Panduan Lengkap Bisnis Usaha Bengkel Motor yang Menjanjikan

Orang yang sukses adalah orang yang kalian melihat peluang, atau setidaknya mengerti kemauan dan selera pasar. Pasti kamu sering mendengar kalimat itu berulang kali terutama saat sedang membicarakan bisnis atau usaha.

Karena sejatinya hal tersebut memang benar adanya, mengingat selera pasar atau siapa target jualan untuk bisnis yang akan kamu geluti merupakan faktor penting keberhasilan suatu bisnis.

Apa pasar atau market yang paling potensial di Indonesia selain industri kuliner? Jawabannya adalah fashion dan otomotif. Terbukti sudah berapa banyak butik kecantikan dan usaha yang berkaitan dengan otomotif yang terbukti sukses, bukan?

Mungkin Anda tidak tahu bahwa sebuah usaha bengkel motor bisa dapat 1-2 sampai 2-3 juta perhari, kalau dihitung kasar bisa 50 juta/bulan minimal, mantap kan?

Kali ini kita akan membahas bisnis dalam lingkup dunia otomotif terutama roda dua, yaitu cara memulai usaha bengkel motor yang menjanjikan.

usaha bengkel

Ide dan Peluang Usaha Bengkel Motor

Sepeda motor merupakan moda transportasi paling populer di negeri ini, dan itu bukanlah suatu hal yang mengejutkan. Menurut Gaikindo atau asosiasi industri otomotif Indonesia, jumlah sepeda motor di seluruh Tanah Air pada 2018 sebanyak 14.830.698 unit.

Angka tersebut merupakan jumlah yang luar biasa besar dan angka itu terus bertambah tiap tahunnya.

Sepeda motor begitu dicintai orang – orang karena ia menyajikan transportasi yang lincah, cepat, dan yang terpenting adalah hemat serta affordable.

Bahkan banyak orang yang menggunakan sepeda motor bukan hanya sebagai sarana transportasi, tetapi menjadikannya sebagai hobi. Orang – orang tersebut rela mengeluarkan kocek dalam untuk memodifikasi atau melakukan perawatan untuk sepeda motornya.

Lihat juga bisnis terkait otomotif yaitu rental kendaraan dan bisnis leasing yang mungkin terkait dengan kendaraan.

Hal ini menjadikan industri sepeda motor dan turunannya sebagai pasar yang luar biasa besar dan potensial, dan cenderung akan selalu berkembang. Maka dari itu ide membuka usaha bengkel motor adalah suatu peluang bisnis yang sangat menjanjikan.

Hebatnya lagi apabila konsumen sudah percaya pada suatu bengkel, maka orang tersebut akan cenderung kembali lagi bahkan dengan sukarela mengajak orang lain ke bengkel tersebut.

Banyak sekali hal yang bisa kamu “jual” apabila kamu membuka usaha bengkel motor.

Para konsumen datang ke bengkel tidak hanya karena ingin servis rutin atau memperbaiki kendaraan mereka, namun seperti yang sudah disinggung di atas, tidak sedikit para pengguna roda dua tersebut yang datang ke bengkel karena ingin memodifikasi atau meningkatkan ‘level’ tunggangannya.

Jadi sudah sangat jelas peluang dan potensi pada bisnis usaha bengkel motor, jikalau kamu ingin menekuni usaha bengkel tersebut.

Meski demikian, layaknya semua jenis bisnis lain, usaha bengkel motor pun memiliki pelbagai tantangan dan rintangannya tersendiri. Hal itu akan kita bedah pada pembahasan berikut.

usaha bengkel

6 Alasan Masuk Akal Mengapa Usaha Bengkel Menjanjikan

1. Kebutuhan Bukan Atas Dasar Tren

Pada masa ini, sudah menjadi suatu kewajaran jika ‘tren’ dapat mempengaruhi pola perilaku dan gaya hidup masyarakat sesuai zamannya. Apalagi tren kendaraan bermotor.

Tren model dan modifikasi kendaraan bermotor terus berevolusi, dari motor dan mobil sport, hingga motor dan mobil balap jadul, dari motor gede hingga vespa, dan lain-lain.

