Memulai bisnis sesuai passion yang dimiliki adalah impian setiap orang. Namun, walau memiliki bisnis sendiri terkesan mudah, pada kenyataannya membuka bisnis sendiri tidaklah semudah membalikan telapak tangan. Dalam membuka suatu bisnis termasuk fashion,   membutuhkan modal yang tidak sedikit, disamping kerja keras yang menguras waktu dan pikiran demi kesuksesan bisnis yang sedang dirintis. Tidak jarang kegigihan tersebut berujung kegagalan.

Agar kegagalan dalam menjalankan sebuah bisnis fashion tidak terjadi, para pelaku bisnis di bidang fashion perlu melakukan perencanaan dan evaluasi apakah bisnis tersebut layak atau tidak dijalankan dengan menggunakan metode analisis SWOT. Di bawah ini akan kita lihat, bagaimana cara melakukan analisis SWOT pada bisnis fashion Anda.

Analisis SWOT

1. Strength (Kekuatan)

Strength merupakan kondisi kekuatan yang terdapat dalam bidang atau konsep bisnis yang ada. Kekuatan yang dianalisis merupakan faktor yang terdapat dalam tubuh organisasi, perusahaan atau bisnis itu sendiri. Misalnya Anda berencana memulai bisnis toko fashion, Anda harus menganalisa apa yang menjadi kekuatan toko fashion Anda nantinya.

a. Apakah pelayanan, pembukuan dan pencatatan akan diotomatisasi dengan software atau dicatat secara manual? Jika pencatatan menggunakan aplikasi komputer hal ini bisa dikatakan sebagai kekuatan bisnis Anda.

b. Lokasi bisnis fashion yang akan Anda buka terletak di lokasi yang strategis, di kawasan/daerah yang padat penduduknya.

c. Daya beli masyarakat sekitar toko fashion Anda sangat tinggi, sehingga toko Anda dapat menyerap sekitar 175% peluang dalam mendapatkan keuntungan.  Hal lain yang menjadi kekuatan bisnis fashion Anda adalah pakaian merupakan kebutuhan pokok manusia sehingga keberlangsungan toko baju ini dapat terjamin.

2. Weakness (Kelemahan)

Weakness adalah kondisi kelemahan yang terdapat dalam organisasi, perusahaan atau konsep bisnis yang ada. Kelemahan yang dianalisis merupakan faktor yang terdapat dalam tubuh organisasi, perusahaan atau konsep bisnis itu sendiri. Misalnya Anda berencana memulai bisnis fashion, Anda harus menganalisa apa yang menjadi kelemahan bisnis Anda:

a. Modal yang kurang untuk melengkapi koleksi pakaian yang Anda jual, fasilitas yang belum komplit. Seperti kamar pas, patung model, dan sebagainya. Merupakan kelemahan yang harus Anda perhatikan.

b. Pembukuan yang masih manual belum menggunakan aplikasi online juga merupakan kelemahan bisnis fashion Anda.

c. Adanya  beberapa pesaing yang sudah terlebih dahulu berdiri juga menjadi hal yang menjadi  kelemahan bisnis fashion. Anda dituntut lebih inovatif dan kreatif untuk memulai bisnis yang sama.

3. Opportunity (Kesempatan)

Opportunity merupakan kondisi peluang yang berkembang di masa yang akan datang yang kemungkinan akan terjadi. Kondisi yang terjadi merupakan peluang dari luar organisasi, perusahaan atau bisnis itu sendiri. Misalnya kompetitor, kebijakan pemerintah, kondisi lingkungan sekitar. Contoh yang menjadi peluang bisnis toko baju adalah:

a. Persaingan yang masih sedikit. Dengan jumlah pesaing yang sedikit, bisnis yang akan Anda mulai memiliki kesempatan yang besar untuk menguasai pasar.

b. Dengan adanya kreativitas dan inovasi yang Anda lakukan, bisnis baju ini bisa menjadi sukses.

c. Adanya tradisi lebaran di mana banyak masyarakat yang membeli baju saat lebaran juga bisa menjadi kesempatan Anda untuk mendapatkan keuntungan yang berlipat ganda.

4. Threats (Ancaman)

Threats merupakan kondisi yang mengancam yang berasal dari luar. Ancaman ini dapat mengganggu organisasi, perusahaan atau bisnis itu sendiri. Apa saja yang bisa menjadi ancaman bagi toko baju Anda? misalnya adalah:

a. Golongan ekonomi yang menjadi pelanggan toko Anda adalah menengah ke bawah.

b. Ancaman tindak kriminal, huru-hara dan ancaman-ancaman lain yang berasal dari luar yang dapat mengganggu bisnis Anda.

 

Tips Pemecahan Permasalahan dengan Metode SWOT?

Setelah Anda melakukan evaluasi langkah selanjutnya adalah pemecahan masalah. Anda harus menjawab semua permasalahan yang sedang atau mungkin akan Anda hadapi. Cobalah mulai dengan menjawab beberapa pertanyaan di bawah ini.

a. Bagaimana Anda mengurangi atau bahkan menghilangkan apa saja yang melemahkan dalam bisnis Anda?

b. Bagaimana Anda mengurangi apa saja yang menjadi ancaman bisnis yang akan Anda jalankan?

c. Bagaimana Anda meningkatkan sesuatu yang menjadi kekuatan bisnis Anda?

d. Bagaimana Anda meningkatkan peluang-peluang dalam bisnis yang akan Anda jalankan?

 

Selanjutnya Anda dapat menentukan apakah bisnis yang akan Anda rintis layak apa tidak jika jalankan. Jika kekuatan dan peluang lebih besar daripada kelemahan dan ancaman maka bisnis yang akan Anda rintis layak untuk dijalankan. Untuk memberi dukungan analisis SWOT  pada poin strength atau kekuatan, Anda bisa menambahkan software akuntansi online Jurnal sebagai salah satu faktor pendukung otomatisasi dan komputerisasi pencatatan stok, keuangan dan pengecekan ketersedian. Dengan dukungan Jurnal, dapatkan kemudahan dalam memulai  bisnis fashion dengan biaya terjangkau dan fitur lengkap. Dapatkan semua informasi mengenai fitur Jurnal selengkapnya, di sini.