4 Kesalahan yang Sering Terjadi dalam Proses Akuntansi

Keberadaan sistem akuntansi pada sebuah bisnis khususnya perusahaan adalah hal penting yang harus diperhatikan. Bicara tentang akuntansi tentu bicara tentang keuangan suatu perusahaan. Menurut American Accounting Association akuntansi adalah sebuah proses identifikasi, pengukuran, dan komunikasi informasi ekonomi untuk mendapatkan keputusan yang tepat dari pengguna informasi perusahaan.

Bisa dikatakan akuntansi merupakan acuan atau dasar dalam membuat keputusan serta rencana perusahaan ke depannya untuk mencapai target yang diharapkan. Oleh karena itu, mengapa sistem akuntansi itu memiliki peranan penting dalam mengatasi keuangan setiap perusahaan.

Akan tetapi, dalam prosesnya banyak perusahaan yang mengalami kesalahan-kesalahan dalam menerapkan sistem akuntansi. Bukannya dapat membantu pencapaian target, kesalahan yang dilakukan menyebabkan kerugian hingga hilangnya kepercayaan dari pihak lain.

Untuk mengatasi kesalahan-kesalahan ini setiap perusahaan dituntut harus memahaminya secara jelas. Berikut ini adalah beberapa kesalahan dalam proses akuntansi yang sering ditemukan dalam perusahaan dan dapat dijadikan pembelajaran yang berharga ke depannya.

Kesalahan Pencatatan dan Rekonsiliasi

Ketika bisnis mulai berjalan lancar, banyak pengusaha yang mengabaikan laporan keuangan hanya dengan alasan tidak memiliki banyak waktu. Dengan tidak mencatat transaksi bisnis, laporan keuangan tidak akan sesuai dengan kondisi keuangan perusahaan yang sebenarnya. Laporan keuangan yang tidak sesuai dan tidak tepat tentu akan memberikan efek negatif kepada perusahaan seperti peringkat kredit menjadi buruk atau pengiriman barang dari supplier menjadi tidak lancar.

Hanya Menjadikan Laporan sebagai Pencatatan

Banyak pengusaha yang melihat akuntansi hanya sebagai proses pencatatan data keuangan perusahaan seperti untuk menghitung saldo perusahaan atau kepentingan perpajakan. Padahal, laporan keuangan dapat memberikan informasi yang dapat dijadikan bahan pertimbangan untuk menentukan keputusan atau membuat strategi dalam mengembangkan bisnis perusahaan ke depannya.

Lupa Menyimpan Bukti Transaksi

Kesalahan berikutnya adalah sering lupa untuk menyimpan bukti transaksi seperti kuitansi atau nota. Hal ini terjadi pada karyawan terkait karena hilangnya fokus saat mengerjakan laporan keuangan. Padahal sudah jelas, bahwa kuitansi dan nota dapat menjadi bukti yang valid ketika terjadi perbedaan angka pada saat pemeriksaan laporan keuangan. Tak hanya itu, kuitansi dan nota juga sangat berguna dan dapat memudahkan dalam proses audit dan perpajakan.

Kesalahan Matematis saat Berhitung

Kesalahan saat berhitung tidak hanya terjadi pada pengusaha namun juga sering terjadi pada akuntan yang sudah berpengalaman. Kesalahan ini sering terjadi ketika sedang terburu-buru atau saat lelah sehingga tidak dapat mendeteksi kesalahan tersebut. Kesalahan saat berhitung bila digabungkan dengan kesalahan saat input dan rekonsiliasi, maka dapat menjadi kesalahan yang besar pada laporan keuangan perusahaan. Di mana, jika kesalahan tersebut tidak diketahui hingga berbulan-bulan dapat menyebabkan masalah yang lebih kompleks saat ingin memperbaiki dan menyelesaikannya.

Itulah beberapa kesalahan yang sering terjadi dalam proses akuntansi. Untuk mengurangi kesalahan akuntansi banyak pengusaha yang mempercayakan proses akuntansi bisnisnya dengan software akuntansi. Jurnal, software akuntansi online berbasis cloud dapat membantu pengusaha dalam membuat laporan keuangan secara instan.

Tak hanya itu, dengan software akuntasi Jurnal, Anda juga dapat memonitor laporan keuangan di mana pun dan kapan pun secara real-time. Untuk info lebih lanjut mengenai Jurnal, dapat Anda lihat di sini.


PUBLISHED12 Jan 2019
Novia Widya Utami
Novia Widya Utami

SHARE THIS ARTICLE: