Membuat Proposal Usaha: Jenis serta Tujuannya

Jika Anda ingin memulai suatu perusahaan, membuat proposal usaha adalah hal yang perlu dilakukan di awal. Proposal adalah suatu media umum yang digunakan untuk menjelaskan profil usaha yang akan dikembangkan oleh seorang pengusaha.

Proposal usaha berisi detail tentang ide bisnis, proyeksi bisnis ke depan, dan juga tujuan dari bisnis tersebut yang digunakan untuk ringkasan seputar usaha yang dijalankan dan sebagai panduan untuk para investor yang akan melakukan investasi dalam bisnis.

Adanya proposal akan membantu Anda mengembangkan bisnis Anda. Proposal  juga memberikan gambaran jelas tentang sumber dana perusahaan Anda dan penilaian perkembangan perusahaan Anda. 

Note: Proposal harus disusun berdasarkan analisis bisnis terhadap kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang akan dihadapi. Baca selengkapnya Ini Dia Panduan Lengkap Menyusun Proposal Usaha

Jenis-Jenis Proposal Usaha

4 Ruang Lingkup Manajemen Keuangan yang Perlu Anda Ketahui

Ada beberapa jenis proposal yang digunakan untuk memperkenalkan usaha kepada banyak orang. Masing-masing jenis proposal usaha memiliki tujuan tersendiri. Berikut adalah jenis-jenis proposal usaha yang umum dilihat:

  1. Proposal Formal

    Proposal yang dibuat dengan cara formal biasanya digunakan untuk merespon permintaan proposal dari pihak lain yang ingin bekerja sama dengan perusahaan Anda. isi dari proposal formal pada dasarnya selayaknya proposal sebagaimana mestinya.

    Hanya saja, proposal dalam bentuk formal isinya sedikit menyesuaikan dengan yang klien minta. Hal ini karena proposal tersebut agar lebih dimengerti oleh pihak klien dan agar lebih mudah membangun kerjasama antar satu sama lain.

  2. Proposal Informal

    Proposal yang bentuknya informal biasanya dibuat ketika tidak ada permintaan proposal secara formal. Biasanya jenis proposal yang informal seperti ini dibuat oleh calon pembeli yang tertarik dengan produk Anda Kemudian calon pembeli tersebut meminta proposal informal yang mudah dibaca agar Ia bisa mempertimbangkan produk tersebut.

    Membuat proposal informal berbeda dengan proposal formal. Proposal Informal harus melihat siapa klien yang meminta dan isinya harus sesuai dengan sudut pandang klien tersebut agar mudah dimengerti dan bisa terjadi konversi penjualan.

  3. Unsolicited Proposal

    Unsolicited proposal adalah proposal yang tanpa ada permintaan secara resmi dan juga tidak diminta secara jelas. Bisanya proposal jenis ini adalah brosur atau email blast.

    Unsolicited proposal biasanya berisi tentang data yang generik. Karena proposal jenis ini dimaksudkan singkat, padat dan jelas agar yang membaca bisa mendapatkan kesan yang bagus. Tentunya proposal jenis ini membutuhkan penempatan yang pas dan sesuai agar berjalan dengan lancar.

Jurnal-Ebook_Keloal Arus Kas_Banner Blog

Tujuan dari Proposal Usaha untuk Perusahaan

Setiap jenis proposal di atas memiliki kebutuhan tersendiri tentang kemana proposal akan diberikan dan bagaimana proses penyusunannya. Hal ini sesuai dengan tujuan dari masing-masing jenis proposal karena setiap proposal dibuat untuk maksud tersendiri.

Misalnya saja tujuan dari proposal bisnis formal adalah untuk menambah pendanaan lewat jalur B2B atau Business to Business yang mana akan diberikan kepada perusahaan lain yang se lini dan memiliki tujuan yang sama. Proposal jenis ini dibuat agar mempermudah proses kerjasama antar 2 perusahaan.

Sedangkan untuk proposal informal dibuat untuk memperluas jaringan pasar dan menambah pelanggan. Proposal ini lebih mengarah untuk end user dan fokus kepada target pasar yang memungkinkan melakukan pembelian secara jelas. 

Note: Cara teknologi akuntansi mampu permudah pebisnis merencakan usaha ke depannya menjadi lebih mudah. Baca artikel Perencanaan Usaha Lebih Mudah dengan Software Akuntansi Online!

Dengan adanya proposal dalam bentuk informal ini diharapkan para calon pelanggan bisa memiliki pertimbangan lebih dalam dan mampu mengevaluasi produk dengan baik.

Untuk unsolicited proposal, bisa dibilang targetnya lebih luas karena isinya generik dan dimaksudkan untuk membuat banyak orang tertarik terhadap produk perusahaan.

Tentunya, tujuan utama dari membuat proposal usaha adalah menambah pemasukan dana bagi perusahaan. Proposal digunakan untuk meyakinkan calon pelanggan atau klien Anda agar memilih produk usaha Anda dibandingkan dengan yang lain.

Dengan menyusun proposal usaha dengan baik, Anda dapat menjalankan usaha dengan lebih mudah dan teratur.

Dalam mengembangkan usaha dengan tepat, Anda perlu melihat laporan keuangan usaha perusahaan Anda.

Jurnal, software akuntansi online yang dapat membantu Anda menyiapkan laporan keuangan perusahaan dengan mudah, cepat, dan aman. Jurnal juga dapat membantu Anda dalam memonitor stok barang, melihat keuntungan dan kerugian perusahaan, hingga membantu mempermudah dalam proses rekonsiliasi. Info lain mengenai fitur Jurnal atau coba demo gratis Jurnal selama 14 hari.

 


PUBLISHED01 Jul 2020
Desy
Desy

SHARE THIS ARTICLE: