Daftar Isi
7 min read

10 Tips Meningkatkan Omzet Bisnis Busana Muslim Jelang Lebaran

Tayang 29 Feb 2024
Diperbarui 27 Maret 2024

Musim Lebaran menjadi sebuah momen yang penuh berkah bagi para pebisnis karena di musim tersebut, penjualan lebih mudah meningkat terutama untuk bisnis busana muslim.

Namun, tingkat penjualan akan sangat bergantung pada persiapan dan strategi setiap pebisnis.

Kurangnya ketersediaan stok barang yang dijual akan menjadi kendala saat menghadapi permintaan pasar yang tinggi selama musim tersebut.

Selain itu, strategi pemasaran yang baik juga menjadi tantangan lain yang harus dihadapi.

Oleh karena itu, persiapan dan strategi yang matang harus benar-benar dilakukan.

Jika strategi berjalan dengan efektif, bisa saja bisnis Anda dapat meningkatkan hingga 10 kali lipat atau 200% jelang lebaran tiba.

Seperti apa persiapan yang baik untuk membantu para pebisnis dalam meningkatkan omzet bisnis busana muslim menjelang Lebaran? Simak penjelasan lengkapnya di artikel ini juga.

10 Tips Meningkatkan Omzet Bisnis Busana Muslim

Setidaknya, ada beberapa langkah persiapan yang penting untuk dilakukan oleh para pebisnis dalam menyambut musim Lebaran agar dapat memasarkan dan menjual produk secara maksimal, diantaranya adalah:

1. Memastikan produk busana muslim telah siap

Setidaknya dalam kurun waktu 1 sampai 2 bulan menjelang musim Lebaran, Anda harus memperhatikan ketersediaan produk yang akan dijual.

Apabila Anda memiliki bisnis busana muslim hasil produksi sendiri, maka dalam kurun waktu tersebut Anda harus melipat gandakan produksi barang dari yang biasanya di waktu normal.

Hal ini sangat dianjurkan agar saat musim lebaran tiba, Anda tidak kehabisan produk untuk dijual.

Penting untuk diingat pula, bahwa di musim lebaran persaingan akan semakin meninggi, jauh lebih tinggi dibandingkan di waktu-waktu biasa.

Kompetitor Anda pun pasti menyadari bagaimana pentingnya memanfaatkan musim tersebut untuk meningkatkan penjualan mereka.

Jika Anda tidak ingin mengecewakan pelanggan dengan menampilkan pesan “Stok Habis”, maka Anda harus mempersiapkan stok produk berlipat-lipat lebih banyak dibandingkan di waktu-waktu normal agar dapat bersaing dan meningkatkan penjualan.

Kelola Marketplace dan Lacak Semua Transaksi dengan Lebih Mudah, dengan Mekari Jurnal

2. Menyiapkan strategi pemasaran yang tepat

Sembari memproduksi barang, Anda juga harus menyiapkan rencana pemasaran dan penjualan yang matang demi meningkatkan penjualan.

Sangat tidak bijak apabila Anda memiliki ketersediaan barang yang sangat cukup, namun Anda tidak tahu bagaimana cara memasarkan produk tersebut.

Maka dari itu, restock barang dan strategi pemasaran harus berjalan beriringan.

Anda dapat mencari media yang paling potensial untuk mempromosikan produk Anda.

Untuk memasarkan produk busana muslim, Anda bisa memanfaatkan jasa influencer di Instagram dengan sistem endorsement.

Sembari memanfaatkan jasa influencer tersebut, Anda juga membutuhkan media pengiklanan lainnya selama bulan Ramadan dan Lebaran nanti.

Dengan menyiapkan strategi pemasaran dan penjualan yang baik dari sekarang, maka akan membuat Anda jauh lebih terarah dalam menjalankan bisnis busana muslim.

Baca juga: Tips Memulai Bisnis Parcel Menjelang Lebaran

3. Mengelola arus kas secara baik

Setiap pebisnis, termasuk bagi Anda yang sedang menjalankan bisnis busana muslim, mengelola arus kas bisnis harus dilakukan secara baik dan benar.

Sebaiknya Anda tidak membiarkan keuangan pribadi dan bisnis bercampur.

Transaksi keuangan bisnis hendaknya digunakan hanya untuk kepentingan bisnis.

Selain itu, cobalah untuk melunasi seluruh utang Anda agar ketika masuk pada musim Ramadan dan Lebaran, arus kas tidak terganggu apabila ada kebutuhan mendadak yang harus dipenuhi.

4. Menyiapkan modal kerja yang cukup

Musim Lebaran merupakan musim yang sangat subur bagi setiap pebisnis untuk meningkatkan omzet penjualan.

Dalam menyambut musim tersebut, modal kerja untuk menopang seluruh kegiatan bisnis pun tentu saja harus dipersiapkan dengan baik.

Baik untuk kegiatan produksi hingga operasional dan promosional.

Anda harus bijak dalam mengatur arus kas bisnis dan dapat menyisihkan berapapun sebagai modal kerja hingga untuk biaya cadangan.

Baca juga: Peluang Bisnis atau Usaha Rumahan Menjelang Lebaran

5. Memperluas target penjualan produk

Ini merupakan salah satu cara yang cukup efektif agar penjualan bisnis dapat meningkat.

Yang perlu Anda lakukan adalah melakukan riset terlebih dulu, kira-kira siapa lagi yang akan menjadi target pasar Anda.

Sebagai contoh, jika awalnya target pasar Anda adalah tetangga-tetangga atau teman arisan saja, maka Anda bisa menawarkan busana muslim ke rekan-rekan kerja Anda, bahkan ke masyarakat luas.

Pastikan Anda juga mencari tahu bagaimana persaingan di tempat Anda berjualan. Apakah ada pebisnis lain yang menjual baju  lebaran atau tidak.

Dengan mengetahui hal-hal tersebut, maka Anda akan lebih mudah dalam menghadapi persaingan.

Gambaran ketika omzet bisnis busana muslim Anda sesuai target yang diharapkan

6. Melakukan inovasi

Mengetahui apa saja yang menjadi kebutuhan dan kesukaan pasar sangatlah penting.

Anda akan mengetahui kira-kira busana muslim apa saja yang sedang tren di kalangan masyarakat.

Misalnya, baju gamis brokat, hijab syar’i denim, baju muslim dengan warna-warna pastel, dan lain sebagainya.

Dengan begitu, Anda dapat  menyesuaikan desain yang dibuat atau produk yang dijual sesuai dengan selera pasar yang lebih inovatif.

Produk inovatif yang beda dari yang lain akan meningkatkan unique selling product Anda sehingga pelanggan akan lebih tertarik untuk membelinya.

Baca Juga: Strategi Marketing UKM / UMKM Jelang Lebaran

7. Menjangkau lebih banyak pelanggan

Saat ini, beragam informasi bisa didapatkan dengan mudah hanya dengan memanfaatkan koneksi internet.

Anda dapat memulai pemasaran melalui media online seperti Instagram atau memanfaatkan e-commerce yang sudah ada untuk menjangkau pelanggan lebih luas.

Cobalah untuk mempromosikan produk Anda secara rutin di media sosial untuk peningkatan exposure.

Selain itu, Anda juga bisa mengadakan kontes di media sosial yang dapat diikuti oleh semua pelanggan.

Kemudian pemenangnya akan mendapatkan satu busana muslim secara gratis.

8. Mengajukan pinjaman modal usaha

Banyak pebisnis yang merasa bahwa usaha mereka dapat berkembang tanpa bantuan pinjaman permodalan.

Padahal faktanya, tambahan modal akan sangat berpengaruh untuk kelangsungan bisnis di masa depan.

Dengan adanya modal tambahan, Anda dapat menjaga laporan arus kas bisnis, inventaris, ekspansi bisnis, hingga mempersiapkan dana darurat yang dapat dijadikan pegangan jika sewaktu-waktu terjadi hal yang tidak diinginkan pada bisnis Anda.

