Perbedaan Financial Statement dan Financial Report Mekari Jurnal Highlight Financial statement adalah hasil akhir proses akuntansi berupa laba rugi, neraca, arus kas, perubahan ekuitas, dan CALK, sesuai PSAK 201. Financial report cakupannya lebih luas, yaitu financial statement ditambah analisis manajemen dan catatan pendukung, dan sifatnya lebih internal. Financial statement bukan dokumen yang terpisah dari financial report, melainkan komponen inti di dalamnya. Financial statement dan financial report sering dipakai bergantian, seolah keduanya dokumen yang sama. Padahal cakupannya berbeda, dan kekeliruan ini bisa berakibat fatal saat investor atau regulator meminta dokumen tertentu tapi yang diserahkan justru dokumen yang lebih sempit. Ditambah lagi ada istilah annual report yang membuat kebingungan makin lengkap.Artikel ini akan membahas perbedaan ketiganya secara jelas, lengkap dengan tabel perbandingan, contoh keterkaitan, dan cara menyusunnya dengan benar. Apa Itu Financial Statement?Financial statement atau laporan keuangan adalah hasil akhir dari proses akuntansi yang merangkum posisi keuangan, kinerja, dan arus kas suatu entitas bisnis dalam periode tertentu. Di Indonesia, financial statement diatur oleh PSAK 201 tentang Penyajian Laporan Keuangan, yang merupakan nama baru dari PSAK 1 setelah IAI merevisi penomoran standar agar selaras dengan IFRS. Perubahan ini disahkan pada 12 Desember 2022 dan mulai berlaku efektif 1 Januari 2024.PSAK 201 mengatur lima jenis financial statement yang wajib disusun secara lengkap: Laporan posisi keuangan (neraca), menunjukkan aset, liabilitas, dan ekuitas pada tanggal tertentu. Laporan laba rugi, menunjukkan pendapatan dan beban untuk mengetahui laba atau rugi selama satu periode. Laporan perubahan ekuitas, mencatat perubahan modal pemilik selama periode berjalan. Laporan arus kas, memperlihatkan aliran kas masuk dan keluar dari aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan. Catatan atas laporan keuangan (CALK), memberi penjelasan tambahan atas kebijakan akuntansi dan angka-angka dalam laporan. Financial statement bersifat terstandardisasi dan relatif terbuka, karena memang dirancang agar bisa dibaca dan dipercaya oleh pihak luar seperti investor, kreditur, dan regulator.Apa Itu Financial Report?Financial report atau pelaporan keuangan adalah cakupan yang lebih luas dari financial statement. Jika financial statement adalah dokumennya, financial report adalah keseluruhan proses penyediaan dan penyampaian informasi keuangan kepada pengguna, yang terdiri dari financial statement itu sendiri ditambah informasi pendukung lain seperti analisis dan pembahasan manajemen, proyeksi keuangan, catatan tambahan tentang sumber daya perusahaan, serta konteks bisnis yang tidak selalu tercakup dalam angka-angka laporan.Poin pentingnya: financial statement adalah bagian atau komponen dari financial report, bukan dua dokumen yang setara dan terpisah. Financial report juga cenderung lebih bersifat internal dan fleksibel, karena disusun untuk kebutuhan manajemen dalam mengambil keputusan, sebelum sebagian isinya nanti disampaikan ke pihak luar dalam bentuk lain seperti annual report.Baca juga: Perbedaan Akuntansi Keuangan dan Akuntansi ManajemenFinancial Statement vs Financial Report vs Annual ReportKetiga istilah ini sering tertukar. Berikut perbandingannya dalam satu tabel. Aspek Financial Statement Financial Report Annual Report Definisi Dokumen hasil akhir proses akuntansi (laba rugi, neraca, arus kas, dll.) Proses penyampaian informasi keuangan, termasuk financial statement di dalamnya