Kata ‘Brand’ pasti sudah tidak asing bagi Anda bukan? Selintas, sebagian orang menganggap brand identity berkaitan dengan logo perusahaan. Bagaimana dengan Anda, apakah sudah mengetahui apa itu brand identity? Brand merupakan hal yang penting dalam sebuah bisnis. Karena dengan menggunakan brand identity, Anda dapat membentuk persepsi orang-orang terhadap bisnis Anda.

Brand bukanlah hanya untuk perusahaan dengan skala besar melainkan bisnis menengah, kecil seperti UKM juga perlu membangun brand. Bahkan bukan hanya sekedar brand saja  tetapi setiap perusahaan harus dapat membuat brand identity. Agar memahami lebih jelas tentang brand identity, berikut ulasan lengkapnya.

Brand Vs Brand Identity

Brand dengan nama perusahaan atau produk merupakan hal yang berbeda. Menurut Charlene Li dan Josh Bernoff, brand merupakan apa yang konsumen katakan mengenai produk Anda. Ingat ya bukan merek tetapi lebih mengarah kepada pengalaman. Misalnya Anda ingin makan ayam goreng, jika ayam goreng beli nya di pinggir jalan mungkin Anda tidak tertarik karena yang Anda inginkan sebenarnya ayam goreng KFC. Sama-sama ayam goreng namun Anda akan memiliki pengalaman yang berbeda jika makan di tempat seperti KFC daripada di tempat lain. Begitu pula untuk produk-produk lainnya, seperti kopi Starbuck, notebook Apple, HP Samsung, dan seterusnya.

Berbeda dengan brand, brand identity ialah segala jenis elemen dari brand yang meliputi penyampaian karakter, komitmen, dan nilai produk sebuah perusahaan agar dikenal oleh konsumen melalui aspek warna, simbol dan sebagainya. Karenanya, brand identity lebih berkaitan dengan logo. Pendapat lain menyatakan bahwa brand identity berkaitan dengan bagaimana karakter bisnis Anda dipahami oleh konsumen.

Manfaat Memiliki Brand Identity

Seperti yang sudah di katakan sebelumnya, jika brand identity sangat penting bagi sebuah bisnis. Untuk mendapatkan brand identity yang kuat, Anda juga perlu membangunnya dengan kuat. Mengingat brand identity sendiri berkaitan dengan karakter maka untuk membangun brand membutuhkan perlu waktu dan usaha. Hal ini karena dengan memiliki brand identity, bisnis Anda akan mendapatkan banyak manfaat yang diperoleh. Berikut manfaat memiliki brand identity:

  1. Distribusi

Salah satu manfaat yang akan didapatkan jika Anda memiliki brand identity yang kuat yakni berkaitan dengan masalah distribusi. Jika Anda memiliki brand yang kuat di pasaran maka distributor akan lebih percaya untuk menyalurkan produk atau jasanya. Konsumen dan masyarakat yang percaya dengan brand Anda akan berdampak baik terhadap distributor. Oleh karena itu, distribusi produk atau jasa dari bisnis Anda menjadi lebih mudah.

  1. Kesetiaan Konsumen

Konsumen yang sudah mengetahui brand Anda akan mendapatkan manfaat mengenai loyalitas atau kesetiaan konsumen. Loyalitas konsumen ini juga berkaitan dengan peranan brand identity yang strategis. Dengan menjaga kualitas produk atau jasa yang di tawarkan maka Anda memiliki kesempatan yang besar untuk memperoleh kesetiaan konsumen. Dengan begitu secara tidak langsung, Anda juga akan menambah pendapatan. Karena konsumen akan selalu membeli atau mengkonsumsi produk atau jasa dari bisnis Anda saat ia merasa butuh.

  1. Mendapatkan Referensi Profesional

Selain terkait distributor dan loyalitas, Anda juga akan memperoleh manfaat berupa referensi profesional. Anda bisa mendapatkan rekomendasi dari profesional dengan mudah. Hal ini karena mereka menilai brand Anda memiliki kredibilitas yang tinggi. Sehingga dengan mudah para profesional akan memberikan rekomendasi saat ada orang yang sedang mencari produk atau layanan dari bisnis Anda. Bahkan bukan hanya profesional para konsumen Anda juga dengan senang akan memberikan review dari produk atau pun jasa yang digunakan. Oleh karena itu, bangun lah brand identity dengan baik dan benar.

