5 Strategi Sukses Menjadi Telemarketing

Sebuah perusahaaan akan mencoba segala cara untuk mempromosikan produknya dan menaikkan angka penjualan. Orang yang berperan dan akan membantu di bagian tersebut biasa kita kenal sebagai Telemarketer. Telemarketer ini adalah seseorang yang memiliki keahlian khusus dalam telemarketing. Apa itu telemarketing?

Telemarketing adalah salah satu cara promosi yang masih dianggap efektif selain memasang iklan di media umum. Pengertian telemarketing yaitu memasarkan atau mensosialisasikan produk atau jasa melalui telepon. Biasanya, strategi pemasaran melalui telemarketing ini dipakai oleh beberapa perusahaan besar untuk menawarkan produknya. Menurut banyak ahli pemasaran, penawaran melalui telemarketing cenderung mudah diterima, karena sifatnya memang berbicara secara personal langsung kepada konsumen.

Meskipun demikian, kegiatan telemarketing ini akan berdampak negatif jika sasaran market atas produk yang dipasarkan bukanlah calon pembeli potensial, atau tenaga telemarketing yang menawarkan justru seakan-akan terlalu memaksa calon konsumen untuk membeli produknya. Untuk menghindari hal-hal tersebut, di bawah ini akan kita bahas mengenai 5 strategi sukses telemarketing.

Ketahui Produk dengan Baik

Sebelum meyakinkan orang lain, seorang telemarker harus meyakinkan diri tentang produknya dengan cara  mengetahui setiap manfaat dari produk atau jasa yang akan ditawarkan. Dengan memiliki product knowledge atau pengetahuan tentang produk, seorang telemarketer akan mampu meyakinkan semua keunggulan produknya pada calon konsumen.

Lakukan Riset Tentang Calon Konsumen

Banyak orang yang merasa terganggu dengan kegiatan telemarketing karena merasa tidak membutuhkan barang yang mereka tawarkan dan merasa asing dengan tenaga telemarketing yang menghubunginya. Jika perusahaan tidak ingin mengalami kegagalan seperti ini, ada baiknya untuk melakukan riset terlebih dahulu terhadap calon konsumen. Misalnya, jika Anda menawarkan produk susu bayi, Anda harus mengetahui berapa usia anak, nama, apa rasa susu kesukaannya atau apakah anak tersebut memiliki alergi. Dengan melakukan riset tersebut, Anda bisa memberi penawaran yang sesuai kebutuhan mereka, dan calon konsumen akan merasa dekat dengan Anda.

Bersikap Ramah & Wajar

Setiap telemarketing harusnya tahu bahwa menghubungi berarti mengajak orang untuk berbicara. Karena Anda berbicara melalui telepon dan lawan bicara tidak bisa melihat ekspresi wajah Anda, maka ada baiknya untuk menggunakan intonasi suara yang ramah dan tidak kaku. Daftar pertanyaan yang harus Anda tanyakan pada calon konsumen bisa disiasati dengan pemakaian bahasa yang sedikit luwes dan tidak harus persis sama dengan script, ambil saja intinya.

Berikan Pertanyaan secara Efisien

Menyadari bahwa calon konsumen yang ingin Anda hubungi tidak selalu memiliki waktu luang, maka ada baiknya seorang telemarketer memiliki daftar pertanyaan yang efisien untuk mendapatkan jawaban yang tepat. Gunakan standar why, what, when, where, who dan how untuk menggali informasi tentang konsumen tanpa harus berbelit-belit.

Tidak Harus Berjualan

Target penjualan memang harus terpenuhi, namun seorang telemarketer juga perlu sesekali menelepon konsumen atau pelanggan hanya untuk mengucapkan selamat ulang tahun, selamat hari raya, atau hanya sekedar menanyakan kabar. Hal tersebut berguna untuk menciptakan hubungan baik antara perusahaan dan konsumen.


Kesimpulan

Telemarketing adalah profesi yang cukup menguntungkan, terutama bagi Anda yang baru saja mulai bekerja. Profesi ini biasanya diberi apresiasi berupa bonus saat Anda berhasil memenuhi target. Selama Anda bisa bekerja dengan baik, telemarketing bisa menjadi salah satu kunci kesuksesan Anda saat berkarier. Selain itu, saat Anda memutuskan untuk resign pun, masih banyak perusahaan lain yang membutuhkan tenaga ini. Oleh karena itu, Anda tidak perlu khawatir mengenai pekerjaan di bagian ini karena banyaknya company yang memerlukan tenaga seorang telemarketing.

Dari penjelasan di atas bisa diketahui bahwa strategi telemarketing ini sangat perlu dipahami baik oleh perusahaan maupun telemarketer sendiri, karena pengadaan program tersebut juga akan menambah beban usaha jika tidak efektif.  Jika ingin mengadakan program ini, pastikan perusahaan telah membuat anggaran dengan cermat dan menghitung nilai risiko maupun manfaat yang akan didapat dengan adanya program telemarketing tersebut.

 

Untuk membantu menghitung anggaran biaya yang diperlukan sebuah perusahaan dalam pengadaan program telemarketing, Anda membutuhkan jasa seorang akuntan atau jasa penyedia software akuntansi online yang sangat efisien dan efektif. Jurnal dapat membantu Anda untuk membuat estimasi rencana anggaran telemarketing melalui laporan keuangan yang sudah Anda miliki tanpa harus membuat perhitungan berulang kali.


Dengan Jurnal, Anda juga bisa mendapatkan kemudahan untuk mengetahui biaya yang diperlukan melalui fitur pencatatan biaya dan laporan keuangan secara
realtime, kapan pun dan di mana pun. Informasi lebih lanjut tentang Jurnal, bisa Anda dapatkan di sini.

artikel ini sudah diedit dan mengalami revisi


PUBLISHED07 Apr 2019
Novia Widya Utami
Novia Widya Utami

SHARE THIS ARTICLE: