11 Kesalahan Marketing Melalui Social Media yang Perlu Dihindari

Penggunaan strategi marketing melalui social media sudah dilakukan hampir oleh semua brand-brand besar. Namun, masih banyak brand bisnis yang melakukan kesalahan dalam penggunaannya. Setiap social media marketing membutuhkan pendekatan, strategi, dan cara penggunaan yang berbeda-beda. Agar tidak melakukan kesalahan yang sama, menurut Rebecca (2017), Anda harus menghindari beberapa hal berikut ini jika menggunakan pemasaran social media untuk bisnis.

Buat Strategi Konten yang Salah

Konten akan mendorong terjadinya percakapan atau interaksi dengan audience, kemudian interaksi tersebut akan membangun hubungan yang baik antara audience dan brand Anda untuk meningkatkan potential lead yang akan menghasilkan konversi ke penjualan. Strategi konten yang salah akan membuat audience merasa enggan untuk ingin tahu lebih lanjut pada sebuah produk yang berujung pada turunnya penjualan dan nilai ROI (Return On Investment) bagi bisnis Anda.

Tidak Memanfaatkan Aset Perusahaan

Yang dimaksud aset di sini bukanlah modal perusahaan berupa uang atau saham, namun elemen seperti email list, blog, website, dan data pendukung social media seperti infografis. Semua aset tersebut akan membantu Anda karena memberikan pengaruh besar dalam penggunaan social media untuk bisnis.

 

Melupakan Elemen Manusia

Perlakukan followers Anda layaknya seperti di dunia nyata dengan cara menjalin hubungan baik. Ingat, semua konten termasuk teks, gambar, maupun video dan audio harus merepresentasikan citra brand Anda. Untuk itu, pastikan untuk tetap bersikap manusiawi dalam penggunaan social media untuk bisnis. Gunakan gambar-gambar maupun kalimat yang secara umum bisa diterima masyarakat umum, tanpa meninggalkan kesan melanggar kesopanan atau tidak pantas.

 

Mengabaikan Visitor

Semakin cepat Anda menanggapi komentar atau respon pengunjung, maka mereka akan semakin senang dengan pelayanan brand Anda. Ketika pengunjung memberi komentar, pastikan Anda membalasnya. Jangan lupa untuk tetap bersikap ramah dalam menanggapi komentar positif atau negatif. Pengunjung adalah prospek yang harus Anda utamakan.

 

Tidak Memiliki Komitmen Jangka Panjang

Banyak brand bisnis yang semangat menggunakan sosial media marketing namun hanya sesaat saja. Setelah satu atau dua bulan, halaman Facebook, Instagram, atau Twitter mereka kembali tidak aktif dan terlupakan. Biasanya hal ini terjadi disebabkan oleh tidak adanya SDM yang disiapkan perusahaan untuk bertugas mengelola social media mereka. Jadi, cobalah masukkan social media sebagai bagian penting dari bisnis Anda setiap harinya.

 

Salah Dalam Menggunakan Social Media

Pastikan bahwa branding yang Anda lakukan sesuai dan konsisten untuk semua platform social media. Sesuaikan semua konten untuk setiap social media yang ada, termasuk jenis dan ukuran konten tersebut. Misalnya, ukuran gambar yang bisa Anda upload di Instagram berbeda dengan di Facebook atau Twitter. Atau durasi konten video yang terbatas untuk Instagram namun tidak pada Facebook. Terlepas dari itu semua, pastikan bahwa branding Anda tetap konsisten dan jelas sehingga bisa dikenali oleh semua orang yang melihatnya dari beberapa platform social media yang berbeda.

 

Branding yang Tidak Konsisten

Menggunakan strategi dan pendekatan yang berbeda untuk branding di sejumlah platform social media bisa menjatuhkan bisnis Anda. Pasalnya, hal tersebut akan membuat publik bingung dan tak mengenali brand Anda. Menggunakan jenis konten yang berbeda untuk setiap platform social media sah-sah saja, tetapi tidak bisa dilakukan untuk upaya branding.

 

Terlalu Serius dan Kaku

Orang-orang menggunakan sosial media untuk bersenang-senang dan menghilangkan rasa bosan, seharusnya hal ini berlaku juga untuk brand bisnis Anda. Sebaiknya hindari membuat konten yang terlalu serius. Tujuan Anda aktif di sosial media bukan hanya untuk menjual, melainkan juga untuk membangun brand yang menarik untuk dilihat. Hal inilah yang dalam jangka panjang akan berdampak positif.

 

Tidak Memberikan Informasi yang Lengkap

Ketika membuat strategi pemasaran social media baik itu di Facebook, Instagram, LinkedIn, dan platform lainnya, jangan sampai lupa untuk mencantumkan informasi mengenai brand bisnis Anda secara singkat dan lengkap. Bagaimana pengguna social media bisa mengenal dan mau berhubungan dengan Anda jika mereka saja tidak mengetahui siapa Anda.

 

Konten Tidak Berkualitas

Tidak hanya kuantitas, melainkan Anda juga harus memperhatikan kualitas konten untuk social media. Cari tahu apa yang sedang menjadi topik pembicaraan warganet atau netizen. Dan apa saja yang ingin diketahui audience mengenai brand Anda. Tanpa informasi dan tampilan yang berkualitas, Anda akan kehilangan followers Anda.

 

Tidak Melakukan Pembaruan

Ingat untuk selalu memperbarui tampilan halaman social media Anda. Misalnya, mengganti cover halaman maupun foto profil secara berkala. Lakukan ini agar followers tidak bosan meninggalkan halaman social media Anda.

 

Dengan menghindari 11 kesalahan marketing social media di atas kini Anda dapat mulai mengembangkan bisnis melalui strategi pemasaran yang tepat di beberapa platform social media yang Anda butuhkan.

Satu hal yang perlu diingat dari semua strategi marketing yang dijalankan perusahaan, bahwa pengelolaan marketing usaha baik secara offline maupun online social media pastinya membutuhkan keberadaan SDM yang mumpuni.

Untuk mengetahui pembiayaan SDM pemasaran dan biaya keuangan yang harus ditanggung secara keseluruhan oleh perusahaan selama proses marketing dijalankan bisa dengan mudah diperoleh melalui penggunaan Jurnal software akuntansi online. Jurnal dengan fitur biaya dan laporan keuangannya akan mempermudah Anda untuk mengetahui berapapun biaya yang telah dikeluarkan perusahaan secara cepat dan tepat. Kini Jurnal bahkan memberi tawaran free trial 14 hari untuk Anda. Dapatkan semua informasi penawaran menarik tentang Jurnal di sini.


PUBLISHED05 Aug 2018
Novia Widya Utami
Novia Widya Utami

SHARE THIS ARTICLE: