Standar keamanan ISO/IEC 27001
Tersertifikasi Oleh
Standar keamanan ISO/IEC 27001
Tersertifikasi Oleh

Quotation: Jenis, Contoh, dan Cara Membuatnya

Tayang
Ditulis oleh: Author Avatar Adelia Vita
Highlights
  • Quotation adalah dokumen penawaran harga dari penjual sebelum terjadi kesepakatan jual beli, bukan dokumen penagihan.
  • Jenis quotation yang umum meliputi estimate quotation, fixed price quotation, dan respons atas request for quotation (RFQ).
  • Quotation belum diakui sebagai pendapatan karena transaksi belum memenuhi kriteria pengakuan pendapatan, sementara integrasi quotation dengan sales order, invoice, dan rekonsiliasi bank dapat membuat proses penjualan lebih rapi.

Bayangkan tim sales sudah meyakinkan calon klien, tetapi quotation yang dikirim ternyata salah menghitung pajak atau tidak mencantumkan masa berlaku. Kesepakatan yang hampir tercapai pun bisa batal karena kesalahan sederhana.

Artikel ini membahas pengertian quotation, jenis dan komponennya, contoh perhitungan dalam Rupiah, dampaknya terhadap pencatatan akuntansi, hingga cara mengelolanya dari penawaran sampai rekonsiliasi.

Apa Itu Quotation?

Quotation adalah dokumen penawaran yang berisi harga, produk atau jasa, serta syarat transaksi yang diberikan penjual kepada calon pembeli. Dalam proses penjualan, quotation umumnya dibuat sebelum pesanan dan invoice.

Menurut Oracle NetSuite quotation atau estimate merupakan catatan penawaran biaya kepada pelanggan yang belum diposting sebagai transaksi akuntansi. Setelah pelanggan menyetujui penawaran, quotation dapat dikonversi menjadi sales order, invoice, atau cash sale

Dalam alur order-to-cash, quotation dapat dilanjutkan menjadi sales order setelah pelanggan menyetujui penawaran, kemudian ke proses pemenuhan pesanan dan penagihan.

Quotation juga umum digunakan dalam transaksi B2B. Dalam proses pengadaan, request for quotation (RFQ) merupakan permintaan yang dikirim kepada beberapa pemasok untuk memperoleh harga dan ketentuan penawaran, sedangkan quotation merupakan respons pemasok terhadap permintaan tersebut.

Fungsi dan Manfaat Quotation bagi Bisnis

Quotation memiliki beberapa manfaat penting dalam proses penjualan:

1. Bukti kesepakatan harga

Setelah disetujui, quotation menjadi acuan harga yang tidak bisa diubah sepihak oleh salah satu pihak.

2. Dasar negosiasi yang terdokumentasi

Setiap perubahan harga, diskon, atau syarat pembayaran tercatat jelas, sehingga meminimalkan kesalahpahaman di kemudian hari.

3. Kejelasan hak dan kewajiban

Baik penjual maupun pembeli mengetahui ketentuan pembayaran, jadwal pengiriman, dan tanggung jawab masing-masing sejak awal.

4. Alat membangun kepercayaan

Quotation yang rapi dan profesional meningkatkan peluang menang dibanding kompetitor lain yang ikut mengajukan penawaran, terutama pada proses procurement korporat yang membandingkan beberapa vendor sekaligus.

Jenis-Jenis Quotation

Ada tiga jenis quotation yang umum digunakan dalam praktik bisnis:

1. Estimate quotation

Berisi perkiraan harga yang masih bisa berubah, biasanya dipakai saat spesifikasi kebutuhan pembeli belum final.

2. Fixed price quotation

Berisi harga pasti yang tidak akan berubah selama masa berlaku penawaran, cocok untuk transaksi dengan spesifikasi yang sudah jelas.

3. Respons atas request for quotation (RFQ)

Dibuat penjual sebagai jawaban atas permintaan penawaran formal dari calon pembeli, umum terjadi dalam proses procurement B2B maupun tender.

Baca Juga: Panduan Membuat Quotation Letter: Penawaran yang Jelas dan Profesional

Perbandingan Quotation, Purchase Order, Invoice, dan Faktur Pajak

Keempat dokumen ini sering tertukar padahal fungsi dan posisinya berbeda dalam siklus transaksi. Perbedaan paling mendasar terletak pada kapan dokumen ini terbit dan apakah sudah mengikat secara hukum atau masih berupa penawaran.

