Perusahaan Tbk adalah: Definisi, Karakteristik, Kelebihan, dan Kekurangannya Anda pasti sering mendengar tentang usaha perseorangan, tapi pernahkah Anda mendengar sebutan perusahaan Tbk? Tahu bedanya? Meskipun sering menjumpainya, terkadang masih banyak orang yang belum paham maksud dari arti singkatan tersebut. Secara sederhana, Tbk memiliki arti “Terbuka”. Jadi, sebuah perusahaan yang diakhiri dengan kata Tbk merupakan perusahaan publik yang bersifat terbuka. Agar mengetahui lebih lanjut mengenai arti dari kata tersebut, mari simak penjelasan selengkapnya di artikel ini. Pengertian Perusahaan Tbk Dalam lingkup perusahaan, Tbk memiliki singkatan berupa perusahaan terbuka. Tbk termasuk sebutan yang memiliki eksistensi cukup tinggi bagi perusahaan yang berstatus sebagai kepemilikan saham terbuka. Jika diartikan, maka pengertian perusahaan Tbk adalah suatu Perseroan Terbatas (PT) yang sahamnya telah dimiliki oleh setidaknya 300 pemegang saham. Dalam dunia bisnis, perusahaan Tbk merupakan perusahaan yang bentuk kepemilikannya disalurkan kepada pemegang saham. Jika sebuah perusahaan memiliki sebutan Tbk di akhir namanya, maka hal tersebut menandakan bahwa perusahaan tersebut termasuk perusahaan terbuka yang menerima modal sebanyak-banyaknya dari siapapun. Dengan begitu, maka masyarakat berkesempatan untuk menanamkan modal di perusahaan Tbk sesuai dengan perdagangan saham yang terdisplay di BEI atau Bursa Efek Indonesia. Jika diamati dari segi modal, maka pemilik modal harus memiliki modal setidaknya Rp3 miliar sesuai dengan aturan pemerintah pusat. Karakteristik Perusahaan Tbk Berikut karakteristik dari perusahaan Tbk: 1. Dipimpin oleh Direktur atau Direksi Perusahaan Tbk dipimpin oleh direksi atau direktur yang bertugas untuk menentukan keputusan-keputusan atau peraturan-peraturan yang berhubungan dengan lingkungan kerja. Bukan hanya itu, wewenang dari direktur adalah mengawasi dan mengkoordinasi organisasi beserta para karyawan. Seorang direktur juga perlu mengimplementasikan kebijakan dengan pertimbangan secara sungguh-sungguh agar tercipta suatu hasil kerja yang baik dan memuaskan. 2. Mempunyai Tujuan Bisnis yang Jelas Perusahaan Tbk adalah perusahaan yang mempunyai tujuan jelas dalam menjalankan roda bisnisnya. Perusahaan ini mempunyai target dan cita-cita yang harus diwujudkan oleh semua sumber daya perusahaan, tidak terkecuali oleh investor. Tujuan perusahaan Tbk memang telah diputuskan dan dibuat secara jelas agar lebih mudah untuk dipahami oleh semua komponen perusahaan. Dengan menetapkan tujuan sejelas-jelasnya, maka tujuan tersebut bisa dicapai sesuai target dan menghasilkan keuntungan yang memuaskan. Tujuan perusahaan sudah selayaknya menjadi incaran yang dicapai bersama oleh semua komponen badan usaha. Jika semua pihak bersedia untuk memahami tujuan perusahaan, maka tujuan tersebut akan lebih mudah diraih sesuai goals perusahaan. 3. Memperoleh Keuntungan berupa Dividen Karakteristik perusahaan Tbk yang berikutnya adalah menawarkan dividen kepada investor. Dividen itu sendiri merupakan suatu pembagian laba atau keuntungan perusahaan yang diberikan kepada para investor atau pemegang saham. Ada kalanya bentuk keuntungan ini dimanfaatkan untuk memaksimalkan modal atau mengembangkan bisnis. Apabila para investor telah bersepakat untuk memakai keuntungan untuk modal tambahan atau ekspansi, maka dividen tidak dapat dicairkan dan akan digunakan untuk mengembangkan usaha. 4. Tidak Memperoleh Fasilitas dari Negara Perusahaan Tbk merupakan perusahaan non pemerintah, sehingga badan usaha ini bertanggung jawab secara penuh atas segala keperluan operasional, baik dari segi sarana-prasarana maupun alat penunjang usaha. 