Standar keamanan ISO/IEC 27001
Tersertifikasi Oleh
Standar keamanan ISO/IEC 27001
Tersertifikasi Oleh

Certified Internal Auditor (CIA): Pengertian, Syarat, Ujian, dan Cara Mendapatkannya

Tayang
Di tulis oleh: Author Avatar Andhika Pramudya

Highlights
  • Certified Internal Auditor (CIA) merupakan satu-satunya sertifikasi audit internal global dari The IIA yang memvalidasi kompetensi audit, risiko, dan governance
  • Sertifikasi CIA membuka peluang karier lebih cepat, meningkatkan kredibilitas profesional, serta memperkuat posisi auditor sebagai mitra strategis manajemen
  • Ujian CIA terdiri dari 3 bagian utama: fundamental audit, praktik audit, dan pemahaman bisnis, dengan sistem CBT melalui Pearson VUE di berbagai negara

Certified Internal Auditor (CIA) merupakan sertifikasi yang diterbitkan oleh The Institute of Internal Auditors (The IIA) dan diakui sebagai standar kompetensi profesi audit internal di tingkat global.

Sertifikasi ini saat ini menjadi sangat relevan, terlebih di dalam perusahaan modern yang sudah jauh bergeser dari sekadar memeriksa angka-angka di buku besar menjadi komponen strategis dalam manajemen risiko, penguatan pengendalian internal, dan pengawasan kepatuhan.

Baik perusahaan publik, lembaga keuangan, hingga korporasi multinasional yang beroperasi di Indonesia kini semakin memandang tim audit internal mereka sebagai mitra strategis manajemen, bukan sekadar pemeriksa rutin.

Lalu, bagaimana cara mendapatkan sertifikasi ini di Indonesia? Siapa yang mengambilnya? dan bagaimana syarat dan struktur ujiannya?

Simak jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tersebut secara lengkap dalam artikel Mekari Jurnal berikut ini!

Apa Itu Certified Internal Auditor (CIA)?

The Institute of Internal Auditors (The IIA) yang menerbitkan CIA
Sumber: business.fau.edu

Certified Internal Auditor (CIA) adalah sertifikasi profesional di bidang audit internal yang diterbitkan oleh The Institute of Internal Auditors (The IIA).

The IIA merupakan sebuah organisasi profesi audit internal terbesar dan paling otoritatif di dunia dan secara eksplisit menyebut CIA sebagai satu-satunya sertifikasi audit internal yang diakui secara global.

Itu mengartikan bahwa CIA menjadi satu-satunya sertifikasi akuntansi yang secara khusus dirancang untuk memvalidasi kompetensi dalam audit internal, pengendalian internal, manajemen risiko, dan tata kelola (governance).

Mengapa Sertifikasi CIA Penting?

Secara spesifik, seorang praktisi audit yang telah bersertifikasi CIA mampu meningkatkan kariernya dengan signifikan.

Hal ini dikarenakan dirinya mampu meraih nilai tambah yang luar biasa berkat keunggulan akademis dan praktis skala global dan mendapatkan kredibilitas tertinggi di bidangnya.

Akses ke jalur promosi semakin lebih cepat, khususnya di dalam perusahaan-perusahaan yang memiliki fungsi audit internal matang.

Dari perspektif organisasi-pun, auditor internal bersertifikat juga memperkuat kepercayaan pemangku kepentingan bahwa fungsi audit internal perusahaan dijalankan oleh profesional yang kompeten.

Baca Juga: Akuntansi Auditing: Pengertian, Manfaat, Tujuan, Kegiatan

Siapa yang Cocok Mengambil CIA?

Salah satu anggapan yang paling umum adalah bahwa CIA hanya relevan bagi mereka yang sudah bekerja bertahun-tahun sebagai auditor internal. Padahal yang sebenarnya jauh lebih inklusif.

The IIA mendefinisikan “pengalaman relevan” sebagai syarat mengambil CIA tidak hanya di posisi internal auditor, namun juga mencakup bidang relevan lain, seperti quality assurance, risk management, compliance, external audit, dan internal control.

Yang mengambilnya juga tidak harus yang sangat berpengalaman, karena CIA cocok untuk dipertimbangkan mulai dari tingkat pemula hingga menengah yang ingin mempercepat perkembangan karier mereka.

Intinya, sertifikasi CIA boleh diambil oleh seseorang sebelum memenuhi persyaratan pengalaman kerja, selama semua syarat program diselesaikan dalam batas waktu ditetapkan.