Aspek Quotation Purchase Order Invoice Faktur Pajak
Diterbitkan oleh Penjual Pembeli Penjual Penjual (PKP)
Tujuan Menawarkan harga dan syarat transaksi Instruksi resmi pembelian Menagih pembayaran Bukti pungutan PPN sesuai regulasi pajak
Waktu penerbitan Sebelum kesepakatan jual beli Setelah quotation disetujui Setelah barang/jasa diserahkan Bersamaan atau setelah penyerahan barang/jasa kena pajak
Sifat Belum mengikat penuh, masih bisa dinegosiasikan Mengikat sebagai instruksi pembelian Mengikat sebagai tagihan resmi Mengikat untuk kepentingan administrasi perpajakan
Dasar pencatatan akuntansi Belum dijurnal Belum di jurnal, jadi dasar pemesanan Dasar pengakuan pendapatan/beban Dasar pelaporan PPN Masukan/Keluaran

Baca Juga: Faktur Proforma (Proforma Invoice): Cara Membuat dan Contoh

Apakah Quotation Perlu Dicatat dalam Jurnal Akuntansi?

Tidak. Quotation merupakan dokumen penawaran dan belum menjadi dasar pengakuan pendapatan atau piutang. Pada tahap ini, belum ada transaksi penjualan yang perlu dicatat dalam jurnal.

Setelah quotation disetujui, proses dapat berlanjut ke sales order dan pemenuhan pesanan. Namun, berdasarkan PSAK 115 (sebelumnya PSAK 72), pendapatan diakui ketika entitas memenuhi kewajiban pelaksanaan dan mengalihkan barang atau jasa kepada pelanggan.

Karena itu, quotation, sales order, maupun invoice tidak otomatis menentukan waktu pengakuan pendapatan. Pengakuan pendapatan mengikuti terpenuhinya kriteria dalam PSAK 115.

Baca Juga: Sistem Procurement: Pengertian, Pentingnya, dan Sinergi dengan Mekari Jurnal

Contoh Quotation dan Cara Menghitungnya

Agar lebih mudah dipahami, berikut simulasi perhitungan quotation pada bisnis kecil.

Studi kasus: CV Sinar Abadi, supplier furniture kantor, menerima permintaan penawaran dari sebuah klien korporat untuk pengadaan 50 unit meja kerja.

Rincian Nominal
Harga satuan meja kerja Rp1.500.000
Kuantitas 50 unit
Subtotal (50 x Rp1.500.000) Rp75.000.000
Diskon volume 5% Rp3.750.000
Subtotal setelah diskon Rp71.250.000
PPN 11% Rp7.837.500
Total quotation Rp79.087.500

CV Sinar Abadi mencantumkan masa berlaku penawaran 14 hari kalender dan syarat pembayaran uang muka 30% sebelum produksi dimulai. Jika klien menyetujui, quotation ini akan dikonversi menjadi sales order dan dilanjutkan ke proses pengiriman serta penagihan.

Baca Juga: Letter of Credit (L/C): Fungsi, Jenis, dan Prosedurnya

Alur Quotation hingga Rekonsiliasi dengan Mekari Jurnal

Mengelola quotation secara manual di spreadsheet atau dokumen terpisah membuat tim finance rentan kehilangan jejak transaksi, salah hitung pajak, atau lupa menagih tepat waktu. Mekari Jurnal menyatukan seluruh alur ini dalam satu platform, dari penawaran sampai rekonsiliasi bank.

Berikut alur yang bisa dijalankan tim finance dengan Mekari Jurnal:

1. Buat dan kustomisasi quotation

Susun penawaran penjualan lengkap dengan harga, diskon, pajak, dan termin pembayaran menggunakan template yang bisa disesuaikan dengan branding perusahaan.

2. Persetujuan berjenjang 

Setiap quotation melewati alur persetujuan sesuai kebijakan perusahaan sebelum dikirim ke calon pembeli, sehingga penawaran yang keluar selalu sesuai standar harga yang berlaku.

3. Konversi otomatis ke sales order

Setelah disetujui pelanggan, quotation dapat langsung dikonversi menjadi sales order tanpa input ulang data, sehingga risiko salah catat berkurang.

4. Penagihan dan penerimaan pembayaran

Sales order berlanjut ke invoice penjualan yang mendukung pro forma, progress, maupun joint invoice, dengan reminder otomatis menjelang jatuh tempo dan integrasi Mekari Pay untuk berbagai metode pembayaran.

5. Rekonsiliasi bank otomatis

Setiap pembayaran yang masuk dicocokkan otomatis dengan mutasi bank, mengurangi risiko selisih pencatatan yang biasa terjadi saat rekonsiliasi dilakukan manual.

6. Jejak audit lengkap

Seluruh proses, dari quotation hingga pembayaran diterima, tercatat dan bisa ditelusuri kapan saja untuk kebutuhan audit maupun evaluasi tim sales.

Baca Juga: Panduan Lengkap Menulis Surat Penawaran Negosiasi Beserta Contohnya

Apa Dampak Quotation terhadap Pencatatan Akuntansi?

