Jurnal Enterpreneur

Cara Cerdas Mengontrol Biaya Overhead Agar Lebih Efisien

Banyaknya jenis biaya yang dikeluarkan baik secara teratur ataupun tidak teratur membuat perusahaan mengalami masalah efektivitas dan efisiensi biaya overhead yang sudah dikeluarkan. Karena itulah diperlukan strategi untuk mengontrol biaya overhead secara baik.

Penjelasan Biaya Overhead dalam Sebuah Perusahaan

Apakah Anda suka menyisihkan uang untuk menghadapi pengeluaran-pengeluaran tidak terduga?

Jika iya, maka Anda termasuk dalam orang yang selalu mempersiapkan segala hal  sebelum terjadi, sama seperti pepatah ‘sedia payung sebelum hujan’.

Persiapan anggaran tidak terduga ini tidak hanya dilakukan oleh individu atau pun keluarga, perusahaan maupun UKM juga perlu menyediakan jenis anggaran ini.

Biaya overhead adalah istilah yang digunakan untuk menyebut pengeluaran tidak terduga. Bahkan untuk sebuah bisnis, mereka lebih wajib untuk membuat anggaran pengeluaran/biaya overhead.

Menentukan biaya overhead bukanlah hal yang mudah. Mengingat kompleksnya siklus produksi dalam perusahaan manufaktur juga membuat biaya overhead sulit ditentukan.

Selain itu, coba Anda pikirkan apakah Anda dapat membedakan listrik dalam satu bulan di perusahaan yang masuk dalam produksi, komputer, lampu, dan peralatan lainnya, sulit bukan?

Tidak heran jika kita mendengar ada perusahaan yang mengalami kerugian karena kesulitan melacak atau tidak bisa mengontrol biaya yang dikeluarkan.

Untuk itu Anda perlu membuat langkah yang tepat untuk mengontrol biaya overhead di perusahaan Anda.

Tahukah Anda kalau aplikasi akuntansi online Jurnal by Mekari bisa memudahkan Anda mengelola keuangan perusahaan secara lebih praktis dan akurat. Buktikan dengan coba gratis aplikasi Jurnal pada banner di bawah ini.

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

 

Tips Mengontrol Biaya Overhead

Di bawah ini adalah beberapa tips atau cara mengontrol biaya overhead dengan tepat yang bisa Anda tiru:

Identifikasi Semua Biaya Overhead

cara mengontrol biaya overhead

Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah mengidentifikasi seluruh biaya overhead yang ada pada perusahaan. Catatlah dengan rapi setiap beban pada laporan keuangan dan lembar anggaran.

Selain itu, Anda juga dapat membuat laporan kegiatan produksi.

Kemudian pisahkan antara biaya produksi dan biaya overhead. Dari kelompok biaya overhead tersebut, pisahkanlah overhead berdasarkan fungsinya seperti pemasaran, administrasi, SDM, dan lain sebagainya.

Langkah pertama ini mungkin terlihat sangat ribet untuk dibayangkan. Namun, percayalah ini hanya akan ribet di awal, selanjutnya Anda hanya perlu menyesuaikan masing-masing biaya yang ada.

Dengan mengidentifikasi setiap biaya yang ada, akan memudahkan Anda untuk mengontrol atau mengendalikan biaya overhead. Mana biaya overhead yang harus dikurangi, dipertahankan atau dihilangkan.

Baca juga: Cara Mengontrol Stok Barang Dagang dengan Tepat dan Cepat

Bekerja Sama dengan Kepala Divisi/Bagian

Bekerja sama dengan kepala divisi atau bagian akan membantu Anda untuk mengontrol dan mengendalikan biaya overhead.

Kepala divisi atau manajer merupakan pihak yang paling mengetahui kegiatan divisi mereka masing-masing.

Mintalah kepala departemen atau manajer untuk mengajukan anggaran di setiap awal tahun. Selanjutnya Anda dapat mengevaluasi apakah biaya yang ada diperlukan atau tidak, efektif atau tidak.

Setelah itu, Anda juga dapat meminta bantuan kepada divisi atau manajer bagian untuk mencari cara mengurangi biaya tanpa mengorbankan produktivitas, efisiensi dan kualitas.

Baca juga: Pencatatan Pajak Sesuai Ketentuan Perundang-undangan

Buatlah Sistem Pembelian

tips mengontrol biaya overhead

Maksud dari langkah ketiga ini yakni Anda perlu membuat sistem atau alur pembelian. Pilih dan tetapkan satu orang yang bertanggung jawab untuk meninjau dan menyetujui pembelian.

Sehingga orang tersebut dapat melihat semua biaya yang dianggarkan atau direncanakan.

Sebelum menyetujui pembayaran biaya-biaya yang ada, Anda dapat menyeleksi  biaya yang dibutuhkan atau melakukan penawaran atas pembelian agar dapat menekan pengeluaran.

Dengan demikian biaya overhead akan lebih terkontrol.

Menetapkan Tarif yang Berbeda untuk Setiap Divisi

Dengan menetapkan tarif yang berbeda untuk setiap divisi atau departemen, maka perhitungan biaya overhead menjadi lebih efisien.

Setiap divisi sudah membuat rencana anggaran, selanjutnya tugas Anda mencocokan antara anggaran dan realisasi terhadap biaya yang ada.

Dari informasi tersebut, Anda dapat mengendalikan biaya overhead untuk periode selanjutnya. Selain itu, setiap divisi atau bagian juga akan lebih bertanggung jawab terhadap biaya overhead yang dikeluarkan.

Untuk memudahkan Anda menghitung dan mengelola semua biaya yang terjadi dalam perusahaan, Anda dapat menggunakan bantuan software akuntansi seperti Jurnal.

Jurnal memiliki fitur pembiayaan. Melalui fitur ini, dengan mudah Anda dapat mengatur semua biaya yang ada pada bisnis Anda, mengelola biaya, melacak bukti pembayaran, menjadwalkan pembayaran berulang, dan melihat kategori biaya menjadi mudah.

Selain fitur pembiayaan, Jurnal juga memiliki fitur-fitur lain yang dapat membantu Anda mengelola keuangan perusahaan. Informasi lebih lengkap.

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

 

Kategori : Keuangan

Kembangkan bisnis Anda dengan Jurnal sekarang

https://d39otahjdwbcpl.cloudfront.net/wp-content/uploads/2021/04/ic-invite-to-office.svg

Coba Gratis

Akses seluruh fitur Jurnal by Mekari selama 14 hari tanpa biaya apapun

Coba Gratis 14 hari
https://d39otahjdwbcpl.cloudfront.net/wp-content/uploads/2021/04/ic-demo-interaktif.svg

Jadwalkan Demo

Jadwalkan sesi demo dan konsultasikan kebutuhan Anda langsung dengan sales kami

Jadwalkan Demo