Syarat Umum Certified Internal Auditor (CIA)

Mengutip dari halaman resmi The IIA dan Certification Candidate Handbook, terdapat beberapa persyaratan dasar yang perlu dipenuhi untuk mendaftar ke program CIA.

Ada lebih baiknya untuk memverifikasi langsung ke sumber resmi karena mungkin saja ada pembaharuan, namun sampai artikel ini ditulis, kandidat perlu memenuhi syarat:

  1. Identitas resmi. Kandidat perlu menyiapkan bukti identitas yang sah dan diakui secara resmi sesuai ketentuan The IIA.
  2. Bukti pendidikan. Kandidat harus memiliki gelar pendidikan tinggi yang diakui.
  3. Pengalaman kerja yang relevan. Pemegang gelar master atau setara hanya memerlukan 1 tahun pengalaman kerja relevan, sementara pemegang gelar bachelor memerlukan 2 tahun pengalaman kerja relevan
  4. Batas waktu program. Semua persyaratan program harus diselesaikan dalam 3 tahun sejak diterima di program, dan kandidat fresh graduate atau staf junior memiliki fleksibilitas mengikuti ujian sebelum pengalaman kerja terpenuhi sepenuhnya

Baca Juga: Sertifikasi, Keahlian dan Jenis Profesi Akuntan Bagi Lulusan Akuntansi

Struktur Ujian CIA

Berdasarkan halaman resmi yang menjelaskan terkait program sertifikasi CIA, di dalamnya terdapat tiga bagian (parts) yang masing-masing menguji area kompetensi yang berbeda namun saling berkaitan.

Untuk gambaran struktur ujiannya akan terlihat sebagai berikut:

Part 1: Essentials of Internal Auditing

Bagian pertama dari struktur ujian CIA dimulai dari Essentials of Internal Auditing atau secara umum juga disebut dengan Internal Audit Fundamentals, mencakup bagian paling fundamental dari wawasan audit internal.

Part ini akan memiliki 125 soal pilihan ganda dengan durasi 150 menit dengan materi yang membahas dasar-dasar audit internal, standar profesional, etika, pengendalian internal, manajemen risiko, dan konsep governance.

Part 2: Practice of Internal Auditing

Selanjutnya, ujian lanjut ke bagian kedua yakni level yang lebih praktis dan operasional, yang dikenal  juga dengan Internal Audit Engagement.

Untuk bagian ini sendiri akan terdiri dari 100 soal dengan durasi 120 menit, di mana kandidat akan diuji dari aspek perencanaan, pelaksanaan (pengumpulan bukti), dan pelaporan penugasan audit (analisis laporan keuangan dan komunikasi hasil audit)

Part 3: Business Knowledge for Internal Auditing

Bagian ketiga atau terakhir akan berkaitan dengan pemahaman terkait audit internal secara fungsi bisnis (Internal Audit Function) yang terdiri dari 100 soal dengan durasi 120 menit.

Kandidat akan diuji dari sisi pemahaman  mengenai konteks bisnis yang lebih luas, termasuk manajemen, teknologi informasi dalam audit, dan lingkungan bisnis.

Semua ujian akan terselenggara dalam bentuk komputer (computer-based testing) melalui pusat ujian Pearson VUE yang tersebar di berbagai kota di Indonesia dan dunia.

Terkait hasil ujian, The IIA mengumumkan perubahan proses scoring efektif 1 April 2026, di mana kandidat akan menerima satu hasil resmi dalam waktu hingga tiga minggu setelah tanggal ujian.

Baca Juga: Mengenal Berbagai Istilah Audit Pada Laporan Keuangan Perusahaan

Cara Mendapatkan Sertifikasi CIA

Langkah pertama untuk  mendapatkan sertifikasi CIA bisa dimulai dengan membuat akun dan mengajukan aplikasi melalui Certification Candidate Management System (CCMS) milik The IIA.

Setelah akses didapatkan, kandidat wajib mengunggah seluruh dokumen pendukung yang dibutuhkan, mulai dari transkrip ijazah hingga salinan kartu identitas. Setelah itu tunggu hingga persetujuan aplikasi diterima oleh The IIA.

Ketika persetujuan telah diterima, Anda bisa melanjutkan tahap berikutnya dengan proses registrasi dan penentuan jadwal pelaksanaan ujian melalui Pearson VUE. Ujian CIA bisa diambil per bagian, tidak harus sekaligus, serta fleksibel karena tidak perlu berurutan.

Fase selanjutnya merupakan yang terberat, di mana kandidat harus wajib menyelesaikan seluruh bagian ujian dalam waktu tiga tahun.

Apabila kandidat telah lulus semua bagian ujian, langkah selanjutnya adalah melakukan proses verifikasi pengalaman kerja melalui CCMS dengan menyertakan atestasi dari supervisor atau manajemen yang berwenang.

Setelah semua itu berhasil dilewati, The IIA kemudian akan menerbitkan sertifikasi CIA. Setelah penganugerahan, pemegang CIA memiliki kewajiban continuing professional education (CPE) untuk mempertahankan sertifikasi dan memastikan kompetensi auditor internal bersertifikat terus diperbarui.

Baca Juga: 3 Syarat yang Harus Dipenuhi untuk Menjadi Auditor

Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Mengambil CIA

Ada beberapa hal yang sebaiknya dipahami sejak awal agar prosesnya berjalan lebih lancar.

  1. CIA adalah sertifikasi global dengan standar audit internal yang serius, sehingga perlu persiapan yang intensif, mulai dari memahami standar IPPF (International Professional Practices Framework), metodologi audit perusahaan, hingga pemahaman bisnis yang lebih luas
  2. Cek langsung seputar biaya program ke halaman langsung atau menghubungi chapter Indonesia untuk informasi biaya terkini karena biaya aktual yang dapat berubah
  3. Syllabus dan kebijakan bisa berubah karena kebijakan program CIA terus diperbarui, pastikan hal ini sebelum memulai persiapan
  4. Manfaatkan sumber belajar yang tepat, seperti The IIA langsung yang menyediakan materi pembelajaran langsung di halaman resminya, atau penyedia pelatihan pihak ketiga yang diakui The IIA

CIA vs Sertifikasi Audit Internal Lain

Dalam ekosistem sertifikasi profesi auditor di Indonesia, terdapat sertifikasi lain yang cukup dikenal banyak praktisi selain CIA, yaitu Qualified Internal Auditor atau QIA.

QIA merupakan sertifikasi yang dikeluarkan oleh Yayasan Pendidikan Internal Audit (YPIA) Indonesia dan lebih dikenal serta relevan di konteks industri dan regulasi Indonesia.

QIA cocok untuk profesional yang berkarier di lingkungan domestik, merespons dinamika regulasi domestik, dan lebih mendalam pengenalannya di konteks industri lokal.

Keduanya tidak harus dilihat sebagai dua kualifikasi yang berbeda, terlebih ada berbagai auditor internal Indonesia yang memiliki keduanya.

Baca Juga: Panduan Lengkap Sertifikasi CPA: Cara Menjadi Akuntan Publik Bersertifikat

Contoh Arah Karier Setelah Memiliki CIA

Certified Internal Auditor (CIA) meningkatkan karier auditor internal
Sumber: Institute of Internal Auditors Indonesia

Setelah kandidat telah berhasil mendapatkan sertifikasi CIA, lalu jalur karier mana yang realistis untuk ditempuh?

Mungkin banyak pertanyaan ini bermunculan setelah seseorang telah melalui program CIA. Umumnya, Anda akan melewati jalur karier berikut:

1. Internal Auditor dan Senior Internal Auditor

Karier ini menjadi titik awal yang paling natural, di mana pemegang CIA di level junior memiliki keunggulan kompetitif untuk naik ke posisi senior lebih cepat, karena sudah terbukti memiliki kompetensi yang terstandarisasi secara internasional.

2. Audit Supervisor dan Audit Manager

Selanjutnya, Anda akan memasuki posisi supervisor atau manajerial bagi perusahaan-perusahaan yang serius dalam tata kelola, khususnya perusahaan publik dan perbankan.

74% profesional CIA menilai dengan mendapatkan sertifikasi ini sangat mendorong untuk kemajuan karier.
Institute of Internal Auditors Indonesia

3. Risk Management dan Compliance

Ini merupakan jalur lateral yang sering diambil pemegang CIA karena kurikulum program yang juga mencakup manajemen risiko dan kepatuhan secara mendalam.

Transisi ke jalur karier ini merupakan hal yang cukup umum dan banyak diminati.

