Jurnal Enterpreneur

Ketahui Sumber Pendapatan Pasif untuk Modal Usaha

Seperti apa itu pengertian, juga contoh penghasilan atau pendapatan pasif adalah? Manakah yang termasuk penghasilan aktif dan pasif? Blog Jurnal by Mekari akan mengulasnya disini.

Pada dasarnya, ada beberapa jenis sumber pendapatan.

Diantaranya adalah pendapatan super aktif, pendapatan aktif, dan pendapatan pasif.

Ketahui lebih lengkap tentang ketiga jenis sumber pendapatan, dan bagaimana cara mudah mendapatkan pendapatan pasif.

Kemudian bagaimana cara mendapatkan pendapatan pasif yang dapat dipergunakan untuk modal usaha Anda?

Pastikan Anda Sudah Pakai Aplikasi Jurnal! Software Akuntansi Online Terpercaya!

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Seperti apa itu pengertian, juga contoh penghasilan atau pendapatan pasif adalah? Manakah yang termasuk penghasilan aktif dan pasif? Pastikan Anda Sudah Pakai Jurnal, Software Akuntansi Online Terpercaya!

Apa Itu Pengertian, Contoh Penghasilan Atau Pendapatan Pasif Adalah?

Simak uraian lengkapnya di bawah ini.

Jenis-Jenis Sumber Pendapatan

Seperti apa itu pengertian, juga contoh penghasilan atau pendapatan pasif adalah? Manakah yang termasuk penghasilan aktif dan pasif? Blog Jurnal by Mekari akan mengulasnya disini.

Ada beberapa jenis sumber pendapatan yang perlu Anda ketahui, di antaranya adalah seperti berikut ini:

1. Pendapatan Super Aktif

Pendapatan super aktif atau super active income merupakan sumber pendapatan yang hanya bisa didapatkan jika Anda bekerja.

Jika Anda tidak bekerja (apapun alasannya), maka Anda tidak akan mendapatkan uang.

Jenis sumber pendapatan yang satu ini adalah sumber pendapatan yang paling buruk dalam jangka panjang.

Pendapatan ini hanya cocok bagi Anda yang belum menikah yang tidak memiliki terlalu banyak kebutuhan.

Selain itu, pendapatan ini juga cocok bagi Anda yang sedang mengumpulkan modal.

Namun, pendapatan super aktif biasanya jumlahnya kecil.

Contoh pekerjaan yang merupakan sumber pendapatan super aktif adalah profesi karyawan, pengacara, dokter, konsultan, guru, dan pengusaha yang bekerja sendiri.

Baca juga: Menjadi Pelaku Usaha Kreatif Muda yang Sukses

2. Pendapatan Aktif

Sementara pendapatan aktif atau active income merupakan sumber pendapatan yang tidak membutuhkan Anda sebagai tenaga operasional.

Melainkan Anda hanya sebagai perencana strategi dan pengembangan usaha atau bisa disebut sebagai manajer.

Sumber pendapatan ini memang jauh lebih menenangkan, karena selain mendapatkan pendapatan yang cukup besar dari pengembangan usaha Anda, Anda juga dapat meninggalkan pekerjaan tersebut selama beberapa waktu.

Tujuan Anda adalah hanya membuka cabang baru, menambah karyawan, membeli kebutuhan karyawan, dan lain sebagainya.

Lalu setelah ini Akan dibahas mengenai contoh penghasilan atau pendapatan pasif adalah seperti apa.

Baca Juga : Pengertian dan Konsep Pendapatan Nasional

3. Pendapatan Pasif

Sedangkan pendapatan pasif atau passive income merupakan sumber pendapatan yang sama sekali tidak membutuhkan kerja keras Anda.

Pendapatan pasif merupakan pendapatan yang dihasilkan dari pekerjaan pasif.

Misalnya Anda sebagai pemilik rumah kos yang mendapatkan pendapatan pasif dari kos-kosan.

Atau, Anda sebagai penulis buku yang mendapat royalti atas penjualan buku karangan Anda, dan lain sebagainya.

Tahukah Anda kalau aplikasi akuntansi online Jurnal by Mekari bisa memudahkan Anda mengelola keuangan perusahaan secara lebih praktis dan akurat. Buktikan dengan coba gratis aplikasi Jurnal dengan klik pada tombol atau banner di bawah ini.

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Contoh Cara Menghasilkan Pendapatan Atau Penghasilan Pasif Untuk Modal Usaha

Baca Juga : Mengenal Jurnal Penyesuaian dan Cara Pencatatannya

Contoh Cara Menghasilkan Pendapatan Atau Penghasilan Pasif Untuk Modal Usaha Adalah Sebagai Berikut

Seiring perkembangan zaman, seseorang tidak lagi dimungkinkan hanya mengandalkan active income atau pendapatan aktif saja untuk memenuhi kebutuhan masa kini dan masa mendatang.

