan biasanya dilakukan kecil-kecilan. Dan usaha seperti ini kerap kali tidak mempunyai manajemen yang tersusun dengan rapi dan detail. Seringkali keuntungan yang didapatkan langsung digunakan untuk kepentingan keluarga dan tidak dicatat dalam catatan keuangan. Ini membuat Anda tidak benar-benar melihat wujud keuntungan yang harusnya didapatkan. Padahal catatan keungan sebenarnya sangat diperlukan untuk menentukan bagaimana perkembangan bisnis saat ini dan bagaimana rencana pengembangan selanjutnya.

Itu tadi beberapa hal yang bisa jadi pertimbangan ketika Anda memutuskan untuk membuka usaha di rumah. Ada beberapa keuntungan dan kekurangan yang bisa dirasakan. Namun dari dua sisi yang bisa Anda dapatkan, hal terpenting adalah mencoba. Ketika mencoba, Anda akan menikmati keuntungan yang didapatkan dari hasil kerja keras Anda, sekaligus bisa belajar mengatasi kerugian yang mungkin ditimbulkan. Karena suatu masalah selalu ada jalan keluarnya.

Untuk masalah keuangan usaha Anda, Jurnal akan membantu mengelolanya. Jurnal adalah software akuntansi online yang akan membantu melihat kondisi keuangan perusahaan dengan mudah, cepat, aman, dan nyaman. Bukan hanya itu, Jurnal juga memiliki fitur lain yang dapat membantu Anda mengelola bisnis seperti fitur stok barang, arus kas, pengaturan transaksi dan lain sebagainya. Daftar di sini untuk mendapatkan free trial selama 14 hari. Dengan Jurnal, Anda bisa merencanakan pengembangan usaha apa yang bisa Anda lakukan selanjutnya lebih mudah.

Author