5. Investor Hanya Berperan sebagai Penyetor Modal Selanjutnya, karakteristik perusahaan Tbk yakni investor tidak bertanggung jawab terhadap segala bentuk kelalaian yang terjadi di perusahaan. Para investor hanya berperan sebagai penyetor modal, sehingga tidak dapat disalahkan atau diminta pertanggungjawaban jika terjadi hal-hal yang di luar kendali. Para investor juga tidak memiliki andil untuk ikut campur dalam pengelolaan finansial perusahaan. Hal ini karena urusan finansial menjadi tanggung jawab dari direksi beserta jajaran terkait. Selain itu, mereka juga tidak memiliki kuasa atas perputaran utang-piutang walaupun modal yang dimiliki bersumber dari para pemegang saham. 6. Keputusan Tertinggi Dipegang RUPS Karakteristik perusahaan Tbk yang berikutnya yakni sistem pengambilan keputusan tertinggi dipegang oleh RUPS. Lalu, apa yang dimaksud dengan RUPS? Dalam pasar modal, RUPS adalah akronim dari Rapat Umum Pemegang Saham. Rapat tersebut merupakan suatu ruang bagi para pemegang saham untuk berkumpul dan membentuk forum dengan tujuan membahas sesuatu yang berkaitan dengan perusahaan dan akan disepakati bersama. Ketentuan yang telah disepakati dalam RUPS menjadi landasan utama dalam memutuskan siklus modal yang akan diinvestasikan serta berbagai faktor lainnya untuk menjalankan roda perusahaan. Baca Juga: Jenis perusahaan yang wajib menggunakan jurnal umum Perbedaan Perusahaan Tbk dan Perusahaan Tertutup Salah satu perbedaan yang cukup menonjol dari kedua jenis perusahaan tersebut terletak pada sumber modalnya. Agar lebih jelas, mari simak pemaparan di bawah ini: 1. Perbedaan Sumber Modal Seperti yang telah disinggung sebelumnya, salah satu perbedaan perusahaan Tbk dengan perusahaan tertutup terletak pada sumber modalnya. Sebagian besar modal pada perusahaan Tbk berasal dari masyarakat, sedangkan sumber modal pada perusahaan tertutup berasal dari pihak tertentu saja. Umumnya, para investor dalam perusahaan tertutup hanya kalangan keluarga, kerabat, atau sahabat karib saja. Hal ini bertujuan untuk menjauhkan kemungkinan adanya perpindahan kepemilikan saham karena dijual. Oleh karena itu, biasanya perusahaan tertutup dibentuk dengan tujuan untuk menjaga harta benda yang dipakai untuk usaha di dalam perseroan. 2. Sistem Kepemilikan Perusahaan Perbedaan perusahaan Tbk dengan perusahaan tertutup yang berikutnya adalah pada sistem kepemilikan perusahaannya. Perusahaan Tbk bisa dimiliki oleh masyarakat dari berbagai kalangan. Hal ini berbeda dengan sistem kepemilikan pada perusahaan tertutup yang hanya dapat dimiliki oleh pihak tertentu saja. Perbedaan ini sangat terlihat karena saham perusahaan Tbk bisa dibeli oleh siapa saja melalui bursa efek. 3. Modal Uang Tunai Perbedaan yang berikutnya yaitu perusahaan Tbk memiliki kapasitas untuk mengumpulkan dana dalam wujud uang tunai yang didapatkan dari penjualan obligasi atau saham. Sedangkan, perusahaan tertutup tidak bisa menerapkan hal tersebut dalam pengoperasiannya. 4. Kewajiban Melapor ke BAPEPAM Sebagai perusahaan yang bersifat terbuka, badan usaha Tbk memiliki kewajiban untuk melapor kepada Badan Pengawas Pasar Modal (BAPEPAM). Sementara itu, perusahaan tertutup tidak wajib melakukan pelaporan tersebut. Keuntungan Menjadi Perusahaan Tbk Menjadi perusahaan dengan status Tbk dapat membawa banyak keuntungan. Apa saja keuntungan tersebut? 1. Memperoleh Pendanaan untuk Mencapai Tujuan Bisnis Keuntungan yang pertama yakni dapat memperoleh modal usaha yang lebih mudah. Jika dana yang dimiliki perusahaan cukup besar, tentu hal ini akan memudahkan Anda untuk mengembangkan bisnis. 2. Meningkatkan Valuasi Aset Perusahaan Keuntungan menjadi perusahaan Tbk yang berikutnya yaitu dapat memaksimalkan valuasi aset pada perusahaan. Perlu diketahui bahwa aset perusahaan digolongkan menjadi dua klasifikasi besar, yakni aset lancar dan aset tetap. 3. Menghindarkan Perusahaan dari Pailit Dengan membawa status sebagai perusahaan Tbk, hal ini secara tidak langsung dapat meminimalisir risiko terjadinya pailit pada perusahaan. perusahaan Tbk memiliki peluang besar untuk memiliki struktur modal yang sehat. 4. Lebih Terlihat Menjanjikan Dengan menjadi perusahaan Tbk, maka akan terlihat lebih kredibel, terpercaya, dan menjanjikan. Alhasil, perusahaan jenis ini akan lebih mudah mendapatkan investor atau suntikan modal. 5. Mudah Melebarkan Sayap Keuntungan perusahaan Tbk yakni mempunyai peluang besar untuk melebarkan sayap perusahaan dari segi finansial. Hal ini karena perusahaan Tbk memperoleh laba dari pemerintah berbentuk fasilitas PPh atau insentif pajak penghasilan yang didasarkan pada Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2015. 6. Dapat Melakukan Diversifikasi Usaha Perusahaan Tbk mampu melakukan diversifikasi usaha untuk meminimalisir risiko. Perusahaan Anda akan semakin mudah menegosiasikan saham dengan perusahaan lain jika menyandang status sebagai Tbk. 7. Lebih Mudah Memperoleh Likuiditas Kelebihan lain jika memiliki status sebagai perusahaan Tbk adalah dapat lebih mudah mendapatkan likuiditas. Likuiditas merupakan kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajibannya sekaligus untuk memperlihatkan kondisi finansial atau kekayaan perusahaan. 8. Mudah Mendapatkan Modal Besar Perusahaan Tbk adalah perusahaan yang memungkinkan para founder dan co-founder menikmati hasil pencapaiannya. Jika investor yang membeli saham banyak, maka dapat dipastikan bahwa modal yang didapatkan akan semakin besar. 9. Mudah Menjual Produknya di Pasaran Keuntungan lain menjadi perusahaan Tbk yakni mampu meningkatkan potensi pasar, sehingga penjualan bisa lebih meningkat. Hal ini bisa terjadi karena masyarakat seakan terstimulasi bahwa perusahaan dengan nama Tbk adalah perusahaan yang kredibel, terpercaya, dan memiliki nama yang besar. Kerugian Menjadi Perusahaan Tbk Walaupun memiliki banyak kelebihan, namun ada beberapa risiko yang perlu dialami jika menjadi perusahaan Tbk. Apa saja kerugian tersebut? Simak selengkapnya di bawah ini. Keterbukaan Informasi: Perusahaan Tbk harus transparan dalam menyampaikan informasi ke investor. Keterbukaan ini kadang membuat batas antara privasi dan informasi publik menjadi tipis. Risiko Penghapusan Nama (Delisting): Perusahaan Tbk bisa saja mengalami delisting dari bursa jika melanggar aturan atau melakukan praktik curang. Dengan manajemen yang baik, risiko ini bisa diminimalkan. Wajib Lapor ke BEI: Perusahaan harus rutin melaporkan kondisi keuangan dan aksi korporasi ke Bursa Efek Indonesia. Proses ini memerlukan biaya dan manajemen keuangan yang efektif. Strategi Bisnis Mudah Bocor ke Kompetitor: Transparansi yang diwajibkan Tbk membuat strategi bisnis mudah diketahui pesaing, bahkan sebelum resmi dijalankan. Kekuasaan Terbatas Direksi: Direktur memiliki keterbatasan karena saham dimiliki investor. Hubungan baik dengan pemegang saham penting agar saham tetap stabil dan nilai perusahaan terjaga. Contoh Perusahaan TBK di Indonesia Berikut ini beberapa perusahaan Tbk yang terkenal di Indonesia. 1. PT Bank Central Asia Tbk Didirikan pada 1957, BCA berkembang dari bank perkreditan menjadi salah satu bank swasta terbesar di Indonesia. Menyediakan layanan perbankan lengkap untuk individu dan korporasi, termasuk tabungan, kredit, dan digital banking. 2. PT Telkom Indonesia Tbk Sebagai perusahaan telekomunikasi milik negara, Telkom Indonesia menyediakan layanan internet, telepon, jaringan digital, dan solusi IT untuk masyarakat dan bisnis. Berdiri sejak 1991 sebagai hasil restrukturisasi BUMN, Telkom memiliki peran strategis dalam pembangunan infrastruktur digital nasional. 3. PT Astra International Tbk Astra International adalah konglomerat yang bergerak di otomotif, jasa keuangan, agribisnis, dan infrastruktur. Berdiri pada 1957, perusahaan ini menjadi salah satu pemain utama dalam industri otomotif Indonesia. 4. PT Unilever Indonesia Tbk Unilever Indonesia memproduksi berbagai produk konsumsi harian mulai dari makanan, minuman, hingga produk rumah tangga. Beroperasi sejak 1933, perusahaan ini termasuk yang paling berpengaruh di sektor FMCG di Indonesia. 5. PT Indofood Sukses Makmur Tbk Indofood didirikan pada 1969 dan dikenal sebagai produsen makanan terbesar di Indonesia, termasuk mie instan, snack, dan bumbu olahan. Produk unggulannya, Indomie, diekspor ke banyak negara. 6. PT Gudang Garam Tbk Gudang Garam, berdiri sejak 1958, adalah salah satu produsen rokok terbesar di Indonesia yang fokus pada kretek. Perusahaan memiliki jaringan distribusi luas di seluruh nusantara dan aktif mendukung program pendidikan dan kesehatan di komunitas sekitarnya. 7. PT Semen Indonesia Tbk Semen Indonesia didirikan pada 1957 dan merupakan produsen semen dan material konstruksi utama di Indonesia. Produk mereka digunakan di proyek-proyek infrastruktur besar nasional. Cara Menjadi Perusahaan Tbk Berikut langkah-langkah menjadi perusahaan Tbk. 1. Mengadakan RUPS Setelah berbagai persyaratan untuk menjadi perusahaan Tbk terpenuhi, pihak direksi perlu menggelar RUPS untuk mengumumkan tentang keputusan perusahaan dalam melantai di BEI. RUPS sangat penting untuk meminta izin kepada para investor pendahulu untuk bisa go public. terutama bagi investor yang mempunyai jumlah saham terbesar. 2. Memilih Underwriter Langkah menjadi perusahaan Tbk yang berikutnya yaitu dengan menentukan underwriter atau agen yang dipercaya oleh perusahaan untuk memudahkan proses penataan administrasi serta pengajuan registrasi ke bursa. Bukan hanya itu, underwriter juga berperan penting dalam menganalisis harga saham perdana yang terbaik dan sesuai dengan valuasi perusahaan pra masuk ke bursa. 3. Mendaftarkan Perusahaan ke Bursa Efek Indonesia (BEI) Jika dokumen registrasi Tbk telah lengkap, maka perusahaan bersama dengan underwriter perlu mengajukan pendaftaran terlebih dahulu ke BEI. Selama proses mengurus dokumen, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga melakukan wawancara kepada pihak perusahaan tentang validitas persyaratan Tbk. Jika BEI dan OJK memberikan persetujuan registrasi, maka perusahaan akan mendapat Izin Publikasi Prospektus dan Persetujuan Pencatatan Saham dari kedua lembaga tersebut. 4. Merilis Penawaran Saham Usai memperoleh persetujuan, langkah berikutnya yang perlu dilakukan yakni merilis penawaran saham. Dalam hal ini, perusahaan Tbk adalah perusahaan yang dapat melakukan aksi publikasi sebanyak mungkin agar investor dapat segera membeli saham. Proses publikasi ini dapat dilakukan melalui pers, media sosial, televisi, atau sarana komunikasi lainnya. Permudah Pengelolaan Keuangan Perusahaan dengan Mekari Jurnal Pengelolaan keuangan yang rapi memberi ruang bagi perusahaan untuk bergerak lebih cepat. Mekari Jurnal hadir sebagai sistem yang membantu merapikan pencatatan, memantau arus kas, dan menyiapkan laporan tanpa harus bergantung pada proses manual. Dengan alur kerja yang lebih sederhana, tim Anda bisa bekerja lebih tenang dan fokus pada hal-hal strategis. Saat semuanya tertata dalam satu platform, keputusan bisnis pun bisa diambil dengan lebih yakin. Mekari Jurnal siap mendukung langkah perusahaan ke arah yang lebih efisien. Coba gratis Mekari Jurnal Kategori : Other Artikel Sebelumnya Artikel Selanjutnya Dapatkan kurasi newsletter terkait pembukuan dan Akuntansi Subscribe Ikuti akun media sosial resmi dari Mekari Jurnal Facebook Instagram LinkedIn YouTube Dapatkan kurasi newsletter terkait pembukuan dan Akuntansi Subscribe Bagikan artikelWhatsAppLinkedinFacebook
Perusahaan Tbk adalah: Definisi, Karakteristik, Kelebihan, dan Kekurangannya Anda pasti sering mendengar tentang usaha perseorangan, tapi pernahkah Anda mendengar sebutan perusahaan Tbk? Tahu bedanya? Meskipun sering menjumpainya, terkadang masih banyak orang yang belum paham maksud dari arti singkatan tersebut. Secara sederhana, Tbk memiliki arti “Terbuka”. Jadi, sebuah perusahaan yang diakhiri dengan kata Tbk merupakan perusahaan publik yang bersifat terbuka. Agar mengetahui lebih lanjut mengenai arti dari kata tersebut, mari simak penjelasan selengkapnya di artikel ini. Pengertian Perusahaan Tbk Dalam lingkup perusahaan, Tbk memiliki singkatan berupa perusahaan terbuka. Tbk termasuk sebutan yang memiliki eksistensi cukup tinggi bagi perusahaan yang berstatus sebagai kepemilikan saham terbuka. Jika diartikan, maka pengertian perusahaan Tbk adalah suatu Perseroan Terbatas (PT) yang sahamnya telah dimiliki oleh setidaknya 300 pemegang saham. Dalam dunia bisnis, perusahaan Tbk merupakan perusahaan yang bentuk kepemilikannya disalurkan kepada pemegang saham. Jika sebuah perusahaan memiliki sebutan Tbk di akhir namanya, maka hal tersebut menandakan bahwa perusahaan tersebut termasuk perusahaan terbuka yang menerima modal sebanyak-banyaknya dari siapapun. Dengan begitu, maka masyarakat berkesempatan untuk menanamkan modal di perusahaan Tbk sesuai dengan perdagangan saham yang terdisplay di BEI atau Bursa Efek Indonesia. Jika diamati dari segi modal, maka pemilik modal harus memiliki modal setidaknya Rp3 miliar sesuai dengan aturan pemerintah pusat. Karakteristik Perusahaan Tbk Berikut karakteristik dari perusahaan Tbk: 1. Dipimpin oleh Direktur atau Direksi Perusahaan Tbk dipimpin oleh direksi atau direktur yang bertugas untuk menentukan keputusan-keputusan atau peraturan-peraturan yang berhubungan dengan lingkungan kerja. Bukan hanya itu, wewenang dari direktur adalah mengawasi dan mengkoordinasi organisasi beserta para karyawan. Seorang direktur juga perlu mengimplementasikan kebijakan dengan pertimbangan secara sungguh-sungguh agar tercipta suatu hasil kerja yang baik dan memuaskan. 2. Mempunyai Tujuan Bisnis yang Jelas Perusahaan Tbk adalah perusahaan yang mempunyai tujuan jelas dalam menjalankan roda bisnisnya. Perusahaan ini mempunyai target dan cita-cita yang harus diwujudkan oleh semua sumber daya perusahaan, tidak terkecuali oleh investor. Tujuan perusahaan Tbk memang telah diputuskan dan dibuat secara jelas agar lebih mudah untuk dipahami oleh semua komponen perusahaan. Dengan menetapkan tujuan sejelas-jelasnya, maka tujuan tersebut bisa dicapai sesuai target dan menghasilkan keuntungan yang memuaskan. Tujuan perusahaan sudah selayaknya menjadi incaran yang dicapai bersama oleh semua komponen badan usaha. Jika semua pihak bersedia untuk memahami tujuan perusahaan, maka tujuan tersebut akan lebih mudah diraih sesuai goals perusahaan. 3. Memperoleh Keuntungan berupa Dividen Karakteristik perusahaan Tbk yang berikutnya adalah menawarkan dividen kepada investor. Dividen itu sendiri merupakan suatu pembagian laba atau keuntungan perusahaan yang diberikan kepada para investor atau pemegang saham. Ada kalanya bentuk keuntungan ini dimanfaatkan untuk memaksimalkan modal atau mengembangkan bisnis. Apabila para investor telah bersepakat untuk memakai keuntungan untuk modal tambahan atau ekspansi, maka dividen tidak dapat dicairkan dan akan digunakan untuk mengembangkan usaha. 4. Tidak Memperoleh Fasilitas dari Negara Perusahaan Tbk merupakan perusahaan non pemerintah, sehingga badan usaha ini bertanggung jawab secara penuh atas segala keperluan operasional, baik dari segi sarana-prasarana maupun alat penunjang usaha. 