Panduan Mengelola Laporan Keuangan UKM dengan Jurnal

Berikut ini adalah panduan lengkap bagaimana Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dapat mengelola laporan keuangan yang dimiliknya. Simak penjelasannya di Blog Mekari Jurnal!

Usaha Kecil Menengah (UKM) berperan besar mendongkrak pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

Demi menjaga keberlanjutan ekonomi, pengusaha kecil dan menengah seharusnya memiliki keahlian mumpuni dalam mengelola laporan keuangan bisnisnya.

Laporan keuangan merupakan informasi yang menggambarkan kondisi keuangan suatu perusahaan dan menjadi sebagai gambaran kinerja keuangan usaha tersebut.

Baik UKM atau jenis usaha lainnya mengharapkan agar laporan keuangan dapat membantu pihak terkait untuk menentukan arah perencanaan usaha, terutama membuat keputusan ekonomi yang bersifat keuangan.

Baca Juga : Aplikasi Pembukuan, Cara Terbaik Mengelola Laporan Keuangan

Manfaat Laporan Keuangan Bagi UKM

Bagi pemilik bisnis dan pimpinan departemen keuangan, laporan keuangan usaha kecil dan menengah bermanfaat untuk menjadi alat ukur dan analisa apakah perusahaan sedang dalam kondisi yang baik atau tidak.

Dengan demikian, pelaku usaha bisa memantau perkembangan usaha dari waktu ke waktu

Laporan keuangan juga berperan besar dalam mempengaruhi pengambilan keputusan usaha.

Bagi investor, laporan keuangan berfungsi memberi informasi tentang sejauh mana kelancaran aktivitas dan profitabilitas perusahaan, serta potensi dividen.

Dengan demikian, pemegang saham dapat memutuskan untuk mempertahankan sahamnya, menjual, atau bahkan membeli tambahan.

Baca Juga : Contoh Laporan Keuangan Bisnis Kue Sederhana

4 Metode Analisis Laporan Keuangan yang Dapat Anda Pilih

Strategi Menyusun Laporan Keuangan bagi UKM

Pelaku UKM perlu menyusun laporan keuangan sesuai regulasi.

Hal itu tercantum dalam Peraturan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Nomor 08/Per/M.KUKM/2012 tentang “Sistem Akuntansi Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah”.

Dalam siklus akuntansi, penyusunan awal laporan keuangan memulai dari proses pencatatan bukti-bukti sah.

Bukti itu menjadi data pembukuan yang akan menggunakan untuk pencatatan ke dalam buku harian (jurnal) dan buku pembantu.

Caranya, dengan menggolongkan data transaksi sesuai nomor kode akun yang telah ditentukan.

Selanjutnya, melakukan pemindahan data pembukuan dari jurnal sesuai nomor akun ke buku besar.

Pada akhir periode pelaporan melakukan penyusunan jurnal penyesuaian, dan pembuatan jurnal penutupan.

Setelah itu, melakukan penyusunan neraca saldo yang menyesuaikan, penyusunan neraca, laporan arus kas, perhitungan realisasi laporan laba rugi, dan laporan perubahan modal.

Secara kronologis urutan siklus akuntansi memaparkan dalam tahap-tahap sebagai berikut:

Tahap Pencatatan

  • Pembuatan dan pengumpulan bukti-bukti transaksi
  • Pencatatan bukti transaksi ke dalam jurnal dan menggolongkan menurut nomor kode akun
  • Pemindahan dari jurnal ke posting buku besar

Tahap Pengikhtisaran

Tahap Penyusunan Laporan Keuangan UKM Usaha Kecil dan Menengah

  • Penyusunan laporan operasional.
  • Penyusunan neraca.
  • Suatu penyusunan laporan arus kas.
  • Penyusunan laporan perubahan ekuitas.
  • Penyusunan catatan atas laporan keuangan.