Sadarkah Anda? Tren modifikasi motor dan mobil yang terus berubah-ubah menandakan bahwa industri perbengkelan sangat atraktif. Jika Anda jeli, Anda akan menyadari adanya sebuah kepastian di tengah ketidakpastian tren modifikasi motor yaitu ‘kebutuhan masyarakat atas jasa usaha bengkel’.

Tidak peduli seekstrem apa pun perubahan tren kendaraan bermotor, jasa bengkel akan tetap menjadi sebuah kebutuhan pasti bagi setiap pemilik kendaraan pribadi.

Pada intinya, selama mayoritas masyarakat masih membutuhkan dan menginginkan kendaraan pribadi, selama itu pula kebutuhan atas jasa bengkel tidak mengenal istilah basi. Tidak ada kan istilah ‘tren pergi ke bengkel’?

2. Dibutuhkan oleh Hampir Setiap Lapisan Masyarakat

Kepemilikan kendaraan pribadi sudah menjadi hal yang wajar terjadi, baik di lapisan masyarakat atas, menengah,  maupun bawah. Bagaimanapun kondisi ekonomi, tingkat pendidikan, gender, ataupun kondisi sosial, setiap pemilik kendaraan pribadi membutuhkan bengkel sebagai tempat perawatan dan perbaikan motor dan mobil yang mereka miliki.

Motor dan mobil memang beraneka ragam. Keragaman tersebut menuntut adanya proses perawatan yang berbeda-beda. Akan tetapi, berapapun harga mobil serta dari mana pun mobil itu berasal, setidaknya setiap motor atau mobil tetap membutuhkan perawatan standar yang sama secara terus menerus.

Seperti contohnya ganti aki dan ganti oli, atau servis yang bersifat darurat seperti isi angin dan tambal ban. Nah, perawatan standar tersebut adalah teknik mumpuni yang harus dimiliki setiap bengkel demi menunjang kebutuhan standar konsumen di masa ini.

3. Kebutuhan yang Sifatnya Terus Menerus

Bengkel bagi kendaraan bagaikan makan bagi makhluk hidup. Setiap makhluk hidup tidak mungkin tidak butuh makanan selama ia masih ingin hidup.

Setiap pemilik kendaraan pun tidak mungkin tidak pergi ke bengkel selama ia masih menginginkan kendaraanya berfungsi dengan baik. Semakin sering motor dan mobil digunakan, semakin besar pula perawatan yang dibutuhkan.

Sejak seseorang membeli mobil atau motor untuk pertama kali, sejak saat itulah ia terdaftar sebagai konsumen yang akan membutuhkan jasa bengkel secara terus menerus. Sebagaimana telah dijelaskan di awal, Kompas.com (2016) menyatakan bahwa kepemilikan kendaraan pribadi di Indonesia meningkat rata-rata sebesar 6 juta per tahun.

Otomatis, setiap tahun terdapat jutaan konsumen baru yang masih membutuhkan jasa bengkel. Lalu, kenapa Anda masih ragu dengan usaha bengkel? Coba bayangkan! Dari angka 6 juta tersebut, kira-kira berapa yang akan menjadi konsumen baru Anda tiap tahun dari usaha bengkel ini?

4.  Tingginya Tingkat Permintaan

Pasar industri mobil Indonesia merupakan pasar terbesar se Asia Tenggara dengan penjualan mobil mencapai 124.348.224 unit. Industri otomotif Indonesia juga tumbuh dengan angka positif di 2 tahun terakhir. A

ngka-angka tersebut menunjukkan bahwa permintaan konsumen di Indonesia pada kebutuhan jasa bengkel cukup tinggi dan diprediksi akan terus meningkat di masa yang akan datang.

5. Kemudahan Menemukan Produk Usaha

Jika Anda berminat membuka bisnis bengkel, pastikan peralatan yang Anda gunakan berkualitas. Kualitas merupakan hal yang sangat berpengaruh pada keuntungan dan keberlangsungan bisnis bengkel Anda.

Semakin baik kualitas peralatan yang Anda gunakan, semakin lama pula ketahanan fungsi peralatan tersebut. Peralatan yang berkualitas setidaknya memiliki umur ekonomis hingga 5 tahun. Dengan kata lain peralatan tersebut dapat  memberikan manfaat dan keuntungan hingga 5 tahun.

