Akuntansi Biaya: Pengertian, Fungsi dan Klasifikasi Pengertian akuntansi biaya adalah suatu proses pencatatan keuangan yang di dalamnya terjadi penggolongan dan peringkasan atas biaya produksi, penjualan produk, ataupun jasa. Proses ini dilakukan dengan cara tertentu lengkap dengan penjelasan yang mendalam untuk kebutuhan analisis. Akuntansi biaya diperlukan untuk pertanggungjawaban kepada pihak eksternal perusahaan seperti investor ataupun kreditur, serta pihak internal (manajemen) perusahaan itu sendiri. Data historis yang disajikan sangat krusial bagi manajemen dalam mengambil keputusan strategis di masa depan. Tahukah Anda bahwa pengelolaan biaya dan anggaran perusahaan bisa dilakukan secara lebih praktis dan akurat menggunakan teknologi modern? Buktikan kemudahannya melalui solusi digital yang terintegrasi untuk bisnis Anda. Tahukah Anda kalau aplikasi akuntansi online Mekari Jurnal bisa memudahkan Anda mengelola biaya dan anggaran perusahaan secara lebih praktis dan akurat. Buktikan dengan klik pada tombol atau banner di bawah ini. Saya Mau Coba Gratis Mekari Jurnal Sekarang! atau Saya Mau Bertanya Ke Sales Mekari Jurnal Sekarang! Pengertian Akuntansi Biaya Secara umum, akuntansi biaya adalah aktivitas berupa pencatatan, pengklasifikasian, hingga pelaporan semua transaksi yang terjadi dari proses produksi hingga distribusi produk. Berikut adalah beberapa pandangan ahli mengenai bidang ini: Bastian dan Nurlela (2006): Berfokus pada metode untuk mencatat, mengukur, hingga melaporkan informasi biaya selama proses produksi. Kholmi dan Yuninsih (2009): Menekankan pada proses pelacakan dan pengalokasian yang disertai analisis terhadap biaya aktivitas produksi. Datar, Foster, dan Horngren (2005): Menyediakan informasi yang dibutuhkan akuntansi keuangan dan manajemen untuk mengukur pemanfaatan sumber daya. Rayburn (1999): Bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis unsur biaya langsung maupun tidak langsung pada pemasaran barang dan jasa. Kelola Kas & Transaksi Lebih Mudah dan Akurat, Pelajari Fitur Mekari Jurnal Selengkapnya di sini! Saya Mau Coba Gratis Mekari Jurnal Sekarang! atau Saya Mau Bertanya Ke Sales Mekari Jurnal Sekarang! Fungsi Akuntansi Biaya Laporan akuntansi biaya dibuat untuk membantu manajemen mengambil keputusan tentang harga pokok produk dan kebijakan finansial lainnya. Berikut adalah fungsi-fungsi utamanya: Menentukan Harga Pokok: Memastikan biaya per unit dari berbagai produk secara akurat untuk menetapkan harga jual yang kompetitif. Analisis Operasional: Memberikan rincian pengeluaran yang tepat berdasarkan proses kerja lapangan. Pengendalian Pemborosan: Mengidentifikasi sumber pemborosan bahan baku, tenaga kerja, maupun penggunaan mesin. Penyusunan Anggaran: Menyediakan data dasar untuk perencanaan anggaran dan memantau pelaksanaannya agar tetap sesuai target. Pengambilan Keputusan: Memberi saran kebijakan ekspansi, penggantian aset, atau pengenalan produk baru berdasarkan data profitabilitas. Klasifikasi Jenis dan Metode Akuntansi Biaya Terdapat beberapa metode utama yang digunakan perusahaan untuk mengukur dan melaporkan biaya produksi mereka. Pemilihan metode ini sangat bergantung pada model bisnis dan tingkat akurasi yang dibutuhkan. 1. Activity-Based Costing (ABC) Metode ini menetapkan beban berdasarkan aktivitas yang melibatkan sumber daya. ABC dianggap sangat akurat karena merinci overhead dari setiap departemen dan menugaskannya ke output spesifik. 2. Standard Cost Accounting Metode ini menggunakan rasio untuk membandingkan efisiensi penggunaan tenaga kerja dan bahan aktual dengan standar yang telah ditetapkan sebelumnya. 