Jurnal Enterpreneur

7 Kiat Memulai Bisnis Hidroponik

Bisnis tanaman hidroponik memang menjadi solusi bagi Anda yang ingin berkecimpung di dunia bisnis tanaman tetapi dengan luas tanah yang terbatas. Tidak mengherankan jika bisnis ini banyak ditekuni oleh warga perkotaan karena mereka mempunyai lahan terbuka yang terbatas. Berikut penjelasan lebih lanjut seputar bisnis hidroponik.

Pengertian Bisnis Hidroponik

Pengertian Bisnis Hidroponik

Bisnis hidroponik adalah bisnis tanaman buah-buahan atau sayur yang dilakukan pada lahan yang sempit. Bisnis hidroponik biasanya berlokasi di dalam ruangan. Dalam banyak kasus, lingkungan indoor ini adalah rumah kaca. Pemilik bisnis hidroponik menyediakan produk berkualitas tinggi, bergizi, dan lezat bagi masyarakat. 

Bisnis ini juga menumbuhkan bunga-bunga indah dan bentuk penghijauan lain yang memperindah komunitas lokal. Lebih jauh lagi, bisnis hidroponik menguntungkan lingkungan setempat karena ramah lingkungan dibandingkan dengan metode pertanian konvensional.

Seberapa Besar Peluang Usaha Bisnis Hidroponik?

Seberapa Besar Peluang Usaha Bisnis Hidroponik?

Jika Anda mencari cara untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, memulai bisnis hidroponik sangat sepadan jika dilihat dari waktu, tenaga, dan uang yang dihabiskan. Pembeli lokal pasti akan menghargai setiap kesempatan untuk membeli hasil tanaman hidroponik yang tidak merusak lingkungan setempat. Jika Anda ingin berbisnis dengan tetap memperhatikan lingkungan sekitar, bisnis hidroponik tepat untuk Anda lakukan.

Peluang berbisnis ini juga besar, khususnya di perkotaan. Penduduk kota sadar akan pentingnya hidup sehat. Gaya hidup sehat ini dapat diawali dengan menjaga kehijauan lingkungan rumah, seperti memanfaatkan halaman maupun ruang terbuka lainnya sebagai tempat untuk berkebun.

Banyak pengusaha sukses tanaman hidroponik ini berawal dari hobi mereka menanam dan merawat tanaman. Siapa sangka jika hobi tersebut dapat membuatnya mendulang keuntungan hingga puluhan juta rupiah. Bisnis hidroponik juga mudah dikembangkan, cara menanam yang tidak sulit serta Anda bisa menanam tanpa pestisida.

7 Kiat Memulai Bisnis Hidroponik

7 Kiat Memulai Bisnis Hidroponik

1. Rencanakan Apa yang Ingin Anda Lakukan

Sangat penting untuk merencanakan apa yang ingin Anda lakukan dengan bisnis Anda. Cari tahu biaya dan berapa banyak yang harus Anda investasikan. Buatlah perhitungan per periode dalam seperti per 3 bulan. Ini akan membantu Anda untuk tetap berada di jalur bisnis Anda. Tentukan juga siapa target pasar Anda. Misalnya, restoran dan supermarket lokal atau Anda ingin menjualnya langsung ke masyarakat.

2. Berapa Biaya yang Diperlukan untuk Memulai Bisnis Hidroponik?

Anda membutuhkan ruang untuk menumbuhkan bisnis dan barang-barang lainnya. Kebanyakan, bisnis ini membutuhkan rumah kaca. Rumah kaca dapat dibangun, disewa, atau dibeli dalam semua ukuran yang berbeda. Mengenai berapa anggaran yang harus dipersiapkan untuk membangun rumah kaca, ini bergantung pada seberapa besar lahan yang Anda bangun untuk bisnis Anda.

3. Tentukan Jenis Tanaman Hidroponik

Jenis tanaman yang dipilih dapat disesuaikan dengan luas lahan dan kebutuhan pasar yang Anda miliki. Contohnya seperti saja selada, sawi, selada air, timun, atau sayuran-sayuran hijau lainnya tidak membutuhkan luas lahan yang begitu besar. Pertumbuhan subur dengan media sederhana mampu memberikan skala khusus bagi pengembang untuk membuatnya sebagai salah satu pilihan prospek masa depan. Bukan hanya berupa sayuran hijau, seperti cabai dan tomat pun tidak kalah juga. Kedua tanaman ini akan hidup dengan sangat baik menggunakan budidaya hidroponik.

4. Legalisir Badan Usaha Anda

Bagian terpenting dari membentuk bisnis apa pun yaitu melegalkannya. Dengan begitu, tidak ada orang lain yang bisa mencuri merek Anda atau ide-ide bisnis Anda. Jika mereka melakukannya, Anda akan dapat menuntut mereka di pengadilan secara hukum. Melegalisasi entitas bisnis juga merupakan cara yang pasti untuk mendapatkan kredibilitas di pasar karena bagaimanapun, semua orang ingin merasa aman ketika berbisnis dengan Anda.

5. Mengetahui Aturan Perpajakan

Jika Anda adalah entitas bisnis yang sah, Anda perlu mengetahui wajib pajak yang harus dibayarkan.Daftarkan juga pajak Anda ke pemerintah setempat. Hal ini akan membantu pengelolaan keuangan bisnis. Karena pada akhirnya, Anda harus menghitung laporan laba rugi untuk setiap tahunnya. Plus, memiliki dengan mengetahui ke aturan perpajakan yang tepat, Anda juga sudah membangun cara bisnis yang sehat dan berkelanjutan.

6. Mengatur Keuangan Bisnis

Mencatat berbagai pengeluaran dan sumber pendapatan Anda sangat penting untuk memahami kinerja keuangan bisnis Anda. Menjaga laporan keuangan dan akuntansi yang akurat dan terperinci juga sangat menyederhanakan pengajuan pajak tahunan Anda.

7. Go Digital

Saat ini, seluruh jalannya bisnis dijalankan dengan cara digital. Jika Anda ingin bertahan dan berkembang, ikuti perkembangan teknologi terbaru. Baik dari cara Anda melakukan cara menanam hidroponik, menggunakan digital marketing hingga menggunakan software akuntansi keuangan untuk bisnis Anda.  

Baca juga : 5 Peluang Usaha Agrobisnis yang Perlu Anda Coba

Jadi apakah Anda siap untuk memulai bisnis tanaman hidroponik? Jangan lupa selalu perhatikan kondisi keuangan. Karena keuangan adalah pondasi bisnis Anda. Agar pengelolaan tepat, Anda dapat menggunakan software akuntansi dan software keuangan seperti Jurnal. Jurnal memiliki fitur laporan keuangan, laporan arus kas, penjualan, pembelian hingga persediaan stok barang bisnis hidroponik Anda secara real-time. Segera isi formulir berikut untuk mencoba demo gratis Jurnal!

Kategori : Bisnis

Kembangkan bisnis Anda dengan Jurnal sekarang

https://d39otahjdwbcpl.cloudfront.net/wp-content/uploads/2021/04/ic-invite-to-office.svg

Coba Gratis

Akses seluruh fitur Jurnal by Mekari selama 14 hari tanpa biaya apapun

Coba Gratis 14 hari
https://d39otahjdwbcpl.cloudfront.net/wp-content/uploads/2021/04/ic-demo-interaktif.svg

Jadwalkan Demo

Jadwalkan sesi demo dan konsultasikan kebutuhan Anda langsung dengan sales kami

Jadwalkan Demo