Dokumen pertanggungjawaban tahunan direksi dan komisaris kepada RUPS Cakupan Sempit, berupa lima jenis laporan baku Lebih luas, financial statement plus analisis dan catatan pendukung Paling luas, mencakup financial report ditambah profil perusahaan dan tata kelola Dasar regulasi PSAK 201 (IAI) Mengikuti kerangka financial statement, tidak ada standar bentuk baku POJK Nomor 29/POJK.04/2016 (OJK) Wajib bagi Semua entitas yang menyusun laporan sesuai SAK Perusahaan yang butuh analisis internal lebih dalam Emiten dan perusahaan publik Frekuensi Periodik, bulanan hingga tahunan Sesuai kebutuhan manajemen Tahunan, disampaikan ke OJK dan RUPS Perbedaan paling mendasar terletak pada cakupan dan sifat keterbukaannya. Financial statement adalah inti yang paling terstandardisasi, financial report menambahkan lapisan analisis untuk kebutuhan internal, sementara annual report adalah lapisan paling luas yang wajib secara hukum bagi emiten dan perusahaan publik.Berdasarkan POJK Nomor 29/POJK.04/2016, annual report atau laporan tahunan wajib disusun direksi, ditelaah oleh Dewan Komisaris, dan disampaikan kepada Rapat Umum Pemegang Saham. Isinya mencakup profil perusahaan, ikhtisar keuangan, analisis dan pembahasan manajemen, tata kelola perusahaan, serta laporan keuangan tahunan yang telah diaudit, yaitu financial statement itu sendiri.Contoh Sederhana Keterkaitan KetiganyaAgar lebih mudah dipahami, berikut simulasi sederhana pada sebuah usaha yang sedang bertumbuh.Tahap 1, financial statement: CV Sinar Abadi menyusun laporan laba rugi bulan Mei dengan pendapatan Rp80.000.000 dan total beban Rp55.000.000, sehingga laba bersih Rp25.000.000. Angka ini juga tercermin di neraca sebagai penambah ekuitas.Tahap 2, financial report: Selain angka laba rugi dan neraca tersebut, manajemen menambahkan analisis bahwa kenaikan laba terutama didorong oleh efisiensi biaya operasional sebesar 12% dibanding bulan sebelumnya, lengkap dengan proyeksi arus kas untuk dua bulan ke depan. Dokumen inilah yang dipakai untuk rapat internal dan pengajuan kredit ke bank.Tahap 3, annual report: Beberapa tahun kemudian, setelah CV Sinar Abadi bertransformasi menjadi perusahaan publik, financial statement dan financial report tahunannya menjadi salah satu bagian dari annual report yang lebih besar, yang juga memuat profil perusahaan, susunan direksi dan komisaris, serta laporan tata kelola, sesuai ketentuan POJK 29/POJK.04/2016.Contoh ini menunjukkan bahwa ketiganya bukan pilihan yang saling menggantikan, melainkan lapisan yang saling membangun, dimulai dari financial statement yang akurat.Kesalahan Umum Saat Menyamakan Financial Statement dan Financial ReportBerikut kesalahan yang paling sering terjadi: Menganggap keduanya dokumen yang sama, padahal financial statement hanyalah salah satu komponen di dalam financial report. Menyerahkan financial statement mentah saat yang diminta financial report lengkap, misalnya saat bank atau investor meminta analisis, bukan sekadar angka laba rugi. Tidak menyiapkan komponen wajib annual report bagi perusahaan yang sudah berstatus emiten atau perusahaan publik, padahal POJK 29/POJK.04/2016 mewajibkan lebih dari sekadar laporan keuangan. Lupa bahwa financial report bersifat lebih internal, sehingga informasi yang seharusnya rahasia perusahaan malah dibagikan secara terbuka seperti financial statement. Susun Financial Statement Lebih Akurat dengan Mekari JurnalKarena financial statement adalah fondasi dari financial report maupun annual report, keakuratannya harus terjaga sejak awal. Menyusunnya secara manual lewat spreadsheet membuat