3 Cara Bisnis UKM Maksimalkan Teknologi di Tengah Krisis

Ancaman Virus Corona semakin menyebar dan membuat pelaku bisnis mulai gusar. Bagaimana tidak? Sejumlah pakar menyebutkan bahwa kondisi ekonomi dunia akan stagnan selama tahun 2020 ini. Sebanyak 75% bisnis Usaha Kecil Menengah (UKM) juga mengalami dampak penurunan penjualan sejak pandemi Covid-19 berlangsung. 

Di tengah pelemahan ekonomi yang terjadi, bisnis UKM perlu membekali diri dengan pengetahuan dan teknologi agar mampu bertahan di tengah krisis global. Teknologi dapat membantu untuk meningkatkan efisiensi ketika aktivitas bertemu fisik berkurang. Bagaimana cara bisnis UKM memaksimalkan teknologi sebagai strategi bertahan di tengah pandemi? Berikut ini tipsnya!

1. Absensi Online Berbasis Cloud untuk Meningkatkan Produktivitas

Kehadiran karyawan di perusahaan merupakan hal yang sangat penting. Sejak pemerintah mengeluarkan aturan social distancing dan work from home (WFH), membuat pemilik bisnis harus memikirkan strategi yang efektif dalam mengelola karyawan. Salah satu tantangan dalam pengelolaan sumber daya manusia adalah sistem absensi yang efektif. 

Jika bisnis UKM Anda telah menerapkan kebijakan WFH, sistem absensi online berbasis cloud adalah solusi yang tepat untuk memantau produktivitas kerja. Selama ini, penggunaan teknologi berbasis cloud hanya didominasi oleh perusahaan besar karena dianggap mahal. Faktanya, cloud hanya membutuhkan jaringan internet karena memiliki server terpusat sehingga biayanya relatif murah. 

Karyawan dapat mengakses atau melakukan absen saat bekerja dari rumah. Anda sebagai pemilik bisnis dapat memantau jam kerja karyawan. Tidak hanya itu, proses kerja juga dengan manajemen tugas yang baik akan berjalan maksimal dengan teknologi ini.

2. Media Sosial untuk Maksimalkan Pemasaran Online

Katadata menyebutkan bahwa penggunaan aplikasi WhatsApp dan Instagram melonjak 40% selama pandemi Corona. Peluang ini adalah saat yang tepat bagi bisnis Anda untuk melakukan pemasaran via media sosial. Sebab, banyak orang melakukan komunikasi dan interaksi digital melalui media sosial.

Anda bisa membuat iklan untuk bisnis di platform Facebook, Instagram, atau Google. Strategi mendasar yang perlu Anda lakukan adalah dengan menentukan buyer persona sebagai target pasar. Laporan dari platform pemasaran Klear menunjukkan bahwa dalam sepekan, jumlah pengguna yang melihat instagram story meningkat 21%. Inilah saat yang tepat untuk memasarkan produk Anda lewat media sosial. 

Selanjutnya, aplikasi media sosial dapat dimanfaatkan sebagai saluran komunikasi dengan target pasar tanpa harus bertemu secara langsung. Tentukan konten yang tepat sesuai dengan jenis media sosial, karena bisa jadi berbeda platform berbeda juga tipe audience-nya. Media sosial dapat digunakan sebagai referensi Anda untuk menentukan kebijakan pemasaran bisnis UKM jangka pendek maupun jangka panjang.

3. Software Akuntansi untuk Memastikan Arus Kas Sehat

Dengan situasi ekonomi saat ini, wajar saja jika para pelaku bisnis UKM cemas karena pendapatan menurun sementara beban usaha justru membengkak. Belum lagi masalah harga bahan baku yang melonjak, sedangkan persediaan barang semakin menipis. Diperlukan strategi bisnis UKM yang tepat untuk memantau kondisi keuangan agar bisnis tetap bertahan di masa krisis.

Anda juga dapat memanfaatkan software akuntansi sebagai teknologi yang membantu kontrol performa bisnis secara mudah dan akurat. Jurnal adalah salah satu software akuntansi terbaik yang bisa menjadi pilihan Anda. Melalui Jurnal, arus kas bisnis UKM dapat terpantau dengan baik setiap saatnya

Baca juga : Tips agar Bisnis UKM Mampu Bertahan di Masa Pandemi Corona

Perlu diingat bahwa salah satu cara yang tepat untuk menyusun anggaran bisnis UKM dana dengan memiliki laporan keuangan yang rapi. Laporan transaksi, pengeluaran dan pemasukan bisnis harus tercatat secara detail. Di Jurnal, laporan neraca keuangan, laporan laba & rugi, dan laporan arus kas dapat diakses dengan mudah melalui komputer maupun smartphone

Untuk inventory, Jurnal memiliki fitur pengelolaan stok barang secara mobile bahkan multi-gudang. Artinya, Anda dapat memantau jumlah persediaan barang di gudang kapan saja dan di mana saja. Tidak hanya satu gudang saja, jika bisnis Anda memiliki beberapa gudang persediaan, tetap bisa dipantau dengan mudah. Jurnal akan memberikan Anda laporan stok kosong, barang paling laku, dan barang akan expired.

Anda dapat mencari tahu lebih jauh tentang Jurnal di website Jurnal atau isi formulir untuk mencoba Jurnal secara gratis.

apa itu social distancing dan strategi bisnis


PUBLISHED23 Apr 2020
Risna
Risna

SHARE THIS ARTICLE: