Saat ini, tidak cukup bagi bisnis dengan hanya mengandalkan situs web yang memiliki traffic tinggi. Anda jelas ingin pengunjung mem-bookmark situs web Anda, berlangganan via email bisnis, dan terus membeli produk Anda. Dengan kata lain, Anda membutuhkan strategi pemasaran yang bisa meningkatkan konversi bisnis Anda. Namun, banyak bisnis kompetitor yang bersaing untuk mendapatkan perhatian pelanggan Anda. Lalu, bagaimana Anda membuat agar situs web Anda cukup menonjol sehingga bisa mendorong konversi pemasaran bisnis?

Apa itu Pemasaran Konversi?

Cara Meningkatkan Penjualan dengan Memanfaatkan Pemasaran KonversiPemasaran Konversi mengacu pada taktik yang mendorong pelanggan untuk mengambil tindakan tertentu. Dengan kata lain, Anda berusaha ‘mengubah’ seseorang yang mengunjungi situs web Anda untuk menjadi pembeli produk atau jasa bisnis Anda.

Dalam konteks Pemasaran Online dan Digital Marketing, Pemasaran Konversi tidak hanya melibatkan tindakan promosi dagang, tetapi juga desain dan layout situs web dan beberapa tindakan khusus. Misalnya, Anda bisa memberikan penawaran khusus untuk mereka yang mengabaikan shopping cart ketika mereka sedang mengunjungi situs web Anda.

Tingkat konversi yang tinggi menandakan penjualan bisnis meningkat, sedikit pelanggan yang mengabaikan produk bisnis Anda, dan pengembalian investasi iklan yang lebih besar. Dengan mengonversi pelanggan potensial, Anda tidak perlu lagi menjangkau prospek baru untuk menghasilkan volume penjualan yang sama. Berikut adalah strategi pemasaran yang bisa meningkatkan konversi pemasaran bisnis Anda:

1. Terapkan Smart Pop-Up

Terdapat sejumlah Smart Pop-Up yang telah terbukti secara signifikan meningkatkan daftar surel pelanggan dan meningkatkan tingkat konversi iklan web Anda. Beberapa jenis popup yang paling umum digunakan adalah: delayed pop-ups, pushdown pop-ups, pushup pop-ups, exit-intent pop-ups, dan sign-up forms:

  • Delayed Pop-Ups – adalah Pop-Up yang muncul ketika pengunjung menghabiskan beberapa menit berkunjung di situs web bisnis Anda.
  • Pushdown dan Pushup Pop-Up – “Pushdown” adalah Pop-Up yang muncul di bagian atas situs web. Yang ketika pengunjung meng-klik Pop-Up tersebut, pengunjung akan dibawa ke ke konten terkait yang berada di bagian bawah. Sedangkan “Pushup” bekerja sebaliknya.
  • Entry Popup – Jenis Pop-Up ini muncul segera setelah pengguna baru mengunjungi situs web Anda. Ingatlah bahwa Anda harus berhati-hati ketika menggunakan Entry Pop-Up, karena jika digunakan tanpa pertimbangan yang tepat, jenis pop-up ini dapat menyebabkan konversi menurun, pengunjung akan merasa tidak nyaman, dan berujung pada penurunan pendapatan.
  • Exit Intent Popup – Ini adalah popup yang muncul ketika pelanggan mulai meninggalkan situs web Anda. Pop-Up ini dapat digunakan untuk mendapatkan perhatian pelanggan dengan penawaran khusus, promo, dan diskon di menit-menit akhir saat pengunjung ingin meninggalkan situs web Anda.
  • Sign-Up Forms – Pop-Up ini digunakan untuk mendorong pengunjung agar berlangganan dan mendapatkan item gratis seperti, ebook, dan software trial, dan penawaran khusus lainnya.

2. Buat Konten Video Menarik untuk Promosi Brand

Sebagian besar konsumen adalah pembeli yang menitikberatkan tampilan visual. Berapa kali Anda melihat produk yang Anda inginkan secara online dan kemudian mencarinya di YouTube? Berapa kali Anda tertarik untuk membeli produk karena video yang Anda lihat?

Video berdurasi satu menit dapat bercerita dan mengirimkan pesan pemasaran lebih baik daripada seluruh halaman web yang diisi dengan teks. Menggabungkan konten video dan posting-an blog dapat secara drastis meningkatkan tingkat konversi bisnis Anda. Konsumen 144% akan lebih tertarik untuk menambahkan produk ke shopping cart setelah menonton konten video pemasaran.

Hanya dengan video berdurasi beberapa menit, Anda dapat dengan cepat menjelaskan penggunaan, fitur, manfaat, dan keunggulan produk Anda dari produk kompetitor Anda. Buat video yang menarik dengan membuatnya secara otentik, informatif, dan menarik. Anda juga bisa memberikan sedikit humor untuk membuat video pemasaran Anda terlihat segar. Selain fitur dan manfaat produk, Anda juga dapat menampilkan testimonial pelanggan di video Anda.

4. Gunakan Konten email Interaktif

Email tetap menjadi alat yang ampuh untuk meningkatkan konversi. 72% orang lebih memilih untuk mendapatkan konten promosi melalui email daripada social media. Tetapi dengan banyaknya email yang membanjiri kotak masuk pelanggan, bagaimana Anda bisa membuat surel bisnis Anda menonjol? Salah satu caranya adalah membuat surel Anda lebih menarik dengan konten interaktif.

Orang-orang menyukai berbagai bentuk kuis dan Anda dapat memanfaatkan ini dengan memasukkan kuis di email bisnis Anda. Sebagai feedback-nya, Anda bisa memberikan sedikit penawaran khusus seperti e-book atau layanan dari produk atau jasa bisnis Anda yang bersifat trial. 

Anda juga dapat menawarkan hadiah dan insentif lain melalui surel yang dikirimkan kepada pelanggan-pelanggan Anda. Yang di mana pelanggan bisa mendapatkan kode diskon penawaran secara terbatas atau gratis ketika mereka membeli dari situs Anda. Ini memungkinkan Anda mengembangkan bisnis Anda melalui kiat pemasaran konten email interaktif.

Email pemasaran juga dapat digunakan untuk meningkatkan kepuasan dan keterlibatan pelanggan dengan memasukkan survei dan testimoni pelanggan melalui email yang Anda kirimkan. Meskipun tidak semua orang akan tertarik mengisi jenis formulir survei, jika Anda dapat mengemas bentuk survei tersebut dengan menyenangkan dan menghibur, Anda bisa mendapatkan feedback yang berharga yang akan memungkinkan Anda memberikan kepuasan pelanggan.

5. Luncurkan Software atau Aplikasi Bisnis

Jumlah pengguna smartphone diperkirakan akan mencapai 2,87 miliar pada tahun 2020. Sedangkan pada 2017 saja, lebih dari 2 miliar orang melakukan beberapa bentuk transaksi ecommerce melalui smartphone mereka masing-masing. Dan menariknya, 78% dari mereka lebih suka melakukannya melalui aplikasi atau mobile app yang terinstall di smartphone mereka.

Mobile App lebih mudah digunakan daripada harus mengunjungi situs web dari PC ataupun laptop. Dan orang-orang yang membuka aplikasi bisnis Anda biasanya lebih mempunyai kemungkinan untuk siap membeli produk Anda – yang berujung peningkatan konversi bisnis. Namun terlepas dari itu, Anda juga dapat menampung saran yang relevan berdasarkan info dan testimoni yang diberikan pelanggan Anda dikanal penyedia aplikasi (umumnya di PlayStore atau AppStore). Melalui Mobile App bisnis Anda, Ini memungkinkan Anda mengirim push notification tentang produk, promo, dan informasi penting lainnya.

Setelah Anda mengetahui bagaiman cara meningkatkan penjualan bisnis melalui strategi Pemasaran Konversi, diharapkan bisnis Anda bisa lebih berkembang. Karena ini sama saja Anda ‘melek teknologi’ dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi. Teknologi yang berkembang juga merambah di segala aspek, termasuk aspek pengelolaan keuangan bisnis Anda.

Pastikan bisnis Anda menggunakan Software Akuntansi yang bisa membantu mengelola sistem keuangan atau akuntansi Anda secara instan. Anda juga bisa mencoba Jurnal, Software Akuntansi online yang memiliki fitur akuntansi lengkap dan mudah digunakan kapanpun dan di manapun. Menjawab pernyataan “kapan pun dan di mana pun”, Jurnal mempunyai fitur Mobile App yang bisa diakses di smartphone atau tablet Anda yaitu Jurnal Touch. Jurnal Touch adalah aplikasi Android dan iOS yang dapat memproses transaksi penjualan lebih cepat dan secara otomatis tersinkronisasi dengan aplikasi web Jurnal (my.jurnal.id). Dengan Jurnal Touch, pastinya Anda bisa memproses segala transaksi dan biaya melalui smartphone secara fleksibel!