6. Mudah Dimulai Walau Dengan Modal Terbatas

Ingin segera memulai bisnis bengkel tapi terhalang modal? Jangan khawatir! Asalkan Anda menguasai kualitas teknisnya, semuanya akan menjadi mudah kok! Untuk masalah keterbatasan modal dapat diselesaikan melalui 2 cara. Cara pertama adalah dengan melakukan pembelian peralatan secara kredit.

Cara kedua adalah dengan memulai usaha bengkel dengan langkah kecil, yaitu dengan memberikan pelayanan sederhana dengan memanfaatkan peralatan yang sederhana pula. Seperti penggantian oli dan tambal ban. Jika Anda berkomitmen dan telaten menggelutinya, lambat laun usaha bengkel Anda juga akan berkembang menjadi besar.

Cara Memulai Usaha Bengkel Motor yang Tahan Lama

Untuk bisa memulai usaha bengkel motor, kamu setidaknya harus sedikit paham dunia per-sepeda motor-an. Sama seperti jenis bisnis lainnya, kamu bisa mempelajarinya secara formal lewat sekolah, kampus atau bisa juga secara informal, seperti terjun langsung ke wilayah tersebut. Bahkan banyak orang yang berbisnis usaha bengkel motor di awali oleh hobi mereka terhadap dunia roda dua.

Jika kamu memang sudah memiliki background tersebut selanjutnya adalah menyiapkan modal dan strategi bisnis. Untuk itu di artikel kali ini kita akan membahas cara – cara untuk bisa membuka usaha bengkel motor, dan berikut langkah – langkahnya:

1.    Passion

Modal utama yang harus dimiliki adalah passion, hobi, dan kesukaan pada dunia otomotif sebab itu yang membuat kita bersemangat setiap hari untuk menangani bisnis. Harus mau turun tangan sendiri bertemu dengan customer dan mengetahui keluhan yang mereka hadapi.

2.     Goals & Belajar

Membuka usaha bengkel harus punya tujuan yang ingin dicapai. Membangun bisnis tidak semudah yang dibayangkan. Peter Nawilis mengakui bahwa ketika bisnisnya sempat anjlok, saat itu dia merasa sudah tidak mampu menangani bengkel lagi. Sampai akhirnya dia bertemu dengan seorang mentor.

3.    Positioning

Bagi yang ingin memulai bisnis bengkel, melakukan riset market menjadi kunci utama dalam berbisnis. Kita harus memahami, segmen mana yang mau disasar. Dari situ kita mengetahui target pasar serta positioning bengkel kita mau seperti apa.

Dengan begitu nantinya kita dapat dengan mudah mengetahui Unique Selling Proposition (USP) kita dibandingkan dengan kompetitor. Kita harus punya keunikan yang menonjol dari competitor.

Untuk yang sudah memiliki bisnis bengkel, kita bisa melakukan scanning kekurangan bisnis kita dari 4 faktor seperti brand management, operation management, service marketing, dan financial management. Kemudian kita belajar dan mencari referensi.

Lalu untuk pengelolaan secara profesional, kita harus tahu kurangnya dimana. Kita bisa belajar dan mencari referensi dengan mengikuti coaching atau pelatihan-pelatihan.

4.    Survei Lokasi!

Setelah tiga hal di atas, dari segi persiapan poin ini menjadi hal yang harus diperhatikan sebelum membuka bengkel. Mapping area juga sangat penting terutama yang baru buka cabang.

Untuk mendirikan bengkel baru atau cabang harus benar-benar dari survei lokasi, melakukan perhitungan dan lainnya yang menjadi tolok ukur kita menyusun investasi tersebut, sehingga Capital Expenditure atau Pembelanjaan Modal yang akan dikeluarkan bisa seminim mungkin tanpa mengurangi kualitas dari peralatan.

Bahkan dari kondisi badan jalan, dan hal-hal yang berhubungan lokasi tersebut seperti posisi di perempatan atau pertigaan juga harus diperhitungkan. Per menitnya berapa mobil yang lalu lalang atau misalnya satu arah dan dua arah, itu juga harus dihitung.

5.    Sumber Daya Manusia yang Andal

Ini yang tidak kalah penting, montir handal untuk bengkel. Paling tidak, kita memiliki satu montir andal dan dapat dipercaya.

Selebihnya, kita bisa meng-hire pegawai lain untuk membantu montir yang diawasi oleh mekanik profesional. Bahkan untuk semakin meningkatkan skill para mekanik agar terus naik kelas, kita juga dapat memberikan training rutin atau pelatihan kepada mereka.

Maka dari itu pentingnya training untuk para manpower dengan SOP yang tepat, karena kalau tidak maka kualitas service-nya akan menurun dan akan di-komplain oleh customer. Bisnis itu kuncinya pada man power, karena yang bisa maintenance SDM dengan baik, itulah yang jadi pemenang.

Sebagai informasi tambahan, bagi Anda yang sudah memiliki bisnis ini, dengan adanya bantuan aplikasi pencatatan stok barang dan program akuntansi terbaik tentu saja akan meningkatkan kemudahan SDM dalam usaha bengkel yang akan ditekuni.

6.    Distributor Peralatan yang Terpercaya

Hal lain yang tentu sangat fundamental ialah soal kesiapan peralatan. Memilih peralatan adalah langkah kita dalam berinvestasi, maka pilihlah distributor yang menjual peralatan kualitas yang bagus dan harga kompetitif.

Ia pun menambahkan, bahwa distributor yang terpercaya, biasanya sudah memiliki standar kualitas yang baik. Selain itu juga bisa dipertanggungjawabkan produk-produknya, jadi ketika ada kendala, bisa dengan mudah untuk berkonsultasi dengan sales terkait, bahkan dari sisi after sales-nya pun akan lebih mudah. Dengan demikian pemilik bengkel pun dapat memberikan layanan terbaik untuk customer.

7.    Usaha Bengkel Harus Selalu Update

Tren dunia otomotif tentunya akan selalu update. Sebagai pebisnis bengkel tentunya kita tidak boleh tinggal diam. Kita harus banyak belajar dan update terhadap tren yang sedang terjadi saat ini serta melihat apa yang terjadi nanti ke depannya. Kita harus banyak belajar dari teknologi bengkel di luar negeri, dan  melihat kelebihannya.

usaha bengkel

Strategi Agar Usaha Bengkel Ramai

Memiliki lokasi strategis memang mempunyai pengaruh besar terhadap ramai tidaknya bisnis bengkel. Selain lokasi strategis, ada cara lain yang bisa meningkatkan volume pelanggan agar bengkel ramai pengunjung, di antaranya:

1. Menentukan konsep

Tentukan konsep bengkel yang ingin Anda buka, apakah Anda ingin membuka bengkel motor tertentu, seperti motor matic, motor sport, atau motor gede. Kemudian apakah Anda akan menerima jasa servis saja atau menerima layanan lainnya seperti modifikasi. Tentukan juga target market yang jelas.

Jika keahlian montir hanya bisa mengatasi permasalahan motor matic maka jangan paksakan untuk menangani jenis motor lainnya, karena selain berisiko Anda juga bisa mempertaruhkan reputasi bengkel menjadi lebih buruk.

Lebih baik Anda mempekerjakan montir yang mempunyai keahlian di segala bidang atau Anda juga bisa bekerja sama dengan beberapa montir dengan keahlian yang berbeda-beda. Semakin banyak pelayanan yang dapat diberikan, maka semakin luas target pasar Anda.

Penentuan konsep ini juga dapat berpengaruh pada besaran modal yang harus Anda keluarkan, contohnya bengkel moge memungkinkan membutuhkan lahan yang besar dan peralatan yang lebih khusus.

2. Promosi tepat sasaran

Promosi bisa dilakukan dengan memasang banner atau spanduk mengenai informasi promo yang ingin Anda tonjolkan agar menarik minat pelanggan. Misalnya pada musim tertentu, Anda dapat memberikan promo gratis cuci motor setelah pelanggan melakukan transaksi dengan jumlah tertentu di bengkel Anda.

Promo ini dapat dilakukan berkala sesuai dengan keadaan usaha Anda. Promo lain misalnya pelayanan gratis untuk cek oli dan rem. Selanjutnya keputusan kembali pada pemilik motor, apakah mau melakukan layanan selanjutnya atau tidak.