Oleh karena itu, sudah saatnya kini Anda untuk mulai memiliki pendapatan sampingan, seperti memulai bisnis sendiri agar mendapatkan pendapatan pasif.

Namun permodalan untuk memulai bisnis ternyata mengundang persoalan tersendiri.

Apabila penghasilan Anda belum mencukupi untuk dijadikan sebagai modal usaha, maka Anda dapat melakukan investasi untuk menggandakan uang yang Anda miliki saat ini.

Jenis investasi yang tepat untuk dijadikan sebagai salah satu sarana menggandakan uang untuk modal usaha ditentukan dengan rencana permodalan Anda.

Jika Anda membutuhkan modal usaha dalam jangka waktu di bawah lima tahun, maka Anda dapat melakukan investasi jangka pendek.

Berikut ini adalah macam-macam investasi jangka pendek yang bisa Anda pertimbangkan :

1. Tabungan

Merupakan salah satu bentuk investasi yang sederhana dan fleksibel.

Anda sendiri yang menentukan besaran setoran, kapan Anda melakukan penyetoran, dan periode simpanannya.

Namun karena Anda menggunakan tabungan sebagai investasi, maka Anda harus lebih disiplin dalam melakukan penyetoran.

Baca Juga : Pengertian Pajak Penghasilan dan Cara Menghitungnya

2. Salah Satu Contoh Penghasilan Pasif Adalah Surat Berharga

Contoh penghasilan atau pendapatan pasif yang kedua adalah surat berharga.

Menabung surat berharga, baik itu saham maupun obligasi.

Pastikan saham atau obligasi yang akan Anda beli terbukti sehat.

Anda dapat melakukan investasi jenis ini melalui perusahaan-perusahaan sekuritas ataupun melalui bank.

Selain itu, Anda juga dapat menentukan apakah Anda menginginkan manfaat dalam jangka menengah atau jangka panjang.

Namun karena tujuan Anda adalah untuk modal bisnis, maka Anda dapat memilih jangka waktu menengah yaitu di bawah 5 tahun.

Salah satu surat berharga yang bisa Anda beli adalah Obligasi Ritel Indonesia (ORI), yaitu obligasi yang dikeluarkan oleh pemerintah untuk biaya pembangunan.

Baca Juga : Jenis-Jenis dan Cara Menghitung Pajak Penghasilan Badan

3. Reksadana

contoh penghasilan atau pendapatan pasif yang selanjutnya adalah reksadana.

Reksadana berjangka waktu pendek, contohnya adalah reksadana pasar uang.

Caranya pun cukup mudah karena ada banyak lembaga keuangan yang menjual reksadana.

Sesuai dengan namanya, reksadana pasar uang berkutat hanya di pasar uang sehingga lebih aman dari jenis reksadana lainnya.

Reksadana jenis ini memiliki beberapa keunggulan, yaitu Anda tidak perlu aktif merawat investasi Anda karena tugas tersebut akan dijalankan oleh seorang Manajer Investasi.

Keunggulan lainnya adalah keuntungan yang lebih tinggi dari deposito, dan jangka waktu yang lebih fleksibel.

Di atas adalah contoh bagi Anda yang berencana ingin memulai atau merintis usaha dengan menggunakan pendapatan pasif seperti yang telah dijelaskan.

Baca juga: Strategi Manajemen Keuangan Praktis bagi UMKM

Kelola Keuangan Bisnis Lebih Mudah Dengan Aplikasi Jurnal by Mekari

Untuk membantu Anda dalam mengelola keuangan bisnis, membuat laporan keuangan yang lengkap dan akurat, gunakan software akuntansi online Jurnal.

Dengan menggunakan aplikasi persediaan barang dari Jurnal, Anda dapat menghemat waktu dan tenaga dalam mengelola keuangan bisnis.

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Dapatkan informasi lebih lengkap tentang fitur Jurnal selengkapnya di sini!

Seperti apa itu pengertian, juga contoh penghasilan atau pendapatan pasif adalah seperti yang telah dijelaskan diatas.

Semoga bermanfaat, dan silahkan untuk membagikannya ke sosial media.

Baca Juga : Perbedaan Laporan Keuangan Fiskal dan Komersial

 

Kategori : Keuangan

Kembangkan bisnis Anda dengan Jurnal sekarang

https://d39otahjdwbcpl.cloudfront.net/wp-content/uploads/2021/04/ic-invite-to-office.svg

Coba Gratis

Akses seluruh fitur Jurnal by Mekari selama 14 hari tanpa biaya apapun

Coba Gratis 14 hari
https://d39otahjdwbcpl.cloudfront.net/wp-content/uploads/2021/04/ic-demo-interaktif.svg

Jadwalkan Demo

Jadwalkan sesi demo dan konsultasikan kebutuhan Anda langsung dengan sales kami

Jadwalkan Demo