Dalam mengembangkan sebuah usaha tentu bukan hal yang mudah, mengembangkan usaha juga bukan hanya sekedar mengandalkan ide yang dimilikinya saja banyak aspek-aspek yang perlu kamu kembangkan untuk membuat usaha yang kamu miliki berkembang. Salah satu aspek yang paling penting adalah modal usaha. 

Pada modal usaha inilah kadang menjadi kendala, karena untuk mendapatkan modal usaha itu perlu usaha ekstra dari mempersiapkan berkas persyaratan, datang ke tempat pengajuannya, belum lagi ternyata segala persyaratan yang kamu telah persiapkan ternyata belum memenuhi persyaratan pengajuannya.

Oleh karena itu dengan munculnya para financial technology (fintech) yang mempermudah proses transaksi finansial bisa menjadi pilihan kamu dalam mengajukan pinjaman modal usaha yang lebih modern dan simple.

Pinjaman P2P Lending Sistem Baru Yang Mempermudah Dalam Mendapatkan Pinjaman Dana Usaha!

Pinjaman P2P Lending ini sebenarnya di Indonesia masih terbilang baru sistem dari P2P ini sendiri mempertemukan pemberi pinjaman dengan peminjam melalui suatu platform. Semua proses yang dilakukan pada pinjaman P2P Lending ini dilakukan secara online pemberi pinjaman dan peminjam tidak bertemu satu sama lain. Disamping itu kamu sebagai peminjam dapat mengajukan pinjaman tanpa menggunakan agunan.

Tetapi sebelum mengajukan pinjaman pada P2P lending kamu harus tahu dahulu tips amannya!

  • Memiliki Laporan Keuangan yang Baik

Jika bisnis yang kamu miliki mempunyai laporan keuangan yang baik, maka besar kemungkinan pengajuan pinjaman yang kamu lakukan akan diterima. Calon investor juga pastinya merasa dana yang mereka tanamkan tidak akan sia-sia, mengingat laporan keuangan yang sudah ada tidak bermasalah.

Dalam membuat laporan keuangan, kamu bisa menggunakan bantuan software akuntansi seperti Jurnal. Selain membantu kamu dalam membuat laporan keuangan, Jurnal juga memiliki berbagai macam fitur yang memudahkanmu seperti fitur pembuatan faktur, manajemen aset, hingga aplikasi mobile yang memungkinkan kamu untuk memantau keuangan perusahaan di mana saja dan kapan saja.

  • Pastikan Mengajukan Pinjaman yang Sudah Terdaftar OJK!

Dengan mengajukan pinjaman secara online tentu risiko yang ada lebih besar dari adanya penipuan dan sejenisnya. Oleh karena itu penting apabila kamu mengajukan pinjaman kepada platform yang sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam melakukan proses pengajuan pinjaman kamu harus memastikan kepada siapa kamu mengajukan pinjaman, apakah platform yang kamu pilih meyakinkan atau malah sebaliknya.

Baca Juga: Ini Fintech Terdaftar di OJK Yang Cocok Untuk Pemula!

  • Pinjam Sesuai Kebutuhan

Kebanyakan orang mengajukan pinjaman dengan jumlah yang besar tanpa memikirkan bagaimana ia melakukan pembayaran cicilannya, bagaimana bunga yang terus berjalan dan lainnya. Ini sangat sering ditemukan dan kebiasaan ini harus diubah agar tidak membuat masalah baru untuknya.

Untuk menyiasati hal tersebut kamu bisa pinjam sesuai kebutuhan yang kamu perlukan. OJK juga memberi masukan agar maksimal besaran pinjaman adalah 30% dari pendapatan. Tujuannya, ialah untuk memudahkan mereka dalam pembayaran cicilannya.

  • Jangan Lakukan Gali Lubang & Tutup Lubang

Ini juga yang paling sering ditemukan dan menjadi salah suatu kebiasaan buruk. Banyak yang kebingungan bagaimana untuk membayar cicilan yang dimilikinya, setelah itu ia malah mengajukan pinjaman lainnya untuk membayar cicilannya itu awalnya mereka menganggap dengan melakukan pinjaman lainnya mereka dapat memperpanjang “nafas”nya. Padahal hal seperti ini malah membuat masalah baru untuknya. 

Jadikan cicilan menjadi prioritas utamamu saat kamu mendapatkan dana, hal ini dilakukan untuk menyelesaikan hutang tersebut dan tidak menjerat kita nantinya.

  • Lunasi Cicilan Secara Tepat Waktu

Tepat waktu! Apapun halnya kamu harus bisa tepat waktu begitu juga dengan pembayaran cicilan maupun tagihan karena dengan melakukan pembayaran secara tepat waktu kamu akan merasa lebih tenang dan beban yang kamu miliki bisa berkurang. Apabila kamu tidak melakukan pembayarannya tidak tepat waktu maka bukan tidak mungkin kamu akan terkena denda dalam tagihan kamu. Untuk menyiasati hal ini kamu bisa membuat reminder pada kalender untuk pembayaran cicilan. 

Dengan kemudahan yang diberikan oleh pinjaman P2P Lending tentu sangat membantu para pengusaha yang membutuhkan dana usaha secara cepat. Tapi ingat, kamu harus memperhatikan juga aspek-aspek diatas agar proses peminjaman kamu bisa berjalan lancar.

Cari Pinjaman P2P Lending Yang Mudah dan Aman? Cuma, Akseleran jawabannya!

Akseleran sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai platform P2P Lending. Proses pengajuan pinjaman di Akseleran juga sangat mudah terbukti dengan total penyaluran lebih dari Rp 550 miliar ke lebih dari 150 UKM di seluruh penjuru Indonesia.