Mengetahui Kinerja Perusahaan dengan Laporan Laba Rugi

Kondisi rugi terjadi jika apa? Pastinya perusahaan merugi apabila angka kerugian lebih besar dari pada laba. Lalu untuk mengetahui kondisi tersebut, Anda bisa menggunakan laporan laba rugi di perusahaan. Seperti apa? Blog Jurnal By Mekari akan mengulasnya disini.

Laporan laba rugi adalah salah satu laporan keuangan yang memperlihatkan rincian pendapatan, pengeluaran, serta laba atau kerugian yang dihasilkan perusahaan dalam periode waktu tertentu.

Di dalam laporan ini juga terdapat informasi mengenai jumlah biaya yang dikeluarkan untuk operasional.

Bisalnya untuk bisnis dagang, Anda akan tahu kalau perusahaan dagang akan memperoleh keuntungan jika harga jual lebih tinggi dari harga modal. Lalu perusahaan merugi apabila harga jual lebih rendah.

Laporan ini memiliki fungsi penting untuk membantu mengetahui kondisi serta perkembangan perusahaan, apakah memperoleh keuntungan selama menjalankan usaha atau malah merugi.

Lalu dengan membaca tulisan ini Anda juga akan bisa menjawab pertanyaan seperti :

  • Perusahaan dagang akan memperoleh keuntungan jika harga jual lebih tinggi dari apa?
  • Perkembangan perusahaan dapat dilihat dengan cara apa saja?
  • Laporan laba rugi akan menunjukkan bahwa sebuah perusahaan mengalami keuntungan apabila bagaimana?
  • Perusahaan mengalami rugi jika seperti apa?
  • Suatu perusahaan dapat disebut mengalami kerugian jika laporan laba rugi menunjukkan bagaimana?
  • Apakah jurnal yang dibuat saat perusahaan mengalami keuntungan?
  • Suatu perusahaan dikatakan mengalami kerugian atau perusahaan akan merugi apabila?
  • Acuan utama dalam mengevaluasi perkembangan atau kemunduran usaha adalah?
  • Apabila suatu perusahaan ingin mengetahui laba yang dihasilkannya harus terlebih dahulu mengetahui jumlah?

Kondisi Rugi Terjadi Jika Apa? Perusahaan Merugi Apabila Terjadi Apa? Untuk Menjawab Ini Gunakan Laporan Laba Rugi Di Perusahaan!

Laporan laba rugi dibuat untuk mencari tahu berapa laba bersih yang didapatkan oleh perusahaan dengan mengurangi total pengeluaran dari total pendapatan.

Perhitungan ini juga bisa dijadikan acuan sebagai profitabilitas kepada investor serta kreditor yang memiliki kepentingan pada perusahaan dan mengetahui seberapa efisien menghasilkan keuntungan dari total pendapatan. 

Baca Juga : Pengertian Pembukuan dan Manfaatnya Untuk Bisnis

Coba Fitur Laporan Keuangan dan Bisnis untuk Keputusan Bisnis Lebih Cepat dan Akurat

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Tujuan Laporan Laba/Rugi Selain Untuk Menjawab Pertanyaan “Perusahaan Merugi Apabila? Rugi Terjadi Jika?”

Laporan laba rugi memang bertujuan untuk mengetahui apakah perusahaan berada di posisi yang menguntungkan atau merugi.

Dimana rugi terjadi jika atau perusahaan merugi apabila pendapatan lebih kecil dari biaya yang dikeluarkan.

Namun ternyata, laporan laba rugi ini juga memiliki tujuan lain, yaitu:

a. Mengetahui jumlah pajak yang harus dibayarkan

Dengan mengetahui laba dan rugi yang didapatkan oleh perusahaan, maka secara otomatis Anda akan mengetahui berapa besar pajak yang harus dibayarkan.

Tentunya hal ini akan membantu perusahaan untuk membayar kewajiban dengan tepat serta dapat dipertanggungjawabkan.

Laporan ini tidak berlaku hanya untuk perusahaan besar saja, tapi Anda yang sedang menjalankan usaha kecil juga bisa membuat laporan akuntansi laba rugi ini dengan aplikasi akuntansi untuk UKM

b. Mengetahui efisiensi serta efektivitas perusahaan 

Tujuan selanjutnya pembuatan laporan laba rugi adalah mengetahui efisiensi dan efektivitas perusahaan.

Efisiensi dan efektivitas perusahaan ini dapat dilihat dari besarnya dana serta waktu dalam bekerja menggunakan biaya yang tersedia.

Seluruh kegiatan kerja yang menggunakan biaya perusahaan tentunya akan tercatat secara terperinci dalam pembukuan.

Dengan demikian, efisiensi serta efektivitas kinerja dari suatu perusahaan akan terpantau secara mudah hanya menggunakan laporan laba atau rugi.

