Saat ini bisnis online memang sangat menjanjikan, apalagi didukung dengan metode pemasaran yang beragam sehingga dapat menghasilkan keuntungan yang cukup besar. Salah satu teknik pemasaran yang sering digunakan adalah viral marketing. Teknik pemasaran jenis ini memang cukup tepat untuk digunakan di era digital saat ini. Viral marketing memiliki konsep yang hampir sama dengan word of mouth atau yang dapat dikatakan sebagai metode penyebaran pesan kepada konsumen melalui kata-kata. Konsep dari teknis pemasaran ini lebih memanfaatkan penggunaan jaringan sosial di dalam dunia maya. Teknik pemasaran ini berfungsi untuk mendorong seseorang agar menyampaikan kembali pesan atau informasi produk secara kuat, berkala, dan berkelanjutan. Dengan cara tersebut, maka konsumen akan memiliki daya ingat yang kuat terhadap produk yang ditawarkan. Untuk memahami lebih lanjut terkait teknik pemasaran, berikut ini adalah pengertian serta penerapan strategi viral marketing dalam dunia bisnis.

Pengertian Viral Marketing

Viral marketing merupakan sebuah strategi pemasaran yang akan mendorong individu untuk menyampaikan sebuah pesan pemasaran kepada individu lainnya. Sehingga akan menciptakan sebuah potensi pertumbuhan eksponensial dalam paparan dan pengaruh pesan pemasaran tersebut. Seperti sebuah virus, strategi marketing jenis ini memanfaatkan perkalian yang cepat untuk melontarkan pesan ke ribuan individu, bahkan jutaan. Jika di dalam strategi marketing tradisional sering didengar istilah “dari mulut ke mulut”, maka hal serupa juga dikenal di dalam dunia internet dengan istilah viral marketing, atau creating a buzz, leveraging the media, atau network marketing. Alur kerja dari viral marketing adalah sebagai berikut ini:

  1. Seseorang mendapatkan ide atau gagasan.
  2. Kemudian ide atau gagasan tersebut menimbulkan reaksi kepada orang tersebut.
  3. Seseorang dengan rela atau enggan akan membantu menyebarkan ide tersebut.
  4. Selanjutnya lebih banyak orang mendapatkan ide tersebut.
  5. Setiap orang baru berpotensi untuk bereaksi terhadap ide tersebut dan membantu menyebarkannya lagi ke orang lain.
  6. Prosesnya menjadi berulang dengan sendirinya, begitu seterusnya hingga menjadi viral.

Cara Kerja Viral Marketing

Viral marketing dapat berkembang melalui jaringan internet, yang menduplikasikan dirinya menjadi semakin banyak seperti cara kerja sebuah virus komputer. Oleh karena itu di dalam penggunaannya, viral marketing memerlukan koneksi jaringan internet. Strategi marketing jenis ini dapat bekerja dengan cara menyebarkan informasi melalui database pengguna internet yang telah terdaftar untuk digunakan secara massal. Misalnya, dari situs web elektronik gratis seperti Yahoo, Hotmail, atau Gmail yang memberikan pelayanan email secara gratis dan memberikan berbagai penawaran produk bersamaan dengan layanan email tersebut. Bentuk strategi dari marketing jenis ini merupakan strategi pemasaran modern yang menjanjikan ketenaran produk yang dipasarkan. Apalagi, masyarakat selalu terhubung dengan koneksi internet untuk mengakses fitur secara gratis. Ide kreatif sangat diperlukan di dalam jenis pemasaran jenis ini karena pengguna internet cukup pintar dalam memilih konten yang murni sebagai informasi dan mana yang merupakan sebuah strategi bisnis atau iklan.

Kelebihan dan Kekurangan Viral Marketing

Sama halnya dengan strategi marketing lainnya, viral marketing juga memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan. Berikut ini adalah beberapa kelebihannya:

  1. Konsumen dapat mengajak atau mereferensikan teman atau kolega mereka untuk berbelanja.
  2. Perusahaan yang menggunakan program marketing ini akan dibela oleh para konsumennya, dan hal tersebut dilakukan karena konsumen sudah merasa menjadi bagian dari perusahaan tersebut.
  3. Viral marketing akan menghemat biaya promosi, karena konsumen yang akan menjadi juru promosinya. Strategi marketing ini tidak akan merugikan konsumen karena konsumen merasa bahwa mereka bukan bagian dari karyawan. Jadi Anda tidak perlu merasa ada beban dan moral dalam menjalankannya.
  4. Tidak perlu melakukan edukasi pasar karena konsumen sudah mengenal bisnis online Anda.
  5. Strategi marketing ini tidak akan mengganggu strategi lain yang sudah Anda jalankan. Justru, viral marketing akan melengkapi strategi pemasaran lainnya yang Anda miliki.

Selain memiliki banyak kelebihan, ternyata strategi marketing jenis ini juga memiliki kelemahan, diantaranya adalah:

  1. Kemampuan penerima informasi dalam menangkap pesan, dan tidak semua konsumen mampu menerima pesan yang disampaikan dengan baik.
  2. Anda tidak dapat menduga apakah strategi marketing yang dijalankan berhasil dan akan mendapatkan hasil yang baik atau tidak.

Viral marketing sangat berpotensi untuk meningkatkan brand awareness dan penjualan pada bisnis online Anda. Selain itu teknik ini juga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan popularitas dan penjualan bisnis online. Viral marketing tidak akan berhasil tanpa adanya kreativitas. Meskipun terlihat sederhana, namun strategi marketing ini harus dijalankan dengan perencanaan yang matang. Strategi marketing ini memang akan sangat menguntungkan, terutama untuk meningkatkan penjualan bisnis online Anda. Namun penerapan tersebut harus dirancang dengan baik sehingga eksekusi yang dilakukan juga akan berjalan sesuai dengan ekspektasi. Selain menyiapkan strategi marketing yang tepat, sebuah bisnis tentu saja membutuhkan pengelolaan keuangan yang tepat pula. Untuk mengerjakan pembukuan dan laporan keuangan bisnis yang akurat, gunakan aplikasi akuntansi online Jurnal. Jurnal merupakan salah satu solusi terbaik untuk menunjang kesuksesan bisnis Anda.