Seperti banyaknya teori yang menyebutkan bahwa kebutuhan merupakan hal dasar dalam memenuhi keberlangsungan hidup dan harus segera terpenuhi. Pemenuhan kebutuhan yang dilakukan makhluk hidup khususnya manusia menjadi faktor dasar dalam melakukan bisnisnya. Dalam dunia ekonomi, terdapat tingkatan terhadap pemenuhan akan kebutuhan barang dan jasa. Tingkatan tersebut adalah keinginan dan kebutuhan.

 

Keinginan adalah segala kebutuhan lebih terhadap barang ataupun jasa yang ingin dipenuhi setiap manusia pada sesuatu hal yang dianggap kurang. Keinginan tidak bersifat mengikat dan tidak memiliki keharusan untuk segera terpenuhi. Keinginan lebih bersifat tambahan, ketika kebutuhan pokok telah terpenuhi.

 

Kebutuhan adalah semua barang ataupun jasa yang dibutuhkan manusia demi menunjang segala aktivitas dalam kehidupan sehari-sehari manusia tersebut. Kebutuhan tidak akan lepas dari kehidupan sehari-sehari.

 

Kebutuhan Berdasarkan Sifat

Terbagi menjadi 2 diantaranya jasmani dan rohani. Jasmani sendiri ialah kebutuhan dalam menjaga kesehatan fisik seperti olahraga dan istirahat. Kebutuhan rohani melingkupi keperluan dalam pemenuhan jiwa seperti beribadah, mendapatkan hiburan dengan rekreasi.

 

Kebutuhan Berdasarkan Waktu

Seperti namanya, waktu menunjukkan masa dengan meliputi kebutuhan saat ini, masa depan, dan waktu yang tidak terduga sebelumnya. Kebutuhan saat ini ialah suatu hal yang tidak bisa ditunda contohnya dalam kesehatan untuk menjalani operasi. Kemudian masa mendatang ketika mempersiapkan kelahiran seorang bayi. Pada kebutuhan tidak terduga yang datang secara tiba-tiba seperti pengobatan setelah terjadi kecelakaan.

 

Kebutuhan Berdasarkan Subjek

Dilatarbelakangi oleh subjek yaitu pelaku, maka terdapat 2 poin penting yang masuk dalam kebutuhan berdasarkan subjek yaitu individu dan kelompok. Kebutuhan individu jelas yang diperuntukan bagi perseorangan, misalnya seorang direktur membutuhkan seorang sekretaris dalam perkerjaannya. Terakhir pada kebutuhan kelompok cenderung mengarah pada kepentingan masyarakat yaitu pasar, rumah sakit, angkutan umum, dan lain sebagainya.

 

Perbedaan Kebutuhan dan Keinginan

 

Kebutuhan

Keinginan

Sifat

Objektif/ perlu/ mengikat

Subjektif/ tidak harus

Dampak yang diinginkan

Manfaat

Kepuasan

Yang dijadikan tolok ukur

Fungsi

Selera

 

Berdasarkan tabel di atas, secara sederhana dapat kita simpulkan, jika kebutuhan adalah sesuatu yang harus dimiliki manusia karena tingkat keperluan atau urgensinya yang tinggi. Jika seseorang memiliki kebutuhan terhadap barang atau jasa, biasanya hal paling penting yang menjadi pertimbangan adalah manfaat yang dapat diambil dari barang atau jasa tersebut beserta fungsinya.

 

Keinginan berada di sisi lain, biasanya bersifat subjektif, tidak terlalu berpengaruh pada kelangsungan hidup seseorang. Pemenuhan terhadap ‘keinginan’ biasanya bersifat kepuasan semata dan cenderung menyesuaikan terhadap selera individu. Keinginan bisa bersifat positif jika pemenuhannya memberi nilai tambah atau memberi dukungan terhadap pemenuhan kebutuhan yang telah tercapai.

 

Perbedaan kebutuhan dan keinginan dalam dunia ekonomi maupun bisnis juga memiliki peran yang sangat penting. Misalnya, seorang pengusaha yang ingin memperluas bisnisnya. Jika di lihat dari segi keinginan, hal ini tentunya bersifat sangat positif bagi kemajuan bisnis maupun kesejahteraan karyawan. Namun keinginan positif ini harus didukung oleh pemenuhan kebutuhan yang harus terpenuhi sebelumnya, misalnya efektifitas kinerja, tambahan karyawan maupun peningkatan mutu produksi.

 

Untuk efektifitas kinerja misalnya, jika sebuah bisnis memiliki bagian keuangan, maka untuk memenuhi keinginan memperluas bisnis, perusahaan tersebut butuh laporan keuangan yang lengkap, cepat dan akurat setiap waktu karena keuangan adalah bagian terpenting dari sebuah bisnis. Untuk menunjang hal tersebut, maka perusahaan tidak lagi hanya membutuhkan pencatatan secara manual, tapi sudah membutuhkan sistem keuangan online yang bisa diakses kapan pun dan di mana pun.

 

Sistem keuangan atau akuntansi online seperti Jurnal ini, sudah harus dimiliki jika Anda ingin mengembangkan bisnis dan menjawab tantangan kemajuan keuangan di era digital.  Dengan memiliki software akuntansi online Jurnal, Anda tidak hanya menyelesaikan masalah pencatatan keuangan semata, tetapi juga memiliki akses ke beberapa sistem pembayaran, pengeluaran tagihan dan pelaporan stok barang yang masih tersisa secara otomatis.

 

Jurnal, software akuntansi online akan memperkecil jarak antara kebutuhan dan keinginan bisnis serta memenuhi semua kebutuhan akuntansi bisnis dalam rangka mendukung keinginan Anda untuk terus maju dan berkembang di masa depan. Info lebih lanjut mengenai Jurnal bisa Anda dapatkan di sini.

Author