Mengenal Istilah Expenses Recognition (Pengakuan Biaya) dalam Akuntansi

Pengakuan biaya (expense recognition) adalah metode pencatatan biaya dalam laporan neraca laba-rugi yang terkait dengan kenyataan bahwa biaya harus diakui pada periode yang sama dengan pendapatan terkait. Jika ini tidak terjadi, biaya akan diakui pada saat terjadinya, yang mungkin mendahului atau mengikuti periode di mana jumlah pendapatan yang terkait diakui.

 

Dalam pencatatan sebuah pengakuan biaya, jika kita berbicara tentang aset jangka panjang (seperti peralatan atau properti) yang digunakan dan dikonversi menjadi biaya, maka akan memerlukan pemindahan aset dari neraca ke laporan laba-rugi. Sebaliknya, jika Anda berurusan dengan aset jangka pendek (seperti perlengkapan kantor yang dikonsumsi jauh lebih cepat dari aset jangka panjang), Anda dapat mencatatnya secara langsung pada laporan laba rugi.

 

Konsep Pencatatan Pengakuan Biaya

Sekarang mari kita bicara tentang kapan suatu biaya dikenali. Mengikuti prinsip pengakuan biaya, berarti Anda akan mengenali biaya (yaitu mencatatnya dalam laporan keuangan) pada saat yang sama bahwa setiap pendapatan yang terkait dengan biaya-biaya ini juga diakui. Ini sejalan dengan prinsip pencocokan yang merupakan salah satu komponen kunci dari prinsip akuntansi yang diterima secara umum. Singkatnya, Anda memastikan bahwa pengeluaran Anda sesuai dengan pendapatan terkait.

 

Contoh:

Katakanlah perusahaan Anda menjual pakaian. Pada bulan Juli Anda membelanjakan Rp20.000.000 untuk bahan mentah yang Anda butuhkan dalam membuat produk. Kemudian pada bulan Agustus perusahaan mampu menjual pakaian yang dibuat dengan bahan-bahan mentah ini dan menghasilkan Rp25.000.000 dalam pendapatan dari penjualan. Sesuai dengan prinsip pengakuan biaya, Anda harus menunggu untuk mencatat pengeluaran Rp20.000.000 hingga pendapatan yang terkait diterima pada bulan Agustus.

 

Biaya Produk VS Biaya Periode

Dalam menentukan pencatatan pengakuan biaya, Anda juga perlu mengenali apakah suatu pengeluaran harus segera dicatat atau ditunda hingga periode mendatang. Sesuai dua jenis biaya dasar, biaya produk atau biaya periode.

a. Biaya produk

Seperti namanya, biaya produk adalah biaya yang berhubungan langsung dengan suatu produk, seperti bahan mentah dan tenaga kerja. Dengan jenis biaya ini, Anda dapat menunggu untuk mencatat biaya hingga pendapatan yang terkait dengannya datang (seperti yang kita lihat pada contoh pakaian di atas).

b. Biaya periode

Sedangkan, biaya periode adalah biaya yang akan segera dicatat saat pengeluaran terjadi. Biaya yang termasuk dalam kategori ini termasuk gaji yang dibayarkan kepada karyawan dan biaya administrasi.

 

Hubungan Pengakuan Biaya dengan Pajak Penghasilan

Pencatatan pengakuan biaya pada sebuah laporan keuangan juga berdampak pada besarnya pajak penghasilan yang harus dibayar setiap bulannya. Sebagai contoh, jika pencatatan pengakuan biaya banyak dicatat pada bulan Juli, maka secara otomatis jumlah penghasilan pada bulan tersebut akan terkurangi dengan pembiayaan yang berimbas pada kecilnya jumlah pajak penghasilan yang harus dibayarkan.

Karena pentingnya mencatat pengakuan biaya dalam proses pembukuan dan mengenali waktu pencatatannya secara tepat. Maka ada baiknya, perusahaan mulai menggunakan bantuan software akuntansi online seperti Jurnal yang akan memudahkan dalam mengategorikan pencatatan tanpa harus takut kehilangan data transaksi yang sudah terjadi karena adanya proses penundaan pencatatan sesuai dengan prinsip pengakuan biaya. Dengan Jurnal, semua data faktur maupun biaya akan tersimpan dengan aman hingga periode pencatatan pada laporan laba-rugi maupun neraca harus terjadi. Dapatkan semua informasi tentang Jurnal, di sini.


PUBLISHED27 Mar 2018
Novia Widya Utami
Novia Widya Utami

SHARE THIS ARTICLE: