Menjalankan sebuah bisnis atau usaha menjadi salah satu langkah yang dipilih orang-orang yang mulai bosan menjadi karyawan. Tidak peduli seberapa mahir dalam bidang tersebut, mendirikan sebuah bisnis harus dilakukan dengan terencana dan penuh pertimbangan. Jangan sampai Anda membuka sebuah bisnis yang umurnya hanya beberapa pekan.

Terlebih Anda sampai menyerah karena gagal menjalankan bisnis tersebut. Tentu saja akan ada banyak rencana yang ingin direalisasikan saat Anda memiliki keinginan untuk terjun ke dunia bisnis. Namun, pada kenyataannya semua itu tidak semudah yang dipikirkan. Akan ada banyak sekali tantangan yang menghadang bisnis Anda. Maka dibutuhkan tekad, keberanian, dan kerja keras dalam membangun bisnis, bahkan bisnis terkecil sekalipun. Termasuk apabila Anda saat ini memanfaatkan momen lebaran untuk berbisnis, yaitu bisnis parcel.

Bisnis parcel lebaran memang sering dianggap sebagai bisnis musiman yang cukup menjanjikan. parcel lebaran banyak dicari oleh sebagian besar orang menjelang lebaran. Budaya memberikan parcel saat lebaran memang sudah marak dilakukan sejak dulu. Budaya ini justru mendatangkan peluang bagi para pelaku bisnis untuk mendapatkan keuntungan yang besar. Bahkan omzet yang bisa dihasilkan dari bisnis ini dapat meningkat hingga 100% menjelang hari raya tiba. Itulah mengapa bisnis ini sangat menarik untuk dilakukan. Namun menjalankan bisnis ini tidak boleh sembarangan. Ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan dan persiapkan sebelum mulai menjalankan bisnis ini.

Tips Sukses Menjalani Bisnis Parcel Lebaran

Pentingnya Melakukan Analisa Usaha Sebelum Menjalankan Bisnis Parcel Lebaran Untuk mencapai kesuksesan dalam menjalankan sebuah bisnis, Anda harus memiliki persiapan yang matang. Ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan agar bisnis parcel tidak kalah saing dengan penjual parcel lainnya. Diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Mencari supplier yang tepat

Agar Anda bisa mendapatkan keuntungan yang besar, maka modal yang dikeluarkan harus dapat ditekan seminimal mungkin. Itulah mengapa mencari supplier yang menawarkan harga murah tapi tetap berkualitas sangat penting untuk dilakukan. Apalagi bagi Anda yang belum memiliki modal yang besar. Namun hal tersebut dapat diatasi dengan mencari supplier yang mengizinkan metode pembayaran secara bertahap.

2. Melatih kemampuan dalam mengkreasikan bentuk parcel

Sebelum memutuskan untuk terjun langsung ke bisnis jenis ini, sediakan waktu khusus untuk berlatih mengemas. Selain isi, tampilan parcel adalah hal utama yang dapat menentukan penjualan parcel lebaran yang Anda tawarkan. Variasikan bentuk dan hiasan agar lebih unik dan menarik dari penjual parcel pada umumnya. Anda bisa belajar secara otodidak melalui Internet atau mengikuti kursus khusus menghias parcel. Rajin-rajinlah untuk melihat tren agar parcel Anda lebih unggul.

3. Menentukan target konsumen sesuai budget

Hingga saat ini sudah ada banyak variasi parcel, mulai dari makanan hingga barang elektronik. Isi parcel tentu saja akan menentukan harga dan sasaran pembeli. Oleh karena itu, fokuslah pada target konsumen tertentu sebelum menentukan isi parcel yang akan Anda jual. Misalnya, jika modal yang dimiliki tidak banyak, sasarlah konsumen menengah ke bawah dengan berfokus pada parcel makanan.

4. Terus melakukan inovasi

Sebelum mulai berbisnis, tanyakan pada diri sendiri terlebih dahulu apa yang membedakan parcel Anda dengan usaha parcel lainnya. Carilah sesuatu yang berbeda yang dapat menjadi nilai tambah. Misalnya, Anda dapat mengemas parcel dengan tema rustic, mengganti keranjang dengan boks lucu yang dapat digunakan kembali, atau lainnya. Modal yang dibutuhkan untuk menjalankan bisnis parcel lebaran memang tidak bisa dibilang sedikit. Oleh sebab itu, perlu strategi yang matang agar bisnis Anda dapat berjalan lancar dan dapat meraih keuntungan yang tinggi.

