Mekari Jurnal
Daftar Isi
5 min read

Entrepreneur vs Pengusaha, yang Manakah Anda?

Tayang 16 Jun 2023
Diperbarui 09 Oktober 2023

Seringkali seorang entrepreneur dan pengusaha disamakan. Padahal tidak semua enterpreneur adalah pengusaha dan tidak semua pengusaha adalah entrepreneur.

Meskipun sekilas terlihat sama, seorang entrepreneur dan pengusaha memiliki perbedaan mendasar yang terletak pada fokus mereka.

Fokus seorang entrepreneur terletak pada ide, tantangan yang dihadapi, serta bagaimana mereka dapat berinovasi.

Berbeda dengan fokus seorang pengusaha yang terletak kepada pertumbuhan dan perkembangan perusahaan. Hal ini mengakibatkan penerapan ide dan cara kerja yang berbeda.

Contoh, seorang entrepreneur kebanyakan mencari sistem untuk bisnisnya seperti memanfaatkan software akuntansi untuk bisnisnya, sedangkan pengusaha masih ada di area sistem tradisional, meski tidak semuanya.

Apa Itu Entrepreneur?

Menurut Investopedia, entrepreneur adalah seorang individu yang menciptakan hal baru dalam perkembangan suatu bisnis.

Biasanya, mereka akan menentang berbagai fakta dan opini bisnis demi memenuhi rasa keingintahuannya.

Tentunya, seorang enterpreneur sudah tahu risiko apa yang akan menghantuinya dalam menempuh suatu pengalaman yang baru.

Walaupun membawa ide baru ke strategi bisnis, enterpreneur tidak bisa asal-asalan dalam mengangkatnya dan tentu memiliki dasar analisa dan perhitungan yang kuat.

Apa Itu Pengusaha?

Pengusaha adalah seseorang yang menjalankan bisnisnya dengan cara-cara tradisional.

Artinya, mereka bergerak melalui cara-cara yang sudah lebih dulu ada dan berhasil.

Menjadi pengusaha biasanya akan mengambil jalan yang efektif dan seminimal risiko mungkin.

Sehingga strategi yang akan mereka kembangkan berdasarkan dari perhitungan dan hasil analisa yang konkret.

Baca Juga: 8 Daftar Buku Wajib yang Harus Dibaca Pengusaha Sukses

Apa beda entrepreneur dan pengusaha?

Beda Entrepreneur dengan Pengusaha Apa?

Berikut adalah beberapa hal yang membedakan seorang pengusaha dengan enterpreneur berdasarkan cara pandangnya.

Hal ini akan menentukan di pihak manakah Anda sebenarnya, pengusaha atau entrepreneur?

1. Entrepreneurship/ Wirausaha

Apakah selama ini Anda memandang Entrepreneurship atau wirausaha sebagai pengasah kemampuan berbisnis (business skill)?

Jika ya, maka Anda adalah seorang pengusaha daripada seorang entrepreneur.

Seorang pengusaha berfokus kepada kemampuan bisnis mereka dibandingkan kepada ide dan entrepreneurship itu sendiri.

Padahal kemampuan bisnis, pengalaman, serta hobi dan antusiasme hanyalah alat yang membantu kita menjalankan bisnis kita.

Lain halnya dengan seorang entrepreneur.

Mereka akan memandang entrepreneurship atau wirausaha sebagai sarana untuk bereksperimen dan berinovasi dengan ide-ide mereka

Melalui ide-ide tersebut mereka dapat belajar untuk menghadapi tantangan dan memecahkannya.

Baca Juga: 7 Tantangan Menjadi Entrepreneur dalam Menghadapi Era Globalisasi

2. Risiko

Risiko merupakan alat untuk mencapai kesuksesan bagi seorang enterpreneur.

Bagi mereka, tidak akan ada inovasi dan penemuan tanpa risiko.

Jika Thomas Alva Edison tidak mengalami 10083 kali kegagalan, maka sekarang tidak akan ada lampu yang menerangi dan menghias ruangan kita.

Melalui risiko-risiko dan kegagalan yang harus dihadapi, para entrepreneur telah belajar mengevaluasi diri dan menjadi lebih kreatif.

Di sisi lain, tidak demikian bagi seorang pengusaha.

Dalam perusahaan besar ataupun sekolah bisnis, Anda akan lebih diajarkan strategi untuk mengelola risiko daripada bagaimana cara menghadapinya.

Risiko cenderung dihindari bahkan dihilangkan. Semua pelaku bisnis takut kepada risiko meskipun hal itu memiliki tujuan yang baik.