Baca Juga : Hal Yang Perlu Dihindari Saat Berbisnis Jelang Lebaran

9. Memberikan bonus, diskon, atau promo spesial

Pemberian bonus, diskon, atau promo selalu efektif untuk membuat para pembeli langsung tertarik dan rela merogoh koceknya untuk membeli sebuah produk.

Siapkan sebuah hadiah atau bonus menarik untuk setiap pembelian pada bisnis busana muslim Anda.

Meskipun hadiahnya kecil, namun hal itu akan membuat pembeli lebih terkesan dan merasa istimewa.

Selain itu, Anda dapat memberikan diskon besar namun yang masih masuk akal.

Artinya, Anda masih mendapatkan untung yang lumayan meskipun memberikan potongan harga.

Menghadirkan promo spesial lebaran juga perlu Anda coba.

Bentuknya bisa bermacam-macam, misalnya buy 1 get 1 atau buy 2 get 1.

Selain pemberian bonus dan diskon, promo spesial semacam ini juga terbilang mudah memengaruhi konsumen untuk membeli dibandingkan jika memasang harga normal.

Baca Juga: Bisnis Baju Lebaran dan Pakaian Lainnya yang Laris di Bulan Puasa

10. Menawarkan produk spesial Lebaran yang terbatas dan ikut serta dalam bazar

Buatlah produk busana muslim spesial Lebaran yang limited edition. Hal ini tentu saja akan lebih menarik karena sangat sesuai dengan momen Lebaran.

Menjelang Lebaran, seringkali terdapat event atau bazar yang dapat dimanfaatkan untuk mendongkrak penjualan.

Cobalah untuk ikut serta pada event tersebut guna menambah omzet dalam waktu yang terbilang singkat.

Ada berbagai macam tradisi yang sering dilakukan dalam menyambut hari Ramadan dan Lebaran.

Misalnya, mempersiapkan hidangan khas seperti ketupat, opor ayam, dan rendang, hingga membeli baju baru.

Membeli baju untuk dikenakan di hari Lebaran memang seolah menjadi hal yang tidak boleh ketinggalan.

Tentu saja, di hari istimewa tersebut siapa saja ingin tampil cantik dan menawan dengan busana muslim.

Hal tersebut menjadi peluang yang cukup besar bagi para pebisnis untuk menjalankan bisnis busana muslim.

Kesimpulan

Menjalankan sebuah bisnis di bulan Ramadan tidak bisa sembarangan.

Namun, diperlukan persiapan matang dan strategi yang tepat agar pemasaran dan penjualan produk dapat mencapai target.

Beberapa langkah persiapan dan tips bisnis busana muslim di atas dapat dipahami dan dipraktekkan.

Selain itu, sebagai seorang pebisnis Anda juga membutuhkan sistem pengelolaan keuangan yang tepat.

Gunakan software akuntansi Mekari Jurnal, agar pengelolaan keuangan bisnis Anda lebih mudah dan praktis.

Jurnal memiliki fitur-fitur terbaik dan tepercaya yang akan membantu bisnis Anda mencapai kesuksesan.

Daftarkan bisnis Anda sekarang dan dapat ujicoba selama 7 hari fitur-fitur pada Mekari Jurnal secara gratis!

Konsultasi Gratis ke Tim Mekari Jurnal Sekarang!

Referensi:

VIVO, “Jelang Idul Fitri, Omzet Pedagang Baju di Pasar Tradisional Ini Melesat hingga 10 Kali Lipat”.

IDX, “Tujuh Tips Meningkatkan Omzet Bisnis Busana Muslim Menjelang Lebaran, Dijamin Cuan”.

Kategori : Business Management
Kelola Keuangan Bisnis Lebih Optimal dengan Integrasi Manajemen Supply Chain!

Dapatkan E-book Sekarang!

 

Ikuti akun media sosial resmi dari Mekari Jurnal
Kelola Keuangan Bisnis Lebih Optimal dengan Integrasi Manajemen Supply Chain!

Dapatkan E-book Sekarang!

 

Ikuti akun media sosial resmi dari Mekari Jurnal