Bisnis atau usaha rumah kos-kosan memang tidak pernah ada matinya. Apalagi di kota-kota pusat perdagangan atau di kota-kota pelajar seperti Bandung. Banyaknya pelajar, mahasiswa, dan pegawai yang berasal dari luar daerah akan menjadikan pemilik kos-kosan mendapatkan keuntungan yang menggiurkan. Selain penghasilan yang terus mengalir setiap bulannya, para pebisnis kos-kosan juga bisa menikmati keuntungan dari meningkatnya nilai tanah dari waktu ke waktu. Jika Anda tertarik untuk menggeluti usaha dibidang ini, langsung saja simak tips peluang usaha mendirikan kos-kosan di Bandung yang menguntungkan.

Memanfaatkan Peluang Usaha yang Menjanjikan di Bandung

Tips Mendirikan Peluang Usaha Kos-Kosan di Bandung yang Menguntungkan Kota Bandung yang terkenal dengan sebutan kota kembang memang menyediakan banyak peluang usaha baik dalam skala kecil maupun besar. Hal ini dikarenakan Bandung merupakan salah satu kota terbesar yang ada di Jawa Barat. Selain semakin banyaknya pendatang seperti pelajar, mahasiswa, hingga pekerja yang terus berdatangan dari waktu ke waktu, Bandung juga memiliki daya tarik tersendiri untuk dikunjungi para wisatawan. Sehingga, banyaknya pengunjung yang terus mendatangi kota ini, dapat menciptakan peluang usaha yang tidak sedikit. Untuk dapat menjadi seorang entrepreneur yang sukses, Anda harus jeli dalam melihat peluang yang ada. Berikut ini ada beberapa langkah mudah untuk menemukan peluang usaha agar dapat menciptakan usaha yang sukses dan menguntungkan:

  1. Melihat peluang dan potensi dari diri sendiri. Karena salah satu kunci sukses seorang pebisnis adalah mampu mengelola potensi yang dimilikinya.
  2. Terus menggali informasi dan mengembangkannya. Informasi dan pengetahuan tentang peluang usaha yang sedang viral dapat diperoleh secara mudah melalui media sosial, internet, atau dari mana saja.
  3. Mencari identitas usaha pribadi. Apabila Anda ingin mendirikan sebuah usaha yang sudah pernah ada sebelumnya, Anda perlu menambahkan sesuatu yang baru dan kreatif agar usaha yang Anda dirikan berbeda.

Menjalankan Usaha Rumah Kos-Kosan di Bandung

Tips Mendirikan Peluang Usaha Kos-Kosan di Bandung yang MenguntungkanTingginya kebutuhan akan tempat tinggal untuk para pendatang di Bandung merupakan salah satu faktor terbesar mengapa banyak orang ingin mendirikan usaha kos-kosan atau rumah kontrakan. Para pendatang seperti mahasiswa atau pekerja di Bandung yang terus bertambah dari waktu ke waktu merupakan aset yang sangat berharga bagi para pemilik rumah kos-kosan. Namun, penting untuk Anda perhatikan bahwa ternyata tidak semua tempat kos banyak diminati. Anda harus memiliki sebuah strategi khusus agar kos-kosan yang Anda tawarkan selalu ramai oleh para penyewa

Salah satu trik yang dapat Anda lakukan adalah memilih lokasi yang tepat. Carilah lokasi di sekitar kampus atau kawasan perkantoran. Dengan begitu, para calon penyewa akan lebih mudah menemukan rumah kos-kosan Anda. Karena sebagian besar mahasiswa dan pekerja akan lebih memilih untuk mencari tempat tinggal yang tidak jauh dari tempatnya kuliah atau bekerja.

Membuka usaha rumah kos-kosan akan menjadikan Anda memiliki penghasilan jangka panjang. Bagaimana tidak? Dengan membuat peraturan bahwa setiap penyewa harus membayar setiap bulan sekali atau per satu tahun, maka Anda akan mendapatkan penghasilan dari semua penyewa kamar secara terus menerus. Sedangkan biaya yang Anda butuhkan untuk pengelolaan kos-kosan relatif lebih murah. Anda tidak perlu membersihkan atau merawat rumah kos-kosan setiap hari. Ada banyak cara yang dapat Anda terapkan agar kos-kosan tetap terjaga pengelolaannya.

Misalnya, Anda membuat peraturan untuk seluruh penyewa agar menjaga kebersihan lingkungan kos-kosan. Dengan membuka usaha kos-kosan, Anda juga dapat menciptakan peluang usaha yang lain sehingga Anda mendapatkan penghasilan tambahan. Misalnya, Anda bisa membuka toko perlengkapan kos, menyediakan jasa laundry, warung kelontong, kantin, dan lain sebagainya.