Baca juga: Cara Membangun Brand Identity untuk Bisnis Anda

Hal yang Harus Diperhatikan dalam Membentuk Brand Identity

Semua Hal tentang Brand Identity yang Perlu Anda Ketahui

Untuk membangun brand identity, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Adapun beberapa hal tersebut yakni:

  • Jangan berkutat dengan nama

Biasanya orang akan memikirkan nama brand atau logo terlebih dahulu. Nama, logo, dan sebagainya memang penting, tapi bukanlah hal yang utama. Buatlah strategi pemasaran yang bagus dahulu, karena untuk membuat produk atau jasa dikenal juga dibutuhkan sebuah strategi dari hal-hal yang sepele seperti budaya, nilai pelayanan, dan sebagainya. Meskipun begitu, nama dan logo juga penting ya, tidak boleh diabaikan atau dibuat sembarangan.

  • Target pasar

Perhatikan juga target pasar. Pangsa pasar merupakan sumber pendapatan Anda maka akomodasi lah keinginan mereka. Gunakanlah data yang akurat untuk menentukan target pasar dari brand Anda. Setelah itu, Anda dapat melakukan semacam survei untuk mencari tahu pola pikir dari konsumen dan calon konsumen Anda.

  • Perhatikan hal-hal kecil

Hal-hal kecil yang dimaksudkan seperti tagline, warna, tipografi, copywriting, dan lainnya untuk membantu meningkatkan nilai dari brand identity bisnis Anda. Beberapa tips yang dapat Anda coba seperti memberikan warna khas atau warna yang eye catching, hindari kata-kata yang berbau hard selling dan tidak ramah.

  • Jangan berpatokan terhadap pesaing

Kompetitor memang dapat menjadi acuan tetapi juga jangan saklek untuk berpatokan terhadap pesaing Anda. Jika Anda menyamai kompetitor maka akhirnya branding yang Anda lakukan akan sama dengan kompetitor tidak ada bedanya malah Anda terlihat meniru saja. Ciptakan gaya atau ciri khas tersendiri. Di mana masyarakat merasa sadar bahwa brand identity bisnis Anda memang terbaik.

  • Fokus

Ada banyak perusahaan yang jatuh karena mereka tidak fokus pada saat bisnisnya sedang berkembang. Biasanya mereka fokus untuk melakukan ekspansi. Padahal jika tidak direncanakan dengan matang, ekspansi akan sangat mahal. Maka jangan memenuhi keinginan yang Anda saja belum bisa membereskan satu jenis bisnis. Maka dari itu fokus lah untuk membangun brand identity. Meskipun Anda sudah memiliki brand identity yang cukup kuat, tetap saja Anda harus fokus dengan memperkuat pondasi atau menjaga konsistensi agar konsumen Anda semakin setia dan bertambah.

Pihak yang Melakukan Company Branding

  1. Diri Sendiri

Untuk melakukan branding, ada beberapa cara. Pertama, Anda dapat melakukannya sendiri. Jika Anda melakukannya sendiri maka biaya atau pengeluaran yang ada kecil karena Anda tidak perlu membayar jasa bantuan profesional. Namun, jika Anda melakukan sendiri Anda juga harus berpikir ekstra dan perlu mengeluarkan banyak tenaga.

  1. Jasa Profesional

Cara kedua yakni dengan menyewa atau membayar jasa profesional. Jika Anda menggunakan jasa profesional Anda akan mendapatkan sudut pandang profesional dan feedback yang baik mengenai branding bisnis Anda. Namun, Anda juga harus mengeluarkan biaya lebih untuk membayar jasanya. Oleh karena itu, mau menggunakan cara manapun Anda harus memperhitungkan dan menyesuaikan nya sesuai dengan perusahaan Anda.

Penguatan brand identity dapat dilakukan secara efektif dan efisien jika Anda memiliki pengelolaan keuangan yang baik dan benar. Sehingga, tujuan agar konsumen memahami dan mengenal brand identity bisnis Anda dapat tercapai. Selain brand identity, agar bisnis Anda berjalan dengan baik Anda juga harus Anda harus memiliki laporan keuangan yang lengkap dan akurat. Agar mudah dalam membuat laporan keuangan Anda dapat menggunakan bantuan software akuntansi online seperti Jurnal.

Jurnal dapat membantu Anda membuat laporan keuangan dengan cepat, mudah, dan akurat. Selain itu dengan menggunakan Jurnal, Anda juga dapat melihat dan mengedit laporan keuangan secara realtime di mana pun dan kapan pun. Jurnal juga menyediakan guideline yang akan membantu Anda untuk menggunakannya sehingga Anda tidak akan mengalami kebingungan dan kesusahan. Daftarkan bisnis Anda sekarang juga di sini.