proses lambat dan rentan salah, terutama saat transaksi bertambah banyak.Mekari Jurnal menyediakan lebih dari 55 laporan keuangan yang tersusun otomatis dan real-time dari transaksi yang tercatat, meliputi laba rugi, neraca, arus kas, buku besar, jurnal, dan rekonsiliasi bank, semuanya siap audit. Fitur lain yang mendukung: Insight berbasis AI, membantu membaca laba rugi, arus kas, dan neraca lebih cepat sebelum dijadikan bahan analisis di financial report. Konsolidasi laporan multicabang dan multientitas, sesuai standar konsolidasi PSAK, memudahkan penyusunan laporan gabungan untuk kebutuhan financial report maupun annual report. Custom report drag-and-drop, untuk menyusun analisis tambahan tanpa keahlian teknis, lalu diekspor ke XLSX, CSV, atau PDF. Dengan menggunakan aplikasi laporan keuangan Mekari Jurnal untuk menyusun financial statement secara otomatis, bisnis Anda punya fondasi yang kuat untuk financial report maupun annual report yang dibutuhkan ke depannya.Referensi Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). PSAK 201 Penyajian Laporan Keuangan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK). POJK Nomor 29/POJK.04/2016 tentang Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik. Badan Pusat Statistik (BPS), 2021, dikutip dalam Jurnal Akuntansi Keuangan dan Bisnis. Otoritas Jasa Keuangan (OJK), 2016, dikutip dalam publikasi Kemenko Perekonomian RI. FAQ 1. Apa perbedaan financial statement dan financial report? 1. Apa perbedaan financial statement dan financial report? Financial statement adalah hasil akhir proses akuntansi berupa laba rugi, neraca, arus kas, perubahan ekuitas, dan CALK. Financial report cakupannya lebih luas, yaitu financial statement ditambah informasi pendukung seperti analisis manajemen dan catatan tambahan. 2. Apakah financial statement adalah bagian dari financial report? 2. Apakah financial statement adalah bagian dari financial report? Ya. Financial statement adalah komponen inti di dalam financial report, bukan dokumen yang terpisah dan setara. 3. Apa itu annual report dan bagaimana kaitannya dengan financial statement? 3. Apa itu annual report dan bagaimana kaitannya dengan financial statement? Annual report atau laporan tahunan adalah dokumen pertanggungjawaban tahunan yang wajib disusun emiten dan perusahaan publik sesuai POJK 29/POJK.04/2016, dan salah satu komponen wajibnya adalah laporan keuangan tahunan yang telah diaudit, yaitu financial statement itu sendiri. 4. Apakah semua perusahaan wajib membuat annual report? 4. Apakah semua perusahaan wajib membuat annual report? Tidak. Kewajiban menyusun annual report sesuai POJK 29/POJK.04/2016 berlaku untuk emiten dan perusahaan publik, sementara usaha kecil dan menengah umumnya cukup menyusun financial statement. 5. Siapa yang menggunakan financial report dibanding financial statement? 5. Siapa yang menggunakan financial report dibanding financial statement? Financial report lebih bersifat internal dan digunakan manajemen untuk analisis serta pengambilan keputusan, sementara financial statement lebih terbuka dan bisa dibagikan ke pihak eksternal seperti investor dan kreditur. 6. Apakah financial statement bisa disusun otomatis tanpa proses manual? 6. Apakah financial statement bisa disusun otomatis tanpa proses manual? Bisa, dengan aplikasi akuntansi seperti Mekari Jurnal yang menyusun financial statement secara otomatis dan real-time dari transaksi yang tercatat. Kategori : Akuntansi Artikel Sebelumnya Artikel Selanjutnya Dapatkan kurasi newsletter terkait pembukuan dan Akuntansi Subscribe Ikuti akun media sosial resmi dari Mekari Jurnal Facebook Instagram LinkedIn YouTube Dapatkan kurasi newsletter terkait pembukuan dan Akuntansi Subscribe Bagikan artikelWhatsAppLinkedinFacebook
