Mungkin Anda pernah berada di titik frustasi Ketika Anda gagal dalam meraup laba ketika menjalankan bisnis ritel. Salah satu jurus jitunya adalah dengan menjalankan strategi pemasaran bisnis ritel yang bisa menarik minat banyak pelanggan.

Salah satu yang menjadi kunci penting dan unik bagi strategi pemasaran bisnis ritel Anda adalah dengan menjalankan strategi visual merchandising. Visual merchandising adalah proses menampilkan produk ritel Anda agar dapat dijangkau pelanggan dengan cepat, bisa ditampilkan atau dipajang secara jelas, dan menciptakan kemudahan lainnya bagi pelanggan dalam mendapatkan kebutuhan mereka.

Untuk membuat strategi visual merchandising berjalan dengan lancar, berikut ini adalah poin-poin utama yang harus Anda pertimbangkan:

Coba Pahami Sudut Pandang Sebagai Pelanggan

Memasarkan atau memajang produk harus sesuai dengan pelanggan yang Anda targetkan. Misalnya, jika target pasar Anda adalah anak-anak, maka susunlah produk Anda sesuai dengan derajat mereka.

Coba masuk ke toko ritel Anda sendiri dan anggaplah bahwa posisi Anda berada di sini untuk berbelanja sebagai pelanggan, kemudian pikirkan apa yang harus Anda lakukan untuk memetakan di mana dan pengaturan apa yang terbaik bagi pelanggan sesuai target pasar Anda.

Anda juga dapat mengunjungi berbagai toko ritel lain dan mempelajari apa yang positif di sana untuk kemudian Anda adopsi.

Pertahankan Fokus Display Produk

Buatlah daftar produk sesuai tingkat prioritas dan berbagai kategori yang sudah dipertimbangkan dan kemudian tampilkan produk-produk tersebut. Usahakan tampilan depan toko ritel Anda diperuntukkan bagi produk premium Anda yang di mana akan menarik perhatian pelanggan lebih banyak. Tampilkan produk yang sekiranya ingin Anda jual dengan kuantitas besar di “jantung” toko Anda.

Perhatikan Desain Ruangan Untuk Tampilan Produk

Beberapa penelitian mengatakan bahwasanya ketika Anda hendak menampilkan produk di toko ritel, setiap desain ruangan untuk penempatan produk harus dipertimbangkan. Usahakan buat desain ruangan yang menarik dan mencolok bagi pelanggan.

Setiap produk memiliki sudut pandang tersendiri untuk ditampilkan. Misalnya, jika Anda ingin menempatkan produk alat pembersih lantai, maka coba letakkan di lantai area khusus penjualan alat pembersih lantai yang sudah Anda atur agar pelanggan dapat mencoba atau merasakannya secara nyata.

Contoh lainnya, Jika Anda hendak menjual keramik dinding toilet, maka buat desain sebuah ruang toilet dengan produk keramik yang akan Anda jual. Sehingga pelanggan juga akan merasakan produk tersebut secara nyata.

Pemosisian Produk

Pemosisian produk menjadi elemen yang sangat penting terkait kepuasan pelanggan. Pelanggan akan membuat persepsi tentang produk sesuai standar, pola pikir, dan derajat mereka.

Sebagai contoh, Anda harus memisahkan dan memosisikan produk mana yang sekiranya bersifat mewah, untuk kebutuhan sehari-hari, dan untuk kebutuhan kebersihan. Sehingga pelanggan bisa mengakses produk yang mereka inginkan dan butuhkan dengan mudah.

Buat Proposal Presentasi yang Menarik

Mungkin hal ini sempat tidak dipertambangkan secara serius oleh pemilik bisnis Ritel. Namun presentasi produk Anda untuk calon klien juga berperan penting dalam strategi visual merchandising.  Buat bahan presentasi yang bagus dan atur produk Anda dengan cara yang diinginkan klien. Tingkatkan presentasi produk Anda dengan perpaduan warna, foto, dan grafik yang sesuai.

Buat User Experience Bagi Pelanggan Anda

Ini akan membuat toko ritel Anda selangkah lebih maju dari toko ritel tradisional. Penggunaan produk secara langsung akan menciptakan user experience yang mengarah pada kepuasan pelanggan sehingga pelanggan akan merasa sangat dekat dengan produk yang Anda tawarkan dan mereka tidak akan ragu untuk membelinya. Ciptakan suatu lingkungan di mana pelanggan benar-benar merasakan produk sebelum mereka membeli produk.

Sebagai contoh, Jika pelanggan ingin membeli sofa, tampilkan dan tempatkan sofa tersebut di suatu ruang di mana pembeli bisa merasakannya dengan nyaman.

Mengapa visual merchandising begitu penting? Karena tujuan pertama dari strategi tersebut adalah memikat pelanggan atau calon klien sehingga mereka akan membeli produk Anda dan mengingat gaya penjualan ritel Anda. Tujuan utama kedua adalah untuk membuat tampilan yang berbeda dari kompetitor Anda dan ini penting untuk memastikan bisnis ritel Anda berjalan secara sustainable.

Banyak fokus yang harus Anda pertimbangkan pada visual merchandising sebagai strategi pemasaran bisnis ritel Anda. Selain itu, strategi lain yang dapat Anda lakukan untuk menunjang bisnis Anda adalah dengan menggunakan Jurnal, software akuntansi online yang dapat mempermudah pencatatan dan pelaporan keuangan Anda. Lewat Jurnal, Anda bisa membuat faktur, mengirimnya ke pelanggan secara online dan mencatat nota-nota PO yang langsung terintegrasi dengan sistem akuntansi Jurnal sehingga mempermudah Anda dalam membuat laporan keuangan. Untuk melihat informasi lebih lanjut mengenai Jurnal, silahkan klik di sini.