Arus kas merupakan salah satu masalah yang sering dihadapi oleh pengusaha. Masalah utama yang sering dihadapi adalah arus kas defisit, di mana pengeluaran melebihi pendapatan, sehingga arus kas menjadi tidak seimbang. Masalah ini terjadi karena kurangnya pemahaman pengusaha mengenai cara mengelola arus kas yang benar. Pengelolaan arus kas yang salah dapat menyebabkan kerugian bahkan kegagalan dalam sebuah  bisnis.

 

Arus kas sangat memengaruhi jalan atau tidaknya kegiatan operasional bisnis sekaligus memengaruhi perkembangan bisnis perusahaan. Oleh karena itu, ketika bisnis telah mengalami masalah arus kas, sebagai pengusaha Anda harus memperbaiki arus kas perusahaan Anda. Inilah beberapa hal yang harus Anda lakukan untuk memperbaiki arus kas perusahaan.

 

Menekan Pengeluaran

Ketika pengeluaran lebih besar dibanding pendapatan, berarti Anda sedang mengalami krisis arus kas. Masalah ini terjadi ketika Anda hanya mementingkan keinginan tanpa tahu apa yang sebenarnya dibutuhkan. Jika dibiarkan terlalu lama, masalah ini tentu dapat membuat bisnis gagal dan bangkrut. Salah satu cara mengatasi masalah ini adalah menekan pengeluaran bisnis dengan mengetahui apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh bisnis Anda. Disinilah laporan arus kas sangat dibutuhkan. Dengan melihat laporan arus kas, Anda dapat memilah dan mengurangi pengeluaran yang tidak dibutuhkan.

 

Mengevaluasi Bisnis

Tak hanya pengeluaran lebih besar dari pendapatan, ternyata pengeluaran dan pendapatan yang memiliki nilai seimbang juga dapat membuat krisis arus kas. Jika hal ini terjadi, Anda harus segera mengevaluasi kembali bisnis Anda dengan membuat inovasi  baru. Disinilah pentingnya  sebuah laporan keuangan, dengan melihat laporan keuangan Anda dapat membuat sebuah keputusan dengan mudah untuk menghadapi persaingan pasar. Melakukan evaluasi mengenai harga, target market, serta pesaing dapat memudahkan Anda untuk mengetahui kelemahan dan kelebihan bisnis Anda sehingga dapat memudahkan Anda dalam membuat inovasi untuk perkembangan bisnis.

 

Hindari Penumpukan Stok

Ini adalah salah satu masalah yang dapat menyebabkan kebocoran arus kas. Dengan stok yang menumpuk, barang akan cepat rusak dan perusahaan akan mengalami kerugian yang berpengaruh terhadap arus kas. Oleh karena itu, penting bagi perusahaan untuk memiliki laporan persediaan yang memudahkan Anda dalam mengelola stok barang dengan benar dan tepat. Selain itu, hindari pembelian stok berlebih dan keluarkan stok lama dengan memberikan diskon kepada pelanggan sesuai harga pokok untuk meningkatkan arus kas.

 

Tagih Piutang Secara Berkala

Sebagian perusahaan banyak yang menyepelekan penagihan piutang kepada pelanggannya. Jika dibiarkan terus menurus, hal ini akan memengaruhi arus kas yang masuk ke perusahaan. Untuk memperbaiki arus kas, Anda harus melakukan penagihan secara berkala sebelum tanggal jatuh tempo yang telah ditentukan. Misalnya Anda telah memberikan syarat piutang dengan waktu jatuh tempo 30 hari, maka Anda dapat melakukan penagihan di hari ke 10, ke 20, dan 3 hari sebelum tanggal jatuh tempo. Dengan melakukan penagihan secara berkala, pelanggan akan melakukan pembayaran tepat waktu.

 

Selain empat cara di atas, Anda juga dapat memperbaiki arus kas dengan membuat laporan arus kas. Dengan adanya laporan arus kas, Anda dapat lebih mudah mengelola arus kas perusahaan sehingga dapat mengurangi risiko kegagalan bisnis. Daftarkan perusahaan Anda melalui software akuntansi Jurnal untuk memudahkan Anda dalam mendapatkan laporan keuangan, termasuk laporan arus kas, sehingga Anda dapat lebih fokus untuk mengembangkan bisnis.