Perbedaan Financial Statement dan Financial Report Mekari Jurnal Highlight Financial statement adalah hasil akhir proses akuntansi berupa laba rugi, neraca, arus kas, perubahan ekuitas, dan CALK, sesuai PSAK 201. Financial report cakupannya lebih luas, yaitu financial statement ditambah analisis manajemen dan catatan pendukung, dan sifatnya lebih internal. Financial statement bukan dokumen yang terpisah dari financial report, melainkan komponen inti di dalamnya. Financial statement dan financial report sering dipakai bergantian, seolah keduanya dokumen yang sama. Padahal cakupannya berbeda, dan kekeliruan ini bisa berakibat fatal saat investor atau regulator meminta dokumen tertentu tapi yang diserahkan justru dokumen yang lebih sempit. Ditambah lagi ada istilah annual report yang membuat kebingungan makin lengkap.Artikel ini akan membahas perbedaan ketiganya secara jelas, lengkap dengan tabel perbandingan, contoh keterkaitan, dan cara menyusunnya dengan benar. Apa Itu Financial Statement?Financial statement atau laporan keuangan adalah hasil akhir dari proses akuntansi yang merangkum posisi keuangan, kinerja, dan arus kas suatu entitas bisnis dalam periode tertentu. Di Indonesia, financial statement diatur oleh PSAK 201 tentang Penyajian Laporan Keuangan, yang merupakan nama baru dari PSAK 1 setelah IAI merevisi penomoran standar agar selaras dengan IFRS. Perubahan ini disahkan pada 12 Desember 2022 dan mulai berlaku efektif 1 Januari 2024.PSAK 201 mengatur lima jenis financial statement yang wajib disusun secara lengkap: Laporan posisi keuangan (neraca), menunjukkan aset, liabilitas, dan ekuitas pada tanggal tertentu. Laporan laba rugi, menunjukkan pendapatan dan beban untuk mengetahui laba atau rugi selama satu periode. Laporan perubahan ekuitas, mencatat perubahan modal pemilik selama periode berjalan. Laporan arus kas, memperlihatkan aliran kas masuk dan keluar dari aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan. Catatan atas laporan keuangan (CALK), memberi penjelasan tambahan atas kebijakan akuntansi dan angka-angka dalam laporan. Financial statement bersifat terstandardisasi dan relatif terbuka, karena memang dirancang agar bisa dibaca dan dipercaya oleh pihak luar seperti investor, kreditur, dan regulator.Apa Itu Financial Report?Financial report atau pelaporan keuangan adalah cakupan yang lebih luas dari financial statement. Jika financial statement adalah dokumennya, financial report adalah keseluruhan proses penyediaan dan penyampaian informasi keuangan kepada pengguna, yang terdiri dari financial statement itu sendiri ditambah informasi pendukung lain seperti analisis dan pembahasan manajemen, proyeksi keuangan, catatan tambahan tentang sumber daya perusahaan, serta konteks bisnis yang tidak selalu tercakup dalam angka-angka laporan.Poin pentingnya: financial statement adalah bagian atau komponen dari financial report, bukan dua dokumen yang setara dan terpisah. Financial report juga cenderung lebih bersifat internal dan fleksibel, karena disusun untuk kebutuhan manajemen dalam mengambil keputusan, sebelum sebagian isinya nanti disampaikan ke pihak luar dalam bentuk lain seperti annual report.Baca juga: Perbedaan Akuntansi Keuangan dan Akuntansi ManajemenFinancial Statement vs Financial Report vs Annual ReportKetiga istilah ini sering tertukar. Berikut perbandingannya dalam satu tabel. Aspek Financial Statement Financial Report Annual Report