Jurnal Enterpreneur

Panduan Bisnis: Memahami Model PESTEL

Biasanya Anda selalu disuguhi dengan analisis SWOT. Namun apakah Anda memahami bagaimana faktor-faktor pada SWOT itu dibentuk? Jawabannya adalah pada analisis model bisnis PESTEL.

Model SWOT dan PESTEL seperti dua hal yang tidak bisa dilepaskan. Jika Anda ingin melakukan analisis SWOT, maka Anda perlu juga menganalisis dengan model PESTEL. Lalu apa sebenarnya model PESTEL itu?

Model PESTEL adalah singkatan dari politik, ekonomi, sosial budaya, ekologi, dan legalitas (hukum) dimana kelima faktor tersebut digunakan untuk menganalisis faktor eksternal yang mempengaruhi pertumbuhan dan jalannya bisnis Anda secara makro. Nah, hasil dari analisis inilah yang kemudian menjadi acuan untuk menyusun analisis SWOT terutama dalam hal kesempatan (opportunity) dan juga ancaman (threat).

Faktor Politik

Dalam mengembangkan bisnis tentunya Anda harus memperhatikan faktor politik di tempat Anda menjalankan bisnis. Faktor politik di sini meliputi seluruh kebijakan pemerintah secara keseluruhan. 

Faktor politik meliputi kebijakan ekspor-impor, kebijakan pajak, kebijakan tenaga kerja, kebijakan tanggung jawab lingkungan, hingga peraturan-peraturan yang lebih spesifik dan dibuat pada kondisi tertentu misalnya larangan menjual barang-barang tertentu di waktu tertentu. Atau bisa juga situasi politik yang tidak stabil misalnya adanya itikad dalam menggulingkan pemerintah atau saat sedang pemilihan umum.

Semakin politik di suatu negara tidak stabil, maka semakin mempengaruhi kesehatan bisnis Anda

Oleh karena itu banyak negara-negara konflik yang tingkat pertumbuhan ekonominya melambat bahkan resesif karena kondisi politik yang tidak stabil. Kondisi politik seperti ini menyebabkan kebijakan pemerintah di dalamnya menjadi abu-abu sehingga adanya kebijakan yang dilanggar bisa saja terjadi.

Selain itu faktor politik juga menentukan arah perilaku investor. Sehingga perlu Anda perhatikan bahwa bisnis yang sedang Anda jalankan sejalan dengan kebijakan pemerintah.

Faktor Ekonomi

Faktor ekonomi dalam menentukan arah kebijakan bisnis Anda menjadi sangat fundamental. Faktor ekonomi meliputi kondisi permintaan dan penawaran, inflasi, nilai tukar mata uang dan juga pertumbuhan ekonomi.

Contohnya sederhananya saja ketika nilai tukar mata uang sedang naik, hal ini tentu akan mempengaruhi keputusan Anda dalam menetapkan harga dan strategi bisnis lainnya.

Faktor Sosial Budaya

Faktor ini sebenarnya melihat bagaimana perilaku konsumen di suatu wilayah tertentu. Misalnya saja tren yang sedang dipegang oleh komunitas konsumen yang mempengaruhi perilaku konsumen dalam berbelanja atau berkehidupan. Misalnya, di akhir tahun 2015-an masyarakat Indonesia mulai memperhatikan hidup sehat.

Namun bukan hanya itu saja, faktor sosial budaya juga bisa dilihat dari demografis misalnya pertumbuhan populasi, sebaran usia dan kelamin, dan juga tingkat kemampuan ekonomi.

Baca juga: Faktor yang Memengaruhi Perilaku Konsumen dalam Mengambil Keputusan

Faktor Teknologi

Mulai dari adanya penemuan sabuk konveyor pada revolusi industri pertama, teknologi dan bisnis seperti dua hal yang tidak bisa dilepaskan. Memasuki revolusi industri keempat dimana teknologi digital atau internet menjadi tumpuan alat bisnis, Anda pun juga harus bisa beradaptasi dengan hal itu.

Pebisnis setidaknya harus memanfaatkan tiga hal ini dengan teknologi yaitu; proses produksi, proses distribusi, dan proses pemasaran. Tiga hal itu menjadi syarat penting bagi Anda agar mampu beradaptasi dengan persaingan bisnis.

Jika keempat faktor lainnya kondisional, faktor teknologi menjadi kewajiban yang harus diterapkan saat ini

Belakangan, penggunaan teknologi internal sebenarnya juga menjadi penting bagi bisnis Anda, misalnya teknologi pengelolaan SDM, pengarsipan, atau teknologi akuntansi.

Faktor Ekologi

Bisnis apapun itu, tanggung jawab terhadap lingkungan sejatinya haruslah dipatuhi. Meski faktor ini terbilang baru karena dalam 15 tahun terakhir lingkungan menjadi perhatian khusus. Oleh karena itu bagi Anda pebisnis, mulailah dengan menggunakan bahan-bahan yang ramah lingkungan, mulai dari bahan produk maupun bahan pelengkap seperti kemasan.

Faktor Legalitas

Berbeda dengan kebijakan pemerintah, faktor legalitas lebih mengarah kepada aturan hukum baku yang bukan hanya dibuat pemerintah misalnya standar pada mutu produk makanan yang distandarisasi oleh BPOM dan MUI, atau aturan pemasangan reklame, atau hak-hak konsumen.

Setelah Anda memahami model PESTEL, Anda bisa menerapkannya pada analisis SWOT yang kemudian menjadi dasar strategis Anda untuk menyusun perencanaan bisnis mulai dari produk apa yang akan Anda jual, strategi marketing, hingga proses lainnya.

Untuk melengkapi bisnis Anda seperti pada faktor teknologi, Anda perlu menggunakan tools pembantu operasional bisnis seperti software akuntansi. Jurnal, sebagai software akuntansi terbaik saat ini menyediakan fitur lengkap mulai dari manajemen stok barang, aplikasi keuangan online, laporan keuangan, hingga rekonsiliasi bank.

Pelajari selengkapnya mengenai Jurnal dan dapatkan demo gratis 14 hari untuk mendapatkan pengalaman mudahnya kelola keuangan bisnis dengan mudah.

Kategori : Bisnis

Kembangkan bisnis Anda dengan Jurnal sekarang

https://d39otahjdwbcpl.cloudfront.net/wp-content/uploads/2021/04/ic-invite-to-office.svg

Coba Gratis

Akses seluruh fitur Jurnal by Mekari selama 14 hari tanpa biaya apapun

Coba Gratis 14 hari
https://d39otahjdwbcpl.cloudfront.net/wp-content/uploads/2021/04/ic-demo-interaktif.svg

Jadwalkan Demo

Jadwalkan sesi demo dan konsultasikan kebutuhan Anda langsung dengan sales kami

Jadwalkan Demo