12 Cara dan Alat Pembayaran Internasional untuk UKM

Perkembangan dunia atau globalisasi yang terjadi ikut mengubah perkembangan ekonomi, baik itu dari sektor keuangan atau perdagangan.

Sebagian besar negara mengalami perubahan ekonomi khususnya melalui perdagangan internasional. Dengan melakukan perdagangan internasional setiap negara dapat memajukan pertumbuhan ekonomi.

Oleh karena itu, negara-negara yang melakukan perdagangan internasional melakukan penyesuaian kebijakan dan pelaksanaan perdagangan internasional.

Dengan melakukan kedua hal tersebut maka perdagangan internasional yang dilakukan akan mendapatkan hasil atau timbal balik yang saling menguntungkan.

Perdagangan internasional bukan saja membantu pertumbuhan ekonomi sebuah negara, tetapi ikut serta dalam memenuhi kebutuhan warga negara lain.

Hal itu dikarenakan tidak ada negara yang bisa memenuhi kebutuhan warganya tanpa melakukan perdagangan internasional. Oleh karena itu, setiap negara harus menjalin hubungan yang baik dengan negara lainnya.

Namun, sudah tahukah kalian tentang pengertian dari perdagangan internasional itu sendiri?

alat pembayaran internasional

Pengertian Perdagangan Internasional

Perdagangan internasional adalah pertukaran barang atau jasa yang dilakukan oleh dua negara atau lebih dan yang hal yang perlu digarisbawahi dalam perdagangan internasional adalah semua transaksi harus saling menguntungkan dan bisa memberikan manfaat antar negara.

Pada dasarnya tidak ada negara yang bisa menghasilkan semua sumber daya alam dan barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan dari negara tersebut sehingga perlu melakukan perdagangan internasional antara dua negara atau lebih.

Dengan demikian, setiap negara harus melihat apa yang sedang dibutuhkan oleh masyarakat atau penduduknya.

Bentuk transaksi yang dilakukan dalam perdagangan internasional, seperti investasi pembangunan pabrik, melakukan ekspor-impor antara dua negara atau lebih, belanja bahan baku dari negara lain, dan masih banyak bentuk transaksi lainnya.

Perdagangan internasional dapat berjalan dengan baik jika setiap negara memperhatikan faktor penggerak dan faktor penghambat.

Kedua faktor itu akan menentukan apakah perdagangan internasional bisa berjalan sesuai rencana atau mengalami kegagalan.

Alat Pembayaran Internasional

Berbicara tentang alat pembayaran internasional, tentu bukan lagi jadi hal asing untuk para pebisnis, terlebih untuk mereka yang memang memiliki bisnis berskala global.

Adapun, alat pembayaran internasional adalah prosedur yang muncul ketika ada transaksi perdagangan dengan negara lain.

Maka dari itu, mengetahui apa saja dan bagaimana cara menggunakan alat pembayaran sangat penting apalagi kalau kamu memiliki supplier yang tidak hanya di Indonesia, tapi juga luar negeri.

Selain itu, kalau kamu ingin melakukan ekspansi bisnis usaha UKM, juga harus mempersiapkan jenis pembayaran yang akan digunakan nanti.

Terdapat beragam cara dan alat pembayaran internasional yang bisa digunakan dalam transaksi dagang.

  1. Uang Tunai atau Kontan

Alat pembayaran internasional yang pertama adalah melalui uang Tunai atau Kontan, dan merupakan cara yang paling mudah.

Kamu bisa menggunakan cara ini ketika sedang di luar negeri, atau transfer secara manual di bank dengan menyerahkan uang tunai.

Cara pembayaran dengan menggunakan tunai atau kontan ini biasanya dilakukan jika pihak pebisnis sebagai importir dan supplier sebagai eksportir belum mengenal secara baik. Hal ini bisa digunakan dalam membangun kepercayaan untuk pertama kalinya.

Adapun, pembayarannya bisa menggunakan mata uang rupiah atau mata uang negara lain yang sesuai kesepakatan dengan konsumen/supplier.

Selain pebisnis, orang-orang yang biasa melakukan pembayaran secara kontan antara lain turis, jemaah haji, tenaga kerja Indonesia (TKI).

  1. Cek

Kamu bisa menggunakan cek sebagai alat pembayaran internasional selanjutnya. Adapun proses pembayaran nantinya akan dilakukan dengan cara importir mengirimkan cek kepada eksportir melalui bank yang ditunjuk di negara eksportir.