3. Job Costing Melibatkan akumulasi rincian pengeluaran untuk kelompok unit tertentu atau pesanan khusus, seperti pembuatan perabot custom atau proyek konstruksi spesifik. 4. Process Costing Digunakan untuk produksi jangka panjang dengan produk yang massal dan identik, seperti pengolahan minyak atau produksi minuman kemasan. Biaya total dibagi dengan jumlah unit yang dihasilkan. Baca juga: Zero Based Budgeting, Metode Anggaran Tak Bersisa yang Wajib Diketahui Siklus Akuntansi Biaya yang Terstruktur Setiap perusahaan manufaktur atau penyedia jasa biasanya memiliki siklus akuntansi biaya yang dimulai dari pengolahan bahan baku hingga penyimpanan produk jadi. Berikut adalah alurnya: Pencatatan Harga Bahan Baku: Mendata semua biaya perolehan material utama. Biaya Tenaga Kerja: Mencatat upah tenaga kerja langsung maupun tidak langsung. Biaya Overhead: Mendata biaya pendukung produksi seperti listrik pabrik dan penyusutan mesin. Kalkulasi Harga Pokok: Menentukan total biaya produksi per unit setelah menggabungkan semua komponen biaya. Baca juga: Contoh Laporan Harga Pokok Produksi Perusahaan Di Mana Akuntansi Biaya Dibutuhkan? Akuntansi biaya biasanya digunakan pada perusahaan yang sistem bisnisnya mengolah bahan baku untuk membuat produk, kemudian dijual kembali. Akuntansi di sini memiliki peran penting untuk melakukan pencatatan saat proses produksi sampai menghasilkan suatu produk. Penghitungan biaya bisa juga dianggap sebagai alat penting yang dapat membatu keputusan manajemen untuk melakukan perencanaan, pertimbangan, pengawasan, serta menjadi penilaian terhadap kegiatan yang berlangsung pada perusahaan. Disamping itu, akuntansi diidentikkan dengan proses manajerial dan juga membantu seorang manajer dalam merencanakan, mengontrol, serta mengevaluasi dari awal hingga akhir kegiatan perusahaan. Banyak yang menganggap bahwa akuntansi biaya hanya berlaku untuk pabrikase atau perusahaan manufaktur saja. Namun, di era modern saat ini akuntansi dapat diterapkan pada setiap jenis bisnis dari berbagai ukuran yang bisa mengambil konsep dan manfaat dari penghitungan biaya. Baca juga: Tips Efektif Mengelola Pengeluaran dan Biaya Pajak dalam Berbisnis Contoh Penerapan Akuntansi Biaya di Beberapa Jenis Perusahaan Seperti yang kita ketahui, perusahaan jasa memiliki karakteristik yang berbeda dengan perusahaan dagang atau manufaktur yang menjual barang dagangan atau memproduksi barang dagangannya. Perusahaan jasa hanya memberikan jasa/pelayanan untuk kliennya. Sehingga aktivitas dalam perusahaan jasa yaitu antara proses persiapan penyedia jasa sampai penggunaan jasa dan terakhir pembayaran jasa oleh klien. Oleh karena itu, siklus akuntansi biaya perusahaan jasa dihitung dari persiapan pemberian jasa dan ditutup dengan pemberian harga pokok jasa yang diberikan. Dengan demikian, laporan keuangan pada perusahaan jasa menampilkan data harga pokok jasa yang digunakan oleh klien. Data tersebutlah yang menjadi informasi untuk menentukan langkah atau keputusan yang akan diambil oleh perusahaan. Proses Akuntansi Otomatis Minim Risiko Human Error dengan Mekari Jurnal. Pelajari selengkapnya! Saya Mau Coba Gratis Mekari Jurnal Sekarang! atau Saya Mau Bertanya Ke Sales Mekari Jurnal Sekarang! Akuntansi Biaya Perusahaan Dagang Kegiatan utama perusahaan dagang adalah melakukan penjualan produk yang telah dibeli oleh perusahaan kepada konsumen. Perlu diingat, perusahaan dagang tidak memproduksi barang dagangannya sendiri, sehingga dia hanya mendistribusikan barang dagangan saja. Adapun proses distribusi dibagi menjadi dua jenis, yaitu proses distribusi langsung (melalui perantara) dan proses distribusi tidak langsung. Terdapat 4 unsur yang menjadi dasar untuk menghitung akuntansi biaya pada perusahaan dagang, yaitu: Kas keluar, yaitu merupakan biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan. Barang masuk, berupa barang yang dibeli oleh perusahaan untuk diperdagangkan. Kas masuk, adalah uang yang diperoleh dari penjualan barang dagangan oleh perusahaan. Barang keluar, adalah semua barang yang dijual oleh perusahaan. Jika disimpulkan, akuntansi perusahaan dagang ini sebenarnya memperhitungkan barang yang masuk dan keluar. Karenanya, juga terdapat akun-akun lain yang juga harus diperhitungkan dan diperhatikan. Adapun akun-akun tersebut seperti; akun HPP, akun penjualan, akun pembelian, akun persediaan, akun beban pemasaran, akun potongan pembelian, akun diskon atau potongan harga. Akuntansi Biaya Perusahaan Manufaktur Berbeda dengan perusahaan jasa dan dagang, perusahaan manufaktur merupakan perusahaan yang aktivitasnya membuat produk dengan mengolah bahan baku menjadi produk jadi yang siap jual. Sehingga akuntansi pada perusahaan manufaktur memiliki tujuan untuk menentukan harga pokok produksi dari setiap barang yang diproduksi. Selain itu, tujuan lain dari akuntansi biaya di perusahaan manufaktur yaitu menyampaikan informasi berupa harga-harga produksi dari setiap unit yang disimpan di gudang. Siklus akuntansi biaya pada perusahaan manufaktur dimulai dari persiapan bahan baku, proses pembuatan produk, sampai akhirnya menghasilkan produk jadi. Beberapa akun yang ikut diperhitungkan dalam perhitungan akuntansi biaya perusahaan manufaktur yaitu harga pokok bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, biaya overhead produksi, dan harga pokok penjualan. Akuntansi Biaya Perusahaan Tambang Perusahaan tambang memiliki aktivitas utamanya yaitu kegiatan eksplorasi, kegiatan pengembangan dan pembangunan, kegiatan produksi, dan kegiatan pengolahan (refinery). Karena karakteristiknya yang sangat berbeda dari jenis-jenis perusahaan sebelumnya, maka siklus akuntansi biaya pada perusahaan tambang ini diatur secara khusus. Adapun aturan khusus mengenai perusahaan tambang yakni Peraturan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK). Berikut beberapa aturan terkait kegiatan akuntansi perusahaan tambang: PSAK 16, mengatur tahap kegiatan konstruksi PSAK 19, mengatur kegiatan pengembangan PSAK 64, mengatur tentang akuntansi pada tahap eksplorasi dan evaluasi pertambangan PSAK 33 revisi 2011, mengatur tentang kegiatan produksi yang melibatkan pengelupasan lapisan tanah termasuk juga pengelolaan lingkungan hidup. Jadi, dapat disimpulkan bahwa akuntansi biaya pada perusahaan pertambangan terletak pada pencatatan keuangan yang terjadi pada setiap aktivitas utamanya. Atur dan Pantau Operasional Lewat Fitur Biaya dan Anggaran Mekari Jurnal, Pelajari Fitur Jurnal Selengkapnya di sini! Saya Mau Coba Gratis Mekari Jurnal Sekarang! atau Saya Mau Bertanya Ke Sales Mekari Jurnal Sekarang! Manfaat Akuntansi Biaya Manfaat akuntansi untuk bisnis modern saat ini adalah bisa menjadi media informasi yang diperlukan untuk mengelola bisnis agar semakin berkembang. Karena dalam akuntansi biaya ada 4 tahapan yaitu perencanaan, pengawasan, pengukuran penghasilan, dan pengambilan keputusan. Jika keempat tahap tersebut dilakukan secara benar, bisa dipastikan Anda tidak akan bersusah payah bersaing dengan bisnis sejenis yang sedang berkembang pada masa ekonomi modern saat ini. Penerapan akuntansi pada ekonomi modern saat ini sangat berguna sekali. Karena dengan penghitungan biaya, Anda dapat menghitung biaya-biaya dalam proses produksi barang atau jasa secara terperinci sehingga tidak terjadi kerugian dalam bisnis. Kelola Biaya dan Transaksi dengan Software Akuntansi Jurnal Jangan lupa jika bisnis Anda sudah mulai berkembang, Anda harus mengelola keuangan dengan baik menggunakan teknologi software akuntansi online seperti