Dalam menjalankan bisnis, Anda memerlukan sebuah perencanaan yang matang sebelum bisnis itu dimulai atau bahkan ketika sudah berjalan. Perhitungan yang matang harus mempertimbangkan beberapa aspek, baik dari sisi keuangan, pasar, bahkan sosial dan politik. Sebuah perkiraan dan rencana akan strategi yang matang akan membantu kita dalam menentukan langkah dan kemajuan bisnis tersebut. Kesalahan dalam sebuah perencanaan bisa berakibat kerugian. Apa saja kesalahan dalam menentukan strategi bisnis? Bagaimana cara menghindarinya? Simak pembahasannya di bawah ini.

 

Tidak Memiliki Rencana Jangka Panjang

Sebuah strategi bisnis biasanya dibagi dalam 3 tahapan yaitu jangka pendek, menengah, dan jangka panjang. Setiap level waktu perencanaan akan berfungsi untuk memberi arahan dan pencapaian yang diharapkan Tidak memiliki rencana bisnis jangka panjang adalah sebuah kesalahan terbesar yang sering dilakukan pengusaha. Jika suatu perusahaan tidak memiliki strategi bisnis dalam jangka panjang, maka perusahaan akan terlambat melakukan perencanaan maupun mengantisipasi masalah yang pasti timbul kedepannya. Hal ini tentu saja akan memberi dampak kerugian finansial dan kinerja bisnis, karena sebuah proses pembenahan dalam mengatasi sebuah masalah akan jauh lebih menelan banyak biaya dan waktu dibandingkan sikap mengantisipasi hal buruk terjadi.

 

Kurangnya Riset Pasar

Sebuah perencanaan strategi bisnis haruslah memiliki banyak informasi melalui riset sebelumnya. Misalnya dalam penentuan target pasar. Anda harus mempunyai data yang akurat tentang target pasar yang akan Anda bidik. Kurangnya riset dalam menentukan target pasar akan membuat strategi bisnis Anda salah sasaran, tidak efektif, dan berpotensi mendatangkan kerugian akibat penjualan yang tidak sesuai target.

 

Kurang Informasi Kompetitor

Fokus pada produk tapi tidak fokus pada pesaing akan membuat Anda kehilangan informasi penting untuk menyusun sebuah strategi bisnis yang handal dalam memenangkan persaingan. Ketahuilah langkah pesaing. Dengan mengetahui gerak dan langkah pesaing maka akan muncul sebuah strategi bisnis yang lebih memiliki inovasi yang memungkinkan perusahaan untuk berkompetisi secara sehat, tanpa takut tertinggal.

 

Kurang Realistis

Meskipun rasa optimis adalah sesuatu yang bersifat positif, namun tanpa didasari sikap realistis tetaplah akan menjadi bumerang yang berbahaya bagi sebuah penentuan strategi bisnis. Buatlah asumsi-asumsi dan prediksi terburuk tentang sebuah kondisi usaha.Cobalah membuat simulasi kemungkinan terburuk yang bisa terjadi terkait dengan keadaan politik sekarang dan perkiraan kebijakan politik di masa depan atau variabel lain yang bisa Anda gunakan untuk membuat asumsi-asumsi sebuah kegagalan yang bisa terjadi. Dengan memiliki sikap realistis dalam menentukan sebuah strategi bisnis, maka secara tidak langsung Anda sudah mengantisipasi kemungkinan munculnya masalah di kemudian hari.

 

Selain 4 kesalahan dalam menentukan strategi bisnis di atas, Anda juga perlu mengetahui bahwa perencanaan keuangan yang salah adalah salah satu penentu kegagalan sebuah strategi bisnis yang Anda jalankan. Seperti yang Anda ketahui, bahwa setiap rencana butuh pembiayaan untuk merealisasikannya. Dengan memiliki perencanaan dan pengelolaan keuangan yang baik, Anda akan terhindar dari kurangnya pembiayaan pada saat program sedang dijalankan.

 

Jurnal merupakan software akuntansi online akan membantu bisnis Anda memiliki pengelolaan dan perencanaan keuangan yang baik. Melalui Jurnal, dapatkan laporan keuangan kapan saja dan di mana saja secara cepat dan mudah. Anda juga dapat melakukan analisa keuangan secara instan melalui grafik laporan yang selalu menyesuaikan dengan kondisi keuangan Anda terkini. Dengan Jurnal, dapatkan dukungan keuangan untuk sebuah strategi bisnis yang Anda rencanakan. Dapatkan semua informasi tentang Jurnal, di sini.