4. Internal Control dan Governance Roles

Mulai dari posisi internal control manager hingga chief audit executive (CAE) menjadi puncak jalur karier yang sering dihubungkan dengan sertifikasi CIA.

Di banyak perusahaan besar, posisi CAE bahkan secara eksplisit mensyaratkan atau lebih memilih kandidat pemegang CIA.

Baca Juga: Perbedaan dan Pentingnya Audit Internal dan Eksternal

Kesimpulan

Certified Internal Auditor (CIA) adalah satu-satunya kredensial di bidang audit internal yang diakui secara internasional.

Bagi profesional yang ingin membangun atau memperkuat karier di audit internal, pengendalian internal, manajemen risiko, atau compliance, CIA menjadi bukti kompetensi yang paling bergengsi di bidangnya.

Walaupun sudah diulas secara lengkap dalam artikel ini, jangan lupa untuk selalu verifikasi informasi terbaru langsung ke sumber resmi The IIA di theiia.org.

Selain itu, Anda juga dapat meningkatkan efisiensi dan hasil pelaporan yang lebih akurat, didukung software akuntansi Mekari Jurnal.

Coba GRATIS sekarang juga!

Saya Mau Bertanya Ke Sales Mekari Jurnal Sekarang!

 

 

 

Referensi:

Theiia, “Certification Candidate Handbook”.

IIA Indonesia, “Certified Internal Auditor”.

Kemendikdasmen, “Mengenal Certified Internal Auditor (CIA): Membangun Karir Unggul dalam Dunia Audit Internal”.

Becker, “The complete guide to becoming a Certified Internal Auditor”.

Investopedia, “Certified Internal Auditor (CIA): Global Recognition and Career Path”.

FAQ Tentang Certified Internal Auditor (CIA)

Apa itu Certified Internal Auditor (CIA)?

Apa itu Certified Internal Auditor (CIA)?

Certified Internal Auditor (CIA) adalah sertifikasi profesional global di bidang audit internal yang diterbitkan oleh The Institute of Internal Auditors (IIA), untuk memvalidasi kompetensi audit, risiko, dan tata kelola.

Apa saja manfaat memiliki sertifikasi CIA?

Apa saja manfaat memiliki sertifikasi CIA?

Manfaat utama CIA meliputi peningkatan kredibilitas profesional, peluang promosi lebih cepat, akses ke karier global, serta penguatan kompetensi audit internal dan manajemen risiko.

Apakah sertifikasi CIA diakui di Indonesia?

Apakah sertifikasi CIA diakui di Indonesia?

Ya, sertifikasi CIA diakui secara global termasuk di Indonesia, terutama oleh perusahaan multinasional, lembaga keuangan, dan perusahaan publik.

Siapa yang cocok mengambil sertifikasi CIA?

Siapa yang cocok mengambil sertifikasi CIA?

CIA cocok untuk auditor internal, risk management, compliance, internal control, hingga fresh graduate yang ingin mempercepat karier di bidang audit dan keuangan.

Apa syarat mengikuti sertifikasi CIA?

Apa syarat mengikuti sertifikasi CIA?

Syarat utama meliputi identitas resmi, gelar pendidikan tinggi, pengalaman kerja relevan (1–2 tahun tergantung jenjang), serta menyelesaikan program dalam batas waktu yang ditentukan.

Apakah fresh graduate bisa mengambil CIA?

Apakah fresh graduate bisa mengambil CIA?

Ya, fresh graduate dapat mulai mengikuti ujian CIA terlebih dahulu, selama seluruh persyaratan program diselesaikan dalam jangka waktu yang ditentukan.

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan CIA?

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan CIA?

Kandidat memiliki waktu maksimal 3 tahun untuk menyelesaikan seluruh bagian ujian dan memenuhi persyaratan program sejak diterima.

Bagaimana cara mendaftar sertifikasi CIA?

Bagaimana cara mendaftar sertifikasi CIA?

Pendaftaran dilakukan melalui sistem CCMS milik IIA dengan mengunggah dokumen seperti ijazah dan identitas, lalu menjadwalkan ujian melalui Pearson VUE.

Apakah sertifikasi CIA harus diperbarui?

Apakah sertifikasi CIA harus diperbarui?

Ya, pemegang CIA wajib mengikuti Continuing Professional Education (CPE) setiap tahun untuk mempertahankan sertifikasi dan memastikan kompetensi tetap relevan.

Ikuti akun media sosial resmi dari Mekari Jurnal

WhatsApp Hubungi Kami