Salah satu bisnis yang tidak ada matinya sampai sekarang ialah bisnis kuliner. Namun ketatnya persaingan bisnis di bidang ini membuat para pelaku bisnis-nya harus memutar otak untuk membuat suatu terobosan baru. Saat ini bisnis kuliner berkonsep food truck sedang ‘naik daun’ di Indonesia. Food truck sendiri merupakan jenis usaha di bidang makanan dan minuman yang semua kegiatan operasional-nya meliputi penyiapan atau memasak, penyajian, dan penjualannya dilakukan di dalam sebuah kendaraan besar.

Namun usaha beromzet tinggi ini juga menyimpan risiko usaha yang tak kalah tinggi dan kerap berujung pada bangkrutnya pemilik usaha. Ketua Asosiasi food truck Indonesia (AFTI), Joko Waluyo mengatakan bahwa bisnis berkonsep food truck memiliki prospek yang bagus. Namun berdasarkan data yang ditemukan di lapangan, 20% sampai 30% dari pengusaha food truck umumnya gugur di dua bulan pertama operasional-nya. Oleh karena risikonya yang cukup tinggi, Anda harus mempersiapkannya segala-nya dengan matang. Berikut adalah beberapa tips yang dapat Anda pelajari ketika akan membangun bisnis ini.

1. Mengikuti Berbagai Event & Bazzar

Kegiatan event dan bazar merupakan ajang yang paling efektif untuk mengenalkan bisnis food truck Anda ke masyarakat. Bahkan kini sering terdapat event dan bazzar yang bertemakan food truck. Walaupun masih terbilang jenis bisnis yang unik di negara ini, akan cukup menarik perhatian para calon konsumen untuk datang dan mengenalinya dengan lebih dekat. Selain itu, dengan food truck juga tidak memerlukan lokasi yang terlalu luas. Transaksi bisa dilakukan melalui food truck dan cukup cepat.

2. Bergabung dengan Komunitas

Bergabung dengan komunitas atau asosiasi tertentu khusus food truck mempunyai banyak keuntungan. Anda akan banyak terbantu ketika bisnis sedang mengalami berbagai Kendala. Karena komunitas atau asosiasi tersebut akan membantu untuk mengarahkan para membernya agar sukses di bisnis ini. Anda juga akan mendapat banyak pelajaran mengenai kiat membangun bisnis ini dari awal mulai berjualan. Bergabung dengan komunitas akan menambah pengalaman dan bertukar pikiran karena memiliki usaha yang sama.

3. Tentukan Lokasi Berjualan

Walaupun sangat fleksible karena food truck dapat dengan mudah memilih lokasi untuk berjualan. Namun tetap pastikan kalau lokasi tempat Anda berjualan harus strategis, yaitu daerah yang ramai oleh orang-orang. Yang terpenting adalah perlu ada kesesuaian antara jenis kuliner yang ditawarkan dengan segmen konsumennya. Seperti apabila Anda menjual makanan modern yang harganya cukup mahal, maka Anda bisa berjualan di halaman mall-mall terkemuka. Begitu juga sebaliknya. Penyesuaian ini akan membantu lancarnya penjualan kuliner Anda.

4. Gunakan Media Sosial untuk Pemasaran

Anda dapat menggunakan jejaring media sosial sebagai strategi pemasarannya. Dengan menggunakan Facebook, Instagram, Twitter sebagai media untuk memperkenalkan dan mempromosikan food truck Anda. Media sosial tersebut dapat Anda gunakan untuk memberitahukan lokasi tempat food truck Anda sedang berjualan serta membagikan promo yang sedang berlaku pada hari itu.

Bagi Anda yang sedang mencari ide bisnis di bidang kuliner, tidak ada salahnya mencoba konsep bisnis food truck seperti ini. Dengan berbagai keuntungan yang ditawarkan, bisnis food truck dapat menjadi sebuah peluang bisnis yang sangat menjanjikan. Karena pada dasarnya memulai bisnis food truck sama dengan bisnis lainnya, Anda harus memperhitungkan segalanya. Selain itu melakukan riset pasar dan terus berinovasi prodk juga akan membantu bisnis food truck berjalan dengan lancar.