Adapun nantinya bank dituju adalah bank yang memang memiliki cabang di negara importir. Perlu dicatat bahwa pemindahan dana akan dicairkan jika cek sudah tervalidasi oleh tanda tangan atau cap resmi pemberi kuasa.

  1. Wesel

Wesel atau bill of exchange sudah dikenal sejak dahulu kala sebagai alat pembayaran, khususnya untuk transaksi internasional.

Dengan menggunakan wesel kamu bisa melakukan transaksi pembayaran dalam negeri atau luar negeri secara mudah tanpa perlu menggunakan rekening bank.

Jika ingin menggunakan wesel sebagai alat pembayaran internasional, kamu wajib mengirim formulir pengiriman uang di penyedia jasa wesel.

Kamu bisa menemukannya di Pos Indonesia atau bank konvensional. Setelah itu masukan nomor rekening bank atau nama penerima uang yang dituju beserta jumlah uangnya.

Penerima uang atau pengirim uang tidak perlu menggunakan rekening bank karena konfirmasi penerimaan akan menggunakan PIN.

alat pembayaran internasional

  1. Letter of Credit (L/C)

Di dalam perdagangan internasional sebenarnya Letter of Credit memiliki kesamaan dengan wesel. Bedanya, kalau wesel harus dilakukan secara lunas, maka Letter of Credit bisa menggunakan kredit atau cicilan.

Kamu sebagai importir bisa ajukan pinjaman pada bank dan jika bank menyetujui permohonan kreditmu, maka Letter of Credit akan dikeluarkan.

Jadi bisa dikatakan kalau Letter of Credit adalah alat pengganti kredit dan jaminan pembayaran bagi eksportir.

Nantinya, jika ada pembayaran yang tersendat maka pihak bank yang melunasi ke pihak penjual. Setelah itu, dana yang telah ditalangi oleh pihak bank, akan menjadi utang dari pembeli.

Prinsipnya, alat pembayaran internasional ini akan memfasilitasi lancarnya transaksi jual-beli yang terjadi antar negara. Cara pembayaran ini bisa digunakan untuk transaksi jika salah satu pihak belum saling percaya.

Cara ini dinilai lebih terjamin keamananya, terlebih bagi kamu yang telah mengirimkan barang ke luar negeri tapi khawatir barangnya tidak dibayar.

  1. Telegrafik Transfer

Alat pembayaran internasional yang satu ini hampir mirip dengan cek. Bedanya, cek harus dicairkan terlebih dahulu oleh penerima dana.

Sedangkan kalau telegrafik transfer adalah perintah pemilik dana awal untuk memindahkan dananya ke rekening lain melalui sistem otomatis perbankan.

Jadi, penerima dana tidak perlu memiliki lembaran ceknya. Biasanya cara ini dilakukan oleh bank di dalam negeri yang ditujukan pada orang di luar negeri, Sumber dana yang digunakan oleh pihak bank pun berasal dari rekening kamu sebagai pengirim dana.

Makanya, pastikan kamu memilih bank terpercaya karena transaksi menggunakan ini bisa dibilang berisiko tinggi.

  1. Kartu Kredit

Selanjutnya adalah alat pembayaran internasional yang paling sederhana dan bisa dipakai transaksi perdagangan antara negara dalam skala kecil.

Kartu kredit memang banyak dipilih sebagai alat pembayaran, apalagi jika kamu menggunakan e-commerce seperti eBay dan Amazon. Pastikan kartu kredit kamu memiliki tanda Visa atau Mastercard untuk dapat digunakan secara global.

Tapi, karena kemudahannya kamu harus pastikan menggunakan kartu kredit dengan bijak ya supaya tidak merugikan ke depannya.

  1. Valuta Asing

Bagi yang belum tahu, valuta asing adalah alat pembayaran internasional yang menggunakan pertukaran kurs mata uang.

Tapi supaya lebih mudah, biasanya pembayaran dilakukan dengan menggunakan satuan mata uang dollar USD.

Alasannya karena memang mata uang dollar USD merupakan mata uang internasional. Bisa dibilang, cara ini bisa terbilang mudah karena akan dihitung dalam satu mata uang yang sama jadi tidak perlu menghitung selisihnya.

  1. Kompensasi Pribadi

Jika kamu menggunakan alat pembayaran internasional ini, maka pembayaran akan dilakukan menyilang dalam satu negara.

