Merintis bisnis waralaba atau franchise sekilas terlihat lebih mudah daripada membangun bisnis sejak awal, terutama apabila nilai dari brand tersebut sudah dikenal khalayak luas sehingga hanya tinggal melanjutkan aspek pemasarannya. Namun, bagi Hervian selaku Chief Accounting Hong Tang, ada banyak hal yang juga harus direncanakan dalam bisnis waralaba mulai dari strategi pemasaran sampai pengelolaan keuangan yang efektif.

 

Awal Berdirinya Hong Tang

Hong Tang yang merupakan pionir di bisnis makanan pencuci mulut khas Taiwan mulai berdiri sejak 2012 di kawasan Pluit, Jakarta Utara, lalu merambah di berbagai lokasi di Jakarta sampai luar daerah. Sejauh ini, Hong Tang sudah memiliki 10 outlet direct dan 5 outlet franchise. Dapat dikatakan Hong Tang adalah contoh waralaba yang sukses dengan selalu banyaknya pengunjung yang ingin datang ke outlet setiap harinya. Dengan banyaknya pilihan menu dessert yang tersedia, nama Hong Tang menjadi brand yang selalu diingat sehingga menjadi ciri khas tersendiri ketika pengunjung ingin menikmati menu makanan pencuci mulut yang lengkap.

 

Memiliki Manajemen yang Baik untuk Reputasi Bisnis

Meski sudah dikenal masyarakat dan dari segi manajemen bisnis telah terbangun. Menurut Hervian, bisnis waralaba tetap membutuhkan pengelolaan reputasi yang baik. Karena setiap outlet memiliki manajemen yang berbeda-beda, maka setiap pebisnis harus bisa menjaga reputasi waralaba untuk tetap baik dan dipercaya masyarakat sambil juga terus melakukan prosedur usaha sesuai ketentuan. Biasanya dalam bisnis waralaba, banyak terjadi penutupan outlet ketika pendapatan yang didapat tidak sebanding dengan modal dan pengeluaran. Untuk mencegah itu, maka pebisnis harus tahu bagaimana mengarahkan manajemen bisnis dan terus meningkatkan reputasi di mata pengunjung.

 

Strategi Pemasaran yang Terjamin untuk Bisnis Waralaba

Hong Tang memiliki strategi pemasaran tersendiri untuk target penjualan kedepannya. Untuk menyesuaikan diri dengan era digital, Hong Tang juga memiliki social media seperti Instagram untuk menarik pengunjung datang ke lokasi outlet Hong Tang juga sebagai tempat informatif apabila ada menu atau promo terbaru yang disediakan Hong Tang.

Selain itu, partnership dengan berbagai acara atau dengan menyediakan voucher buy one get one adalah salah satu cara yang ditempuh Hong Tang untuk dapat menarik minat masyarakat. Dari segi menu pun, Hong Tang terus mencoba relevan dengan selera orang Indonesia lewat menu-menu seperti es doger, wedang ronde, kolak pisang atau durian.

 

Jurnal Menjawab Kebutuhan untuk Pengelolaan Keuangan

Hervian menggunakan Jurnal atas rekomendasi seorang konsultan dan menemukan bahwa sistem accounting ini memang sebagus yang dikatakan banyak orang. Selain proses upload yang cepat, tidak pernah ada kendala seperti database yang mudah error atau membutuhkan waktu lama. Ketika beralih ke Jurnal, banyak fitur yang terasa sangat membantu Hervian dalam pengelolaan keuangan di bisnis waralaba Hong Tang. Misalnya saja untuk fitur chat yang memudahkan untuk bertanya apabila ada kendala dalam proses upload atau saat membuka data laporan. Fitur Jurnal yang juga paling disukai Hervian adalah Product Bundle yang dianggap sangat mempermudah aspek pencatatan keuangan Hong Tang, mengingat banyaknya jumlah satuan item yang dimiliki outlet restoran ini. Sementara dari segi akses, Jurnal mudah digunakan dimana dan kapan pun sehingga memperkuat aspek keuangan dari bisnis waralaba Hong Tang.

Bagi Hervian, dengan banyaknya manfaat Jurnal, maka software ini juga memiliki nilai jual ketika ia ingin merekomendasikan dengan teman-teman terdekat. Karena ia sendiri sudah merasakan kepuasan menggunakan Jurnal, maka ia pasti akan ikut  mempromosikan software tersebut untuk kecepatan dan efektivitas laporan keuangan.

Author