Selain itu, laporan ini juga dapat digunakan sebagai bahan evaluasi untuk masa mendatang.

c. Mengetahui histori perolehan laba atau rugi dalam periode waktu tertentu sebagai bahan evaluasi

Mengingat perusahaan merugi apabila, laba lebih kecil dari biaya produksi yang dikeluarkan, maka Anda perlu membaca laporan laba rugi untuk tujuan evaliasi.

Laporan laba rugi juga bertujuan untuk memberikan informasi mengenai keuntungan dan kerugian yang terjadi di masa lampau.

Jika perusahaan membuat laporan dengan rutin, tentunya akan ada arsip atau histori yang memperlihatkan keuntungan dan kerugian yang didapatkan di setiap periode.

Dengan demikian, pihak manajemen di perusahaan dapat mengevaluasi kinerja dalam rentang waktu tersebut.

Baca Juga : 4 Kesalahan yang Sering Terjadi dalam Proses Akuntansi

d. Mengukur perkembangan entitas perusahaan

Setiap laporan laba rugi yang Anda buat tentunya dapat digunakan sebagai alat ukur perkembangan entitas bisnis atau perusahaan.

Anda bisa memanfaatkan laporan laba rugi yang ada dan menganalisanya.

Jika ada laba serta penambahan ekuitas dalam laporan tersebut berarti perusahaan Anda mengalami perkembangan.

e. Menjadi acuan untuk memaksimalkan laba perusahaan

Tahukah Anda bahwa setiap laporan laba atau rugi yang dibuat dapat dijadikan sebagai acuan untuk memaksimalkan laba perusahaan.

Di dalam laporan ini terdapat penjabaran jumlah pendapatan, pengeluaran, dan laba dalam kurun waktu tertentu secara rinci.

Oleh karena itu, Anda bisa menggunakannya sebagai strategi untuk memperoleh keuntungan lebih dari periode yang sebelumnya.

Suatu perusahaan merugi apabila laporan laba rugi menunjukkan pendapatan lebih kecil dari kewajiban atau biaya.

Baca Juga : Cara Mudah Investor Melihat dan Menilai Perusahaan Melalui Laporan Keuangan Perusahaan

Elemen dalam Laporan Laba Rugi

Saat Anda membuat laporan mengenai income statement, tentunya ada empat elemen penting.

Adapun elemen-elemen tersebut adalah: 

  • Pendapatan (revenue), adalah pemasukan dari suatu entitas bisnis.
  • Kewajiban (expense), adalah pengeluaran dari suatu perusahaan.
  • Keuntungan (profit), adalah penambahan ekuitas karena transaksi periferal perusahaan atau investasi yang dimiliki pemilik usaha.
  • Kerugian (loss), adalah penurunan ekuitas karena transaksi periferal perusahaan

Pihak yang Menggunakan Laporan Laba Rugi Untuk Menjawab Pertanyaan “Perusahaan Merugi Apabila? Rugi Terjadi Jika”

Ada dua kelompok berbeda yang menjadikan laporan laba rugi sebagai acuan penting, yaitu pengguna internal dan eksternal.

a. Pengguna Internal

Pengguna internal biasanya terdiri dari manajemen perusahaan serta dewan direksi yang menggunakan laporan laba rugi sebagai bahan analisa bisnis secara keseluruhan serta mengambil keputusan.

Sebagai contoh, mereka akan menggunakan laporan tersebut untuk mengukur apakah mereka bisa membuka cabang baru, meningkatkan produksi produk, atau lain sebagainya. 

b. Pengguna Eksternal

Pengguna eksternal umumnya terdiri dari investor dan kreditur yang di sisi lain adalah orang-orang yang tidak memiliki sumber informasi mengenai keuangan tentang perusahaan kecuali laporan yang diterbitkan.

Setiap investor pasti ingin mengetahui seberapa besar keuntungan yang didapatkan oleh perusahaan dan apakah perusahaan tersebut akan tumbuh dan menguntungkan mereka di masa mendatang.

Laporan laba rugi ini akan menjadi bahan pertimbangan bagi para investor terkait keputusan menginvestasikan dana pada perusahaan tersebut.

Sementara itu, di sisi lain kreditur tidak terlalu peduli mengenai profitabilitas tentang investor.

Kreditur cenderung lebih mempedulikan arus kas perusahaan.

Jika arus kas lancar tentunya perusahaan tidak akan kesulitan membayar pinjaman mereka. 

Format Laporan Laba/Rugi

Saat Anda membuat sebuah laporan laba/rugi, salah satu hal perlu diperhatikan adalah format penyusunannya.

Oleh karena itu, untuk membantu Anda dalam menyusun laporan laba/rugi, format lengkap yang benar akan mencakup:

a. Header

 

Bagian pertama dalam format pembuatan laporan laba/rugi adalah header.

Adapun hal yang harus ada pada header laporan laba/rugi, yaitu identitas perusahaan, nama laporan, dan periode laporan dibuat.

 

b. Isi Laporan

Selanjutnya adalah laporan yang hendak Anda buat. Umumnya, komponen pokok dari isi laporan mencakup:

  • Total Pendapatan
  • Harga Pokok Penjualan (HPP). Harga Pokok Penjualan (HPP) adalah biaya yang muncul saat barang diproduksi, seperti listrik, gaji pegawai produksi, kerusakan bahan baku, biaya pemasaran, dan lain-lain. Tentunya, hal-hal ini harus diperhitungkan terlebih dahulu sehingga Anda bisa menetapkan harga pokok penjualan serta margin penjualan untuk menghasilkan keuntungan pada produksi barang. 
  • Total Beban
  • Hasil laporan (Laba atau Rugi). Selisih dari total pendapatan dan total beban. Keuntungan atau laba adalah saat pendapatan lebih besar dari beban, sementara kerugian adalah saat pendapatan lebih kecil dari total beban. 

Baca Juga : Bentuk dan Komponen pada Laporan Keuangan Perusahaan

Contoh Laporan Laba/Rugi Untuk Menjawab Pertanyaan “Perusahaan Merugi Apabila? Rugi Terjadi Jika?”

Setelah mengetahui format laba/rugi, kami akan memberikan contoh laporan yang bisa Anda pelajari di bawah ini.

Kondisi rugi terjadi jika apa? Pastinya perusahaan merugi apabila angka kerugian lebih besar dari pada laba. Lalu untuk mengetahui kondisi tersebut, Anda bisa menggunakan laporan laba rugi di perusahaan. Seperti apa? Blog Jurnal By Mekari akan mengulasnya disini.

Nah, itu dia sedikit informasi mengenai laporan laba/rugi.

Seperti yang telah disebutkan di atas bahwa laporan laba/rugi memang memiliki peranan penting bagi perusahaan, terutama saat ingin mengetahui keuntungan atau kerugian yang didapatkan.

Selain itu, laporan ini juga akan membantu perusahaan untuk menganalisa sekaligus mengambil keputusan untuk masa mendatang.

Baca Juga : Cara Membuat Laporan Laba Rugi Perusahaan

Laporan laba/rugi akan menjadi tolak ukur dan pembelajaran sehingga perusahaan dapat melakukan kinerja yang lebih baik di masa depan.

Setiap perusahaan pasti ingin mendapatkan keuntungan saat menjalankan usaha.

Tentunya, dengan rutin membuat laporan laba/rugi, Anda akan mengetahui apa saja kegagalan atau biaya yang tidak efisien sehingga tidak mengulanginya di kemudian hari.

Jadi, sudah siapkah membuat laporan laba/rugi untuk kemajuan perusahaan Anda? Gunakan Jurnal By Mekari untuk permudah anda membaca laporan laba rugi.

Pelajari fitur aplikasi akuntansi Jurnal By Mekari selengkapnya dengan klik banner dibawah ini.

Pastikan Anda Sudah Pakai Jurnal, Software Akuntansi Online Terpercaya!

Dengan membaca laporan tersebut anda akan bisa menjawab pertanyan seperti : “Kondisi rugi terjadi jika apa?, Perusahaan merugi apabila terjadi kondisi apa?”. atau

  • Perusahaan dagang akan memperoleh keuntungan jika harga jual lebih tinggi dari apa?
  • Perkembangan perusahaan dapat dilihat dengan cara apa saja?
  • Laporan laba rugi akan menunjukkan bahwa sebuah perusahaan mengalami keuntungan apabila bagaimana?
  • Perusahaan mengalami rugi jika seperti apa?
  • Suatu perusahaan dapat disebut mengalami kerugian jika laporan laba rugi menunjukkan bagaimana?
  • Apakah jurnal yang dibuat saat perusahaan mengalami keuntungan?
  • Suatu perusahaan dikatakan mengalami kerugian atau perusahaan akan merugi apabila?
  • Acuan utama dalam mengevaluasi perkembangan atau kemunduran usaha adalah?
  • Apabila suatu perusahaan ingin mengetahui laba yang dihasilkannya harus terlebih dahulu mengetahui jumlah?

Semoga informasi ini bisa berguna, dan jangan lupa untuk dibagikan di sosial media.

 

Kategori : Uncategorized @id

Kembangkan bisnis Anda dengan Jurnal sekarang

https://www.jurnal.id/wp-content/uploads/2021/04/ic-invite-to-office.svg

Coba Gratis

Akses seluruh fitur Jurnal by Mekari selama 14 hari tanpa biaya apapun

Coba Gratis 14 hari
https://www.jurnal.id/wp-content/uploads/2021/04/ic-demo-interaktif.svg

Jadwalkan Demo

Jadwalkan sesi demo dan konsultasikan kebutuhan Anda langsung dengan sales kami

Jadwalkan Demo