5. Investor Hanya Berperan sebagai Penyetor Modal Selanjutnya, karakteristik perusahaan Tbk yakni investor tidak bertanggung jawab terhadap segala bentuk kelalaian yang terjadi di perusahaan. Para investor hanya berperan sebagai penyetor modal, sehingga tidak dapat disalahkan atau diminta pertanggungjawaban jika terjadi hal-hal yang di luar kendali. Para investor juga tidak memiliki andil untuk ikut campur dalam pengelolaan finansial perusahaan. Hal ini karena urusan finansial menjadi tanggung jawab dari direksi beserta jajaran terkait. Selain itu, mereka juga tidak memiliki kuasa atas perputaran utang-piutang walaupun modal yang dimiliki bersumber dari para pemegang saham. 6. Keputusan Tertinggi Dipegang RUPS Karakteristik perusahaan Tbk yang berikutnya yakni sistem pengambilan keputusan tertinggi dipegang oleh RUPS. Lalu, apa yang dimaksud dengan RUPS? Dalam pasar modal, RUPS adalah akronim dari Rapat Umum Pemegang Saham. Rapat tersebut merupakan suatu ruang bagi para pemegang saham untuk berkumpul dan membentuk forum dengan tujuan membahas sesuatu yang berkaitan dengan perusahaan dan akan disepakati bersama. Ketentuan yang telah disepakati dalam RUPS menjadi landasan utama dalam memutuskan siklus modal yang akan diinvestasikan serta berbagai faktor lainnya untuk menjalankan roda perusahaan. Baca Juga: Jenis perusahaan yang wajib menggunakan jurnal umum Perbedaan Perusahaan Tbk dan Perusahaan Tertutup Salah satu perbedaan yang cukup menonjol dari kedua jenis perusahaan tersebut terletak pada sumber modalnya. Agar lebih jelas, mari simak pemaparan di bawah ini: 1. Perbedaan Sumber Modal Seperti yang telah disinggung sebelumnya, salah satu perbedaan perusahaan Tbk dengan perusahaan tertutup terletak pada sumber modalnya. Sebagian besar modal pada perusahaan Tbk berasal dari masyarakat, sedangkan sumber modal pada perusahaan tertutup berasal dari pihak tertentu saja. Umumnya, para investor dalam perusahaan tertutup hanya kalangan keluarga, kerabat, atau sahabat karib saja. Hal ini bertujuan untuk menjauhkan kemungkinan adanya perpindahan kepemilikan saham karena dijual. Oleh karena itu, biasanya perusahaan tertutup dibentuk dengan tujuan untuk menjaga harta benda yang dipakai untuk usaha di dalam perseroan. 2. Sistem Kepemilikan Perusahaan Perbedaan perusahaan Tbk dengan perusahaan tertutup yang berikutnya adalah pada sistem kepemilikan perusahaannya. Perusahaan Tbk bisa dimiliki oleh masyarakat dari berbagai kalangan. Hal ini berbeda dengan sistem kepemilikan pada perusahaan tertutup yang hanya dapat dimiliki oleh pihak tertentu saja. Perbedaan ini sangat terlihat karena saham perusahaan Tbk bisa dibeli oleh siapa saja melalui bursa efek. 3. Modal Uang Tunai Perbedaan yang berikutnya yaitu perusahaan Tbk memiliki kapasitas untuk mengumpulkan dana dalam wujud uang tunai yang didapatkan dari penjualan obligasi atau saham. Sedangkan, perusahaan tertutup tidak bisa menerapkan hal tersebut dalam pengoperasiannya. 4. Kewajiban Melapor ke BAPEPAM Sebagai perusahaan yang bersifat terbuka, badan usaha Tbk memiliki kewajiban untuk melapor kepada Badan Pengawas Pasar Modal (BAPEPAM). Sementara itu, perusahaan tertutup tidak wajib melakukan pelaporan tersebut. Keuntungan Menjadi Perusahaan Tbk Menjadi perusahaan dengan status Tbk dapat membawa banyak keuntungan. Apa saja keuntungan tersebut? 1. Memperoleh Pendanaan untuk Mencapai Tujuan Bisnis Keuntungan yang pertama yakni dapat memperoleh modal usaha yang lebih mudah. Jika dana yang dimiliki perusahaan cukup besar, tentu hal ini akan memudahkan Anda untuk mengembangkan bisnis. 2. Meningkatkan Valuasi Aset Perusahaan Keuntungan menjadi perusahaan Tbk yang berikutnya yaitu dapat memaksimalkan valuasi aset pada perusahaan. Perlu diketahui bahwa aset perusahaan digolongkan menjadi dua klasifikasi besar, yakni aset lancar dan aset tetap. 3. Menghindarkan Perusahaan dari Pailit Dengan membawa status sebagai perusahaan Tbk, hal ini secara tidak langsung dapat meminimalisir risiko terjadinya pailit pada perusahaan. perusahaan Tbk memiliki peluang besar untuk memiliki struktur modal yang sehat. 4. Lebih Terlihat Menjanjikan Dengan menjadi perusahaan Tbk, maka akan terlihat lebih kredibel, terpercaya, dan menjanjikan. Alhasil, perusahaan jenis ini akan lebih mudah mendapatkan investor atau suntikan modal. 5. Mudah Melebarkan Sayap Keuntungan perusahaan Tbk yakni mempunyai peluang besar untuk melebarkan sayap perusahaan dari segi finansial. Hal ini karena perusahaan Tbk memperoleh laba dari pemerintah berbentuk fasilitas PPh atau insentif pajak penghasilan yang didasarkan pada Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2015. 6. Dapat Melakukan Diversifikasi Usaha Perusahaan Tbk mampu melakukan diversifikasi usaha untuk meminimalisir risiko. Perusahaan Anda akan semakin mudah menegosiasikan saham dengan perusahaan lain jika menyandang status sebagai Tbk. 7. Lebih Mudah Memperoleh Likuiditas Kelebihan lain jika memiliki status sebagai perusahaan Tbk adalah dapat lebih mudah mendapatkan likuiditas. Likuiditas merupakan kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajibannya sekaligus untuk memperlihatkan kondisi finansial atau kekayaan perusahaan. 8. Mudah Mendapatkan Modal Besar Perusahaan Tbk adalah perusahaan yang memungkinkan para founder dan co-founder menikmati hasil pencapaiannya. Jika investor yang membeli saham banyak, maka dapat dipastikan bahwa modal yang didapatkan akan semakin besar. 9. Mudah Menjual Produknya di Pasaran Keuntungan lain menjadi perusahaan Tbk yakni mampu meningkatkan potensi pasar, sehingga penjualan bisa lebih meningkat. Hal ini bisa terjadi karena masyarakat seakan terstimulasi bahwa perusahaan dengan nama Tbk adalah perusahaan yang kredibel, terpercaya, dan memiliki nama yang besar. Kerugian Menjadi Perusahaan Tbk Walaupun memiliki banyak kelebihan, namun ada beberapa risiko yang perlu dialami jika menjadi perusahaan Tbk. Apa saja kerugian tersebut? Simak selengkapnya di bawah ini. Keterbukaan Informasi: Perusahaan Tbk harus transparan dalam menyampaikan informasi ke investor. Keterbukaan ini kadang membuat batas antara privasi dan informasi publik menjadi tipis. Risiko Penghapusan Nama (Delisting): Perusahaan Tbk bisa saja mengalami delisting dari bursa jika melanggar aturan atau melakukan praktik curang. Dengan manajemen yang baik, risiko ini bisa diminimalkan. Wajib Lapor ke BEI: Perusahaan harus rutin melaporkan kondisi keuangan dan aksi korporasi ke Bursa Efek Indonesia. Proses ini memerlukan biaya dan manajemen keuangan yang efektif. Strategi Bisnis Mudah Bocor ke Kompetitor: Transparansi yang diwajibkan Tbk membuat strategi bisnis mudah diketahui pesaing, bahkan sebelum resmi dijalankan. Kekuasaan Terbatas Direksi: Direktur memiliki keterbatasan karena saham dimiliki investor. Hubungan baik dengan pemegang saham penting agar saham tetap stabil dan nilai perusahaan terjaga. Contoh Perusahaan TBK di Indonesia Berikut ini beberapa perusahaan Tbk yang terkenal di Indonesia. 1. PT Bank Central Asia Tbk Didirikan pada 1957, BCA berkembang dari bank perkreditan menjadi salah satu bank swasta terbesar di Indonesia. Menyediakan layanan perbankan lengkap untuk individu dan korporasi, termasuk tabungan, kredit, dan digital banking. 2. PT Telkom Indonesia Tbk Sebagai perusahaan telekomunikasi milik negara, Telkom Indonesia menyediakan layanan internet, telepon, jaringan digital, dan solusi IT untuk masyarakat dan bisnis. Berdiri sejak 1991 sebagai hasil restrukturisasi BUMN, Telkom memiliki peran strategis dalam pembangunan infrastruktur digital nasional. 3. PT Astra International Tbk Astra International adalah konglomerat yang bergerak di otomotif, jasa keuangan, agribisnis, dan infrastruktur. Berdiri pada 1957, perusahaan ini menjadi salah satu pemain utama dalam industri otomotif Indonesia. 4. PT Unilever Indonesia Tbk Unilever Indonesia memproduksi berbagai produk konsumsi harian mulai dari makanan, minuman, hingga produk rumah tangga. Beroperasi sejak 1933, perusahaan ini termasuk yang paling berpengaruh di sektor FMCG di Indonesia. 5. PT Indofood Sukses Makmur Tbk Indofood didirikan pada 1969 dan dikenal sebagai produsen makanan terbesar di Indonesia, termasuk mie instan, snack, dan bumbu olahan. Produk unggulannya, Indomie, diekspor ke banyak negara. 6. PT Gudang Garam Tbk Gudang Garam, berdiri sejak 1958, adalah salah satu produsen rokok terbesar di Indonesia yang fokus pada kretek. Perusahaan memiliki jaringan distribusi luas di seluruh nusantara dan aktif mendukung program pendidikan dan kesehatan di komunitas sekitarnya. 7. PT Semen Indonesia Tbk Semen Indonesia didirikan pada 1957 dan merupakan produsen semen dan material konstruksi utama di Indonesia. Produk mereka digunakan di proyek-proyek infrastruktur besar nasional. Cara Menjadi Perusahaan Tbk Berikut langkah-langkah menjadi perusahaan Tbk. 1. Mengadakan RUPS Setelah berbagai persyaratan untuk menjadi perusahaan Tbk terpenuhi, pihak direksi perlu menggelar RUPS untuk mengumumkan tentang keputusan perusahaan dalam melantai di BEI. RUPS sangat penting untuk meminta izin kepada para investor pendahulu untuk bisa go public. terutama bagi investor yang mempunyai jumlah saham terbesar. 2. Memilih Underwriter Langkah menjadi perusahaan Tbk yang berikutnya yaitu dengan menentukan underwriter atau agen yang dipercaya oleh perusahaan untuk memudahkan proses penataan administrasi serta pengajuan registrasi ke bursa. Bukan hanya itu, underwriter juga berperan penting dalam menganalisis harga saham perdana yang terbaik dan sesuai dengan valuasi perusahaan pra masuk ke bursa. 3. Mendaftarkan Perusahaan ke Bursa Efek Indonesia (BEI) Jika dokumen registrasi Tbk telah lengkap, maka perusahaan bersama dengan underwriter perlu mengajukan pendaftaran terlebih dahulu ke BEI. Selama proses mengurus dokumen, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga melakukan wawancara kepada pihak perusahaan tentang validitas persyaratan Tbk. Jika BEI dan OJK memberikan persetujuan registrasi, maka perusahaan akan mendapat Izin Publikasi Prospektus dan Persetujuan Pencatatan Saham dari kedua lembaga tersebut. 4. Merilis Penawaran Saham Usai memperoleh persetujuan, langkah berikutnya yang perlu dilakukan yakni merilis penawaran saham. Dalam hal ini, perusahaan Tbk adalah perusahaan yang dapat melakukan aksi publikasi sebanyak mungkin agar investor dapat segera membeli saham. Proses publikasi ini dapat dilakukan melalui pers, media sosial, televisi, atau sarana komunikasi lainnya. Permudah Pengelolaan Keuangan Perusahaan dengan Mekari Jurnal Pengelolaan keuangan yang rapi memberi ruang bagi perusahaan untuk bergerak lebih cepat. Mekari Jurnal hadir sebagai sistem yang membantu merapikan pencatatan, memantau arus kas, dan menyiapkan laporan tanpa harus bergantung pada proses manual. Dengan alur kerja yang lebih sederhana, tim Anda bisa bekerja lebih tenang dan fokus pada hal-hal strategis. Saat semuanya tertata dalam satu platform, keputusan bisnis pun bisa diambil dengan lebih yakin. Mekari Jurnal siap mendukung langkah perusahaan ke arah yang lebih efisien. Coba gratis Mekari Jurnal