Jurnal by Mekari. Jurnal adalah software akuntansi online yang membantu Anda dalam masalah administrasi keuangan bisnis. Untuk menghasilkan sebuah pencatatan akuntansi biaya, tentunya sebuah perusahaan harus memiliki pencatatan setiap transaksi keuangan dengan baik dan benar agar terhindar dari salahnya perhitungan dalam penyusunan laporan keuangan, Anda membutuhkan software akuntansi terintegrasi. Karena setiap detail transaksi yang dilakukan oleh perusahaan yang dicatat dan disusun dalam laporan akan membantu penentuan langkah bisnis sebuah perusahaan selanjutnya. Selain itu, laporan tersebut juga bisa digunakan untuk mengukur performa kinerja sebuah perusahaan. Jurnal sebagai salah satu software akuntansi terintegrasi, adalah salah satu aplikasi pembukuan tepercaya untuk bisnis Anda. Dengan Jurnal, Anda bisa mendapatkan kemudahan pencatat untuk keperluan akuntansi biaya kapan pun dan di mana pun. Tidak hanya pencatatan transaksi, Jurnal juga menyediakan fitur pembuatan faktur secara otomatis, pelacakan ketersediaan barang, dan manajemen aset yang akan membantu mengembangakan nilai aset bianis Anda di masa depan. Banyak fitur keuangan menarik yang patut Anda coba. Daftar sekarang juga dan nikmati free trial selama 14 hari untuk pengguna baru saat ini. Untuk info lebih lanjut silakan klik aplikasi stok gudang. Saya Mau Coba Gratis Mekari Jurnal Sekarang! atau Saya Mau Bertanya Ke Sales Mekari Jurnal Sekarang! Di atas merupakan pengertian akuntansi biaya dan klasifikasi dari akuntansi biaya. Akuntansi biaya merupakan bagian penting dari penghitungan pembiayaan produksi yang akan berdampak pada kelangsungan produksi dan penentuan masa depan strategi bisnis Anda. Kategori : AkuntansiFinancial Accounting Artikel Sebelumnya Artikel Selanjutnya Dapatkan kurasi newsletter terkait pembukuan dan Akuntansi Subscribe Ikuti akun media sosial resmi dari Mekari Jurnal Facebook Instagram LinkedIn YouTube Dapatkan kurasi newsletter terkait pembukuan dan Akuntansi Subscribe Bagikan artikelWhatsAppLinkedinFacebook
Akuntansi Biaya: Pengertian, Fungsi dan Klasifikasi Pengertian akuntansi biaya adalah suatu proses pencatatan keuangan yang di dalamnya terjadi penggolongan dan peringkasan atas biaya produksi, penjualan produk, ataupun jasa. Proses ini dilakukan dengan cara tertentu lengkap dengan penjelasan yang mendalam untuk kebutuhan analisis. Akuntansi biaya diperlukan untuk pertanggungjawaban kepada pihak eksternal perusahaan seperti investor ataupun kreditur, serta pihak internal (manajemen) perusahaan itu sendiri. Data historis yang disajikan sangat krusial bagi manajemen dalam mengambil keputusan strategis di masa depan. Tahukah Anda bahwa pengelolaan biaya dan anggaran perusahaan bisa dilakukan secara lebih praktis dan akurat menggunakan teknologi modern? Buktikan kemudahannya melalui solusi digital yang terintegrasi untuk bisnis Anda. Tahukah Anda kalau aplikasi akuntansi online Mekari Jurnal bisa memudahkan Anda mengelola biaya dan anggaran perusahaan secara lebih praktis dan akurat. Buktikan dengan klik pada tombol atau banner di bawah ini. Saya Mau Coba Gratis Mekari Jurnal Sekarang! atau Saya Mau Bertanya Ke Sales Mekari Jurnal Sekarang! Pengertian Akuntansi Biaya Secara umum, akuntansi biaya adalah aktivitas berupa pencatatan, pengklasifikasian, hingga pelaporan semua transaksi yang terjadi dari proses produksi hingga distribusi produk. Berikut adalah beberapa pandangan ahli mengenai bidang ini: Bastian dan Nurlela (2006): Berfokus pada metode untuk mencatat, mengukur, hingga melaporkan informasi biaya selama proses produksi. Kholmi dan Yuninsih (2009): Menekankan pada proses pelacakan dan pengalokasian yang disertai analisis terhadap biaya aktivitas