Apakah Anda sudah sering membaca seberapa hebatnya pemasaran online, kemudian Anda memutuskan untuk mencobanya sendiri, tetapi ternyata tidak ada pengaruhnya sama sekali? Tidak ada penambahan pengunjung dan tidak ada peningkatan penjualan. Mungkin Anda melakukan beberapa kesalahan pemasaran fatal yang menyebabkan usaha pemasaran Anda menjadi tidak efektif. Inilah beberapa kesalahan pemasaran yang sering dilakukan:

Baca juga: Strategi Manajemen Keuangan Praktis bagi UMKM

 

Hanya Membicarakan tentang Diri Sendiri

Kesalahan pemasaran online ini yang paling sering terjadi. Sebuah perusahaan membuat website yang berisi halaman depan, halaman produk atau layanan, dan cara menghubungi. Hal yang penting untuk Anda ketahui adalah bahwa pemasaran online berbeda dengan offline. Di internet sebagian besar orang hanya ingin mencari informasi dan bukan ingin membeli sesuatu.

Oleh karena itu, apabila yang Anda lakukan hanya melakukan penjualan dan berbicara tentang perusahaan dan produk Anda sendiri, maka sebagian besar orang tidak akan tertarik. Orang-orang yang aktif di internet menginginkan konten yang bisa menghibur, menginspirasi, atau memberikan penyelesaian terhadap permasalahannya. Maka pastikan sebagian besar konten Anda adalah konten yang bermanfaat untuk sebagian besar orang.

 

Tidak Mempunyai Target Audiens yang Jelas

Anda pernah melihat akun jejaring sosial yang sering memberikan gambar-gambar meme, kisah inspirasi, atau kuis? Jenis konten semacam itu akan mengundang banyak interaksi mulai dari like, follow, dan share. Tetapi apakah hal tersebut efektif sebagai usaha pemasaran? Jawabannya adalah bisa iya dan bisa juga tidak, tergantung dari target audiens Anda sendiri.

Anda mungkin akan mendapatkan banyak follower dan brand awareness dari praktek pemasaran semacam itu, tetapi bisa jadi mereka yang mengetahui keberadaan bisnis Anda bukan orang-orang yang tertarik atau mampu melakukan pembelian. Akibatnya meskipun punya banyak traffic, tetapi penjualan tidak akan terpengaruh.

Oleh karena itu, sebaiknya Anda melakukan beberapa hal berikut:

  • Mengidentifikasi siapa target pasar Anda, kalangan mana yang paling sering membeli dari Anda.
  • Mengetahui dimana situs-situs komunitas yang terkait dengan bidang bisnis Anda.
  • Mempelajari apa permasalahan yang sering dihadapi oleh anggotanya.
  • Membuat konten yang menyelesaikan permasalahan mereka, sesuaikan dengan target pasar. Dengan begitu, maka Anda akan mengundang orang-orang yang tepat meskipun jumlahnya lebih sedikit dibandingkan menggunakan konten seperti di awal tadi.

 

Tidak Mempunyai Gambaran tentang Strategi Pemasaran

Berbicara tentang pemasaran maka tidak terlepas dari yang namanya buyer’s journey atau perjalanan yang dilewati oleh seorang pembeli dari sama sekali tidak tahu apa-apa sampai memutuskan untuk membeli suatu produk. Setidaknya ada 3 tahapan, yaitu:

  • Awareness (seorang prospek menyadari bahwa mereka punya masalah)
  • Consideration (mereka tahu apa solusinya, lalu menimbang-nimbang solusi terbaik)
  • Decision (memutuskan untuk melakukan pembelian untuk menyelesaikan masalahnya).

Tugas Anda adalah untuk mengantarkan mereka melewati 3 tahapan tersebut. Jadi Anda harus membuat mereka menyadari masalahnya kemudian menawarkan solusi. Memberikan mereka pertimbangan terhadap solusi terbaik, dan yang terakhir adalah membantu mereka memutuskan untuk melakukan pembelian.

 

Tidak Menggunakan Hosting dan Top Level Domain

Jika Anda memanfaatkan website untuk toko online bisnis Anda, ada dua hal utama yang tidak boleh ketinggalan untuk Anda perhatikan. Pertama, hosting yang berfungsi sebagai “rumah” tempat Anda menaruh seluruh data terkait produk yang Anda jual. Dengan menggunakan hosting, Anda dapat memanfaatkan fitur yang diberikan seperti layanan support yang cepat dan available 24/7 serta backup data harian dan mingguan secara berkala.

Selain itu, jika Anda perlu melakukan migrasi hosting, maka layanan support akan membantu prosesnya hingga selesai. Oleh karena itu, akan sangat merepotkan jika Anda tidak menggunakan hosting untuk membangun website toko online yang Anda pasarkan.

Kedua, pemilihan nama domain yang juga perlu dipertimbangkan secara matang. Sebenarnya nama toko online bisa saja berupa sub-domain seperti namadomain.blogspot.com. Namun, nama website dengan sub-domain seperti itu terlihat tidak profesional dan terdengar kurang kredibel. Akan lebih baik jika Anda menggunakan Top Level Domain (TLD) seperti .com atau berbagai macam jenis TLD lainnya. Dengan menggunakan TLD, maka nama website Anda akan terlihat lebih profesional. Nama website yang dikelola akan lebih mudah diingat dan kepercayaan pelanggan pun akan ikut meningkat.

 

Tidak Mengoptimasi Konten dengan SEO

Ternyata menggunakan hosting dan domain saja tidak cukup untuk website Anda. Website tersebut harus diisi dengan konten blog secara rutin. Konten tersebut tidak hanya berfungsi untuk menjelaskan produk-produk yang Anda jual secara deskriptif. Dengan adanya konten, maka dapat mempengaruhi index Google yang memudahkan calon pelanggan untuk menemukan website Anda.

Agar Google memprioritaskan website Anda, maka konten yang ada di dalam website perlu dioptimasi menggunakan SEO (Search Engine Optimization). Karena tanpa adanya SEO, maka kumpulan konten di dalamnya akan sulit ter-index dan jumlah visitor susah ditingkatkan. Hal tersebut tentu saja akan berpengaruh pada jumlah pelanggan yang tertarik untuk mencoba produk Anda.

Baca juga: Memanfaatkan Iklan Gratis untuk Meningkatkan Penjualan

 

Setelah mengetahui hal utama kesalahan pemasaran online yang seringkali menjadi penyebab upaya pemasaran online menjadi tidak efektif beserta solusinya, sekarang Anda dapat melakukan evaluasi. Apakah upaya pemasaran Anda sudah tepat dan membuahkan hasil? Dari beberapa poin yang sudah dijelaskan di atas, kira-kira mana yang menjadi alasan utamanya, dan apa upaya Anda untuk memperbaikinya?

Sementara Anda memikirkan strategi yang tepat untuk melakukan pemasaran, jangan sampai Anda mengabaikan pengelolaan keuangan bisnis Anda. Agar Anda lebih fokus, Anda dapat menggunakan software khusus seperti Jurnal. Jurnal hadir sebagai simple accounting online yang sangat cocok untuk jenis bisnis apapun.