Jurnal Enterpreneur

Ingin Menjalankan Bisnis Travel? Ketahui Laporan Keuangannya Dulu

Seperti apa bentuk dan contoh laporan keuangan untuk bisnis travel agent itu? Disini blog Jurnal by Mekari akan mengulasnya.

Di saat liburan dan berwisata sudah menjadi kebutuhan utama yang makin disadari oleh banyak orang untuk melepas lelahnya bekerja pada laporan keuangannya dulu.

Maka secara tidak langsung segala bisnis yang terkait dengan hal tersebut tumbuh semakin pesat, salah satunya adalah travel agent.

Apakah saat ini laporan keuangan bisnis Anda sedang berantakan? Jika ya, berarti aktivitas finansial perusahaan sedang tidak tertata rapi yaitu pada kualitas laporan keuangan.

Biasanya, penyebab utama laporan keuangan bisnis travel yang buruk adalah kurangnya pengelolaan keuangan dan pembuatannya yang terburu-buru.

Berikut ini merupakan 9 aktivitas finansial harian hingga tahunan yang terbukti efektif dalam membantu pebisnis serta tim dalam mempersiapkan laporan keuangan.

Sekarang untuk memiliki bisnis travel agent bukanlah hal yang sulit, mengingat banyaknya vendor yang menawarkan kerja sama dengan memberi banyak fasilitas yang dibutuhkan sehingga Anda tinggal menjalankan saja.

Akan tetapi, meskipun terlihat mudah, setiap bisnis membutuhkan pengelolaan keuangan yang baik agar tidak mengalami kerugian.

Pastikan Anda Sudah Pakai Aplikasi Jurnal! Software Akuntansi Online Terpercaya!

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Pastikan Anda Sudah Pakai Jurnal, Software Akuntansi Online Terpercaya!

Lantas bagaimana cara mengelola keuangan travel agent yang memiliki fluktuasi harga tiket sewaktu waktu? Mari kita diskusikan di bawah ini.

Seperti Apa Laporan Keuangan Bisnis Travel Agent Itu?

Seperti Apa Laporan Keuangan Bisnis Travel Agent Itu?

Menurut Veny Jasmine (2017), laporan keuangan bisnis dari perusahaan travel memiliki sedikit perbedaan dibandingkan dengan bisnis dagang biasa. Perbedaan ini terletak pada perlakuan persediaan dan pengakuan harga pokok penjualan tiket.

Dalam bisnis agen tiket ini, persediaan utamanya adalah tiket transportasi. Dimana tiket ini harganya berfluktuasi.

Sehingga, model bisnis jasa agen tiket diwajibkan untuk menyetor sejumlah uang deposit kepada supplier. Jumlah deposit inilah yang identik dengan persediaan barang dalam jenis bisnis dagang konvensional.

Pengakuan persediaan tiket dan harga pokok penjualan lebih tepatnya menggunakan harga pasar. Karena itu agen tiket tidak bisa menghitung berapa nilai persediaan secara fisik pada saat tertentu.

Persediaan yang bisa dinilai pada tanggal neraca adalah jumlah deposit yang tersisa. Akun yang harus dimiliki dalam pencatatan akuntansi pada laporan keuangan travel agent adalah:

  • Deposit ke Supplier
  • Adanya deposit Ke Rekanan (Aset Lancar)
  • Deposit Customer
  • Utang Deposit Ke Rekanan (Kewajiban Lancar).

Baca Juga : 5 Peluang Bisnis yang Cocok untuk Traveller

Transaksi Pada Laporan Keuangan Bisnis Travel

Agar dapat menyelesaikan laporan keuangan dengan waktu yang tinggal sedikit, maka Anda harus disiplin dan jangan membuang-buang waktu.

Siapkan semua informasi tentang data dan bukti untuk membuat laporan keuangan.

Karena seperti yang kita tahu, untuk membuat laporan keuangan memerlukan bukti transaksi sebagai dasarnya.

Setelah itu Anda dapat membuat daftar ceklis seperti jurnal dan buku besar dalam tahun tersebut, juga informasi-informasi lain seperti aset, utang, modal, faktur, dan lain sebagainya.

Semua data tersebut mengumpulkan dengan rapi untuk memudahkan Anda membuat laporan keuangan.

Ini juga merupakan salah satu tips cara membuat laporan keuangan akhir tahun dengan cepat nan akurat.

Sehingga ada beberapa perusahaan yang merasa kewalahan membuat laporan keuangan bisnis travel karena harus terpecah konsentrasinya.

Memeriksa kualitas inventaris perusahaan, khususnya yang telah terpakai, merupakan kegiatan akhir tahun yang sangat penting untuk pelaksanaan aktivitas perusahaan.

Dengan melakukan pemeriksanaan, Anda dapat mengetahui apakah ada peralatan atau perlengkapan perusahaan yang sudah menurun kualitasnya dan harus diganti.

Ingatlah untuk mencantumkan perbandingan pendapatan dan pengeluaran bulan ini dengan bulan sebelumnya agar dapat mengetahui dengan jelas kondisi finansial perusahaan.

Hasilnya dapat menjadi acuan Anda dalam membuat rencana finansial yang lebih baik. Anda dapat menyajikannya dalam bentuk grafik atau chart.

Baca Juga : 7 Tips Memulai & Menjalankan Bisnis Oleh-Oleh Khas Daerah

Transaksi Lain Pada Laporan Keuangan Bisnis Travel

Sedangkan untuk laporan laba rugi akun yang harus ada dalam pencatatan akuntansi adalah Penjualan Tiket dan Harga Pokok Penjualan Tiket.

Kemudian untuk akun lainnya dapat menyesuaikan dengan akun standar perusahaan dagang.

Transaksi pembelian ke supplier dalam jenis bisnis travel sama dengan transaksi penyetoran deposit kepada supplier atau bisa dibilang Down Payment atau DP.

Jadi jurnalnya dalam laporan keuangan bisnis travel adalah deposit ke supplier dilawankan dengan Kas/Bank.

Pada saat tertentu, Anda melakukan pemesanan kepada rekanan lain dikarenakan deposit tidak mencukupi.

Transaksi seperti ini biasanya tidak dilakukan secara tunai.

Sehingga pencatatannya adalah Deposit ke Rekanan pada kolom debit, sedangkan Utang Deposit Ke Rekanan pada kolom kredit.

Transaksi penjualan tiket, jurnalnya bisa dicatat seperti ini, Kas/Bank piutang pada kolom debet sedangkan Penjualan pada kolom kredit.

Saat terjadi penjualan, disitulah diketahui harga pokok penjualan dari tiket tersebut. Karena Harga pokok mengikuti rate harga yang berlaku pada saat terjadinya transaksi.

Maka HPP bisa diakui saat terjadi penjualan, dengan pencatatan jurnal HPP tiket di kolom debit dan Deposit ke Supplier/Rekanan di kolom kredit.

Baca Juga : 6 Langkah Mudah Membuat Laporan Keuangan Bagi Pemula

Contoh Kasus laporan Keuangan Bisnis Travel Agent

Analisis Laporan dan Rasio Keuangan Perusahaan (Penjelasan Singkat)

Perusahaan Travel Agen Tri Perkasa Pada tanggal 1 Januari melakukan deposit pertama kalinya kepada supplier Garuda Indonesia sebesar Rp30.000.000.

Tanggal 3 Januari, Travel Agen Tri Perkasa menjual tiket Garuda Indonesia secara piutang seharga Rp2.175.000

Dan untuk transaksi tersebut, saldo deposit ke pada Garuda Indonesia di potong Rp2.000.000. Jadi sisa saldo depostinya adalah Rp 28.000.000.