Tanpa Anda sadari, terdapat manfaat dan kesuksesan dibalik risiko-risiko tersebut, sekalipun risiko tersebut adalah yang terburuk.

3. Kolaborasi

Kolaborasi menjadi hal yang sering dihindari oleh pengusaha.

Mereka mengganggap kolaborasi sebagai hal yang merugikan karena ide mereka mungkin tidak akan terpakai dan keuntungan perusahaan akan dibagi.

Mereka menanggap pengusaha lainnya hanyalah sebagai saingan yang harus dilawan.

Entrepreneur, di sisi lain, menganggap kolaborasi sebagai hal yang menguntungkan bagi perkembangan usaha mereka.

Mereka suka untuk berbagi dan bertukar ide, bahkan dengan saingan potensial mereka.

Bagi enterpreneur, berbagi ide merupakan cara paling efektif untuk mendapat inspirasi.

Hal ini dibuktikan dengan maraknya komunitas-komunitas entrepreneur baik dari dalam maupun luar negeri seperti Just Do Action (JDA) Community dan Jakarta Entrepreneur Club.

4. Profit

Pengusaha pada umumnya merupakan profit-oriented. Segala peluang yang ada akan digunakan untuk keuntungan perusahaan.

Karena seorang pengusaha bekerja untuk perusahaan, fokus mereka sepenuhnya terletak pada pertumbuhan dan perkembangan perusahaan.

Seorang pengusaha akan berpikir keras cara agar perusahaan perusahaan terus mendapat profit.

Berbeda dengan pengusaha, seorang entrepreneur justru membuat perusahaan bekerja untuknya.

Mereka melihat peluang-peluang yang tidak dapat dilihat orang lain sehingga peluang tersebut dapat digunakan untuk berinovasi.

Sebagian besar entrepreneur memulai bisnis mereka dari masalah-masalah yang dapat mereka pecahkan dan bertujuan untuk memuaskan pelanggan.

Bagi mereka, profit merupakan alat pengukur luasnya pasar mereka dan sejauh mana promosi produk atau jasa mereka.

Melalui profit, entrepreneur dapat mengetahui apakah mereka sudah berada di jalur yang benar.

Dengan mengetahui profit mereka entrepreneur dapat memutuskan apakah target pasar mereka sudah tepat, apakah pembeli menyukai produk mereka, apakah masih perlu promosi, dan apakah ada kesempatan untuk mengembangkan produk atau jasa.

Kesimpulan

Anda telah mengetahui perbedaan seorang pengusaha dengan entrepreneur berdasarkan cara pandang mereka.

Posisi dan cara pandang Anda akan mempengaruhi bagaimana Anda menjalankan bisnis.

Walaupun begitu, fokus dan tujuan tentunya sama, yaitu untuk menggapai kesuksesan bisnis dan keuntungan yang berlipat ganda.

Bantu Kembangkan Usaha Anda dengan Software Akuntansi Untuk Segala Jenis Usaha Mekari Jurnal

Agar kesuksesan cepat digapai , tentunya seorang pengusaha atau entrepreneur membutuhkan berbagai alat untuk menunjang usahanya.

Salah satunya adalah dengan menggunakan software akuntansi online dapat menjadi sebuah solusi.

Hal ini agar menghindari berbagai risiko kerugian bisnis yang terus menghantui, seperti human error mulai dari salah input data dan perhitungan dalam sebuah laporan keuangan.

Software akuntansi online Mekari Jurnal merupakan sebuah aplikasi akuntansi cloud yang dapat membantu proses pembukuan dan pembuatan laporan keuangan.

Di sisi lain, Mekari Jurnal memiliki fitur-fitur lengkap yang dapat membantu operasional bisnis Anda, mulai dari mengurus perpajakan, pengelolaan ketersediaan barang, hingga pembuatan invoice dan faktur.

Mekari Jurnal juga cocok dalam segala jenis usaha mulai dari start-up, skala UMKM hingga perusahaan menengah atau enterprise.

Segera daftarkan perusahaan Anda sekarang dan rasakan manfaatnya bagi perkembangan bisnis Anda!

Baik, Saya Mau Coba Gratis Mekari Jurnal Sekarang!

atau

Konsultasi dengan Sales Mekari Jurnal Sekarang!

Kategori : Business Management
Kelola Pembukuan Online, Dapatkan Penawaran Terbatas Ini

 

Klaim Promo

 

Ikuti akun media sosial resmi dari Mekari Jurnal
Kelola Pembukuan Online, Dapatkan Penawaran Terbatas Ini

 

Klaim Promo

 

Ikuti akun media sosial resmi dari Mekari Jurnal