Tata Perizinan Mendirikan Kos-Kosan dan Rumah Kontrakan

Tips Mendirikan Peluang Usaha Kos-Kosan di Bandung yang MenguntungkanTata perizinan untuk pendirian dan pembangunan rumah kos-kosan dan rumah kontrakan dibedakan menjadi 3, yaitu:

  1. Untuk rumah kos yang jumlah kamarnya kurang dari 10 kamar dengan tanah pekarangan di rumah, perizinan yang perlu diurus adalah IMB (Izin Mendirikan Bangunan) dan HO (Izin Gangguan). IMB adalah perizinan untuk membangun, merobohkan atau menambah sebuah bangunan, termasuk rumah kos. Perizinan ini akan dikeluarkan oleh kepala daerah setempat (pemerintah kota atau kabupaten). HO diperlukan agar lingkungan sekitar juga merasa aman dan nyaman dengan keberadaan rumah kos yang didirikan.
  2. Untuk rumah kos yang memiliki lebih dari 10 kamar dengan tanah pekarangan di rumah, perizinan yang diperlukan adalah IMB, HO, Izin Pemanfaatan Tanah (IPT), Dokumen Lingkungan, dan Site Plan. IPT merupakan surat izin untuk pemanfaatan tanah pribadi atau badan, untuk peruntukan kegiatan atau usaha pada perubahan tanah. Dokumen lingkungan juga perlu diurus dengan tujuan agar dapat memberikan perlindungan pada lingkungan dari dampak adanya kegiatan usaha rumah kos. Sedangkan dokumen site plan yang merupakan gambar dua dimensi untuk rencana pada kaveling tanah rumah kos, juga sangat dibutuhkan. Dengan dokumen site plan, maka akan terlihat bagaimana rencana jalan, listrik, air, dan fasilitas umum serta fasilitas sosial lainnya yang berkaitan dengan rumah kos yang akan didirikan.
  3. Sementara untuk rumah kos yang akan didirikan di atas tanah sawah dengan berapa pun jumlah kamarnya, maka prosedur perizinannya adalah IMB, HO, IPT, Dokumen lingkungan, serta Site Plan.

Manajemen Menjalankan Usaha Rumah Kos-Kosan

Tips Mendirikan Peluang Usaha Kos-Kosan di Bandung yang MenguntungkanAda beberapa tips yang bisa diterapkan untuk manajemen usaha rumah kos-kosan yang Anda kelola.

  1. Pentingnya melakukan screening di waktu-waktu tertentu. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa peraturan Anda buat untuk seluruh penyewa kos-kosan benar-benar dipatuhi atau justru dilanggar.
  2. Pentingnya memberikan jaminan kebersihan, keamanan, dan kenyamanan kepada para penyewa kos-kosan. Misalnya, rumah kos-kosan harus memiliki fasilitas pencahayaan dan sirkulasi udara yang memadai untuk setiap kamar. Sedangkan untuk menjaga keamanan, Anda perlu  melakukan seleksi terhadap para calon penyewa. Pastikan Anda meminta identitas masing-masing penyewa kos yang Anda terima, misalnya dengan memberikan formulir khusus tentang data pribadi ataupun melakukan interview singkat saat penerimaan.
  3. Menerapkan sistem biaya listrik tambahan bagi para penyewa yang membawa atau memiliki barang-barang elektronik lebih banyak. Cara lain yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi tingginya tagihan listrik, Anda dapat memisahkan mesin listrik di setiap kamar, sehingga setiap penyewa bertanggung jawab atas token listrik atau biaya listrik masing-masing.
  4. Menjalin hubungan baik dengan lingkungan sekitar rumah kos-kosan. Tanpa disadari, hubungan baik yang terjalin antara Anda dengan tetangga akan membawa keuntungan tersendiri. Para tetangga di sekitar rumah kos-kosan yang Anda kelola bisa menjadi agen marketing tanpa bayaran, karena mereka bisa mempromosikan kepada kenalan mereka tanpa Anda minta.

Itulah beberapa tips seputar peluang usaha rumah kos-kosan yang perlu Anda ketahui. Setelah berhasil membangun rumah kos-kosan, jangan lupa untuk mengelolanya dengan baik. Apalagi jika Anda memiliki rumah kos-kosan di beberapa tempat. Anda harus lebih profesional dalam mengelola administrasi dan operasionalnya. Pastikan pengelolaan keuangan bisnis kos-kosan Anda baik, benar, dan teratur. Agar Anda lebih mudah dalam menjalankan bisnis ini, Jurnal sebagai software akuntansi online dapat menjadi solusi yang dapat menunjang kesuksesan bisnis Anda.

Dengan Jurnal, Anda dapat mengelola keuangan kapan dan di mana saja, mulai dari membuat invoice, membuat laporan keuangan, mengelola stok, melakukan rekonsiliasi, dan masih banyak lagi. Nikmati kemudahan dalam menjalankan pembukuan yang praktis. Segera daftarkan bisnis Anda sekarang juga di Jurnal dan dapatkan free trial selama 14 hari.