Bagaimana maksudnya? Lihat ilustrasi berikut agar lebih jelas, yuk!

Abel berasal dari Indonesia yang membeli barang ke Jisoo di Korea sebesar US$1000. Lalu, Jihoon di Korea membeli barang dari Bagas di Indonesia dengan nilai yang sama. Maka, empat pihak tersebut bisa menggunakan kompensasi pribadi, dengan catatan saling mengenal dan percaya satu sama lain.

Langkahnya akan seperti berikut. Abel akan memberikan uang kepada Bagas sebesar US$ 1000, lalu Jihoon akan memberikan Jisoo dengan jumlah yang sama. Mudah, bukan?

  1. Escrow Account

Escrow Account adalah rekening yang dibuka untuk dua pihak. Jadi, akses dan penggunaannya dipakai secara bersamaan.

Nah, untuk menggunakan alat pembayaran internasional dibutuhkan rasa percaya yang tinggi antara dua belah pihak.

Adapun transaksinya akan berjalan seperti berikut:

  • Pihak pembeli menyetorkan uang ke rekening akun Escrow
  • Lalu, pihak penjual bisa mengambil uang tersebut di rekening yang sama.
  1. Pembayaran Kemudian

Sebenarnya jenis pembayaran ini sama seperti COD atau Cash on Delivery namun berskala internasional.

Pembayaran ini biasanya dilakukan kalau pihak importir dan eksportir susah untuk mengenal satu sama lain karena masalah jarak.

Nantinya, pembayaran baru akan dilakukan jika barang sudah sampai dan diterima importir. Cara ini bisa dibilang menjadi favorit dari importir karena eksportir akan menanggung resiko pengiriman.

alat pembayaran internasional

  1. Emas

Ya betul, kamu bisa menggunakan emas lho sebagai alat pembayaran internasional. Emas memiliki fungsi yang sama dengan uang tunai, di mana nilai barang yang dijual harus sama dan disesuaikan dengan berat emas.

Keuntungan yang paling disukai dari alat pembayaran internasional ini adalah emas tidak akan mudah rusak dan dapat terhindar dari inflasi.

Makanya emas juga disebut sebagai safe haven karena apapun gejolak yang terjadi di global tidak akan mempengaruhi nilai dari emas itu sendiri dan cenderung stabil.

  1. Paypal

Alat pembayaran internasional adalah menggunakan PayPal. PayPal sendiri merupakan rekening virtual yang menyediakan layanan jasa transfer atau pembayaran secara online.

Kamu bisa melakukan transaksi antara negara di manapun, dengan menggunakan cara online. Nah hingga saat ini, PayPal menjadi alat pembayaran internasional virtual yang populer dan paling banyak digunakan. Keamanan menggunakan PayPal juga terbilang cukup baik dan jaringannya luas.

Manfaat dari perdagangan menggunakan alat pembayaran internasional

Berikut manfaat-manfaat yang akan didapatkan ketika melakukan perdagangan internasional.

  1. Barang-barang ekspor yang menjadi produk unggulan bisa ditingkatkan selama periode tertentu agar lebih laku terjual.
  2. Barang dan jasa yang tidak atau belum diproduksi khususnya sektor industri dalam negeri dapat terpenuhi.
  3. Mengurangi angka pengangguran karena kegiatan perdagangan internasional membutuhkan banyak tenaga kerja.
  4. Pasar untuk menjual produk dalam negeri menjadi lebih luas.
  5. Memudahkan konsumen untuk mendapatkan produk impor dengan kualitas terbaik dan murah.
  6. Memindahkan kemajuan ilmu pengetahun dan teknologi (iptek) ke dalam negeri.

Faktor-Faktor Menggunakan Alat Pembayaran Internasional

1. Perbedaan Sumber Daya Alam

Setiap negara pastinya memiliki sumber daya alamnya masing-masing. Namun, keperluan pada setiap negara juga sangat bervariasi, sehingga tidak mungkin pada suatu negara mampu memenuhi keperluan negara tersebut sendiri, oleh karena itu diperlukanlah perdagangan antar negara.

2. Adanya Keuntungan yang Didapat dari Perdagangan Internasional

Seperti yang sudah kita ketahui bersama adalah bahwa tujuan orang berdagang pada dasarnya pasti demi meraih keuntungan ataupun laba, pun sama halnya dengan perdagangan internasional, yang mana nilai keuntungan tersebut nantinya akan mampu menambah uang kas negara.