produksi. Datar, Foster, dan Horngren (2005): Menyediakan informasi yang dibutuhkan akuntansi keuangan dan manajemen untuk mengukur pemanfaatan sumber daya. Rayburn (1999): Bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis unsur biaya langsung maupun tidak langsung pada pemasaran barang dan jasa. Kelola Kas & Transaksi Lebih Mudah dan Akurat, Pelajari Fitur Mekari Jurnal Selengkapnya di sini! Saya Mau Coba Gratis Mekari Jurnal Sekarang! atau Saya Mau Bertanya Ke Sales Mekari Jurnal Sekarang! Fungsi Akuntansi Biaya Laporan akuntansi biaya dibuat untuk membantu manajemen mengambil keputusan tentang harga pokok produk dan kebijakan finansial lainnya. Berikut adalah fungsi-fungsi utamanya: Menentukan Harga Pokok: Memastikan biaya per unit dari berbagai produk secara akurat untuk menetapkan harga jual yang kompetitif. Analisis Operasional: Memberikan rincian pengeluaran yang tepat berdasarkan proses kerja lapangan. Pengendalian Pemborosan: Mengidentifikasi sumber pemborosan bahan baku, tenaga kerja, maupun penggunaan mesin. Penyusunan Anggaran: Menyediakan data dasar untuk perencanaan anggaran dan memantau pelaksanaannya agar tetap sesuai target. Pengambilan Keputusan: Memberi saran kebijakan ekspansi, penggantian aset, atau pengenalan produk baru berdasarkan data profitabilitas. Klasifikasi Jenis dan Metode Akuntansi Biaya Terdapat beberapa metode utama yang digunakan perusahaan untuk mengukur dan melaporkan biaya produksi mereka. Pemilihan metode ini sangat bergantung pada model bisnis dan tingkat akurasi yang dibutuhkan. 1. Activity-Based Costing (ABC) Metode ini menetapkan beban berdasarkan aktivitas yang melibatkan sumber daya. ABC dianggap sangat akurat karena merinci overhead dari setiap departemen dan menugaskannya ke output spesifik. 2. Standard Cost Accounting Metode ini menggunakan rasio untuk membandingkan efisiensi penggunaan tenaga kerja dan bahan aktual dengan standar yang telah ditetapkan sebelumnya. 3. Job Costing Melibatkan akumulasi rincian pengeluaran untuk kelompok unit tertentu atau pesanan khusus, seperti pembuatan perabot custom atau proyek konstruksi spesifik. 4. Process Costing Digunakan untuk produksi jangka panjang dengan produk yang massal dan identik, seperti pengolahan minyak atau produksi minuman kemasan. Biaya total dibagi dengan jumlah unit yang dihasilkan. Baca juga: Zero Based Budgeting, Metode Anggaran Tak Bersisa yang Wajib Diketahui Siklus Akuntansi Biaya yang Terstruktur Setiap perusahaan manufaktur atau penyedia jasa biasanya memiliki siklus akuntansi biaya yang dimulai dari pengolahan bahan baku hingga penyimpanan produk jadi. Berikut adalah alurnya: Pencatatan Harga Bahan Baku: Mendata semua biaya perolehan material utama. Biaya Tenaga Kerja: Mencatat upah tenaga kerja langsung maupun tidak langsung. Biaya Overhead: Mendata biaya pendukung produksi seperti listrik pabrik dan penyusutan mesin. Kalkulasi Harga Pokok: Menentukan total biaya produksi per unit setelah menggabungkan semua komponen biaya. Baca juga: Contoh Laporan Harga Pokok Produksi Perusahaan Di Mana Akuntansi Biaya Dibutuhkan? Akuntansi biaya biasanya digunakan pada perusahaan yang sistem bisnisnya mengolah bahan baku untuk membuat produk, kemudian dijual kembali. Akuntansi di sini memiliki peran penting untuk melakukan pencatatan saat proses produksi sampai menghasilkan suatu produk. Penghitungan biaya bisa juga dianggap sebagai alat penting yang dapat membatu keputusan manajemen untuk melakukan perencanaan, pertimbangan, pengawasan, serta menjadi penilaian terhadap kegiatan yang berlangsung pada perusahaan. Disamping itu, akuntansi diidentikkan dengan proses manajerial dan juga membantu seorang manajer dalam merencanakan, mengontrol, serta