Untuk pencatatan jurnal akuntansinya seperti terlihat pada contoh laporan keuangan bisnis travel adalah sebagai berikut;

a. Pencatatan jurnal akuntansi untuk deposit ke Garuda Indonesia Rp30.000.000

Debit Kredit
Deposit (ke Garuda) Rp30.000.000
Kas Rp30.000.000

 

b. Tanggal 3 Januari, terdapat penjualan secara piutang seharga Rp2.175.000 tertera pada laporan keuangan bisnis travel

Debit Kredit
Piutang Usaha Rp2.175.000
Penjualan Tiket Rp2.175.000

 

Baca Juga : Karakteristik dan Berbagai Jenis Deposito untuk Investasi Bisnis

c. Pengurangan Saldo Deposit pada Garuda Indonesia  Rp2.000.000 (Pengakuannya adalah sebagai HPP Tiket)

Debit Kredit
HPP tiket Rp2.000.000
Deposit (Garuda Indonesia) Rp2.000.000

Karena penjualan tiket ini bisa terjadi setiap saat dan pihak travel agent juga pastinya bekerja sama dengan beberapa pihak penyedia jasa transportasi, maka pencatatan akuntansinya akan melibatkan lebih banyak akun dan kompleks.

Agar Anda memiliki kemudahan dalam mengelola bisnis travel agent Anda, maka tidak ada salahnya jika mulai sekarang Anda menggunakan sistem akuntansi online yang akan secara otomatis memasukkan semua pencatatan keuangan Anda ke berbagai laporan keuangan bisnis travel yang Anda butuhkan seperti Jurnal.

Tahukah Anda kalau aplikasi akuntansi online Jurnal by Mekari bisa memudahkan Anda mengelola keuangan perusahaan secara lebih praktis dan akurat. Buktikan dengan coba gratis aplikasi Jurnal dengan klik pada tombol atau banner di bawah ini.

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Kelebihan lain dari Jurnal yakni aksesnya yang mudah dan merupakan salah satu cara membuat laporan keuangan akhir tahun dengan cepat dan akurat

Anda dapat menggunakan Jurnal di mana pun dan kapan pun, lewat ponsel ataupun komputer selama ada jaringan internet.

Dalam hal ini, Anda disarankan untuk menggunakan software akuntansi yang akan secara otomatis memproses laporan-laporan Anda. Salah satunya adalah aplikasi akuntansi jurnal.id.

Formula atau rumus yang telah terprogram dalam software berbasis online ini akan menata data Anda ke dalam bentuk laporan-laporan keuangan bisnis travel, termasuk laporan bulanan atau tahunan sehingga Anda tidak perlu lagi menghabiskan waktu untuk membuat laporan berkali-kali.

Sehingga Anda pembukuan dan laporan keuangan perusahaan Anda di akhir tahun dapat melakukan lebih praktis, cepat dan akurat karena perhitungan melakukan oleh sistem yang terotomatisasi.

Anda juga bisa menggunakan software keuangan perusahaan seperti Jurnal untuk membantu proses pembukuan dalam menjalankan usaha. Selain itu, Jurnal juga dapat membantu Anda untuk menjaga dan meningkatkan performa bisnis. Daftarkan bisnis Anda di Jurnal sekarang juga!

Kategori : Bisnis

Kembangkan bisnis Anda dengan Jurnal sekarang

https://d39otahjdwbcpl.cloudfront.net/wp-content/uploads/2021/04/ic-invite-to-office.svg

Coba Gratis

Akses seluruh fitur Jurnal by Mekari selama 14 hari tanpa biaya apapun

Coba Gratis 14 hari
https://d39otahjdwbcpl.cloudfront.net/wp-content/uploads/2021/04/ic-demo-interaktif.svg

Jadwalkan Demo

Jadwalkan sesi demo dan konsultasikan kebutuhan Anda langsung dengan sales kami

Jadwalkan Demo