3. Perbedaan Ongkos Produksi Barang

Sebuah negara hanya akan melakukan perdagangan jika kegiatan tersebut menguntungkan. Keuntungan dari adanya perdagangan tersebut juga ditentukan oleh ongkos produksi yang lebih kecil atau ongkos produksi akan dianggap lebih murah daripada pembuatan produk.

Sebagai contoh, negara Indonesia membeli pesawat dari Amerika dikarenakan ongkos pembuatan pesawat yang lebih mahal dan tidak menguntungkan, sehingga keputusan membeli pesawat merupakan pilihan yang tepat.

4. Perbedaan Sumber Daya Manusia

Setiap negara memiliki kualitas sumber dayanya masing-masing, terdapat negara yang memiliki sumber daya manusia maju, seperti Jepang, Korea, dll. Namun, ada juga negara yang sumber daya manusia yang lebih rendah, seperti negara berkembang afrika, dan asia.

Negara yang sudah memiliki sumber daya manusia yang maju bisa menjual produk mereka pada negara dengan sumber daya manusia rendah karena adanya ketidakmampuan dalam membuat barang tersebut.

5. Perbedaan Sosial dan Kebudayaan

Adanya perbedaan sosial dan budaya pada suatu negara bisa meningkatkan adanya perdagangan internasional. Contohnya negara maju yang mempunyai budaya untuk berjalan-jalan ke luar negeri bisa dimanfaatkan oleh negara yang mempunyai tempat wisata sebagai promosi dan penjualan produknya.

6. Perbedaan Selera

Setiap negara juga akan selalu memiliki produk konsumsinya masing-masing, sehingga hal tersebut akan meningkatkan adanya perdagangan antar tiap negara.

Seperti contohnya negara Norwegia yang memiliki sumber daya alam berupa ikan laut dan negara Swedia yang mampu memiliki kelebihan sumber daya daging. Karena masyarakat Norwegia lebih menyukai daging dan masyarakat Swedia lebih menyukai ikan, maka hal tersebut akan membuat negara Norwegia melakukan ekspor ikan dan impor daging.

7. Perbedaan Iklim

Iklim yang ada pada berbagai negara di Eropa tentunya tidak bisa disamakan dengan negara Indonesia ataupun di Timur Tengah. Masyarakat di benua Eropa tidak bisa melakukan kegiatannya secara maksimal saat musim dingin tiba, sehingga akan menurunkan produksi barangnya.

Untuk itu, negara Eropa selalu melakukan perdagangan internasional untuk memenuhi pasokan kebutuhannya selama musim dingin berlangsung.

8. Terbukanya Komunikasi dan Informasi Antarnegara

Suatu negara yang melakukan perdagangan internasional pastinya akan menjalin kerjasama pada negara sahabatnya dalam hal perdagangan. Seperti contohnya negara Jepang dengan Indonesia, Jepang akan bersedia memberikan informasi teknologi untuk Indonesia karena Indonesia adalah pasar konsumen terbesar untuk produknya.

9. Memperluas Pasar

Perdagangan internasional mampu memperluas pasar akses pada berbagai negara di dalam pasar dunia atau global market. Hal tersebut bisa meningkatkan keuntungan untuk produsen yang mempunyai kelebihan produksi, sehingga akan lebih memudahkan proses pemasaran.

Itulah artikel tentang seluk-beluk pembayaran internasion. Nah, jika Anda memiliki usaha dan membutuhkan sebuah sistem untuk mendukung usaha, sudah saatnya gunakan sebuah software untuk akuntansi yang juga memiliki banyak fitur seperti fitur aplikasi stok gudang yang siap mengelola barang usaha.

Semoga bermanfaat!

Kategori : Keuangan

Kembangkan bisnis Anda dengan Mekari Jurnal sekarang

https://www.jurnal.id/wp-content/uploads/2021/04/ic-invite-to-office.svg

Coba Gratis

Akses seluruh fitur Mekari Jurnal selama 14 hari tanpa biaya apapun

Coba Gratis 14 hari
https://www.jurnal.id/wp-content/uploads/2021/04/ic-demo-interaktif.svg

Jadwalkan Demo

Jadwalkan sesi demo dan konsultasikan kebutuhan Anda langsung dengan sales kami

Jadwalkan Demo