Dalam transaksi jual beli online, pembebanan biaya pengiriman diberikan kepada konsumen sesuai dengan berat dan seberapa jauh jarak pengiriman. Terkadang ongkos kirim menjadi lebih mahal dari pada produk yang dibeli. Jika sudah seperti ini, calon konsumen pasti akan kembali  berpikir ulang. Apabila ada produk yang sama dan salah satunya menggratiskan ongkos kirim pasti calon konsumen akan lebih memilih produk dengan gratis ongkir.

 

Para pebisnis online saling berlomba-lomba menyediakan produk dan pelayanan yang baik dengan memberikan promo gratis ongkir. Tetapi, Anda harus berhati-hati dalam menggratiskan biaya pengiriman. Jangan sampai Anda salah perhitungan yang dapat menyebabkan Anda mengalami kerugian. Sebelum memberikan promo gratis ongkos, ada beberapa hal yang harus diperhatikan.

 

Perhatikan Kualitas

Ketika Anda memberikan promo gratis ongkir, bukan berarti kualitas produk yang Anda tawarkan menurun. Tetap perhatikan kualitas produk Anda  meski penjualan meningkat akibat promo gratis ongkir. Karena alasan konsumen membeli produk Anda selain tertarik dengan promo tersebut pasti juga karena kualitas produk Anda yang terjamin. Ingat, fokus utama dalam pemasaran adalah kualitas produk.

 

Tentukan Jangka Waktunya

Penentuan jangka waktu promo gratis ongkir sangat diperlukan. Perhatikan kapasitas Anda, jangan sampai karena antusias tinggi dan penjualan meningkat Anda mengorbankan yang lain, seperti kemampuan produksi, kemampuan sumber daya manusia, dan lainnya. Penentuan jangka waktu ini harus Anda tentu setelah Anda memutuskan untuk membuat promo gratis ongkir. Anda juga bisa memberikan promo gratis ongkir di momen tertentu, seperti hari gajian, hari kemerdekaan, promo ramadan, dan sebagainya.

 

Hitunglah dengan Cermat

Sebelum membuat promo gratis ongkir, Anda harus melakukan penghitungan dengan cermat. Jangan sampai Anda mengalami kerugian hanya karena memberikan promo gratis ongkir. Ada beberapa yang harus Anda perhitungkan sebelum membuat promo ini, seperti berapa stok produk promo yang ditawarkan, dan berapa laba produk jika terjual semua. Usahakan laba dari produk tersebut masih terdapat sisa keuntungan setelah dikurangi biaya ongkir.

 

Tentukan Batas Minimum Pembelian

Untuk memberikan promo gratis ongkir, Anda dapat menentukan batas minimum pembelian sebagai syarat dan ketentuan mendapatkan promo ini. Dengan begitu, Anda dapat meminimalisasi kerugian yang mungkin Anda dapatkan. Anda bisa memberikan batas minimum seperti, gratis ongkir jika Anda melakukan pembelian di atas Rp200.000, atau gratis ongkir berlaku untuk pembelian kedua, jika konsumen hanya membeli 1 produk maka promo gratis ongkir tidak dapat digunakan, dan sebagainya.

 

Tentukan Produk Promo

Anda tidak harus memberikan gratis ongkos kirim untuk semua produk. Tentukan beberapa produk yang dapat konsumen pilih sebagai syarat dan ketentuan mengikuti promo ini. Pilihlah produk yang masih memiliki stok yang masih banyak. Misalnya, produk bulan lalu yang mungkin kurang laku dijual, Anda dapat mengalokasikan produk tersebut. Cara ini dapat menguntungkan Anda karena dapat menghabiskan stok barang yang ada meski dengan keuntungan yang tidak signifikan.

 

Gratis Ongkir untuk Wilayah Tertentu

Selain Anda dapat memberikan promo gratis ongkir pada produk-produk tertentu. Anda juga bisa memberikan promo pada wilayah tertentu. Misalnya gratis ongkir untuk wilayah Jawa-Bali, dan untuk wilayah lainnya Anda bisa memberikan subsidi ongkir. Hal ini juga bisa menarik minat konsumen untuk menghemat biaya pengiriman.

 

Hindari Menaikkan Harga

Sistem gratis ongkir adalah untuk menekan biaya dengan cara mengurangi margin keuntungan dengan harapan meningkatkan penjualan sehingga dapat menutupi margin keuntungan yang kecil tersebut. Oleh karena itu, hindari untuk menaikkan harga normal, kemudian menggratiskan ongkos kirimnya. Hal ini justru membuat pelanggan pergi, karena di toko sebelah harga produk jauh lebih murah. Hal ini juga dapat memberikan kesan negatif, di mana seakan-akan Anda menginginkan laba yang tinggi dengan mempermainkan harga produk.

Dalam berbisnis online banyak sekali aspek binis yang harus diperhatikan, salah satunya adalah keuangan. Untuk mempermudah mengelola keuangan bisnis online, Anda dapat mulai membuat laporan keuangan dengan software akuntansi seperti Jurnal. Jurnal dapat membantu Anda membuat laporan keuangan secara instan di mana pun dan kapan pun. Dengan memiliki laporan keuangan, Anda dapat lebih mudah melihat kondisi sekaligus menganalisa keuangan perusahaan. Temukan info dan fitur lain dari Jurnal di sini.