Dari contoh-contoh promo di atas bisa Anda kembangkan sendiri dan tentukan sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Dengan begitu Anda akan memperoleh pelanggan yang lebih banyak.

3. Kejujuran montir

Banyak terjadi kasus penyalahgunaan pelayanan yang seharusnya tidak perlu. Pelanggan merasa tertipu karena montir menyarankan servis yang sebenarnya tidak dibutuhkan.

Padahal servis tersebut bisa dilakukan pada bulan-bulan berikutnya. Oleh karena itu peran dan kejujuran montir atau mekanik sangat berpengaruh terhadap loyalitas pelanggan.

Banyak konsumen yang tidak terlalu paham tentang seluk beluk mesin sehingga mereka membutuhkan tempat konsultasi bengkel yang jujur.

Berikan informasi yang jelas mengenai kondisi kendaraan, apa saja yang harus diperbaiki, kemudian kendala apa yang dialami jika tidak segera diperbaiki atau kapan waktu yang tetap bagi pelanggan untuk mengganti sparepart.

Dengan memberikan informasi yang tepat dan pelayanan terbaik untuk para pelanggan, memungkinkan pelanggan akan menggunakan jasa Anda kembali.

4. Pelayanan setelah servis

Kembangkan pelayanan Anda demi membangun citra bisnis yang baik. Mintalah data konsumen sebagai bentuk kepedulian usaha Anda.

Setelah perbaikan dalam waktu dua atau tiga hari, tanyakan kepada konsumen mengenai kondisi kendaraan pasca perbaikan melalui pesan singkat atau telpon. Dengan begitu konsumen akan merasa memperoleh kepedulian dari bengkel Anda, sehingga dapat meningkatkan loyalitas pelanggan.

5. Memberikan layanan yang tidak dilakukan bengkel lain

Lakukan riset di beberapa bengkel yang dekat dengan bengkel Anda. Apa saja pelayanan yang belum mereka miliki kemudian lakukan inovasi untuk membuat layanan yang berbeda dari bengkel-bengkel lainnya.

Misalnya membuat layanan antar jemput kendaraan atau servis di tempat. Layanan ini memungkinkan menarik lebih banyak pelanggan yang membutuhkan servis lebih cepat dibanding harus mendatangi bengkel Anda.

Cara lain yang dapat menarik hati pelanggan adalah memperbaiki kerusakan yang tidak bisa dilakukan oleh bengkel lainnya.

6. Memanfaatkan komunitas

Saat ini banyak komunitas yang tergabung berdasarkan tipe motor. Untuk menarik minat banyak komunitas tersebut ada strategi jitu yang bisa Anda lakukan yaitu aktif mengikuti komunitas motor tertentu.

Dengan begitu Anda bisa memiliki koneksi yang luas. Jika Anda sudah aktif, Anda dapat dengan mudah merekomendasikan jasa bengkel Anda kepada semua anggota dari komunitas yang Anda ikuti.

Berikan promosi atau layanan khusus bagi anggota yang melakukan perbaikan di bengkel Anda. Jika mereka puas, maka kemungkinan besar akan merekomendasikan bengkel Anda ke teman-teman lainnya.

Selain beberapa poin di atas, perhatikan juga waktu perbaikan motor. Beberapa pelanggan tidak mau menunggu terlalu lama karena kendaraan akan digunakan.

Berikan penjelasan kepada pelanggan mengenai waktu yang dibutuhkan mekanik untuk memperbaiki motor. Pelanggan akan memaklumi dan mengerti jika Anda memberitahu dengan baik dan sopan. Itulah beberapa strategi jitu memulai bisnis bengkel bagi pemula.

Kategori : BisnisInspirasi

Kembangkan bisnis Anda dengan Mekari Jurnal sekarang

https://www.jurnal.id/wp-content/uploads/2021/04/ic-invite-to-office.svg

Coba Gratis

Akses seluruh fitur Mekari Jurnal selama 14 hari tanpa biaya apapun

Coba Gratis 14 hari
https://www.jurnal.id/wp-content/uploads/2021/04/ic-demo-interaktif.svg

Jadwalkan Demo

Jadwalkan sesi demo dan konsultasikan kebutuhan Anda langsung dengan sales kami

Jadwalkan Demo