mengevaluasi dari awal hingga akhir kegiatan perusahaan. Banyak yang menganggap bahwa akuntansi biaya hanya berlaku untuk pabrikase atau perusahaan manufaktur saja. Namun, di era modern saat ini akuntansi dapat diterapkan pada setiap jenis bisnis dari berbagai ukuran yang bisa mengambil konsep dan manfaat dari penghitungan biaya. Baca juga: Tips Efektif Mengelola Pengeluaran dan Biaya Pajak dalam Berbisnis Contoh Penerapan Akuntansi Biaya di Beberapa Jenis Perusahaan Seperti yang kita ketahui, perusahaan jasa memiliki karakteristik yang berbeda dengan perusahaan dagang atau manufaktur yang menjual barang dagangan atau memproduksi barang dagangannya. Perusahaan jasa hanya memberikan jasa/pelayanan untuk kliennya. Sehingga aktivitas dalam perusahaan jasa yaitu antara proses persiapan penyedia jasa sampai penggunaan jasa dan terakhir pembayaran jasa oleh klien. Oleh karena itu, siklus akuntansi biaya perusahaan jasa dihitung dari persiapan pemberian jasa dan ditutup dengan pemberian harga pokok jasa yang diberikan. Dengan demikian, laporan keuangan pada perusahaan jasa menampilkan data harga pokok jasa yang digunakan oleh klien. Data tersebutlah yang menjadi informasi untuk menentukan langkah atau keputusan yang akan diambil oleh perusahaan. Proses Akuntansi Otomatis Minim Risiko Human Error dengan Mekari Jurnal. Pelajari selengkapnya! Saya Mau Coba Gratis Mekari Jurnal Sekarang! atau Saya Mau Bertanya Ke Sales Mekari Jurnal Sekarang! Akuntansi Biaya Perusahaan Dagang Kegiatan utama perusahaan dagang adalah melakukan penjualan produk yang telah dibeli oleh perusahaan kepada konsumen. Perlu diingat, perusahaan dagang tidak memproduksi barang dagangannya sendiri, sehingga dia hanya mendistribusikan barang dagangan saja. Adapun proses distribusi dibagi menjadi dua jenis, yaitu proses distribusi langsung (melalui perantara) dan proses distribusi tidak langsung. Terdapat 4 unsur yang menjadi dasar untuk menghitung akuntansi biaya pada perusahaan dagang, yaitu: Kas keluar, yaitu merupakan biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan. Barang masuk, berupa barang yang dibeli oleh perusahaan untuk diperdagangkan. Kas masuk, adalah uang yang diperoleh dari penjualan barang dagangan oleh perusahaan. Barang keluar, adalah semua barang yang dijual oleh perusahaan. Jika disimpulkan, akuntansi perusahaan dagang ini sebenarnya memperhitungkan barang yang masuk dan keluar. Karenanya, juga terdapat akun-akun lain yang juga harus diperhitungkan dan diperhatikan. Adapun akun-akun tersebut seperti; akun HPP, akun penjualan, akun pembelian, akun persediaan, akun beban pemasaran, akun potongan pembelian, akun diskon atau potongan harga. Akuntansi Biaya Perusahaan Manufaktur Berbeda dengan perusahaan jasa dan dagang, perusahaan manufaktur merupakan perusahaan yang aktivitasnya membuat produk dengan mengolah bahan baku menjadi produk jadi yang siap jual. Sehingga akuntansi pada perusahaan manufaktur memiliki tujuan untuk menentukan harga pokok produksi dari setiap barang yang diproduksi. Selain itu, tujuan lain dari akuntansi biaya di perusahaan manufaktur yaitu menyampaikan informasi berupa harga-harga produksi dari setiap unit yang disimpan di gudang. Siklus akuntansi biaya pada perusahaan manufaktur dimulai dari persiapan bahan baku, proses pembuatan produk, sampai akhirnya menghasilkan produk jadi. Beberapa akun yang ikut diperhitungkan dalam perhitungan akuntansi biaya perusahaan manufaktur yaitu harga pokok bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, biaya overhead produksi, dan harga pokok penjualan. Akuntansi Biaya Perusahaan Tambang Perusahaan tambang memiliki aktivitas utamanya yaitu kegiatan eksplorasi, kegiatan pengembangan dan pembangunan, kegiatan