Pedoman teknis pelaksanaan tahap-tahap di atas mengatur dalam standar operasional prosedur yang menuangkan dalam peraturan manajemen.

Intinya, seluruh transaksi yang terkait dengan aset, kewajiban, dan ekuitas harus mendukung oleh bukti transaksi yang mencatat ke dalam contoh jurnal umum dan buku besar pembantu.

Hal yang Dihindari dalam Menyusun Laporan Keuangan UKM / Usaha Kecil dan Menengah

Dalam praktiknya, UKM berpotensi mengalami kendala dalam proses penyusunan laporan keuangan hingga membuat kondisi ideal tak terwujud.

Sebagai panduan laporan keuangan, berikut hal yang perlu menghindari dalam proses penyusunannya.

  • Laporan keuangan hanya memuat informasi yang memenuhi kriteria materialitas. Maka itu, hindari kelalaian dengan memuat informasi yang salah dan mempengaruhi keputusan ekonomi perusahaan. Kesalahan mencantumkan informasi dapat membuat laporan keuangan menjadi tidak akurat dan relevan.
  • Laporan keuangan tidak semestinya menyajikan segala informasi yang manfaatnya lebih kecil dari biaya penyusunannya.
  • Pelaku usaha perlu menghindari ketidakseimbangan antara karakteristik kuantitatif dan kualitatif dalam penyusunan laporan keuangan.

Baca Juga : Ketahui Pajak dan Tarif PPh Buat Kamu Pelaku UMKM!

Kemudahan Mengelola Laporan Keuangan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dengan Jurnal

Pada aplikasi akuntansi UKM dari Jurnal, terdapat menu “Laporan”.

Menu ini memungkinkan Anda untuk melihat laporan keuangan perusahaan yang menampilkan secara spesifik dan akurat.

Dengan demikian, Anda dapat lebih fokus dalam mengembangkan bisnis.

Fitur laporan keuangan pada  aplikasi pembukuan sederhana dari Jurnal bermanfaat bagi pelaku bisnis yang ingin memonitor keuangan.

Terutama untuk memantau indikator dan rasio keuangan bisnis agar sesuai dengan kriteria institusi keuangan sehingga bisa lolos dalam penilaian kredit.

Untuk membantu perusahaan memenuhi kriteria rasio keuangan perbankan dan memperoleh pinjaman modal dengan lancar, Anda dapat memanfaatkan fitur-fitur dalam menu Laporan, antara lain:

Berikut ini adalah panduan lengkap dari blog Jurnal By Mekari mengelola laporan keuangan usaha kecil dan menengah atau UKM yang terdiri dari definisi, tujuan, manfaat, dan jenis-jenisnya.

Fitur Laporan Neraca

Laporan neraca menampilkan posisi keuangan Anda yang terdiri dari aset, utang, dan apapun yang sudah menginvestasikan ke perusahaan atau biasa disebut sebagai modal.

Berikut hal-hal yang bisa Anda lakukan dengan fitur laporan neraca dari Jurnal:

  • Laporan neraca dapat melihat berdasarkan periode tertentu sesuai kehendak Anda. Misalnya per tanggal, hari ini, minggu ini, bulan ini, tahun ini, semalam, minggu lalu, bulan lalu, dan tahun lalu.
  • Anda bisa memantau performa perkembangan bisnis perusahaan dengan melihat persentase perbandingan laporan neraca berdasarkan periode tertentu.
  • Dashboard yang tersaji dapat melihat secara real time.
  • Contoh Laporan Neraca menghasilkan laporan keuangan hanya dalam satu klik.
  • Pengguna dapat melakukan ekspor laporan neraca dan memilih format file yang diinginkan. Format yang tersedia dalam bentuk PDF, Excel, dan CSV.

Fitur Laporan Laba Rugi Jurnal

Menu laporan laba rugi pada Jurnal menampilkan pergerakan usaha, sehingga Anda dapat mengetahui jumlah total pendapatan, dan pengeluaran baik harga pokok penjualan maupun biaya operasional.