Quotation pada dasarnya belum menimbulkan transaksi akuntansi. Dokumen ini hanya berisi penawaran harga, produk atau jasa, serta syarat transaksi kepada calon pelanggan. Karena itu, quotation belum dicatat sebagai pendapatan maupun piutang.

Pencatatan akuntansi biasanya dimulai ketika transaksi telah disepakati dan memenuhi kriteria pengakuan sesuai standar akuntansi. 

  • Quotation: Penawaran kepada calon pelanggan dan belum dicatat sebagai transaksi akuntansi.
  • Sales order: Pesanan pelanggan yang telah disetujui, tetapi belum selalu menimbulkan pencatatan pendapatan atau piutang.
  • Invoice: Tagihan atas transaksi yang telah terjadi dan dapat menjadi dasar pencatatan piutang serta pendapatan sesuai kondisi transaksi.
  • Pencatatan akuntansi: Dilakukan ketika transaksi memenuhi kriteria pengakuan dan kewajiban pencatatan sesuai standar yang berlaku.

Dengan demikian, quotation berfungsi sebagai dokumen pendukung proses penjualan, bukan bukti pengakuan pendapatan atau piutang.

Kelola Penjualan Bisnis Secara Terintegrasi dengan Mekari Jurnal 

Quotation merupakan dokumen penawaran yang menjadi tahap awal dalam siklus penjualan sebelum transaksi berlanjut ke sales order, invoice, dan pembayaran. Memahami fungsi, jenis, komponen, serta perlakuan akuntansinya membantu bisnis mengelola proses penjualan dengan lebih rapi dan mengurangi risiko kesalahan pencatatan.

Mekari Jurnal sebagai software akuntansi membantu bisnis mengelola transaksi penjualan secara terintegrasi, sehingga proses dari quotation hingga penagihan dapat dilakukan dengan lebih efisien.

Dengan fitur Invoice & Faktur Mekari Jurnal, Anda dapat:

  • Mengelola transaksi penjualan secara terintegrasi, sehingga proses penawaran hingga penagihan lebih mudah ditelusuri.
  • Mengotomatisasi pembuatan invoice, sehingga tim tidak perlu memasukkan ulang data transaksi secara manual.
  • Memantau pembayaran dan jatuh tempo, sehingga penerimaan piutang dapat dikelola lebih teratur.
  • Melakukan rekonsiliasi bank, sehingga transaksi pembayaran dapat dicocokkan dengan catatan keuangan bisnis.

Kelola proses penjualan dari quotation hingga pembayaran dengan lebih rapi bersama Mekari Jurnal!

Coba Gratis Sekarang!

Referensi

Oracle, “Estimate/Quote.”

Ikatan Akuntan Indonesia, “PSAK 115: Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan.”

FAQ

1. Apa perbedaan quotation dan invoice?

1. Apa perbedaan quotation dan invoice?

Quotation adalah dokumen penawaran yang diterbitkan sebelum ada kesepakatan jual beli, sedangkan invoice adalah dokumen penagihan yang diterbitkan setelah barang atau jasa diserahkan.

2. Apakah quotation mengikat secara hukum?

2. Apakah quotation mengikat secara hukum?

Quotation baru mengikat setelah ditandatangani atau disetujui secara tertulis oleh pembeli. Sebelum itu, statusnya masih berupa penawaran yang bisa dinegosiasikan.

3. Berapa lama masa berlaku quotation yang wajar?

3. Berapa lama masa berlaku quotation yang wajar?

Umumnya 7 sampai 30 hari kalender, tergantung jenis produk dan volatilitas harga. Masa berlaku sebaiknya selalu dicantumkan agar tidak menimbulkan sengketa.

4. Apakah quotation perlu dicatat dalam laporan keuangan?

4. Apakah quotation perlu dicatat dalam laporan keuangan?

Tidak. Quotation belum memenuhi kriteria pengakuan pendapatan menurut PSAK 72. Pencatatan baru dilakukan saat quotation dikonversi menjadi sales order dan invoice.

5. Apa bedanya quotation dengan purchase order?

5. Apa bedanya quotation dengan purchase order?

Quotation diterbitkan penjual sebagai penawaran harga. Purchase order diterbitkan pembeli sebagai instruksi resmi pembelian setelah quotation disetujui.

Mekari Jurnal solusi AI untuk pengelolaan keuangan perusahaan, pemantauan cash flow, laporan pengeluaran, dan operasional bisnis dengan fitur mulai gratis

Ikuti akun media sosial resmi dari Mekari Jurnal

Mekari Jurnal solusi AI untuk pengelolaan keuangan perusahaan, pemantauan cash flow, laporan pengeluaran, dan operasional bisnis dengan fitur mulai gratis

WhatsApp Hubungi Kami