produksi, dan kegiatan pengolahan (refinery). Karena karakteristiknya yang sangat berbeda dari jenis-jenis perusahaan sebelumnya, maka siklus akuntansi biaya pada perusahaan tambang ini diatur secara khusus. Adapun aturan khusus mengenai perusahaan tambang yakni Peraturan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK). Berikut beberapa aturan terkait kegiatan akuntansi perusahaan tambang: PSAK 16, mengatur tahap kegiatan konstruksi PSAK 19, mengatur kegiatan pengembangan PSAK 64, mengatur tentang akuntansi pada tahap eksplorasi dan evaluasi pertambangan PSAK 33 revisi 2011, mengatur tentang kegiatan produksi yang melibatkan pengelupasan lapisan tanah termasuk juga pengelolaan lingkungan hidup. Jadi, dapat disimpulkan bahwa akuntansi biaya pada perusahaan pertambangan terletak pada pencatatan keuangan yang terjadi pada setiap aktivitas utamanya. Atur dan Pantau Operasional Lewat Fitur Biaya dan Anggaran Mekari Jurnal, Pelajari Fitur Jurnal Selengkapnya di sini! Saya Mau Coba Gratis Mekari Jurnal Sekarang! atau Saya Mau Bertanya Ke Sales Mekari Jurnal Sekarang! Manfaat Akuntansi Biaya Manfaat akuntansi untuk bisnis modern saat ini adalah bisa menjadi media informasi yang diperlukan untuk mengelola bisnis agar semakin berkembang. Karena dalam akuntansi biaya ada 4 tahapan yaitu perencanaan, pengawasan, pengukuran penghasilan, dan pengambilan keputusan. Jika keempat tahap tersebut dilakukan secara benar, bisa dipastikan Anda tidak akan bersusah payah bersaing dengan bisnis sejenis yang sedang berkembang pada masa ekonomi modern saat ini. Penerapan akuntansi pada ekonomi modern saat ini sangat berguna sekali. Karena dengan penghitungan biaya, Anda dapat menghitung biaya-biaya dalam proses produksi barang atau jasa secara terperinci sehingga tidak terjadi kerugian dalam bisnis. Kelola Biaya dan Transaksi dengan Software Akuntansi Jurnal Jangan lupa jika bisnis Anda sudah mulai berkembang, Anda harus mengelola keuangan dengan baik menggunakan teknologi software akuntansi online seperti Jurnal by Mekari. Jurnal adalah software akuntansi online yang membantu Anda dalam masalah administrasi keuangan bisnis. Untuk menghasilkan sebuah pencatatan akuntansi biaya, tentunya sebuah perusahaan harus memiliki pencatatan setiap transaksi keuangan dengan baik dan benar agar terhindar dari salahnya perhitungan dalam penyusunan laporan keuangan, Anda membutuhkan software akuntansi terintegrasi. Karena setiap detail transaksi yang dilakukan oleh perusahaan yang dicatat dan disusun dalam laporan akan membantu penentuan langkah bisnis sebuah perusahaan selanjutnya. Selain itu, laporan tersebut juga bisa digunakan untuk mengukur performa kinerja sebuah perusahaan. Jurnal sebagai salah satu software akuntansi terintegrasi, adalah salah satu aplikasi pembukuan tepercaya untuk bisnis Anda. Dengan Jurnal, Anda bisa mendapatkan kemudahan pencatat untuk keperluan akuntansi biaya kapan pun dan di mana pun. Tidak hanya pencatatan transaksi, Jurnal juga menyediakan fitur pembuatan faktur secara otomatis, pelacakan ketersediaan barang, dan manajemen aset yang akan membantu mengembangakan nilai aset bianis Anda di masa depan. Banyak fitur keuangan menarik yang patut Anda coba. Daftar sekarang juga dan nikmati free trial selama 14 hari untuk pengguna baru saat ini. Untuk info lebih lanjut silakan klik aplikasi stok gudang. Saya Mau Coba Gratis Mekari Jurnal Sekarang! atau Saya Mau Bertanya Ke Sales Mekari Jurnal Sekarang! Di atas merupakan pengertian akuntansi biaya dan klasifikasi dari akuntansi biaya. Akuntansi biaya merupakan bagian penting dari penghitungan pembiayaan produksi yang akan berdampak pada kelangsungan produksi dan penentuan masa depan strategi bisnis Anda.