Selain itu, Anda juga dapat melihat laba kotor dan laba/rugi bersih dari hasil usaha Anda.

Berikut hal-hal yang bisa Anda lakukan dengan fitur laporan laba rugi dari Jurnal: 

  • Melihat laporan berdasarkan periode tertentu.
  • Anda dapat memfilter tanggal mulai dan tanggal selesai sendiri secara custom. Misalnya periode mingguan, bulanan, triwulanan, tahunan, bulan lalu, dan tahun lalu.
  • Anda bisa memantau performa perkembangan bisnis dengan melihat persentase perbandingan laporan laba rugi berdasarkan periode tertentu.
  • Untuk pengguna aplikasi Jurnal Pro dan Enterprise, filter grup berdasarkan tag berfungsi untuk menampilkan laporan laba-rugi per proyek, per salesman, atau per departemen.
  • Anda dapat melakukan ekspor laporan neraca dan memilih format file yang menginginkan. Format yang tersedia dalam bentuk PDF, Excel, dan CSV.
  • Anda bahkan dapat melakukan custom template laporan laba rugi perusahaan. Hal itu memudahkan perusahaan untuk melakukan analisa manajemen keuangan, terutama ketika ingin memonitor rasio keuangan yang sesuai kriteria penilaian kredit lembaga keuangan.

Fitur Laporan Arus Kas Jurnal

Laporan arus kas pada aplikasi Jurnal berfungsi untuk mengukur kas yang telah menghasilkan atau menggunakan oleh suatu perusahaan dan menunjukkan detail pergerakannya dalam suatu periode.

Pada laporan ini juga, transaksi yang mempengaruhi pergerakan Akun Kas/Bank mengelompokkan berdasarkan aktivitas Operasi, Investasi, dan Pendanaan.

Untuk perhitungan kelompok aktivitas investasi dan pendanaan pada kedua metode tidak jauh berbeda.

Perbedaan hanya terlihat pada perhitungan kelompok transaksi pada aktivitas operasi, namun akan tetap menghasilkan arus kas dari aktivitas operasi yang sama.

Pada Jurnal, laporan arus kas tersedia dalam 2 metode, yaitu metode langsung (direct method) dan tidak langsung (indirect method).

Fitur Laporan Perubahan Modal

Laporan perubahan modal yang tersedia pada Paket Pro dan Enterprise Jurnal menampilkan adanya perubahan atau pergerakan pada modal atau ekuitas yang terjadi dalam periode tertentu.

Baca Juga : Contoh Laporan Keuangan Khusus UMKM yang Sesuai dengan SAK EMKM

Kesimpulan

Jurnal merupakan software akuntansi yang mampu membantu Anda menyederhanakan proses pembuatan laporan keuangan untuk Usaha Kecil dan Menengah (UKM)

Jurnal merupakan pilihan tepat bagi Anda yang membutuhkan bantuan pengelolaan keuangan dengan melengkapi berbagai fitur pendukung bisnis yang mampu mendorong perkembangan usaha Anda.

Ingin tahu lebih lanjut tentang fitur Jurnal? Konsultasi langsung dengan sales Jurnal dan dapatkan juga promo spesial yang berlaku di bulan ini!

 

Kategori : Accounting

Kembangkan bisnis Anda dengan Mekari Jurnal sekarang

https://www.jurnal.id/wp-content/uploads/2021/04/ic-invite-to-office.svg

Coba Gratis

Akses seluruh fitur Mekari Jurnal selama 14 hari tanpa biaya apapun

Coba Gratis 14 hari
https://www.jurnal.id/wp-content/uploads/2021/04/ic-demo-interaktif.svg

Jadwalkan Demo

Jadwalkan sesi demo dan konsultasikan kebutuhan Anda langsung dengan sales kami

Jadwalkan Demo