Memulai Bisnis Parcel Lebaran

Pentingnya Melakukan Analisa Usaha Sebelum Menjalankan Bisnis Parcel LebaranSetelah berbagai persiapan untuk menjalankan bisnis telah Anda lakukan, maka Anda tinggal melakukan hal-hal praktis seperti berikut ini:

  1. Mempelajari pesaing dan mengambil hal-hal baik dari mereka sehingga dapat dijadikan sebagai acuan.
  2. Memilih produk yang akan dijadikan sebagai parcel , apakah makanan, minuman kemasan, atau barang pecah belah. Jangan lupa untuk memperhatikan tanggal kadaluarsa produk untuk menjaga kepercayaan konsumen. Untuk produk pecah-belah, seperti peralatan rumah tangga yang memiliki bermacam model dan bentuk, pastikan bahwa produk tersebut tidak ada yang cacat atau rusak.
  3. Menyiapkan keranjang rotan, kertas, pita, dan bahan lainnya untuk didesain dan disesuaikan dengan tema serta jenis produk yang dikemas.
  4. Menyiapkan stok parcel di rumah. Dengan begitu, tamu yang datang dapat melihatnya sepuas hati. Siapa tahu, mereka tertarik dan memesan parcel Anda.
  5. Mencari konsumen dari perusahaan atau instansi tertentu, misalnya bank karena biasanya mereka memberikan bingkisan parcel kepada para nasabah yang loyal.
  6. Menjaga hubungan baik dengan para konsumen.

Melakukan Promosi & Pemasaran Parcel

Pentingnya Melakukan Analisa Usaha Sebelum Menjalankan Bisnis Parcel LebaranBerikut ini ada beberapa tips praktis untuk melakukan promosi dan pemasaran bisnis parcel di bulan Ramadan agar memperoleh omzet yang besar.

  1. Menentukan harga parcel yang murah atau kompetitif, dengan isi paket produk-produk yang baik dan berkualitas. Usahakan Anda memiliki kelebihan dalam kreasi kemasan parcel yang unik dan menarik.
  2. Melakukan promosi dari mulut ke mulut. Promosi ini akan lebih efektif apabila yang menyebarkan informasi adalah orang yang sudah pernah membeli produk parcel Anda.
  3. Memanfaatkan dan memaksimalkan promosi gratis di internet melalui situs gratisan atau jejaring sosial.
  4. Memberikan diskon khusus untuk pembelian parcel dalam jumlah minimal tertentu.

Analisa Bisnis Parcel Lebaran

Pentingnya Melakukan Analisa Usaha Sebelum Menjalankan Bisnis Parcel LebaranBerikut ini adalah contoh rincian modal yang diperlukan untuk menjalankan sebuah bisnis parcel yang bisa Anda jadikan sebagai acuan.

  1. Perlengkapan sebesar Rp5.650.000, berupa meja, rak, lemari, platik, pita dan kartu, keranjang, dan lainnya.
  2. Isi parcel, bisa berbeda-beda tergantung tema parcel yang akan Anda jual. Sebagai contoh, parcel kue kering dan aneka cemilan. Modal yang dibutuhkan untuk 100 paket Rp8.500.000.
  3. Biaya lain-lain, termasuk biaya sewa tempat jika diperlukan sebesar Rp5.000.000.

Maka total modal yang dibutuhkan adalah sebesar Rp19.150.000. Estimasi omzet yang dapat diperoleh adalah sebagai berikut:

Jika diasumsikan dalam sehari terjual 5 sampai 7 parcel dengan harga Rp150.000 per parcel. Maka akan didapatkan omzet sebesar Rp750.000 sampai Rp1.050.000 juta per hari atau hingga Rp31.500.000 juta per bulan. Estimasi ini belum menghitung lonjakan pesanan yang biasanya terjadi pada beberapa hari menjelang lebaran. Karena biasanya lonjakan pesanan bisa mencapai dua kali lipat.

Bagaimana, Anda tertarik untuk menjalankan bisnis parcel lebaran? Memulai sebuah bisnis memang gampang-gampang susah. Anda harus melakukan analisa dan persiapan secara matang agar bisnis dapat berjalan sesuai dengan rencana. Untuk membantu Anda dalam mengelola sebuah bisnis, penggunaan aplikasi Jurnal sangat tepat untuk Anda. Coba daftarkan bisnis Anda sekarang juga, dan dapatkan berbagai keuntungan dari Jurnal.

Jurnal dapat membantu Anda dalam mengelola laporan keuangan secara lebih mudah, mulai dari membuat neraca keuangan, arus kas, laba-rugi, dan lainnya. Bukan hanya itu, Jurnal juga dilengkapi dengan berbagai fitur yang mempermudah Anda dalam menjalankan bisnis, seperti pembuatan dan pengiriman invoice secara otomatis, mengelola stok barang, melakukan rekonsiliasi, dan masih banyak lagi. Dapatkan free trial selama 14 jika Anda melakukan pendaftaran sekarang!