Definisi Dokumen hasil akhir proses akuntansi (laba rugi, neraca, arus kas, dll.) Proses penyampaian informasi keuangan, termasuk financial statement di dalamnya Dokumen pertanggungjawaban tahunan direksi dan komisaris kepada RUPS Cakupan Sempit, berupa lima jenis laporan baku Lebih luas, financial statement plus analisis dan catatan pendukung Paling luas, mencakup financial report ditambah profil perusahaan dan tata kelola Dasar regulasi PSAK 201 (IAI) Mengikuti kerangka financial statement, tidak ada standar bentuk baku POJK Nomor 29/POJK.04/2016 (OJK) Wajib bagi Semua entitas yang menyusun laporan sesuai SAK Perusahaan yang butuh analisis internal lebih dalam Emiten dan perusahaan publik Frekuensi Periodik, bulanan hingga tahunan Sesuai kebutuhan manajemen Tahunan, disampaikan ke OJK dan RUPS Perbedaan paling mendasar terletak pada cakupan dan sifat keterbukaannya. Financial statement adalah inti yang paling terstandardisasi, financial report menambahkan lapisan analisis untuk kebutuhan internal, sementara annual report adalah lapisan paling luas yang wajib secara hukum bagi emiten dan perusahaan publik.Berdasarkan POJK Nomor 29/POJK.04/2016, annual report atau laporan tahunan wajib disusun direksi, ditelaah oleh Dewan Komisaris, dan disampaikan kepada Rapat Umum Pemegang Saham. Isinya mencakup profil perusahaan, ikhtisar keuangan, analisis dan pembahasan manajemen, tata kelola perusahaan, serta laporan keuangan tahunan yang telah diaudit, yaitu financial statement itu sendiri.Contoh Sederhana Keterkaitan KetiganyaAgar lebih mudah dipahami, berikut simulasi sederhana pada sebuah usaha yang sedang bertumbuh.Tahap 1, financial statement: CV Sinar Abadi menyusun laporan laba rugi bulan Mei dengan pendapatan Rp80.000.000 dan total beban Rp55.000.000, sehingga laba bersih Rp25.000.000. Angka ini juga tercermin di neraca sebagai penambah ekuitas.Tahap 2, financial report: Selain angka laba rugi dan neraca tersebut, manajemen menambahkan analisis bahwa kenaikan laba terutama didorong oleh efisiensi biaya operasional sebesar 12% dibanding bulan sebelumnya, lengkap dengan proyeksi arus kas untuk dua bulan ke depan. Dokumen inilah yang dipakai untuk rapat internal dan pengajuan kredit ke bank.Tahap 3, annual report: Beberapa tahun kemudian, setelah CV Sinar Abadi bertransformasi menjadi perusahaan publik, financial statement dan financial report tahunannya menjadi salah satu bagian dari annual report yang lebih besar, yang juga memuat profil perusahaan, susunan direksi dan komisaris, serta laporan tata kelola, sesuai ketentuan POJK 29/POJK.04/2016.Contoh ini menunjukkan bahwa ketiganya bukan pilihan yang saling menggantikan, melainkan lapisan yang saling membangun, dimulai dari financial statement yang akurat.Kesalahan Umum Saat Menyamakan Financial Statement dan Financial ReportBerikut kesalahan yang paling sering terjadi: Menganggap keduanya dokumen yang sama, padahal financial statement hanyalah salah satu komponen di dalam financial report. Menyerahkan financial statement mentah saat yang diminta financial report lengkap, misalnya saat bank atau investor meminta analisis, bukan sekadar angka laba rugi. Tidak menyiapkan komponen wajib annual report bagi perusahaan yang sudah berstatus emiten atau perusahaan publik, padahal POJK 29/POJK.04/2016 mewajibkan lebih dari sekadar laporan keuangan. Lupa bahwa financial report bersifat lebih internal, sehingga informasi yang seharusnya rahasia perusahaan malah dibagikan secara terbuka seperti financial statement. Susun Financial Statement Lebih Akurat dengan Mekari JurnalKarena financial statement adalah fondasi dari financial report maupun annual report, keakuratannya harus terjaga sejak awal. Menyusunnya secara manual lewat spreadsheet membuat proses lambat dan rentan salah, terutama saat transaksi bertambah banyak.Mekari Jurnal menyediakan lebih dari 55 laporan keuangan yang tersusun otomatis dan real-time dari transaksi yang tercatat, meliputi laba rugi, neraca, arus kas, buku besar, jurnal, dan rekonsiliasi bank, semuanya siap audit. Fitur lain yang mendukung: Insight berbasis AI, membantu membaca laba rugi, arus kas, dan neraca lebih cepat sebelum dijadikan bahan analisis di financial report. Konsolidasi laporan multicabang dan multientitas, sesuai standar konsolidasi PSAK, memudahkan penyusunan laporan gabungan untuk kebutuhan financial report maupun annual report. Custom report drag-and-drop, untuk menyusun analisis tambahan tanpa keahlian teknis, lalu diekspor ke XLSX, CSV, atau PDF. Dengan menggunakan aplikasi laporan keuangan Mekari Jurnal untuk menyusun financial statement secara otomatis, bisnis Anda punya fondasi yang kuat untuk financial report maupun annual report yang dibutuhkan ke depannya.Referensi Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). PSAK 201 Penyajian Laporan Keuangan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK). POJK Nomor 29/POJK.04/2016 tentang Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik. Badan Pusat Statistik (BPS), 2021, dikutip dalam Jurnal Akuntansi Keuangan dan Bisnis. Otoritas Jasa Keuangan (OJK), 2016, dikutip dalam publikasi Kemenko Perekonomian RI. FAQ 1. Apa perbedaan financial statement dan financial report? 1. Apa perbedaan financial statement dan financial report? Financial statement adalah hasil akhir proses akuntansi berupa laba rugi, neraca, arus kas, perubahan ekuitas, dan CALK. Financial report cakupannya lebih luas, yaitu financial statement ditambah informasi pendukung seperti analisis manajemen dan catatan tambahan. 2. Apakah financial statement adalah bagian dari financial report? 2. Apakah financial statement adalah bagian dari financial report? Ya. Financial statement adalah komponen inti di dalam financial report, bukan dokumen yang terpisah dan setara. 3. Apa itu annual report dan bagaimana kaitannya dengan financial statement? 3. Apa itu annual report dan bagaimana kaitannya dengan financial statement? Annual report atau laporan tahunan adalah dokumen pertanggungjawaban tahunan yang wajib disusun emiten dan perusahaan publik sesuai POJK 29/POJK.04/2016, dan salah satu komponen wajibnya adalah laporan keuangan tahunan yang telah diaudit, yaitu financial statement itu sendiri. 4. Apakah semua perusahaan wajib membuat annual report? 4. Apakah semua perusahaan wajib membuat annual report? Tidak. Kewajiban menyusun annual report sesuai POJK 29/POJK.04/2016 berlaku untuk emiten dan perusahaan publik, sementara usaha kecil dan menengah umumnya cukup menyusun financial statement. 5. Siapa yang menggunakan financial report dibanding financial statement? 5. Siapa yang menggunakan financial report dibanding financial statement? Financial report lebih bersifat internal dan digunakan manajemen untuk analisis serta pengambilan keputusan, sementara financial statement lebih terbuka dan bisa dibagikan ke pihak eksternal seperti investor dan kreditur. 6. Apakah financial statement bisa disusun otomatis tanpa proses manual? 6. Apakah financial statement bisa disusun otomatis tanpa proses manual? Bisa, dengan aplikasi akuntansi seperti Mekari Jurnal yang menyusun financial statement secara otomatis dan real-time dari transaksi yang tercatat.