Mengelola sebuah bisnis ayam petelur hingga dapat berkembang dengan baik memang membutuhkan fokus dan kedisiplinan, terutama dalam hal pengelolaan keuangan. Sama halnya dengan bisnis lain, bisnis ayam petelur juga akan berkembang jika memiliki laporan keuangan yang sehat dan dapat dilihat sewaktu-waktu secara transparan. Untuk memudahkan pengelolaan keuangan bisnis ayam petelur, sebaiknya dimulai dari hal yang kecil hingga hal yang besar. Lalu bagaimana cara mengelola keuangan bisnis ayam petelur dengan tepat? Simak tipsnya di bawah ini.

 

Catat Semua Modal

Modal awal untuk menjalankan bisnis ayam petelur atau yang biasa disebut dengan telur ayam negeri tidaklah sedikit. Modal awalnya adalah sebuah lahan untuk berdirinya kandang ayam, bibit ayam, pakan, serta vitamin yang dibutuhkan. Meskipun modal awal ini sudah tersedia, Anda sebagai pelaku bisnis harus mencatat semua modal karena diperlukan untuk perhitung laba-rugi. Selain mengetahui hasilnya, Anda juga perlu mengganti semua modal awal dari hasil laba tersebut sehingga tidak ada modal yang berasal dari uang pribadi Anda.

 

Biaya Tetap Operasional

Anda harus mengetahui berapa besar biaya tetap operasional untuk menjalankan peternakan ini di setiap bulannya. Biaya tetap terdiri dari biaya pakan, biaya vitamin, vaksinasi, gaji karyawan, listrik, air, dan semua yang berkaitan secara langsung dengan peternakan dan selalu dibutuhkan. Dengan mengetahui biaya ini, Anda bisa menentukan harga jual telur dari hasil produksi sehingga besar kemungkinannya Anda mendapatkan keuntungan. Jika Anda sudah mendapatkan keuntungan, sisihkan sebagian dari keuntungan tersebut sebagai biaya tetap operasional setiap bulan. Dengan demikian jika terjadi kerugian Anda tetap bisa menjalankan bisnis.

 

Siapkan Dana Darurat

Setiap bisnis pasti memiliki risiko kerugian, baik besar maupun kecil. Anda sebagai pemilik dan pelaku bisnis harus memiliki cadangan dana untuk pengeluaran darurat. Persiapan ini termasuk juga dalam tips mengelola keuangan agar bisnis ayam petelur Anda tetap aman dalam keadaan apapun. Dana darurat ini bisa digunakan jika ternyata terjadi suatu bencana yang menyebabkan kerugian. Kalaupun bisnis Anda selalu berjalan dengan lancar, dana darurat ini bisa Anda tambahkan ke dalam modal atau masuk ke dalam kas perusahaan.

 

Bayar Tagihan Tepat Waktu

Jika bisnis Anda memiliki utang yang harus dibayar secara periodik, usahakan untuk membayarnya tepat waktu sebelum tanggal jatuh tempo. Selain menjadi debitur yang baik, membayar tepat waktu akan membuat pengelolaan keuangan bisnis Anda juga berjalan baik.

Hindari pembayaran tagihan yang melebihi batas waktu atau terlambat, karena dengan adanya keterlambatan pembayaran utang. Selain status Anda sebagai debitur akan menjadi jelek, Anda juga harus siap menanggung denda yang tentunya akan membebani uang perusahaan lebih banyak lagi.

 

Menerapkan Pencatatan Akuntansi

Selain ke-4 tips sederhana mengelola keuangan di atas, Anda juga perlu menerapkan tips  pencatatan akuntansi yang butuh ketekunan dan banyak perhatian dalam mengelola keuangan bisnis ayam petelur Anda.

Pencatatan akuntansi akan sangat berguna dalam pelaporan keuangan karena dapat menunjukkan penggunaan semua dana sesuai dengan tujuan masing-masing. Selain itu, dengan adanya pencatatan akuntansi, Anda juga akan mengetahui jika ada masalah keuangan yang terjadi selama proses bisnis ayam petelur Anda berjalan.

Untuk memudahkan Anda melakukan pencatatan akuntansi dari bisnis ayam petelur Anda, maka Anda bisa menggunakan bantuan software akuntansi online Jurnal. Jurnal merupakan software akuntansi online yang memudahkan Anda dalam pencatatan keuangan dan memberikan laporan sesuai kebutuhan bisnis. Jurnal juga hadir dengan berbagai paket varian harga yang terjangkau yang tentunya tidak akan menambah biaya pengeluaran bisnis secara signifikan. Segera dapatkan semua informasi tentang Jurnal di sini, dan dapatkan kemudahan untuk mengelola keuangan bisnis ayam petelur Anda dengan cepat.

Author